Author Archives: adharta

Unknown's avatar

About adharta

Be positif

Helm

Melindungi nyawa Anda, menyelamatkan banyak orang

helmetBeberapa tahun lalu, saat berada di Kota Surabaya, seorang sahabat saya ingin memperlihatkan pabriknya, di seputaran daerah Kenjeran, daerahku semasa kecil, tapi tempat tepatnya saya sudah lupa. Tetapi yang selalu membuatku teringat adalah kata-kata yang tertulis di pintu masuk. Selain ada kata Safety First, ada palang hijau (simbol keamanan kerja) tapi ada tulisan tidak terlalu menarik tapi cukup bisa dibaca “Melindungi nyawa Anda, menyelamatkan banyak orang”
Memang memakai helm tidak 100 persen menjamin keselamatan pengemudi sepeda motor, tapi paling tidak sudah mengingatkan kita pemakai jalan untuk lebih berhati-hati dalam berkendaraan di jalan raya.
Suatu kisah tragis terjadi dua bulan lalu. Sepasang suami istri “Benny dan istri” naik motor gede menuju Bali. Sayangnya terjadi musibah kecelakaan dan dua-duanya meninggal dunia. Mereka meninggalkan 2 anak. Seorang usia 4 tahun dan satu lagi 2 tahun. Saat kecelakaan ini, anak yang kecil pas berulang tahun. Mengenang kejadian di atas saya teringat tulisan di pabrik helm itu. Memang benar menggunakan helm menolong diri sendiri juga menyelamatkan keluarga agar tidak berduka cita. Kebetulan yang meninggal masih keluarga dekat menantu saya, tetapi saya ikut merasakan duka berkepanjangan dari keluarga ini.
Dalam kehidupan sehari-hari kita memerlukan helm bukan saja kepala kita juga kesehatan kita. Salah satunya adalah menjaga kebersihan rumah, badan dan juga lingkungan. Kebersihan dari sampah, juga menjaga tersebarnya sakit penyakit, makan yang sehat dan teratur, terutama bagi yang punya anak-anak masih kecil. Kita perlu pikir panjang kalau mau melakukan olah raga berbahaya dan kegiatan-kegiatan yang beresiko. Sejauh semua bisa diatasi, sampai terjun payung, memanjat tebing pun tidak ada masalah.
Selain mengadakan preventif kesehatan badan juga kesehatan jiwa dan kerohanian kita. Ada kisah seorang sahabat dekat juga kakak perempuannya usia 78 tahun dan anak gadisnya harus berbulan-bulan mengunci pintu. Akhirnya minggu lalu pintunya didobrak dan dipaksa dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Prapen Surabaya.
Saya sendiri bukan ahli jiwa tetapi menurut hemat saya menjaga kesehatan badan jauh lebih mudah dari kesehatan jiwa dan kerohanian, tetapi kita sering anggap remeh dan lupa bahwa kecelakaan bisa juga terjadi dalam jiwa dan kerohanian. Ini jauh lebih parah sakit dan menyakitkan karena hitungan detik saja habislah semuanya.
Lalu apa perlindungan kita? Memang kita berpasrah kepada Tuhan sama halnya di atas motor di jalan raya harus pakai helm. Dalam perjalanan jiwa juga memerlukan perlindungan mutlak, hati-hati, berdoa, mengucap syukur, persahabatan, makanan rohani yang sehat, semua demi menjaga kesehatan Roh dan Jiwa kita.
Semoga kita semua bisa menjaga kesehatan dan keselamatan baik jiwa maupun raga dan dalam pertolongan Tuhan.

Mandi (Manjur)

Kalau dalam bahasa Jawa mandi artinya manjur.

00014131Waktu menghadiri misa 25 tahun imamat Romo Yohanes Subagyo, Vikjen KAJ, saya sempat bertemu dengan Ibu Martha Tilaar dan Bapak Alex. Sahabat lama ini kalau ketemu kita suka bercanda, tertawa dan penuh suka cita dan sapaannya katanya senang ketemu sama saya karena doanya mandi (maksudnya manjur). Dekat beliau ini asyik karena bisa dapat voucher spa gratis.
Saya paling suka mandi (mandi beneran) minimal sehari 2 kali. Kadang-kadang lebih karena kalau sehabis mandi badan kita segar, pikiran tenang dan bawaannya damai selalu. Apa lagi saya pakai sabun sereh made in Jogja atau Bali. Memang wanginya buat beberapa orang kurang enak, tapi saya suka sekali dan anti nyamuk. Tentu saja mandi juga bisa membangkitkan semangat di pagi hari sekaligus mendorong kita untuk lebih banyak berbuat.
Saya membiasakan diri berdoa pagi begitu buka mata bangun tidur tetapi biasanya setelah mandi selalu saya berdoa lagi buat anak-anak saya, khususnya Dirga dan Intan, cucu Freyja dan Iris dan baby baru yang akan lahir minggu ini (B3) karena berada di Melbourne Australia. Sebab saya yakin bahwa hanya Tuhan saja yang bisa melindungi dan menjaga mereka. Juga buat anak Aditya dan Senly, cucu Elle dan Raphael dan anak saya yang kecil Pandu. Saya juga tidak lupa berdoa buat istri dan saya sendiri. Saya juga berdoa buat para sahabat dan anak-anak di kantor.
Sering kita melihat iklan di koran atau ujud terima kasih di gereja karena terkabulnya doa 3 salam Maria atau keluarga mengucap syukur karena doa dikabulkan. Tetapi dalam hati saya berpikir bagaimana kalau doa kita tidak dikabulkan. Apakah doa syukur terima kasih tetap ada.
Belum pernah kita bersyukur dan berterima kasih saat kita “gagal” tapi kalau kita tulis atau ujud doa, terima kasih atas kegagalan doa 3x Salam Maria, wah bisa-bisa kita dianggap ngledeg atau menghina ibu Maria.
Tetapi tidak ada salahnya kita bersyukur karena kegagalan dan berterima kasih karena gagal. Itu artinya kita diberi pelajaran yang lebih baik untuk lebih baik.
Saya pernah memberikan gambaran tentang kegagalan di sebuah sekolah bisnis di Jakarta. Kalau kita mau jadi enterpreneur, jiwa kita 80 persen harus siap gagal, tetapi beda dengan menjadi karyawan biasa, kita tidak ada resiko kegagalan. Sekalipun ada, tetapi itu kecil sekali.
Kita kembali ke kata mandi (manjur) memang saya rasa ada korelasinya dengan mandi (bath). Kalau doa kita manjur memang kita harus mandi dulu. Contohnya kalau mau masuk gereja kita harus mandi air suci. Untuk saudara kita Muslim harus wudhu dulu (boleh pakai debu kalau tidak ada air). Kalau saudara kita di Budha pakai ditiup atau pakai dupa. Semuanya memberikan makna agar kita mandi dan bersih dulu sebelum berdoa agar doa kita mandi.
Tetapi kata mandi ini biasanya ada hubungannya dengan magis atau dukun (dukune mandi rek, kata arek suroboyo), atau puja-pujaan dan ritual-ritual, menyembah berhala, tetapi saya mengambil nilai positifnya saja. Oleh karena itu, tingkat pelayanan Gereja harus bisa ditingkatkan (jangan kalah dengan Gunung Kawi). Demikian juga umat ke gereja jangan kalah kolektenya dengan kolektenya di Gunung Kawi.
Sungguh bersuka cita kita semua bisa menikmati Cinta Tuhan dan mau bersyukur karena kebaikannya, baik sukses atau gagal kita tetap bersyukur. Semoga Tuhan melindungi semua sahabatku.
“Berterima kasih karena gagal, itu artinya kita diberi pelajaran yang lebih baik untuk lebih baik”

Hierarki

Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik di dunia ini disusun dengan jabatan hierarki (Lumen Gentium 8)

Organisasi gerejaSebagai umat Katolik, mungkin kita perlu sedikit mengenal bahwa Gereja Katolik disusun secara Hierarkis, dalam Konsili Vatikan II dengan jelas struktur ini dibuat hukumnya. Menurut ajaran resmi Gereja Katolik, struktur hierarkis termasuk hakikat kehidupannya juga. Maka Konsili suci mengajarkan bahwa “atas penetapan Ilahi, para Uskup menggantikan para Rasul sebagai gembala Gereja” (Lumen Gentium 20).
Konsili suci ini mengajarkan dan menyatakan bahwa Yesus Kristus, Gembala Kekal, telah mendirikan Gereja kudus, dengan mengutus para Rasul seperti Ia sendiri (Yesus Kristus) diutus oleh Bapa (lih. Yoh 20:21). Para pengganti mereka, yakni para uskup, dikehendaki-Nya menjadi gembala dalam Gereja-Nya hingga akhir zaman” (Lumen Gentium 18).
Struktur hierarkis bukanlah sesuatu yang ditambahkan atau dikembangkan dalam sejarah Gereja saja. Menurut ajaran Konsili Vatikan II struktur itu dikehendaki Tuhan dan akhirnya berasal dari Tuhan Yesus sendiri.
Oleh karena itu tidak semua orang Kristen dapat menerima ajaran Katolik ini.
Ternyata struktur hierarkis Gereja Katolik merupakan kendala paling besar bagi kesatuan jemaat-jemaat Kristen di dunia.

PRINSIP HIERARKI
Pertanyaan yang paling pokok ialah, apa sanksi bagi mempertentangkan hierarkies, dan dimana dalam Kitab Suci dikatakan bahwa Yesus mendirikan hierarki sebagaimana terdapat di dalam Gereja Katolik sekarang? Struktur hierarkis Gereja Katolik sekarang terdiri dari dewan para Uskup dengan Paus sebagai kepalanya, dan para imam serta diakon sebagai pembantu para Uskup. Dalam Kitab Suci belum atau tidak ada struktur kepemimpinan yang terdiri dari Uskup, imam, dan diakon. Peranan Petrus di antara para rasul tidak sama dengan kuasa dan kedudukan Paus sekarang ini.
Maka pernyataan “atas penetapan Ilahi, para Uskup menggantikan para Rasul” harus dimengerti dengan baik. Yang dimaksudkan ialah bahwa dari hidup dan kegiatan Yesus timbullah kelompok orang yang kemudian berkembang menjadi Gereja, seperti yang dikenal sekarang. Proses perkembangan pokok itu terjadi dalam Gereja perdana atau Gereja Para Rasul, yakni Gereja yang mengarang Kitab Suci Perjanjian Baru. Jadi, dalam kurun waktu antara kebangkitan Yesus dan kemartiran St. Ignatius dari Anthiokia pada awal abad kedua. Secara prinsip terbentuklah hierarki Gereja sebagaimana dikenal dalam Gereja Katolik sekarang. Yang disebut awal perkembangan hierarki adalah kelompok ke-12 Rasul.
Dengan demikian bahwa yang dimaksud dengan hierarkis dalam Gereja Katolik sudah jelas, dan tidak dipertentangkan, dan setiap pertentangan dan perlawanannya jelas melawan hukum konsili yang suci.
Semoga penjelasan singkat ini bisa memperjelas posisi kita sebagai umat Katolik, dan tentu saja penjelasan ini masih dan jauh dari sempurna, tetapi dianggap cukup sebagai penjelasan awal.

(Sumber: Hati Kudus Yesus Newsletter 24 Juni 2007)
(Penulis: Yudhit Ciphardian, dari buku Iman Katolik, KWI, 1996)

Jalan Keluar

Semua manusia memiliki masalah, kecuali dia yang memiliki jalan keluar dan berkenan kepada-NYA

A WAY OUT logo_tag CMYKDari pagi sampai sore saya menikmati kerja dan kerja. Hampir setiap hari dibenturkan dengan masalah, mulai dari paling ringan sampai berat, dan sebagai decision maker atau pengambil keputusan saya berusaha melakukan problem solving yang menguntungkan semua pihak atau win win solution. Walaupun kadang kala tidak sesuai dengan hati nurani saya, tapi apa boleh buat the show must go on dan semua pihak harus happy.
Masalah yang saya hadapi biasanya saya bagi dalam beberapa kategori. Pertama, tentu saja kategori resiko, seberapa besar resiko yang saya ambil, karena terus terang saya bukan risk taker, semakin besar resikonya saya makin menurunkan responsibilitasnya sampai kadang mencapai kata “tidak”. Sebaliknya kalau tidak ada resiko atau resiko kecil maka selalu saya delegasikan, di sini memang delegation of authority sangat diperlukan.
Kedua, adalah menyangkut tanggung jawab baik nilai materi maupun moral. Kalau jumlah atau nilainya besar sekali saya suka melibatkan banyak orang (tanggung renteng)
Ketiga, kalau masalah non teknis. Di sini paling susah, apalagi ada urusannya dengan SDM, rumit sekali karena melibatkan perasaan, sentimen dan emosi. Disini saya perlu konsultan(Singkatan dari Kongkonane wong kesulitan kata temanku).
Tetapi, di luar kisah di atas saya rasa masalah rumah tangga juga cukup rumit, apalagi sudah menyangkut pihak ketiga, keluarga dan pernik pernik masalah, yang sebenarnya tidak ada masalah bisa dijadikan masalah.
Saya sependapat bahwa masalah keluarga ada baiknya diselesaikan internal, melibatkan pihak ketiga biasanya memperkeruh keadaan, kecuali memang kondisi tidak memungkinkan.
Tindakan preventif dengan meningkatkan komunikasi, saling menghormati, percaya dan tidak curiga sungguh berperan, tapi kalau benang sudah ruwet, silent is golden, mengambil keputusan apapun pasti salah. No other way, just silent. Biarlah waktu yang membantu. Tentu saja tidak tinggal diam, yang perlu adalah jauhkan emosi, gelap mata, kesombongan dan egoisme lalu diisi gantinya dengan banyak berdoa, selalu hadir di gereja, mohon petunjuk Tuhan. Hati-hati kalau curhat atau cerita karena bisa jadi bumerang. Bisa diambil jalan terburuk demi menghasilkan yang terbaik.
Berbahagialah kita yang dikaruniai kebahagiaan dan selalu memiliki jalan keluar, sehingga masalah bisa diatasi, cuma bagaimana menemukan jalan keluar itu yang perlu dipikirkan.
Buat keluarga-keluarga yang mempunyai masalah, jangan mengeluh : Oh Tuhan mengapa aku punya masalah besar, tetapi katakanlah masalah jauhlah dari diri kami, karena kami mempunyai Tuhan yang Maha besar.
Semoga kita semua dilindungi, ditolong dan diberkati oleh rahmat cinta Kasih Allah Bapa agar kita berkenan dan bisa mencari jalan keluar setiap kali kita terjebak masalah.
Salam dan doa mengiringi terima kasihku buat Allahku dan buat sahabat-sahabatku.

Data

Awal suatu perencanaan adalah data (Franklin DR)

legacyDataSourcesRapat kerja sudah mau dimulai, pemimpin rapat minta semua peserta rapat koordinasi menyiapkan diri karena durasi rapat hanya 45 menit saja. Ketika pimpinan menanyakan hal DATA ternyata semua hadirin tidak punya atau tidak bawa! Dan beliau menskors rapat 15 menit agar semua yang hadir dalam rapat siap dengan data.
Waktu rapat dilanjutkan dan tepat 45 menit rapat ditutup dan dalam waktu 1 menit sekretaris sudah membagikan print out notulen rapat untuk ditandatangani pimpinan rapat dan seorang yang hadir. Sekretaris bingung juga mengapa sang pemimpin bisa begitu cepat menyiapkan data, sedangkan saya saja belum. Pemimpin rapat menjelaskan bahwa sekarang saya menggunakan “dropbox” bisa dilihat dan download di http://www.dropbox.com. Di sana aplikasi penyimpanan data bagus sekali disiapkan oleh Google untuk kepentingan kita.
“Data base” memang menjadi satu langkah kita bisa berbicara banyak. Saya sendiri menggunakan banyak bantuan mulai dari laptop dengan dua hardisk, buku diary, catatan jadwal, catatan olah data dan catatan komunikasi masih dibantu oleh 2 orang sekretaris, sekretaris pribadi dan corporate secretary, tapi sering juga miscommunication karena kehilangan data.
Data yang saya gunakan tentu untuk kepentingan perusahaan, karena untuk pribadi tidak terlalu banyak, cuma karena sudah uzur dan tua, pelupa dan sering pikirannya hang jadi tidak bisa bekerja maksimal, memulai dari kelemahan tersebut saya mulai mempelajari Data Base secara baik.
Data Base yang saya maksud bisa dibagi dalam beberapa kategori :
1) Data Base mati (Expired) : data yang sudah tidak digunakan tapi tetap update karena suatu saat masih dipakai.
2) Data Base Aktif : data yang terus diupdate karena masih digunakan
3) Data Base Hidup : data yang terus berkembang seperti gerak amuba dan tidak boleh putus.
4) Data Base Link : data base orang lain yang kita ambil sebagai komunikasi kita (termasuk contact)

Bagi kehidupan kita khususnya para Pengabar Injil, data sangat diperlukan, misalnya untuk seorang pastor minimal memiliki data 10 khotbah ke depan, 10 case study, 10 motivasi, 10 kata-kata indah dan lain sebagainya.
Kita semua tidak terhindar dari data, karena hasil penelitian menunjukan bahwa otak manusia hanya digunakan sekitar 5 sampai maksimum 10 persen saja. Jadi, masih banyak kesempatan kita tingkatkan daya kemampuan kita.
Semoga kita semua diberkati oleh Kasih Karunia Allah, sehingga dengan memanfaatkan data yang kita miliki, kita bisa membantu menyelamatkan dunia.

Laptop

Sebagai bagian dari kehidupan, Laptop itu menjanjikan komunikasi tercepat.

Selamat menikmati Tahun baru
Sahabat-Sahabat dimanapun anda berada,
Selamat Tahun Baru 2013, semoga berkat berlimpah menaungi anda semua.

toshiba-qosmio-x300-16c-17-inch-gamer-laptop-006Saya menyelesaikan studi di bidang Teknik Sipil Universitas Trisakti tahun 1982, saat itu di tanganku ada sebuah laptop kecil merk CASIO type PB 1000 dengan kapasitas memori 1000 KB dan RAM 128 KB, tapi saat itu serasa sudah paling top dalam jenis laptop. Waktu berjalan begitu cepat melalui suatu evolusi yang bagaikan terbang, kini menggunakan IPAD 64 GB, dengan RAM 2 GB, ditambah dengan turbo operation. Kalau dulu melakukan perhitungan matrix bisa 3 hari lamanya sekarang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari sedetik. Demikian cepatnya perkembangan teknologi komputer membuat kita tercengang dan terpesona. Di sini membuktikan bahwa manusia itu memiliki kemampuan yang luar biasa sekali. Bukan saja di bidang teknologi tetapi juga dalam bidang ekonomi sosial dan politik.
Tahun 2003, saat memperingati 40 tahun Konstitusi Liturgi saya mengajak seluruh komponen gereja dan umat, bagaimana mengaplikasikan penggunaan komputer bagi pengembangan pengabaran Injil sebagai kabar gembira dengan menggunakan teknologi informasi.
Memasuki tahun 2013, sepuluh tahun berlalu, sekarang kita sudah bisa menikmati Alkitab Elektronik, Puji Syukur dan kitab-kitab lain dalam bentuk elektronik.
Berbicara tentang teknologi informasi yang begitu cepat, apa untung ruginya. Kalau untungnya saya rasa kita semua sudah tahu dan jelas apa lagi yang menggunakan hardware canggih, tentu semuanya jadi serba cepat.
Di sini saya akan mengajak sahabat, dalam rangka memasuki tahun baru 2013, untuk mempersiapakn diri kita agar berjalan bergandengan tangan dengan teknologi komputer.

1) Menurunnya daya ingat :
Saat sepuluh tahun lalu saya bisa menghafal seluruh nomor telepon para sahabat di luar kepala, begitu ingat namanya, langsung aku bisa menyebut nomor telepon, alamat rumahnya sekarang semua sudah masuk dalam kontak dan just klik langsung kita dial nomor orang yang dituju, bisa juga kita pakai voice call just sebut nama saja maka telepon kta akan menghubungi orang yang kita cari. Untuk mengatasinya tidak susah, kita harus kembali belajar menghafal nomor telepon sehari cukup 2 atau 3 nomor sahabat kita.

2) Kehilangan CINTA
Percaya tidak bahwa kalau suami istri sekarang jarang omong atau bicara, lebih suka pakai BB, sampai ada istilah yang diberikan kepada BB bahwa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
Sebenarnya Komunikasi merupakan sumber suka cita dan dasar-dasar cinta. Demikian lajunya teknologi komunikasi maka cinta dengan sendirinya akan ditinggalkan. Semuanya akan berbicara di dunia maya saja dan CINTA akan berubah menjadi bahasa binari, senyum berubah menjadi 🙂 dst. Satu-satunya jalan kita harus mengembalikan cinta sejalan dengan komunikasi. Biarkan komunikasi tatap muka menjadi harapan kita kembali.

3) Bosan berbicara
Rasanya malas kalau mau telepon cukup bb atau sms saja, karena komunikasi verbal sudah sangat membosankan dan jenuh untuk dilaksanakn. Kalau berbicara saja sudah malas bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik. Untuk mengatasinya kita coba belajar mau saling berbicara, menelepon dan biar kasih kesempatan untuk orang bisa curhat

Sekali lagi selamat memasuki Tahun Baru 2013, berjuta sms dan BBM saling melintas di udara, sudah tidak ada telepon untuk bicara, tidak ada kartu natal, tetapi saya yakin bahwa kita semua mau belajar, bagaimana bertemu dan bertelepon mengucap salam.

Pasar (2)

Sebagai pusat jual beli, pasar bagian dari kehidupan kita dan berdayaguna.

Carrboro-Farmers-Market (1)Pagi-pagi sekali, saya diajak istri saya menuju Pasar Grogol, Jakarta Barat untuk berbelanja daging dan keperluan makanan lainnya. Cuaca pagi hari cerah sekali dan memberikan kesegaran sendiri. Pasar Grogol berlokasi di Jalan Dr. Muwardi Raya. Cukup strategis lokasinya bagi warga yang ingin berbelanja untuk masak di rumah atau untuk kepentingan dagang.Berbagai macam pasar kita kenal, baik traditional, modern atau pasar modal dan pasar fisik, termasuk mall dan supermarket, tapi tidak termasuk pasar maya atau E-buy.
Sambil duduk menikmati Soto Mie (kuliner) aku menikmati krodit dan bisingnya pasar, lalu dalam hati aku berfikir bahwa Tuhan memang sungguh baik. Dia membentuk komunitas sosial ini agar manusia bisa menikmati suka-cita melalui keuntungan masing-masing. Wajah pembeli maupun pedagang semua penuh senyum. Saya merasa bahwa semua usaha apapun yang membahagiakan orang dan mempermudah PERTEMUAN orang, merupakan usaha baik dan mulia.
Sempat terjadi dialog singkat dengan penjual Soto Mie. Beliau sudah lebih 15 tahun berdagang bahkan sejak orang tuanya. Anak-anaknya sudah kuliah semua dan ungkapnya bahwa beliau senang sekali berdagang di Pasar Grogol dan menikmati suka-cita dalam hidupnya.
Kebahagiaan dalam suatu komunitas sosial merupakan bagian dari penyelamatan dunia, memberikan sumber kehidupan baik, bagi pihak-pihak yang terlibat. Bagaimana dengan pasar dalam hati kita, yang tiap hari juga terjadi transaksi (Pasar 1),
Dengan memasuki tahun baru 2013, marilah kita membentuk komunitas sosial yang bisa saling membahagiakan dan saling memberi suka cita. Apapun bentuknya baik dalam lingkungan, kelompok koor atau kelompok arisan, semua harus bisa menghasilkan suka cita besar.
Semoga Tuhan melindungi, menolong dan memberkati kita semua, terutama memberi damai sejahtera, kesehatan dan kesuksesan.

Curiga

Untuk menghilangkan rasa curiga terhadap pasangan kita adalah dengan bersama-sama membangun kepercayaan, dan kepercayaan itu hanya bisa dibangun dengan cara sederhana, yakni kita menjadi orang yang sama di manapun kita berada, kita juga perlu menjaga agar apa yang kita pikirkan sama dengan apa yang kita katakan dan kita lakukan.

Suspicious-MindsDari hasil penelitian para ahli bahwa dari bangun di pagi hari hingga kita tidur malam hari, lebih dari sebagian besar kita berhubungan dengan komunikasi, baik dengan istri, anak, teman mulai dari SMS, telepon, BBM sampai bicara langsung. Distorsi yang paling dominan adalah curiga.
Komunikasi antara suami-istri, baik melalui kemampuan interpersonal untuk mengekspresikan suatu keinginan, baik verbal atau non verbal, memang harus diikuti rasa cinta dengan demikian kepercayaan akan dibangun dengan dasar yang kuat, bukan berdasarkan unsur keterpaksaan atau dipaksa.
Suatu Organisasi juga demikian harus dibangun dengan dasar kepercayaan, sehingga jika ada ganjalan curiga, maka pemimpinnya harus jeli dan peka. Jangan sampai curiga meluas dan membangkitkan gosip meluas dan akhirnya merusak organisasi itu sendiri.
Semoga kita semua bisa diberikan suatu dasar kemampuan untuk membangun kekuatan komunikasi, yang membangkitkan kepercayaan agar dapat menghilangkan rasa saling curiga. Tuhan melindungi, menyayangi dan memberkati kita semua.

Telinga

Barang siapa yang bisa berkata-kata, bisa menulis dan bisa bertutur sapa dengan baik, sebenarnya dia adalah pendengar yang sempurna. (Adharta)

marauz_good_listeningBersama teman baik saya Bapak Soetadi, kami selalu mengisi waktu senggang kami dengan penuh canda dan tawa, salah satu candaan kami adalah tentang nama :

Soekarno :
Soe artinya baik
Karno artinya TELINGA (bahasa jawa kuno)
Pengertian dan harapan menjadi orang yang mau mendengar
(mendengar suara rakyat setelah beliau jadi president pertama RI)

Soetadi :
Soe artinya baik
Atau tadinya baik
Pasti semua tertawa, tetapi kata Bapak Soetadi : “benar sekali, tadinya baik sekarang lebih baik lagi ”
(Salam hormat buat Bapak Soetadi)

Telinga adalah sebuah indra pendengaran yang diberikan Tuhan kepada kita, dan termasuk paling canggih diantara indra lainnya, karena peralatannya yang luar biasa, yang sekaligus berfungsi sebagai keseimbangan tubuh kita. Jadi, kalau ada gejala vertigo, sudah pasti itu gangguan telinga. Anak yang tidak bisa jalan, suka jatuh, suka nabrak, demikian juga yang susah bicara kebanyakan ada gangguan telinga.
Telinga menjadi sangat penting, berarti dan berguna saat kita mulai memperhatikannya, karena itu memang nama Soekarno sangat bermakna. Pendengaran memang harus dilatih, bukan saja secara fisik mendengar tetapi juga mendengar dalam arti kata yang lebih luas, termasuk kepekaan yang harus dimiliki oleh orang bijaksana.
Barang siapa yang bisa berkata-kata, bisa menulis dan bisa bertutur sapa dengan baik sebenarnya dia adalah pendengar yang sempurna.
”Pasanglah terlingamu dan dengarkanlah AKU” (Yesaya 51:4).
Dan seorang pemaaf hanya dan hanya bisa memaafkan kalau memiliki pendengaran yang baik, seorang pendengar yang baik akan mengatakan bahwa “Memaafkan tidak merubah masa lalu, tapi membuat masa depan menjadi lebih indah”.
Kalau kita membaca ayat-ayat Alkitab apa bedanya dengan membaca novel? Saat kita membaca ayat-ayat Alkitab itu sebenarnya kita mendengar Tuhan berbicara langsung kepada kita. Oleh karena itu, kita menulis ATT (Alkitab Tulis Tangan) sama dengan memperjelas suara Tuhan yang didengar oleh telinga hati kita, supaya suara Tuhan jelas kita perlu membaca dan atau/ menulis ayat-ayat Alkitab dalam suasana doa, hening dan konsentrasi, karena tidak boleh salah baik membaca maupun menulis.
Selamat menikmati Hari Minggu terakhir 2012. Salam dan berkat Tuhan menyertai kita.

Penampilan

Orang pintar tidak pernah menyebut dirinya pintar, dia cukup tampil dengan penampilannya.

appearanceTerang itu tidak mungkin disembunyikan, pelita pun ditaruh di atas kaki dian supaya cahayanya bisa dinikmati. Ungkapan perumpamaan dan banyak kondisi menganjurkan manusia agar tidak statis melainkan harus dinamis dan gerakannya harus tampil agar cahayanya bisa dilihat orang. Kamu harus menjadi garam dunia, kalau garam sudah tawar apa yang terjadi? Paling dibuang dan diinjak-injak orang. Karena kita diibaratkan garam, maka harus bisa tampil sehingga bisa dinikmati rasanya oleh sesama kita. Dimana saja dan kapan saja sebenarnya kita dibutuhkan. Siapa yang merasa tidak dibutuhkan ini yang perlu menjadi pertanyaan.
Penampilan menjadi penting dimulai dari hal terkecil, yaitu cara berpakaian, make up (dandan atau berias untuk wanita), lalu meningkat ciri kepribadian, sopan santun, kewibawaan sampai kepada maju menjadi seorang pemimpin.
Kalau kita lihat orang-orang sukses dalam catatannya adalah orang yang berani tampil ke depan sekaligus merebut peluang yang lewat di sisinya.
Bagi para orang muda seperti kutipan kata Bung Karno
“1000 orang tua hanya mimpi, tapi 1 orang muda bisa membangun negara”, tapi dengan catatan dia harus mau tampil dan tentu saja penampilannya baik.
Bagaimana OMK bisa maju dan tampil kalau Gereja sedang bermuram durja menanti penampilanmu untuk membangun Gereja, membangun umat, dan membangun lingkungan untuk kita semua, termasuk untuk bangsa dan negara dan untuk Kerajaan Allah di atas bumi.
Sebuah organisasi apa saja, misalnya, sebuah perusahaan pasti memerlukan sumber daya manusia, yang bisa tampil ke depan apalagi menjadi pemimpin. Dalam hal ini saya setuju bahwa terang itu tidak bisa ditutup-tutupi.
Ada seorang sahabat saya orangnya pintar dan rajin, tetapi diantara kawan-kawan saya, dia paling tidak sukses. Setiap kali kalau ketemu saya dia selalu mengeluh katanya teman-teman lain itu bodoh karena tidak mau pakai tenaga dia. Dia mampu membangun perusahaan dan mampu memimpin perusahaan.
Termasuk saya pun dianggapnya kurang pintar (“bodoh”) tidak bisa atau tidak mau memakai dia dan memanfaatkan keahliannya.
Dalam hati, saya tertawa bahkan bertanya, siapa yang tidak bisa membaca apakah ini dia atau saya. Tapi saya tidak mau mencela dia, cuma saya bilang
“orang pintar tidak pernah menyebut dirinya pintar, dia cukup tampil dengan penampilannya”
Tadi saya nonton cuplikan Kick Andi. Terus ada tulisan begini :
“Telor busuk itu terapung, tapi telor bagus itu tenggelam”, tapi ibu saya cukup memegang telur dan dia tahu mana telor baik atau busuk. Tukang telor harus melihat di cahaya matahari atau lampu, tapi ada orang yang memecahnya lalu diciumnya apakah baik atau busuk. Menurut Anda apakah orang ini orang pintar?
Selamat kepada sahabat-sahabat saya, kita semua dinanti penampilannya bukan saja oleh sesama tetapi juga oleh Tuhan. Semakin terang cahaya Anda, Tuhan semakin memberkati.