Archive for December, 2012

Curiga

Untuk menghilangkan rasa curiga terhadap pasangan kita adalah dengan bersama-sama membangun kepercayaan, dan kepercayaan itu hanya bisa dibangun dengan cara sederhana, yakni kita menjadi orang yang sama di manapun kita berada, kita juga perlu menjaga agar apa yang kita pikirkan sama dengan apa yang kita katakan dan kita lakukan.

Suspicious-MindsDari hasil penelitian para ahli bahwa dari bangun di pagi hari hingga kita tidur malam hari, lebih dari sebagian besar kita berhubungan dengan komunikasi, baik dengan istri, anak, teman mulai dari SMS, telepon, BBM sampai bicara langsung. Distorsi yang paling dominan adalah curiga.
Komunikasi antara suami-istri, baik melalui kemampuan interpersonal untuk mengekspresikan suatu keinginan, baik verbal atau non verbal, memang harus diikuti rasa cinta dengan demikian kepercayaan akan dibangun dengan dasar yang kuat, bukan berdasarkan unsur keterpaksaan atau dipaksa.
Suatu Organisasi juga demikian harus dibangun dengan dasar kepercayaan, sehingga jika ada ganjalan curiga, maka pemimpinnya harus jeli dan peka. Jangan sampai curiga meluas dan membangkitkan gosip meluas dan akhirnya merusak organisasi itu sendiri.
Semoga kita semua bisa diberikan suatu dasar kemampuan untuk membangun kekuatan komunikasi, yang membangkitkan kepercayaan agar dapat menghilangkan rasa saling curiga. Tuhan melindungi, menyayangi dan memberkati kita semua.

Advertisements

Telinga

Barang siapa yang bisa berkata-kata, bisa menulis dan bisa bertutur sapa dengan baik, sebenarnya dia adalah pendengar yang sempurna. (Adharta)

marauz_good_listeningBersama teman baik saya Bapak Soetadi, kami selalu mengisi waktu senggang kami dengan penuh canda dan tawa, salah satu candaan kami adalah tentang nama :

Soekarno :
Soe artinya baik
Karno artinya TELINGA (bahasa jawa kuno)
Pengertian dan harapan menjadi orang yang mau mendengar
(mendengar suara rakyat setelah beliau jadi president pertama RI)

Soetadi :
Soe artinya baik
Atau tadinya baik
Pasti semua tertawa, tetapi kata Bapak Soetadi : “benar sekali, tadinya baik sekarang lebih baik lagi ”
(Salam hormat buat Bapak Soetadi)

Telinga adalah sebuah indra pendengaran yang diberikan Tuhan kepada kita, dan termasuk paling canggih diantara indra lainnya, karena peralatannya yang luar biasa, yang sekaligus berfungsi sebagai keseimbangan tubuh kita. Jadi, kalau ada gejala vertigo, sudah pasti itu gangguan telinga. Anak yang tidak bisa jalan, suka jatuh, suka nabrak, demikian juga yang susah bicara kebanyakan ada gangguan telinga.
Telinga menjadi sangat penting, berarti dan berguna saat kita mulai memperhatikannya, karena itu memang nama Soekarno sangat bermakna. Pendengaran memang harus dilatih, bukan saja secara fisik mendengar tetapi juga mendengar dalam arti kata yang lebih luas, termasuk kepekaan yang harus dimiliki oleh orang bijaksana.
Barang siapa yang bisa berkata-kata, bisa menulis dan bisa bertutur sapa dengan baik sebenarnya dia adalah pendengar yang sempurna.
”Pasanglah terlingamu dan dengarkanlah AKU” (Yesaya 51:4).
Dan seorang pemaaf hanya dan hanya bisa memaafkan kalau memiliki pendengaran yang baik, seorang pendengar yang baik akan mengatakan bahwa “Memaafkan tidak merubah masa lalu, tapi membuat masa depan menjadi lebih indah”.
Kalau kita membaca ayat-ayat Alkitab apa bedanya dengan membaca novel? Saat kita membaca ayat-ayat Alkitab itu sebenarnya kita mendengar Tuhan berbicara langsung kepada kita. Oleh karena itu, kita menulis ATT (Alkitab Tulis Tangan) sama dengan memperjelas suara Tuhan yang didengar oleh telinga hati kita, supaya suara Tuhan jelas kita perlu membaca dan atau/ menulis ayat-ayat Alkitab dalam suasana doa, hening dan konsentrasi, karena tidak boleh salah baik membaca maupun menulis.
Selamat menikmati Hari Minggu terakhir 2012. Salam dan berkat Tuhan menyertai kita.

Penampilan

Orang pintar tidak pernah menyebut dirinya pintar, dia cukup tampil dengan penampilannya.

appearanceTerang itu tidak mungkin disembunyikan, pelita pun ditaruh di atas kaki dian supaya cahayanya bisa dinikmati. Ungkapan perumpamaan dan banyak kondisi menganjurkan manusia agar tidak statis melainkan harus dinamis dan gerakannya harus tampil agar cahayanya bisa dilihat orang. Kamu harus menjadi garam dunia, kalau garam sudah tawar apa yang terjadi? Paling dibuang dan diinjak-injak orang. Karena kita diibaratkan garam, maka harus bisa tampil sehingga bisa dinikmati rasanya oleh sesama kita. Dimana saja dan kapan saja sebenarnya kita dibutuhkan. Siapa yang merasa tidak dibutuhkan ini yang perlu menjadi pertanyaan.
Penampilan menjadi penting dimulai dari hal terkecil, yaitu cara berpakaian, make up (dandan atau berias untuk wanita), lalu meningkat ciri kepribadian, sopan santun, kewibawaan sampai kepada maju menjadi seorang pemimpin.
Kalau kita lihat orang-orang sukses dalam catatannya adalah orang yang berani tampil ke depan sekaligus merebut peluang yang lewat di sisinya.
Bagi para orang muda seperti kutipan kata Bung Karno
“1000 orang tua hanya mimpi, tapi 1 orang muda bisa membangun negara”, tapi dengan catatan dia harus mau tampil dan tentu saja penampilannya baik.
Bagaimana OMK bisa maju dan tampil kalau Gereja sedang bermuram durja menanti penampilanmu untuk membangun Gereja, membangun umat, dan membangun lingkungan untuk kita semua, termasuk untuk bangsa dan negara dan untuk Kerajaan Allah di atas bumi.
Sebuah organisasi apa saja, misalnya, sebuah perusahaan pasti memerlukan sumber daya manusia, yang bisa tampil ke depan apalagi menjadi pemimpin. Dalam hal ini saya setuju bahwa terang itu tidak bisa ditutup-tutupi.
Ada seorang sahabat saya orangnya pintar dan rajin, tetapi diantara kawan-kawan saya, dia paling tidak sukses. Setiap kali kalau ketemu saya dia selalu mengeluh katanya teman-teman lain itu bodoh karena tidak mau pakai tenaga dia. Dia mampu membangun perusahaan dan mampu memimpin perusahaan.
Termasuk saya pun dianggapnya kurang pintar (“bodoh”) tidak bisa atau tidak mau memakai dia dan memanfaatkan keahliannya.
Dalam hati, saya tertawa bahkan bertanya, siapa yang tidak bisa membaca apakah ini dia atau saya. Tapi saya tidak mau mencela dia, cuma saya bilang
“orang pintar tidak pernah menyebut dirinya pintar, dia cukup tampil dengan penampilannya”
Tadi saya nonton cuplikan Kick Andi. Terus ada tulisan begini :
“Telor busuk itu terapung, tapi telor bagus itu tenggelam”, tapi ibu saya cukup memegang telur dan dia tahu mana telor baik atau busuk. Tukang telor harus melihat di cahaya matahari atau lampu, tapi ada orang yang memecahnya lalu diciumnya apakah baik atau busuk. Menurut Anda apakah orang ini orang pintar?
Selamat kepada sahabat-sahabat saya, kita semua dinanti penampilannya bukan saja oleh sesama tetapi juga oleh Tuhan. Semakin terang cahaya Anda, Tuhan semakin memberkati.

Mujizat

Ada harapan, ada cinta dan ada DOA, tapi semua berakhir dengan mujizat.

Disaat ku tak berdaya
Kuasa-mu yang sempurna
Ketika ku percaya
Mujizat itu nyata
Bukan karna kekuatan
Namun rohmu ya Tuhan
Ketika ku berdoa mujizat itu nyata

jk_miraclesLagu yang indah sekali, cuma jarang terdengar lagi, tetapi hampir setiap pagi, aku berusaha melihat bahwa memang benar ketika kuberdoa maka Mujizat itu nyata.
Ketika pagi hari saat kakiku menyentuh lantai, hatiku berdebar-debar karena hari ini pasti aku akan berbuat DOSA!, tetapi aku belum pasti berbuat baik tapi setelah aku ber-DOA semuanya memberiku keyakinan bahwa akhirnya mujizat itu nyata.
Hari-hari terakhir di bulan Desember membuat aku sport jantung. Bayangkan saja target tidak tercapai, masalah banyak, keuangan amburadul dan belum cukup itu, datanglah persoalan-persoalan yang membuat perlu konsentrasi tinggi, seperti seorang pemain bulu tangkis score sudah tinggal 1 lagi match poin, tapi mujizat membalik semua sampai akhirnya lawan bisa dikalahkan. Dari segala masalah berubah menjadi tantangan dan tantangan berubah menjadi peluang dan hanya Mujizat yang bisa mengeksekusi atau membuatnya selesai dengan indah. Tuhan terima kasih.
Kalau selama ini kita pernah kecewa karena merasa belum pernah mengalami keajaiban mujizat Tuhan, sepertinya kita keliru besar. Mungkin selama ini kita hanya kurang jeli dan tidak memperhatikan karya mujizat-Nya melalui kejadian-kejadian “kecil” yang kita alami setiap hari. Kalau hari ini kita bangun pagi dalam keadaan sehat, itu adalah sebuah mujizat. Kalau hari ini kita berkendara ke mana-mana dan terhindar dari celaka, itupun adalah mujizat. Cobalah untuk memperhatikan lebih teliti lagi setiap “mujizat kecil” yang telah kita lewatkan setiap hari dan kita akan tercengang melihat kejaiban campur tangan Tuhan dalam hidup kita.
Tentu saja kita perlu belajar tentang bagaimana melihat dan merasakan Mujizat Tuhan yang hampir tiap detik terjadi dalam diri kita. Terima kasih Tuhan, karena begitu besar cintamu pada kami, sehingga tidak henti-hentinya memberikan mujizat-Mu, termasuk saat aku bernafas hari ini sampai aku berhenti bernafas nanti.

Sudut Pandang

Sudut pandang berbeda memicu perbedaan pendapat dan terjadi perselisihan.

discussionMenyambut fajar dengan Damai Natal. Aku sering bertanya kenapa sering terjadi perbedaan pendapat. Rambut sama hitam, pendapat bisa berbeda. Walaupun perbedaan pendapat itu wajar-wajar saja, tetapi kalau sudut pandang beda bisa memperuncing keadaan, padahal bagi seorang bijak, semakin banyak perbedaan, semakin bulat pendapatnya menghasilkan keputusan yang sangat berguna.
Gus Dur mengatakan bahwa perbedaan pendapat itu adalah sunnatullah dan justru harus diajarkan agar bangsa kita mengerti tentang sudut pandang berbeda itu justru memberi peluang untuk membangun bangsa yang besar sendiri.
Saya sendiri berpendapat bahwa memaksakan keseragaman sudut pandang justru mematikan improvisasi yang membangun.
Jadi, sudut pandang bukan jurang pemisah perbedaan pendapat, tetapi justru menjadi jembatan penghubung perbedaan pendapat.
Orang yang bijaksana memakai sudut pandang sebagai anak tangga, semakin tinggi semakin bisa melihat lebih luas, orang bodoh melihat jurang pemisah dan terus memisahkan diri, dan tidak mau membangun jembatan sudut pandang.
Membangun bahtera rumah tangga, sudut pandang suami istri bisa menimpulkan perbedaan yang menciptakan badai dan ombak, tetapi hanya nakoda yang tangguh bahwa badai dan ombak adalah sumber suka cita, hiburan di tengah laut. Kalau Mazmur mengatakan palu gada menjadi penghiburku, badai dan ombak adalah gada untuk melawan segala yang bisa merusak perjalanan bahtera rumah tangga. Saya setuju-setuju saja dengan ungkapan say no to divorce, tetapi saya lebih setuju dengan kata say welcome to happy and strong family. Seperti ungkapan mengatakan jangan katakan Tuhan saya punya masalah, tapi katakan kepada masalah saya punya Tuhan.
Seperti halnya seorang arsitek membangun rumah, semakin banyak sudut pandang di dapat, semakin indah hasil karyanya. Semoga Tuhan memberikan kita kemampuan memandang semakin luas sudut pandang agar semakin bijaksana.
Tuhan melindungi, menolong dan memberkati kita semua.

Kenal

Kalau tidak kenal tidak sayang

381341_525818664101348_604553332_nDalam suatu seminar di Hotel Mulia, agenda tentang Business Outlook 2013 di bulan Juni lalu, dilaksanakan oleh sebuah bank devisa. Pembicaranya cukup terkenal di pandu MC yang bagus sekali. Para panelis dan pembicara sudah duduk manis di podium, tiba-tiba MC mempersilahkan turun sebentar secara simbolis memberikan salam kepada 4 meja di VIP table baru kembali ke panggung. Para hadirin bertepuk tangan karena MC menjelaskan katanya kalau tidak kenal tidak sayang, apalagi mau mendengarkan pembicaraannya.
Ada tradisi menarik di Gereja Katedral Brisbane, Australia, yaitu sebelum misa, pastor selalu menanyakan apakah ada umat yang baru pertama kali misa di gereja ini? Setelah itu pastor mempersilahkan saling memperkenalkan diri dengan yang duduk bersebelahan dan pastor juga turun memperkenalkan diri kepada umat yang belum dikenalnya. Menarik sekali karena misa selanjutnya lebih akrab dan penuh suasana kenal. Selesai misa pun masih saling memberi salam dan bercerita, jadi tidak seperti di uber-uber waktu.
Kata “kenal” memliki arti yang dalam, secara alkitabiah kata kenal memiliki banyak arti seperti : mengetahui, memahami, mendapat, memperoleh pengetahuan (ginosko), melihat (eido), memahami (epistamai), pandangan (suniemi) sampai ke hubungan intim ! Contohnya : Adam mengenal Hawa, lalu Hawa hamil.
Dalam kehidupan sehari-hari memang kita perlu mengetahui arti “kenal” apapun yang kita perbuat kita harus mengenalnya, apapun yang kita peroleh kita harus mengenalnya. Jadi kalau kita menerima berkat dari Tuhan maka mutlak kita harus mengenal-NYA. Dengan mengenal kita akan leluasa berbuat, berdoa, memohon dan mendapat berkat.
Mari kita mengenal Allah bukan saja nama-NYA, bukan karena kuasa-NYA, tetapi karena cinta-NYA yang luar biasa, terutama yang di pancarkan oleh Putra-NYA. Semoga Tuhan memberi kita kemampuan untuk lebih mengenal-NYA dan lebih mampu berbuat baik.

N A T A L

Buat seluruh sahabat yang merayakan : Selamat hari Natal 25-12-2012

Merry_Christmas_2012Semalam aku menanti jam 00.00 untuk memberi selamat Natal pertama buat istri tercinta, lalu kepada anak-cucu. Tidak terasa dari tahun ke tahun berlalu demikian cepat, seperti angin bertiup di sisiku saja. Pagi ini sambil mendengarkan lagu White Christmas, aku ingin merasakan suasana Natal dengan merenung dan mengadakan sedikit diskusi dengan jiwaku sendiri terjadilah monolog :
Hatiku : Selamat pagi
Jiwaku : Selamat Natal

Hatiku : Adakah sesuatu yang begitu istimewa, sehingga membuatmu jadi begitu bersuka cita?
Jiwaku : Sebenarnya biasa-biasa saja tetapi hampir semua sahabat bersuka cita, surga dan bumi bersorak sorai di hadapan wajah Tuhan karena Dia sudah datang! Akhirnya semua Roh bersuka cita juga

Hatiku : Oh, itu kan Mazmur tanggapan! Maksudku apa memang begitu istimewa Natal ini, kan sudah dirayakan setiap tahun, bosan la yau !!
Jiwaku : Yang dirayakan bukan hari Natal saja, atau tanggal 25 Desember 2012

Hatiku : Lho apa saja?
Jiwaku : Pertama, kita mengucap syukur karena kekuatan cinta begitu besar untuk mau menyelamatkan dunia. Kedua, kita punya mata hati, menyaksikan suatu peristiwa di mana Sabda jadi Manusia. Ketiga, di mana tanganku bisa berjabatan dengan sahabat-sahabat, walau ada yang tidak bersentuhan hanya lewat BBM dan SMS. Keempat, kedatangan-NYA menjadi awal kehidupan baru dimana kita dikuasai Cinta.

Hatiku : Wah malu aku rasanya, aku pikir hanya hura-hura saja ternyata maknanya dalam sekali, boleh aku tanya satu hal lagi?
Jiwaku : Silahkan!

Hatiku : Mengapa senyum dan tawa tidak menaungi semua orang, masih banyak yang menangis, apakah ini bagian dari kegagalan?
Jiwaku : Ah.. tanyanya susah amat sih (mestinya ada Pastor yang jawabnya), tetapi memang benar sepintas dari sisi gelap lihatnya demikian, tetapi dari sisi terang melihatnya lain!

Hatiku : Maksudnya?

Jiwaku : Senyum sehabis merengut itu indah dan tawa sesudah tangis itu kebahagiaan besar!! Demikian Salib dinyatakan.

Hatiku : Oh .. Sama seperti habis mengaku dosa dong!
Jiwaku : Selesai sudah! Kita diutus merubah tangis menjadi tawa.

Hatiku : Syukur kepada Allah

Waduh monolog seru juga, akhirnya aku juga sadar, mungkin aku banyak menghilangkan senyum sahabatku, mungkin saya banyak menyembunyikan tawa keluargaku dan ada kesengajaan menyakitkan hati, siapa saja. Embun pagi ini mengiringi maaf aku, semilir angin mengundang semua yang pernah aku sakiti untuk bersilaturahmi. Mari kita bergandeng tangan lagi, karena Tuhan membutuhkan senyum dan tawamu untuk menyelamatkan dunia. Damai NATAL beserta kita.