Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Aku!
Saya hadir di sebuah pertemuan Persatuan Alumni Mahasiswa sebuah perguruan tinggi, yang dihadiri sekitar 400 orang. Yang menarik sekali adalah tema yang diambil dan ditulis di back drop : “Peringatan Kebersamaan dalam Kenangan”. Saya teringat kata-kata saat konsekrasi : “Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Aku!”
Sungguh luar biasa pertemuan alumni mahasiswa agama tertentu ini, karena juga dihadiri oleh mahasiswa perwakilan agama lain. Suasana keagamaan kental sekali dan persahabatan yang bagus. Reuni atau pertemuan ini dijadikan peringatan tahunan. Hal menarik lainnya adalah mereka mengungkapkan hal-hal yang kurang di masa lalu lalu ada upaya memperbaiki ke depannya. Misalnya, acara yang tidak melibatkan para dosen dan dekan, termasuk civitas academika yang lain. Ada satu hal yang menarik, yaitu mereka memberikan santunan kepada mantan tukang foto copy yang sekarang usianya sudah lebih 60 tahun, sedangkan reuni ini dibatasi antara tahun 1970-1990.
Peringatan ulang tahun seperti kelahiran, perkawinan, kematian keluarga, dan macam-macamnya memang membawa kesan tertentu. Peringatan artinya memperingatkan kita akan sesuatu hal penting. Itu bisa dalam bentuk kenangan, keberhasilan, bahkan sampai kesulitan dan kesengsaraan. Semua yang perlu mengingatkan kita untuk menjadi baik adanya. Kalau di kantor, kadang kita menerima Surat Peringatan (SP) yang gunanya untuk memperingatkan kita atas suatu kejadian yang dapat menurunkan prestasi kita. Di sepanjang jalan yang kita lalui penuh dengan peringatan seperti :
• Hati-hati licin
• Jangan ngebut
• Berbahaya di tikungan
• Kurangi kecepatan
Jadi, hampir dimana-mana kita dikelilingi oleh peringatan! Coba lihat di mobil ada SRS, air bag pasti ada warning, achtung! Peringatan menurut saya sangat perlu, demikian untuk memandu hidup kita mulai dari kita bangun sampai kita tidur lagi dan selamanya. Peringatan memberikan kita suatu pengharapan baik, misalnya di jalan raya supaya kita selamat. Kita memperingati ulang tahun juga demikian, supaya kita ingat ibunda yang melahirkan kita. Tujuan utamanya supaya kita selamat dalam kehidupan kita. Ibunda kita cukup menderita melahirkan kita. Bagaimana kita membalasnya? Apa yang kita berikan kalau beliau masih hidup begitu pun kalau sudah tiada apa yang bisa kita berikan?
Tuhan sendiri juga memberikan kepada kita peringatan-peringatan melalui suara hati kecil kita dan melalui orang-orang yang kita cintai. Melalui peringatan-peringatan yang kita rayakan, khususnya Perayaan Ekaristi, yang setiap minggu buat kita peringati Tuhan kita yang berkorban buat kita.
Semoga setiap peringatan memberikan kita pengharapan. Tuhan memberkati.









