Monthly Archives: January 2013

Usia

Usia lanjut tidak ditentukan putihnya rambut, tetapi hidup bijaksana.

Masa-Periodisasi-AnakTren kehidupan saat ini di Jakarta adalah munculnya klinik untuk membuat orang energik, bertambah muda dan penuh dengan kebahagiaan. Rayuan salesgirl, promosi obat awet muda, kulit bertambah kencang, dan macam-macam janji bahwa anda akan bertambah usia, bahkan dengan beraninya promosi mengatakan usia anda bertambah 10 sampai 20 tahun jika hadir di klinik TONG FANG. Kalau masih kurang promosi lagi, diberikan janji bahwa uang kembali kalau tidak tambah muda. Yang paling banyak di klinik ini adalah ibu-ibu separoh baya. Saya rasa sebagian besar ibu-ibu sahabat saya juga mengunjungi klinik ini walaupun diam-diam.
Alasannya biar lebih disayang suami. Sedangkan buat yang single mungkin buat pemikat untuk lekas dapat jodoh, padahal belum tua atau lanjut usia sudah mau memperpanjang usia, aneh juga.
Beberapa teman saya membuka klinik kebugaran, klinik kecantikan atau klinik anti aging, dan promosinya luar biasa. Kadang-kadang melanggar kode etik kedokteran dan klinik yang tidak boleh promosi berlebihan dan belum tentu kebenarannya. Yang tergoda tidak sungkan-sungkan dan ragu untuk mengeluarkan jutaan rupiah untuk ke klinik tersebut.
Iklannya lebih baik menjaga daripada mengobati, atau kesehatan itu mahal. Apa lagi ya ? Bahkan ada yg menawarkan menikmati makan gratis setiap hari dan segala macam cara memikat pelanggan.
Seorang sahabat saya dari Malaysia dan Cina tiada lelah-lelahnya menawarkan kepada saya obat-obat awet muda dan menambah vitalitas, tetapi dengan senyum hangat selalu saya tolak. Saking serunya sampai sedikit mengancam nanti kena stroke baru nyesel lho. Busyet!
Usia memang bukan tanggung jawab sepenuhnya kita, tapi resep umur panjang sebenarnya hanya satu, yaitu Suka Cita dalam Cinta yang bisa menimbulkan kebahagiaan, damai sejahtera sampai kehangatan dalam persahabatan.
Betapapun juga usia ini memang ingin diperpanjang sepanjang mungkin dengan segala cara (Panjang umurnya serta mulia, serta mulia, serta mulia sebagai lagu sekaligus doa untuk ulang tahun). Di sisi lain masih banyak orang yang mau supaya hidupnya diperpendek, karena penuh kekecewaan, disakiti, merasa ditinggal Tuhan, tidak ada sahabat dan banyak alasan lain untuk memperpendek usia.
Banyak nasehat umur panjang dalam Alkitab atau Kitab Suci antara lain : harus menghormati orang tua agar usiamu lanjut, hidup saling mencintai dalam rumah tangga, banyak senyum dan beramal itu mengganda usia, banyak beramal banyak menambah usia, menjaga kesehatan, makanan dan hidup teratur. Bebas stress memang bisa membantu memperpanjang usia termasuk penuh hati-hati dalam bekerja, di jalan raya atau dalam tugas. Memang benar bahwa usaha apapun dari kita akan sia-sia kalau Tuhan menentukan lain, kata kakak saya, iku wis wayae (itu sudah waktunya)
Memang kalau bisa di usia yang singkat, yang katanya seperti es batu, dipakai cair tidak dipakai juga cair. Jadi, memang benar usia lanjut itu bukan karena rambut putih, tetapi kebijaksanaan menjadi ukurannya. Oleh karena itu, kita perlu memanfaat sisa usia kita dengan penuh kebaikan untuk membahagiakan orang lain, menyelamatkan jiwa-jiwa yang tersesat, dan menuntun saudara kita yang kurang beruntung, menolong orang susah, menghibur orang sakit dan menghapus air mata orang berduka. Tidak ada salahnya juga dengan merenung, refleksi kehidupan kita untuk bertobat, mengaku dosa, saling memaafkan dan selalu tidur dalam dekapan doa. Semoga kita semua bisa membuka mata melihat bahwa sisa usia kita sangat singkat, berilah kesempatan Tuhan berkarya dalam hatimu.Damai sejahtera, damai dalam kehangatan persahabatan dan cinta.

Percobaan

Percobaan akan berhasil jika dilakukan dengan teliti.

Selama sekolah menengah sampai selesai kuliah, percobaan praktikum adalah kegiatan yang menurut saya sangat membosankan, misalnya, di sekolah menengah kami harus membedah kodok, kelinci dan ikan, serta pernah kucing. Bagi saya ini membuatku tidak bisa makan kodok atau swieke sampai sekarang. Semasa mahasiswa teknik sipil, hampir setiap hari berhubungan dengan percobaan yang menyangkut teori dan praktek. Walaupun menjenuhkan, tapi pelajaran praktikumku selalu bernilai baik, bahkan hasil percobaan pun baik selalu, sehingga kadang membuat teman-temanku iri hati dengan nilaiku semua. Praktikum bagian dari percobaan dan ternyata mendidik aku menjadi seorang peneliti. Apapun yang kukerjakan biasanya harus lolos simulasi eksperimen atau percobaan, sampai kadang harus menggunakan pengalaman manusia sebagai obyek percobaan. Misalnya, ada pekerjaan yang aku sendiri nilai susah biasanya aku mengadakan test dengan meminta seseorang melakukannya. Tetapi sejauh ini hasilnya boleh dibilang baik walaupun belum bisa dikatakaan sempurna, khususnya masalah manusia membuatku sungguh pusing kepala.
Percobaan atau eksperimen ada juga yang berbahaya banyak menelan korban, baik orang lain maupun dirinya sendiri seperti Marie Currie namun hasil percobaan para ahli menghasilkan hukum hukum, fisika, kedokteran, atom, senjata dan kimiawi.
Percobaan itu sendiri memerlukan biaya dan pikiran serta tenaga, namun hasilnya menguntungkan manusia dan bisa dipercaya.
Seperti halnya kita mempercayai seorang dokter yang mengobati kita, memberi obat dan merawat kita. Kenapa? Karena dokter sudah melakukan banyak sekali percobaan, bahkan pengalaman, yakni jam terbang prakteknya. Intinya apapun diucapkan kita langsung percaya.
Ganjalan dalam pikiranku adalah dimana kita tahu persis apa sebuah kepercayaan yang kita anut, tetapi kita sendiri tidak percaya? Seperti kita percaya bahwa perbuatan baik, membuat orang senang, membahagiakan orang itu masuk surga, tetapi kita lebih suka membuat orang menangis, apa lagi saat kita berkuasa, lalu kita sewenang-wenang membuat orang susah. Apapun hasilnya kita tetap tega melakukannya, dan neraka menanti.
Kita percaya penuh bahwa Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup, tapi kita lebih suka memilih jalan yang lain. Kita percaya bahwa apa yang dipersatukan Allah jangan diceraikan manusia, tetapi kita lakukan dan menganggap itu hal biasa. Padahal percobaan dengan pengorbanan terbesar dan telah menghasilkan hukum cinta kasih dibayar dengan darah dan penderitaan.
Bagi kita yang belum percaya boleh saja melakukan percobaan, mulai dari percobaan alam terkecil. Misalnya, ambil lilin lalu taruhlah diatas air dipiring lalu tutuplah dengan gelas. Api lilin mati dan air naik mengisi oksigen yang habis dibakar! Luar biasa, pasti ada sesuatu yang mengaturnya carilah tahu! Dan membuat kita percaya bahwa begitu besar kuasa-Nya. Semakin Anda melakukan percobaan apapun, semakin terbuka mata anda melihat kebesaran Tuhan.
Semoga Cinta Tuhan bisa memberikan kita pengertian, bahwa semuanya adalah milik dan kuasa-Nya.

Sumbangan

Dengan memberi sumbangan, sama dengan Anda menerima berkat.

donateSuatu hari lampu jalan di depan rumahku mati, tunggu punya tunggu petugas PLN tidak juga datang, akhirnya saya putuskan membeli lampu 400 watt untuk ganti, tetapi setelah dipasang tidak beberapa lama putus lagi, terpaksa harus beli lagi. Setelah beberapa lama baru tukang listrik datang dan mengganti lampu beserta kabelnya, ternyata kabel rumah kami pun harus diganti semua karena standard terlalu kecil. Semua kabel diganti dan biayanya gratis. Lumayanlah.
Seminggu kemudian saya mengikuti acara di Gedung Indonesia Power, acara disponsori oleh PLN dan sekolah bisnis saya. Kebetulan Dirut PLN saat itu alumni dan masih adik kelas saya. Di acara puncak yaitu pemberian sumbangan beasiswa untuk beberapa mahasiswa berprestasi dan yang memberikan juga harus mantan atau alumni yg lulus berpredikat, di luar dugaan akhirnya jatuh pada pilihan kepada saya yang harus menyerahkan. Sambil menyerahkan sumbangan (yang sebagian besar dari PLN) saya memberikan sambutan buat bekal bagi para penerima beasiswa dan ditutup dengan pesan bahwa ingatlah selalu PLN supaya kelak kalau selesai sekolah bisa melamar di PLN pasti diterima, tapi pelayanan kelak harus di tingkatkan jangan seperti kejadian di rumah saya. Semua hadirin bertepuk tangan. Saya kembali ke tempat duduk dan disamping saya ada Dirut PLN. Dia menyalami saya terus berbisik bahwa nanti pulang ada hadiah khusus dari PLN buat saya (Lumayan sebuah fulpen Mont Blanc dan tas tangan Braun Bufel).
Memberi sumbangan bagi orang-orang tertentu sangat berat bahkan cenderung menolak. Di sisi lain ada orang yang bermurah hati selalu mau menyumbangkan sesuatu, baik materi maupun tenaga. Padahal kita mendidik anak cucu kita agar bermurah hati seperti Allah Bapa kita juga bermurah hati. Segala yang kita peroleh adalah cuma-cuma darinya, tetapi kita merasa semuanya adalah hasil kerja keras kita, sehingga semua menjadi hak kita, mau kasih sumbangan, bantuan adalah hak kita.
Saya sungguh terharu kalau bisa melihat orang-orang yang menerima sumbangan. Wajah mereka ceria penuh suka cita dan percayalah bahwa yang memberi sumbangan sudah mendapat berkat dan pahalanya, terlepas dia menyaksikan atau tidak.
Masih banyak orang yang merasa kalau memberikan sumbangan bantuan akan merugikan pihaknya, atau akan mengurangi penghasilannya. Saya rasa pendapat ini seratus persen benar, apalagi kalau keperluan kita masih banyak seperti rumah masih nyicil belum masa depan sekolah anak, dan belum ada tabungan. Sekali lagi pendapat ini benar dan tidak salah, tapi ada satu hal yang kita lupakan bahwa di bawah kesemuaannya ada kelebihan yang disampaikan kepada kita dan tidak bisa dibanding-bandingkan bahwasannya orang yang suka menyumbang pasti hidupnya penuh suka cita.
Ini tidak bisa ditawar-tawar bahkan sampai anak cucunya akan merasakan belas kasih dari Allah Bapa kita.
Tetapi, semuanya harus mulai dari pembelajaran, mungkin belum tiba saatnya, tetapi kita harus meletakkan langkah kita untuk secara bertahap dan perlahan-lahan berbuat sesuatu. Mulailah dari hal yang paling kecil, misalnya dalam rumah kita ada keluarga miskin, seperti pembantu rumah tangga kita, sedikit berbelas dengan berbagi, cukup membuat mereka senyum dan bahagia.
Setelah itu tiba saatnya kita lebih berbelas kasih kepada sesama kita, teman-teman kita dan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan-ketentuan menurut norma kemanusiaan dan dengan segala keterbatasan kita.
Semoga Tuhan mengajarkan kita bagaimana berbelas kasih, bermurah hati dan ringan tangan membantu sesama.
Cinta tetap Cinta, tapi Cinta akan lebih kalau kita berbagi.

Istirahat

Tubuh manusia telah diatur sedemikian rupa dimana setiap organnya memiliki waktu untuk istirahat dan pemulihan.

Woman SleepingBayangkan dalam satu hari jantung kita berdetak lebih dari 100.000 kali. Darah kita mengalir melalui 17 juta arteri, urat darah dan pembuluh-pembuluh halus. Kita berbicara lebih dari 4.000 kata per hari. Kita bernafas sebanyak 20.000 kali. Kita menggunakan dan menggerakkan otot besar 750 kali. Kita mengoperasikan 14 milyard sel otak non stop. Oleh karena itu, manusia perlu istirahat sejenak memberikan kesempatan semua bagian tubuh kita memulihkan tenaganya kembali.
Salah satu hormon yang penting lainnya adolah kortisol, di mana waktu produksi tertingginya adalah dari waktu tengah malam hingga di waktu pagi (pagi-pagi sekali). Kortisol memainkan peranan yang besar dalam membantu kita menghadapi stress/tekanan yang kita hadapi setiap hari, mengurangi rasa penat dan peradangan. Bila manusia tidur terlambat, mereka membatasi kemampuan tubuh untuk menangani segala kegiatan dan mengurangi tenaga dan vitalitas pada keesokan harinya.
Istirahat rasanya mutlak harus kita lakukan, termasuk rutinitas tidur yang berkualitas supaya mendapatkan kembali energi yang dibutuhkan bagian tubuh kita.
Demikian juga dalam kehidupan rohani kita, karena diliputi dengan demikian rumitnya seharian maka kita perlu untuk sedikit rehat. Saya sendiri membiasakan diri dengan meditasi ringan, berdoa dan kadangkala memberikan nasihat buat anak-anak. Selain itu, saya menulis dan membaca adalah bagian dari istirahat rohani, terutama bacaan-bacaan yang sejuk dan damai. Saya pun memberikan perhatian sejenak kepada orang di dekat kita, paling tidak senyuman. Ada satu hal yang menarik dari istirahat rohani, yakni dilakukan melalui musik atau bunyi-bunyian (agama tertentu) nyanyian, juga wangi-wangian dupa, kemenyan dan parfume.
Masing masing orang berbeda pandangan dalam hal istirahat rohani. Istirahat rohani berbeda dengan jasmani, tetapi kelelahan rohani dapat menyebabkan jasmani dan roh kita ikut lelah dan tentu saja menyebabkan kehidupan kita menjadi lebih sulit.
Semoga kita semua bisa menikmati berkat Tuhan dalam istirahat, baik jasmani maupun rohani.

Helm

Melindungi nyawa Anda, menyelamatkan banyak orang

helmetBeberapa tahun lalu, saat berada di Kota Surabaya, seorang sahabat saya ingin memperlihatkan pabriknya, di seputaran daerah Kenjeran, daerahku semasa kecil, tapi tempat tepatnya saya sudah lupa. Tetapi yang selalu membuatku teringat adalah kata-kata yang tertulis di pintu masuk. Selain ada kata Safety First, ada palang hijau (simbol keamanan kerja) tapi ada tulisan tidak terlalu menarik tapi cukup bisa dibaca “Melindungi nyawa Anda, menyelamatkan banyak orang”
Memang memakai helm tidak 100 persen menjamin keselamatan pengemudi sepeda motor, tapi paling tidak sudah mengingatkan kita pemakai jalan untuk lebih berhati-hati dalam berkendaraan di jalan raya.
Suatu kisah tragis terjadi dua bulan lalu. Sepasang suami istri “Benny dan istri” naik motor gede menuju Bali. Sayangnya terjadi musibah kecelakaan dan dua-duanya meninggal dunia. Mereka meninggalkan 2 anak. Seorang usia 4 tahun dan satu lagi 2 tahun. Saat kecelakaan ini, anak yang kecil pas berulang tahun. Mengenang kejadian di atas saya teringat tulisan di pabrik helm itu. Memang benar menggunakan helm menolong diri sendiri juga menyelamatkan keluarga agar tidak berduka cita. Kebetulan yang meninggal masih keluarga dekat menantu saya, tetapi saya ikut merasakan duka berkepanjangan dari keluarga ini.
Dalam kehidupan sehari-hari kita memerlukan helm bukan saja kepala kita juga kesehatan kita. Salah satunya adalah menjaga kebersihan rumah, badan dan juga lingkungan. Kebersihan dari sampah, juga menjaga tersebarnya sakit penyakit, makan yang sehat dan teratur, terutama bagi yang punya anak-anak masih kecil. Kita perlu pikir panjang kalau mau melakukan olah raga berbahaya dan kegiatan-kegiatan yang beresiko. Sejauh semua bisa diatasi, sampai terjun payung, memanjat tebing pun tidak ada masalah.
Selain mengadakan preventif kesehatan badan juga kesehatan jiwa dan kerohanian kita. Ada kisah seorang sahabat dekat juga kakak perempuannya usia 78 tahun dan anak gadisnya harus berbulan-bulan mengunci pintu. Akhirnya minggu lalu pintunya didobrak dan dipaksa dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Prapen Surabaya.
Saya sendiri bukan ahli jiwa tetapi menurut hemat saya menjaga kesehatan badan jauh lebih mudah dari kesehatan jiwa dan kerohanian, tetapi kita sering anggap remeh dan lupa bahwa kecelakaan bisa juga terjadi dalam jiwa dan kerohanian. Ini jauh lebih parah sakit dan menyakitkan karena hitungan detik saja habislah semuanya.
Lalu apa perlindungan kita? Memang kita berpasrah kepada Tuhan sama halnya di atas motor di jalan raya harus pakai helm. Dalam perjalanan jiwa juga memerlukan perlindungan mutlak, hati-hati, berdoa, mengucap syukur, persahabatan, makanan rohani yang sehat, semua demi menjaga kesehatan Roh dan Jiwa kita.
Semoga kita semua bisa menjaga kesehatan dan keselamatan baik jiwa maupun raga dan dalam pertolongan Tuhan.

Mandi (Manjur)

Kalau dalam bahasa Jawa mandi artinya manjur.

00014131Waktu menghadiri misa 25 tahun imamat Romo Yohanes Subagyo, Vikjen KAJ, saya sempat bertemu dengan Ibu Martha Tilaar dan Bapak Alex. Sahabat lama ini kalau ketemu kita suka bercanda, tertawa dan penuh suka cita dan sapaannya katanya senang ketemu sama saya karena doanya mandi (maksudnya manjur). Dekat beliau ini asyik karena bisa dapat voucher spa gratis.
Saya paling suka mandi (mandi beneran) minimal sehari 2 kali. Kadang-kadang lebih karena kalau sehabis mandi badan kita segar, pikiran tenang dan bawaannya damai selalu. Apa lagi saya pakai sabun sereh made in Jogja atau Bali. Memang wanginya buat beberapa orang kurang enak, tapi saya suka sekali dan anti nyamuk. Tentu saja mandi juga bisa membangkitkan semangat di pagi hari sekaligus mendorong kita untuk lebih banyak berbuat.
Saya membiasakan diri berdoa pagi begitu buka mata bangun tidur tetapi biasanya setelah mandi selalu saya berdoa lagi buat anak-anak saya, khususnya Dirga dan Intan, cucu Freyja dan Iris dan baby baru yang akan lahir minggu ini (B3) karena berada di Melbourne Australia. Sebab saya yakin bahwa hanya Tuhan saja yang bisa melindungi dan menjaga mereka. Juga buat anak Aditya dan Senly, cucu Elle dan Raphael dan anak saya yang kecil Pandu. Saya juga tidak lupa berdoa buat istri dan saya sendiri. Saya juga berdoa buat para sahabat dan anak-anak di kantor.
Sering kita melihat iklan di koran atau ujud terima kasih di gereja karena terkabulnya doa 3 salam Maria atau keluarga mengucap syukur karena doa dikabulkan. Tetapi dalam hati saya berpikir bagaimana kalau doa kita tidak dikabulkan. Apakah doa syukur terima kasih tetap ada.
Belum pernah kita bersyukur dan berterima kasih saat kita “gagal” tapi kalau kita tulis atau ujud doa, terima kasih atas kegagalan doa 3x Salam Maria, wah bisa-bisa kita dianggap ngledeg atau menghina ibu Maria.
Tetapi tidak ada salahnya kita bersyukur karena kegagalan dan berterima kasih karena gagal. Itu artinya kita diberi pelajaran yang lebih baik untuk lebih baik.
Saya pernah memberikan gambaran tentang kegagalan di sebuah sekolah bisnis di Jakarta. Kalau kita mau jadi enterpreneur, jiwa kita 80 persen harus siap gagal, tetapi beda dengan menjadi karyawan biasa, kita tidak ada resiko kegagalan. Sekalipun ada, tetapi itu kecil sekali.
Kita kembali ke kata mandi (manjur) memang saya rasa ada korelasinya dengan mandi (bath). Kalau doa kita manjur memang kita harus mandi dulu. Contohnya kalau mau masuk gereja kita harus mandi air suci. Untuk saudara kita Muslim harus wudhu dulu (boleh pakai debu kalau tidak ada air). Kalau saudara kita di Budha pakai ditiup atau pakai dupa. Semuanya memberikan makna agar kita mandi dan bersih dulu sebelum berdoa agar doa kita mandi.
Tetapi kata mandi ini biasanya ada hubungannya dengan magis atau dukun (dukune mandi rek, kata arek suroboyo), atau puja-pujaan dan ritual-ritual, menyembah berhala, tetapi saya mengambil nilai positifnya saja. Oleh karena itu, tingkat pelayanan Gereja harus bisa ditingkatkan (jangan kalah dengan Gunung Kawi). Demikian juga umat ke gereja jangan kalah kolektenya dengan kolektenya di Gunung Kawi.
Sungguh bersuka cita kita semua bisa menikmati Cinta Tuhan dan mau bersyukur karena kebaikannya, baik sukses atau gagal kita tetap bersyukur. Semoga Tuhan melindungi semua sahabatku.
“Berterima kasih karena gagal, itu artinya kita diberi pelajaran yang lebih baik untuk lebih baik”

Hierarki

Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik di dunia ini disusun dengan jabatan hierarki (Lumen Gentium 8)

Organisasi gerejaSebagai umat Katolik, mungkin kita perlu sedikit mengenal bahwa Gereja Katolik disusun secara Hierarkis, dalam Konsili Vatikan II dengan jelas struktur ini dibuat hukumnya. Menurut ajaran resmi Gereja Katolik, struktur hierarkis termasuk hakikat kehidupannya juga. Maka Konsili suci mengajarkan bahwa “atas penetapan Ilahi, para Uskup menggantikan para Rasul sebagai gembala Gereja” (Lumen Gentium 20).
Konsili suci ini mengajarkan dan menyatakan bahwa Yesus Kristus, Gembala Kekal, telah mendirikan Gereja kudus, dengan mengutus para Rasul seperti Ia sendiri (Yesus Kristus) diutus oleh Bapa (lih. Yoh 20:21). Para pengganti mereka, yakni para uskup, dikehendaki-Nya menjadi gembala dalam Gereja-Nya hingga akhir zaman” (Lumen Gentium 18).
Struktur hierarkis bukanlah sesuatu yang ditambahkan atau dikembangkan dalam sejarah Gereja saja. Menurut ajaran Konsili Vatikan II struktur itu dikehendaki Tuhan dan akhirnya berasal dari Tuhan Yesus sendiri.
Oleh karena itu tidak semua orang Kristen dapat menerima ajaran Katolik ini.
Ternyata struktur hierarkis Gereja Katolik merupakan kendala paling besar bagi kesatuan jemaat-jemaat Kristen di dunia.

PRINSIP HIERARKI
Pertanyaan yang paling pokok ialah, apa sanksi bagi mempertentangkan hierarkies, dan dimana dalam Kitab Suci dikatakan bahwa Yesus mendirikan hierarki sebagaimana terdapat di dalam Gereja Katolik sekarang? Struktur hierarkis Gereja Katolik sekarang terdiri dari dewan para Uskup dengan Paus sebagai kepalanya, dan para imam serta diakon sebagai pembantu para Uskup. Dalam Kitab Suci belum atau tidak ada struktur kepemimpinan yang terdiri dari Uskup, imam, dan diakon. Peranan Petrus di antara para rasul tidak sama dengan kuasa dan kedudukan Paus sekarang ini.
Maka pernyataan “atas penetapan Ilahi, para Uskup menggantikan para Rasul” harus dimengerti dengan baik. Yang dimaksudkan ialah bahwa dari hidup dan kegiatan Yesus timbullah kelompok orang yang kemudian berkembang menjadi Gereja, seperti yang dikenal sekarang. Proses perkembangan pokok itu terjadi dalam Gereja perdana atau Gereja Para Rasul, yakni Gereja yang mengarang Kitab Suci Perjanjian Baru. Jadi, dalam kurun waktu antara kebangkitan Yesus dan kemartiran St. Ignatius dari Anthiokia pada awal abad kedua. Secara prinsip terbentuklah hierarki Gereja sebagaimana dikenal dalam Gereja Katolik sekarang. Yang disebut awal perkembangan hierarki adalah kelompok ke-12 Rasul.
Dengan demikian bahwa yang dimaksud dengan hierarkis dalam Gereja Katolik sudah jelas, dan tidak dipertentangkan, dan setiap pertentangan dan perlawanannya jelas melawan hukum konsili yang suci.
Semoga penjelasan singkat ini bisa memperjelas posisi kita sebagai umat Katolik, dan tentu saja penjelasan ini masih dan jauh dari sempurna, tetapi dianggap cukup sebagai penjelasan awal.

(Sumber: Hati Kudus Yesus Newsletter 24 Juni 2007)
(Penulis: Yudhit Ciphardian, dari buku Iman Katolik, KWI, 1996)

Jalan Keluar

Semua manusia memiliki masalah, kecuali dia yang memiliki jalan keluar dan berkenan kepada-NYA

A WAY OUT logo_tag CMYKDari pagi sampai sore saya menikmati kerja dan kerja. Hampir setiap hari dibenturkan dengan masalah, mulai dari paling ringan sampai berat, dan sebagai decision maker atau pengambil keputusan saya berusaha melakukan problem solving yang menguntungkan semua pihak atau win win solution. Walaupun kadang kala tidak sesuai dengan hati nurani saya, tapi apa boleh buat the show must go on dan semua pihak harus happy.
Masalah yang saya hadapi biasanya saya bagi dalam beberapa kategori. Pertama, tentu saja kategori resiko, seberapa besar resiko yang saya ambil, karena terus terang saya bukan risk taker, semakin besar resikonya saya makin menurunkan responsibilitasnya sampai kadang mencapai kata “tidak”. Sebaliknya kalau tidak ada resiko atau resiko kecil maka selalu saya delegasikan, di sini memang delegation of authority sangat diperlukan.
Kedua, adalah menyangkut tanggung jawab baik nilai materi maupun moral. Kalau jumlah atau nilainya besar sekali saya suka melibatkan banyak orang (tanggung renteng)
Ketiga, kalau masalah non teknis. Di sini paling susah, apalagi ada urusannya dengan SDM, rumit sekali karena melibatkan perasaan, sentimen dan emosi. Disini saya perlu konsultan(Singkatan dari Kongkonane wong kesulitan kata temanku).
Tetapi, di luar kisah di atas saya rasa masalah rumah tangga juga cukup rumit, apalagi sudah menyangkut pihak ketiga, keluarga dan pernik pernik masalah, yang sebenarnya tidak ada masalah bisa dijadikan masalah.
Saya sependapat bahwa masalah keluarga ada baiknya diselesaikan internal, melibatkan pihak ketiga biasanya memperkeruh keadaan, kecuali memang kondisi tidak memungkinkan.
Tindakan preventif dengan meningkatkan komunikasi, saling menghormati, percaya dan tidak curiga sungguh berperan, tapi kalau benang sudah ruwet, silent is golden, mengambil keputusan apapun pasti salah. No other way, just silent. Biarlah waktu yang membantu. Tentu saja tidak tinggal diam, yang perlu adalah jauhkan emosi, gelap mata, kesombongan dan egoisme lalu diisi gantinya dengan banyak berdoa, selalu hadir di gereja, mohon petunjuk Tuhan. Hati-hati kalau curhat atau cerita karena bisa jadi bumerang. Bisa diambil jalan terburuk demi menghasilkan yang terbaik.
Berbahagialah kita yang dikaruniai kebahagiaan dan selalu memiliki jalan keluar, sehingga masalah bisa diatasi, cuma bagaimana menemukan jalan keluar itu yang perlu dipikirkan.
Buat keluarga-keluarga yang mempunyai masalah, jangan mengeluh : Oh Tuhan mengapa aku punya masalah besar, tetapi katakanlah masalah jauhlah dari diri kami, karena kami mempunyai Tuhan yang Maha besar.
Semoga kita semua dilindungi, ditolong dan diberkati oleh rahmat cinta Kasih Allah Bapa agar kita berkenan dan bisa mencari jalan keluar setiap kali kita terjebak masalah.
Salam dan doa mengiringi terima kasihku buat Allahku dan buat sahabat-sahabatku.

Data

Awal suatu perencanaan adalah data (Franklin DR)

legacyDataSourcesRapat kerja sudah mau dimulai, pemimpin rapat minta semua peserta rapat koordinasi menyiapkan diri karena durasi rapat hanya 45 menit saja. Ketika pimpinan menanyakan hal DATA ternyata semua hadirin tidak punya atau tidak bawa! Dan beliau menskors rapat 15 menit agar semua yang hadir dalam rapat siap dengan data.
Waktu rapat dilanjutkan dan tepat 45 menit rapat ditutup dan dalam waktu 1 menit sekretaris sudah membagikan print out notulen rapat untuk ditandatangani pimpinan rapat dan seorang yang hadir. Sekretaris bingung juga mengapa sang pemimpin bisa begitu cepat menyiapkan data, sedangkan saya saja belum. Pemimpin rapat menjelaskan bahwa sekarang saya menggunakan “dropbox” bisa dilihat dan download di http://www.dropbox.com. Di sana aplikasi penyimpanan data bagus sekali disiapkan oleh Google untuk kepentingan kita.
“Data base” memang menjadi satu langkah kita bisa berbicara banyak. Saya sendiri menggunakan banyak bantuan mulai dari laptop dengan dua hardisk, buku diary, catatan jadwal, catatan olah data dan catatan komunikasi masih dibantu oleh 2 orang sekretaris, sekretaris pribadi dan corporate secretary, tapi sering juga miscommunication karena kehilangan data.
Data yang saya gunakan tentu untuk kepentingan perusahaan, karena untuk pribadi tidak terlalu banyak, cuma karena sudah uzur dan tua, pelupa dan sering pikirannya hang jadi tidak bisa bekerja maksimal, memulai dari kelemahan tersebut saya mulai mempelajari Data Base secara baik.
Data Base yang saya maksud bisa dibagi dalam beberapa kategori :
1) Data Base mati (Expired) : data yang sudah tidak digunakan tapi tetap update karena suatu saat masih dipakai.
2) Data Base Aktif : data yang terus diupdate karena masih digunakan
3) Data Base Hidup : data yang terus berkembang seperti gerak amuba dan tidak boleh putus.
4) Data Base Link : data base orang lain yang kita ambil sebagai komunikasi kita (termasuk contact)

Bagi kehidupan kita khususnya para Pengabar Injil, data sangat diperlukan, misalnya untuk seorang pastor minimal memiliki data 10 khotbah ke depan, 10 case study, 10 motivasi, 10 kata-kata indah dan lain sebagainya.
Kita semua tidak terhindar dari data, karena hasil penelitian menunjukan bahwa otak manusia hanya digunakan sekitar 5 sampai maksimum 10 persen saja. Jadi, masih banyak kesempatan kita tingkatkan daya kemampuan kita.
Semoga kita semua diberkati oleh Kasih Karunia Allah, sehingga dengan memanfaatkan data yang kita miliki, kita bisa membantu menyelamatkan dunia.

Laptop

Sebagai bagian dari kehidupan, Laptop itu menjanjikan komunikasi tercepat.

Selamat menikmati Tahun baru
Sahabat-Sahabat dimanapun anda berada,
Selamat Tahun Baru 2013, semoga berkat berlimpah menaungi anda semua.

toshiba-qosmio-x300-16c-17-inch-gamer-laptop-006Saya menyelesaikan studi di bidang Teknik Sipil Universitas Trisakti tahun 1982, saat itu di tanganku ada sebuah laptop kecil merk CASIO type PB 1000 dengan kapasitas memori 1000 KB dan RAM 128 KB, tapi saat itu serasa sudah paling top dalam jenis laptop. Waktu berjalan begitu cepat melalui suatu evolusi yang bagaikan terbang, kini menggunakan IPAD 64 GB, dengan RAM 2 GB, ditambah dengan turbo operation. Kalau dulu melakukan perhitungan matrix bisa 3 hari lamanya sekarang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari sedetik. Demikian cepatnya perkembangan teknologi komputer membuat kita tercengang dan terpesona. Di sini membuktikan bahwa manusia itu memiliki kemampuan yang luar biasa sekali. Bukan saja di bidang teknologi tetapi juga dalam bidang ekonomi sosial dan politik.
Tahun 2003, saat memperingati 40 tahun Konstitusi Liturgi saya mengajak seluruh komponen gereja dan umat, bagaimana mengaplikasikan penggunaan komputer bagi pengembangan pengabaran Injil sebagai kabar gembira dengan menggunakan teknologi informasi.
Memasuki tahun 2013, sepuluh tahun berlalu, sekarang kita sudah bisa menikmati Alkitab Elektronik, Puji Syukur dan kitab-kitab lain dalam bentuk elektronik.
Berbicara tentang teknologi informasi yang begitu cepat, apa untung ruginya. Kalau untungnya saya rasa kita semua sudah tahu dan jelas apa lagi yang menggunakan hardware canggih, tentu semuanya jadi serba cepat.
Di sini saya akan mengajak sahabat, dalam rangka memasuki tahun baru 2013, untuk mempersiapakn diri kita agar berjalan bergandengan tangan dengan teknologi komputer.

1) Menurunnya daya ingat :
Saat sepuluh tahun lalu saya bisa menghafal seluruh nomor telepon para sahabat di luar kepala, begitu ingat namanya, langsung aku bisa menyebut nomor telepon, alamat rumahnya sekarang semua sudah masuk dalam kontak dan just klik langsung kita dial nomor orang yang dituju, bisa juga kita pakai voice call just sebut nama saja maka telepon kta akan menghubungi orang yang kita cari. Untuk mengatasinya tidak susah, kita harus kembali belajar menghafal nomor telepon sehari cukup 2 atau 3 nomor sahabat kita.

2) Kehilangan CINTA
Percaya tidak bahwa kalau suami istri sekarang jarang omong atau bicara, lebih suka pakai BB, sampai ada istilah yang diberikan kepada BB bahwa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
Sebenarnya Komunikasi merupakan sumber suka cita dan dasar-dasar cinta. Demikian lajunya teknologi komunikasi maka cinta dengan sendirinya akan ditinggalkan. Semuanya akan berbicara di dunia maya saja dan CINTA akan berubah menjadi bahasa binari, senyum berubah menjadi 🙂 dst. Satu-satunya jalan kita harus mengembalikan cinta sejalan dengan komunikasi. Biarkan komunikasi tatap muka menjadi harapan kita kembali.

3) Bosan berbicara
Rasanya malas kalau mau telepon cukup bb atau sms saja, karena komunikasi verbal sudah sangat membosankan dan jenuh untuk dilaksanakn. Kalau berbicara saja sudah malas bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik. Untuk mengatasinya kita coba belajar mau saling berbicara, menelepon dan biar kasih kesempatan untuk orang bisa curhat

Sekali lagi selamat memasuki Tahun Baru 2013, berjuta sms dan BBM saling melintas di udara, sudah tidak ada telepon untuk bicara, tidak ada kartu natal, tetapi saya yakin bahwa kita semua mau belajar, bagaimana bertemu dan bertelepon mengucap salam.