Koper

Koper yang seperti ini tidak ada dalam duniamu, dia hanya dalam mimpiku. Mimpi yang mengajakku berjalan-jalan pada dunia tak terjangkau (Adh).

tasberodaKoper adalah ibarat penjaga mimpi-mimpi dan ekspektasi yang mendorongku untuk melanjutkan perjalanan mencari kebahagiaan. Koper adalah penolong yang diam dalam hidup. (Aristioteles)

Datanglah seseorang dan berjumpa dalam mimpi lalu bertanya dalam tidurku yang penuh keindahan. Apa arti koper bagimu? Kupikir-pikir. Kalau yang suka bepergian, koper itu kotak keras atau lunak untuk tempat membawa pakaian dan peralatanku saat dalam perjalanan. Tangguh dan mampu menampung barang keperluan perjalanan kita.

Kata orang koper itu maskulin. Sanggup bawa tumpukan baju tanpa mengeluh. Kadang dengan seperti perut bergelombung dipaksa dan kencang lalu dibawa-bawa ke tempat tujuan. Koper adalah penjaga mimpi-mimpi dan ekspektasi yang mendorongku untuk melanjutkan perjalanan mencari kebahagiaan. Koper adalah penolong yang diam.

“Hal apa yang paling kau suka saat bepergian?”. “Mengemasi baju-baju dan menatanya ke dalam koper.”
(Buku Motivasi)

Koper adalah Pergi. Koper adalah membawa aku keluar. Mengajakku liburan. Kabur dari jalur. Lupa rumah, lupa memori, lupa rutinitas, lupa kamu. (Sepenggal tulisan profile BBM seorang Sahabat). Aku mengedap-ngedipkan mata dan melihat sekeliling ruangan. Kupikir koper yang seperti ini tidak ada dalam duniamu. Dia hanya dalam mimpiku. Mimpi yang mengajakku berjalan-jalan pada dunia tak terjangkau.(Puisi Rendra).

Besok saya akan meninggalkan Indonesia, menuju beberapa negara di Eropa, dan berakhir di Hamburg-Jerman.
Sampai malam hari, saya masih disibukan dengan packing baju dan barang-barang ke dalam koper. Ada banyak sekali barang yang akan dibawa termasuk makanan. Biasanya orang kita perlu makanan kesayangan dan sambel. Saya sudah membayangkan koper-koper akan banyak sekali. Saya pernah membaca sebuah cerita dengan judul koper tua. Pengarang pun saya sudah lupa, tetapi isinya cerita saya ingat. Kisah tentang keluarga diibaratkan sebagai koper, yang selalu siap di bawa ke mana-mana. Memang saya rasa ada benarnya. Kalau kita sudah tua dan berusia lanjut mungkin sama dengan koper tua. Kadang sudah tidak sanggup lagi menampung masalah, tetapi masih dipaksa, dijejelin dan aduh tidak tahu apa lagi.

Kepada sahabat, saya juga bilang bahwa perusahaan itu juga ibarat koper. Semakin bagus, semakin banyak isinya, kuat, rapi dan indah dengan demikian mudah untuk dibawa kemana-mana. Mungkin saat menonton film the World War Z, ada beberapa dialog. Hidup adalah bergerak dan di sana semua bisa dibawa. Tentu yang dimaksud adalah koper kehidupan. Semakin baik koper itu maka semakin banyak yang bisa ditampung. Semakin baik koper itu hidup, itulah bijaksana. Tuhan memberkati sahabat semua. Salam dan doa.

4 responses to this post.

  1. Kehidupan kita ibarat seperti koper yang kosong pada mulanya dan kita yang akan mengisinya dengan berbagai harapan dan keinginan semakin banyak keinginan kita maka semakin penuh sesak pula koper tersebut tetapi jika kita realisasikan satu per satu harapan kita maka akan berkurang dan akan membuat koper itu ringan jadi intinya harapan bukanlah berarti jika tanpa kerja nyata dan diwujudkan

    Tugas kampus

    Reply

  2. Koper adalah sesuatu yang berguna, dapat dipergunakan untuk mempermudahkan hidup kita jika ingin berpergian. Semua peralatan dan serba serbi dimasukkan kedalam koper.

    Reply

  3. Posted by Muh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015 on January 16, 2014 at 6:58 am

    koper itu ibarat keputusan kita dalam kehidupan, kita memikirkan apa yang berguna untuk saya bawa pergi kemana-mana dan apa yang tidak perlu saya bawa karena tidak ada manfaatnya bagi saya, hanya akan menambah beban dalam “koper” saya.

    Reply

  4. Posted by Aghel Prabandono on January 16, 2014 at 3:29 pm

    Apa yang saya pahami mengenai hal koper diatas, koper adalah suatu penjaga akan bekal kehidupan yang nantinya bekal itu akan kita gunakan di masa depan. Koper juga berarti membatasi diri akan kemampuan mana yang harus kita keluarkan dan hal itu tidak boleh asal-asalan melainkan harus tepat pada waktunya. Sebaiknya jagailah dan adaptasi bekal dirimu sebaik mungkin karena koper yang kuat tidaklah harus benar-benar kuat, tetapi juga lentur mengikuti apa yang terjadi di luar

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: