Untuk melindungi, menjaga dan memberikan kekuatan spiritual, jimat tidak terlepas dari kehidupan manusia (MTD)
Pagi ini saya bangun kesiangan, karena semalam jalan-jalan keliling Kota Jakarta sampai larut malam. Sambil menikmati pemandangan malam kota Jakarta, beberapa jalan utama kami lalui, hampir sepanjang jalan ada rombongan kaki lima yang menulis “Dijual Obat Kuat”. Lucu sekali! Mungkin karena kita sudah tidak kuat lagi jadi harus membeli obat kuat, tapi untuk apa?
Beberapa tahun lalu saya mengunjungi Beijing, Ibu kota Cina RRC. Dalam kesempatan itu kami diajak mengunjungi Bataling, melihat Tembok Besar. Dalam perjalanan kami mampir di sebuah pabrik “Sebutnya alat kesehatan”. Besar sekali pabriknya, yang diproduksi oleh mereka adalah “gelang”. “kalung”, “cincin” ada juga ikat rambut, sampai Cream dan Oil. Luar biasa sekali karena omset penjualannya sampai miliaran dollar,
Ini sedikit kisah saya. Begitu masuk pintu gerbang, dari luar kelihatan ratusan bus pariwisata parkir dan banyak sekali pengunjungnya. Saya disambut oleh gadis-gadis cantik dengan minuman selamat datang, seperti hotel bintang lima saja, Pertama-tama dipamerkan oleh mereka adalah Cream Obat Kuat ( karena rombongan kami sebagian pemain Golf). Mereka mendemonstrasikan melalui Video Clips yang dibuat bagus sekali, diamana seorang pemain Golf disuruh memukul sekuat tenaga, lalu diukur jarak pukulnya, yang memukul orang seusia 60-an, saya lihat jarak pukul sekitar 160 meter, lalu seorang anak muda usia 30-an memukul dan bisa menjangkau 200 meter lebih. Lalu orang tua tersebut mengambil cream obat kuat, memoles tangannya, dalam beberapa menit lalu menaruh bola Golf dan memukulnya, luar biasa . . .jaraknya hampir 190 meter lebih. Video ini ingin memberikan reason kemampuan obat kuat, lalu gadis-gadis cantik itu bertanya kepada kami ” believe it or not ” ada seorang gadis mendatanga saya lalu memberi saya barbel seberat hampir sepuluh kg, dan meminta saya mengangkat tapi dengan arah angkat dari belakang, saya mencoba tetapi tidak berhasil mengangkatnya, lalu tangan saya dioles Cream Obat Kuat, ternyata saya coba angkat… ajaib luar biasa ternyata ” Bisa ” Cream seharga RMB 1000 seperti odol kecil Pepsodent jadi laku keras karena saya jadi bintang, lalu ada 4 Camera besar CCNN menyorot saya dan wawancara life ( busyet beneran atau boongan neee)
Acara selanjutnya kami dibawa ke tempat produksi Kalung Magnet. Kalung yang bisa mencegah diabites, darah tinggi, asam urat dan kolesterol,. Harganya mulai dari RMB 1,000 sampai dengan RMB 10,000 atau sekitar Rp. 1,000,000 sampai Rp. 10.000.000, tetapi kalau beli disana dapat diskon sampai 70 persen, dan saya menyaksikan penjualan laku keras sekali, hati saya tergerak untuk membeli, toh nothing to loose, berhasil atau tidak kata mereka itu terserah Tuhan (Padahal negara komunis tidak kenal Tuhan, aneh kan, tetapi saya lihat di beberapa tempat ada di gantung beberapa salib yang membuat penasaran saya. Jangan jangan untuk pembanding gelang dengan salib). Hampir 4 jam kami di sana, lalu disuguhi tari-tarian dan music tradisional. saya melihat teman-teman saya borong banyak sekali baik untuk diri sendiri, juga oleh-oleh untuk keluarga, orang tua atau keluarga yang sakit.
Dalam perjalanan pulang saya sedih juga, karena teman-teman saya marah kepada saya, mengapa kesempatan ini saya sia-siakan, bayangkan beli gelang yang magnetis di Jakarta bisa seharga Rp. 5 juta, di sini seharga Rp. 500,000,- saya cukup beli satu kalau dijual di Jakarta untungnya berlipat ganda. Belum lagi keuntungan bisa menyembuhkan segala penyakit, dan sudah melalui test, bahkan diakui badan dunia research di Berlin Jerman barat ada sertifikatnya, masa kamu tidak percaya. Sedih juga hatiku, karena tadinya ada rasa ingin beli, tetapi ada juga kawan baik hati dia memberi saya beberapa potong “JIMAT” kepada saya, katanya mungkin kamu sayang uang, tapi harus sayang kesehatan, karena pemberian jadi saya terima dengan senang hati, tapi saya tidak pernah pakai.”JIMAT” baik dari suku Asmat, suku Amungmae, atau suku Jawa semua biasa memakainya, termasuk di Cina, sayang Jimat di Indonesia sudah hampir punah, diganti dengan “JIMAT” dari Cina yang begitu banyak di jual di Jakarta.Bagaimana dengan kita sehari-hari, apakah yang kita punyai untuk mencegah pengaruh jahat, jimat saya Rosario dan Salib,hahahahah, tetapi jujur saja saya jarang pakai Rosario, jadi dalam Doa Rosario sering salah hitung, sudah itu memang perlu konsentrasi, tetapi saya percaya kekuatan Rosario, walaupun tidak bisa disamakan dengan Jimat, atau Obat Kuat atau Gelang Magnit, buat saya rosario memiliki nilai khusus buat saya yang percaya akan penyertaan Bunda Maria dalam kehidupan kami sekeluarga. Jadi, maaf saya tidak percaya jimat yang dari Cina, karena sebagian besar hanya memandang nilai komesial dengan merengut kepercayaan orang, mulai dari level bawah sampai orangorang penting, termasuk menteri-menteri, pejabat negara, dan nilainya waaowww. Mungkin sahabat-sahabat juga sudah mencobanya.Penting-tidak penting terlepas dari pendangan kita, benar-tidak benar itu urusan kedua, tetapi sugesti “Jimat” telah banyak menolong orang dan terlepas dari sakit-penyakit. Terlepas dari trauma pengaruh roh jahat, sehingga bisa hidup layak dan normal. Pendapat saya apa saja yang bisa merobah kehidupan manusia dari tidak baik menjadi baik? Itu baik saja dan sah sah saja, tetapi kita perlu juga memikirkan dampaknya, sembuh secara fisik tetapi belum tentu sembuh secara rohani, dan dampak dari jimat ini, banyak membuat orang meninggalkan iman kepercayaannya, untuk itu saya memandangnya dari sisi lain lebih baik tinggalkan Jimat, lebih baik sakit badan daripada sakit rohaniSungguh indah hari ini. Mari saya mengajak semua sahabat untuk memiliki “JIMAT” untuk menyelamatkan kita semua dari segala sakit-penyakit, segala kesusahan, segala kepenatan, segala kebencian, dan segala macam penyakit sakit hati. Pasanglah “JIMAT” ini, yaitu sahabat kita sendiri Yesus Kristus. Dia menyertai kita sepanjang perjalanan kita. Tuhan memberkati, Salam dan doa.