Ramadan

Maraban ya Ramadan…..Ramadhan, sebuah kata yang dikenal oleh hampir semua penduduk Indonesia. Namun bisa jadi hanya orang-orang tertentu saja yang benar-benar tahu apa arti kata tersebut.

s_r01_RTR35A9LRAMADAN berasal dari akar kata Arab ramidha atau arramadh yang berati panas terik matahari yang intens dan kering, terutama tanah. Dari akar yang sama ada ramdhaa, pasir terjemur, dan pepatah terkenal: “Kal Mustajeer Minar Ramadhaa binnar” – untuk melompat keluar dari penggorengan ke dalam api. Dan dalam sebuah hadits Rasulullah (saw) mengatakan: “Shalat Dhuha adalah ketika unta muda dapat merasakan panas matahari pagi.” Dengan demikian, Ramadan disebut untuk menunjukkan sensasi panas di perut akibat kehausan.
Lainnya mengatakan dinamakan demikian karena Ramadhan menghangus dosa-dosa. Beberapa mengatakan dinamakan demikian karena hati dan jiwa lebih mudah menerima nasihat dan mengingat Allah selama bulan Ramadan. Seperti pasir dan batu yang mudah menerima panas matahari. Para perumus bahasa yang indah ini mungkin telah terinspirasi oleh Keagungan Tuhan dalam penamaan bulan Ramadhan ini . Jika tidak, hubungan antara PANAS dan sifat adalah secara ajaib mirip dengan Ramadhan. Sementara panas merupakan hal yang membantu bentuk dan cetakan hampir setiap hal, dari logam dan plastik, untuk tanaman dan sel-sel hidup. Ramadan pasti membantu serius membentuk orang beriman, membentuk kembali, reformasi, dan memperbaharui disposisi fisik dan spiritual dan perilaku.
Maraban Ya Ramadan……Selamat kepada seluruh saudara dan keluarga kita yang merayakan ibadah puasa karena berkat Tuhan sungguh luar biasa mendampingi anda semua. Terutama adalah berkat pengampunan selama bulan Ramadan, di mana semua dosa-dosa dan kesalahan dipunahkan ibarat panas yang membakar semua dosa-dosa kita.

Ada beberapa sahabat di Australia, yang beragama Islam dan mereka juga melaksanakan ibadah puasa tetapi di Australia ibadah puasa tidak terlalu panjang antara 10 jam saja. Kalau di Indonesia sampai 14 jam. Kalau di Amerika bisa 17 jam. Kalau di Rusia bisa 20 jam lebih. Menurut mereka bukan menjadi masalah lamanya berpuasa yang penting niatnya. Ada satu hal yang menarik buat saya dalam filosofi atau pengertian mereka tentang puasa. Sahabat saya yang mengganti nama menjadi Muhamad George mengatakan bahwa puasa buatnya adalah berkat karena tidak semua orang bisa berpuasa. Ada yang bisa berpuasa tetapi tidak menikmatinya. Saya tanya apa nikmatnya puasa? Orang tidak makan apa-apa? Kata beliau tidak demikian, karena selama mereka puasa memang tidak makan makanan fisik, tetapi memberi kesempatan tubuh kita makanan Rohani, yang tidak terpengaruhi oleh makanan fisik. Di sanalah nikmatnya. Biasanya makanan rohani tertutup oleh rasa makan makanan jasmani, akibatnya makanan Rohani terasa hambar dan tiada berarti. Saya cukup tertegun juga. Saya rasa benar karena makanan Rohani dan makanan Jasmani kalau dimakan bareng sifat kita manusia pasti akan memberikan makanan jasmani dahulu, tetapi begitu kenyang makanan Rohani pun dilupakan. Sungguh indah dan penuh makna.

Beberapa hari lalu saya berada di Eropa. Sebagian sahabat kami yang ikut adalah beragama Islam dan saat pertama berpuasa saya ikut memperhatikan mereka. Menurut saya dalam berpuasa hari yang terberat adalah hari pertama dan hari terakhir. Saat menanti hari-hari terakhir inilah cobaan yang paling berat. Saya mendapat email dari seorang suster, yang dalam doanya mohon didoakan agar bisa mempertahankan panggilannya. Saya tidak tahu persis apa yang menjadi beban berat bagi suster tersebut, tetapi saya membalas emailnya dengan harapan dapat mengikuti puasa, karena beban kehidupan akan menjadi ringan saat kita merasakan penderitaan dalam kelaparan. Salah satu DOA yang manjur dan diterima oleh Tuhan adalah DOA orang lapar! Dengan berpuasa itu kita juga mendekatkan hidup kita dengan Tuhan terutama kehidupan rohani. Salah satu DOA yang didengar Tuhan adalah doa orang yang lapar. Dengan pengertian lapar dan haus bukan saja makanan Jasmani tetapi juga lapar dan haus akan makanan Rohani. barang siapa rindu akan Tuhan, doanya juga mudah didengar oleh Tuhan. Semoga Tuhan memberkati semua sahabatku, terutama yang menunaikan ibadah puasa. Salam dan doa

5 responses to this post.

  1. Posted by Fitria Mayangsari_1701294045_01PA2 on December 5, 2013 at 6:13 am

    Ramadhan adalah bulan yang ditunggu tunggu bagi umat muslim dimana merupakan bulan penuh berkah,sebenarnya semua bukan dan semua tanggal serta semua hari adalah berkah cuma dalam ajaran islam memiliki bulan penuh amalan yang dimana setiap perbuatan baik dapat dilipat gandakan kebaikannya yaitu pada bulan ini bulan Ramadhan.

    Reply

  2. puasa mengajari kita untuk selalu sabar, tidak hanya sabar dalam mendapatkan makanan namun juga sabar dalamberperilaku. Tidak sekedar puasa makan dan minum namun segala sesuatu yang berhubungan dengan emosi dan nafsu harus ditahan. Puasa mengajari kita juga bagaimana menjadi orang orang yang tak bisa makan dan mengajarkan banyak nilai moral lainnya. Saya juga setuju kalau puasa yang berat itu hari pertama dan hari terakhir. Hari pertama karena belum terbiasa tanpa makanan, hari terakhir karna rasa yang menggebu-gebu akhirnya puasa telah usai dan diramaikan dengan kemenangan lebaran idul fitri.

    Reply

  3. Ramadhan merupakan suatu sarana bagi ummat islam untuk peduli dan merasakan apa yang dirasakan orang orang yang mungkin kurang beruntung dibanding kita. Tidak makan tidak minum bukan berarti menyiksa kita, karena dalam penelitian dibuktikan bahwa ginjal dan sistem pencernaan kita itu butuh istirahat dari pekerjaannya. Dengan adanya ramadhan ini rasa kekeluargaan dan rasa cinta kasih terhadap sesama serta kesehatan dan mensyukuri nikmat Tuhan akan kita sadari dan dapat kita tingkatkan.

    Reply

  4. Posted by andy widya perdana on March 26, 2014 at 4:03 pm

    karena bulan islam mengikuti gerakan bulan, maka biasanya tahun islam itu jauh lebih pendek dibandingkan dari tahun gregorian, oleh karena itu setiap tahun bulan puasa selalu bergeser ke bulan lebih awal, efek sampingnya adalah ya sekarang giliran australia yang dapat bulan puasa di musim dingin yang harinya pendek, padahal 5 tahun lalu mereka yang dapat hari puasa panjang. sama seperti amerika yang sekarang dapat giliran bulan puasa panjang

    Reply

  5. Posted by Rengga Aditya Prawira on March 26, 2014 at 4:24 pm

    Ramadhan adalah hari besar bagi umat islam karena pada hari tersebut doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan niscaya akan dikabulkan, dan pahalanya pun akan dilipatgandakan. Dalam berpuasa kita memang kita diajarkan untuk menahan nafsu untuk tidak berbuat dosa dan diajarkan untuk berbuat kebaikan. Dan semakin banyak kita berbuat kebaikan maka makin banyak pula pahala yang akan kita dapatkan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: