Kenangan (2)

Kenangan baik dan indah selalu mendorong kita untuk maju, tetapi kenangan yang tidak baik selalu membuat kita down dan memerlukan tenaga untuk bangkit demi memperbaiki hidup kita (Djokopranoto)

hidup-dalam-kenanganMembaca buku sahabat saya Djokopranoto dengan judul Misteri Api Pencucian telah menarik hati saya. Teman-teman boleh juga ikut membacanya bagi yang beragama Katolik. Awal tulisan beliau mengenai kunjungan beliau dan istrinya ke Turki. Merela melihat sebuah bukit dimana ada rumah bekas tempat tinggal Ibunda Yesus, yaitu Maria. Penemuan tempat ini berkat penampakan Beata Anne Catherine Emmerich, seorang suster berkebangsaan Jerman. Suster ini menerima anugerah khusus dari Tuhan antara lain dalam bentuk stigmata dan kemampuan penglihatan dan penampakan hal-hal masa lalu, yang akan datang dan lain-lain. Salah satu penampakan yang dialaminya adalah tentang penampakan tentang kehidupan Maria di masa lalu. Melalui penampakan itu lalu diadakan ekspedisi penyelidikan sampai menemukan rumah bekas Maria tinggal. Ternyata semua kenangan itu masih ada, seperti pakaian-pakaian, buku-buku tulisan tangan, dan catatan-catatan. Ekspedisi pencarian yang diprakarsai beberapa gereja itu tidak mudah menemukan tempat tersebut karena sangat tersembunyi, tetapi berkat penglihatan Suster Emmerich yang menuntun mereka akhirnya berhasil juga. Dalam buku yang ditemukan ada juga yang mengkisahkan penampakan beliau tentang Api Pencucian.

Sangat disayangkan minggu lalu saya berada di Turki, tapi tidak sempat mengunjungi tempat tersebut. Saya hanya sempat mengunjungi Aya Sofia, sebuah Katedral Gereja Katolik, yang kemudian menjadi Mesjid Agung dan kini menjadi museum. Bangunan yang dibangun pada abad ke-14 sekitar tahun 1400, atau lebih kurang sudah 1600 tahun lalu telah banyak memberikan sisa-sisa kenangan masa itu. Hampir semua bangunannya masih original, hanya ada beberapa yang dipugar kembali, seperti kondisi gereja menghadap Jerusalem. Sedangkan pada saat dibangun Mesjid pada tahun 1600 harus menghadap Kabah jadi ada pergeseran sekitar 5 derajat sesuai penjelasan tour guide kami.

Sore ini seorang sahabat saya mengajak berdiskusi sedikit tentang dimensi kehidupan. Menurut catatan saya dalam referensi bahwa kehidupan manusia ada banyak sekali dimensinya, tetapi saya baru mendapatkan catatan 7 dimensi manusia, seperti dimensi panjang, lebar, tinggi, ruang, rasa, tempat atau ruang dan dimensi komunikasi. Roh tidak memliki dimensi atau dimensinya di luar kemampuan manusia, tetapi menurut saya ada satu dimensi yang bisa bergesekan adalah dimensi komunikasi. Lalu, diskusi juga mengenai makna kematian. Apakah hanya meninggalkan kenangan ataukan ada tugas lain yang lebih penting lagi? Menurut hemat saya bahwa semua manusia pasti akan mati, tetapi kematian bukan akhir dari segalanya. Justru kematian adalah tugas awal penyelamatan dunia dimulai. Mengapa demikian? Perutusan manusia hanya akan selesai pada saat kehidupan kekal secara bersama, yaitu setelah semua manusia tidak ada di muka bumi. Secara dimensi waktu tentu dihitung lama, tapi bagi Tuhan bukan begitu. Demikian sulitnya pengertian itu sehingga terciptalah Sorga dan Neraka sebagai tempat sementara manusia.
Yang pasti suatu saat kita semua akan berkumpul kembali tanpa diikat ruang, waktu, tempat dan rasa lagi.
Kenangan menjadi bagian yang unik dari kehidupan manusia, karena tidak mungkin dilupakan dan akan tetap tinggal dalam memori kita sampai kita mati nanti. Ada yang bisa merobah kenangan masa lalu? Tidak ada yang bisa jawabnya tetapi kenangan itu maknanya bisa dirubah. Misalnya suatu kenangan pahit kita, semasa kecil, dipukul oleh ayah. Kita dendam, benci dan sakit hati berkepanjangan tetapi kenangan pahit itu maknanya berobah menjadi manis sekali saat kita dewasa. Kita memiliki anak dan cucu, maka rindu sekali akan pukulan tersebut. Hal ini aneh sekali tetapi memang demikian adanya.
Kenangan menurut beberapa ahli mendapat tempat secara khusus disimpan dalam otak kita. Ia secara random bisa dikeluarkan kembali walau tersimpan bertahun-tahun, sampai kita sudah tidak ada di bumi lagi. Kisah Bapak Djokopranoto dalam bukunya “Api Pencucian” cukup menggugah saya. Kalau kenangan Maria hilang setelah dia mati? Bagaimana Suster Emmerich bisa melihat dengan nyata kehidupan Maria? Artinya ada transfer kenangan dari Bunda Maria yang bisa dilihat oleh Suster Emmerich. Oleh karena itu, saya tertarik dengan pendapat Professor Dr. Monash bahwa sebenarnya kenangan itu bukan disimpan di otak saja, tetapi juga disimpan dalam alam sadar. Kekuatannya sungguh luar biasa. Ada benarnya juga karena manusia memang dalam tubuh manusia tersimpan tenaga yang sungguh besar tetapi di bawah alam sadar. Saat tertentu bisa dikeluarkan bahkan sangat dahsyat kekuatannya. Di mana tenaga dan kenangan itu disimpan? Saya sendiri tidak tahu.
Ada suatu saat kita bertemu seseorang. Kita kenalpun tidak, tetapi kita sudah membencinya. Kita tidak suka dan bahkan seakan-akan dia musuh kita. Atau sebaliknya kita ketemu seseorang dan dia begitu menarik hati dan sungguh menyenangkan kita. Kata orang bahwa di kehidupan sebelumnya kita pernah bersamanya. Jadi kalau dulu kita bermusuhan dibawa juga sampai kehidupan sekarang. Semoga tidak benar ya.
Semoga semua kenangan kita, baik buruk, susah senang, pahit manis, akan memberikan makna baik bagi kehidupan kita sekarang. Salam dan doa.

10 responses to this post.

  1. Posted by Fitria Mayangsari_1701294045_01PA2 on December 5, 2013 at 7:11 am

    “Kenangan baik dan indah selalu mendorong kita untuk maju, tetapi kenangan yang tidak baik selalu membuat kita down dan memerlukan tenaga untuk bangkit demi memperbaiki hidup kita”
    Begitulah kutipan yang terdapat dalam artikel ini bahwa benar adanya kenangan sangat berpengaruh dalam kehidupan.Namun kenangan tak selalu baik adanya adapun kenangan yang kurang baik(buruk),disinilah peran kedewasaan sangat diperlukan dalam menghadapi ini.

    Reply

  2. Posted by maria sefani on December 5, 2013 at 8:40 am

    setiap kenangan menyimpan berbagai macam misteri yang dikemudian hari akan muncul kembali ke permukaan dan menjadi hal yang menarik untuk diteliti dan di pelajari karena keingintahuan manusia. dan kenangan juga akan menjadi sumber motivasi dan ppembelajaran untuk kita semua.

    Reply

  3. kenangan kala manis dan kadang pahit,kenangan susah untuk kali dilupakan .seperti saya yang suka “galau” akibat mengenang kenangan masa masa manis dengan pacar saya pada saat sma

    Reply

  4. Kenangan ada beberapa bagian, salah satunya kenangan buruk, jadikan kenangan buruk itu sebagai pengalaman anda untuk menjadi lebih baik.

    Reply

  5. Posted by Muh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015 on January 16, 2014 at 6:15 am

    Kenangan bisa menjadi sesuatu yang sangat berharga bila kita bisa memetik pelajaran darinya, itulah gunanya Tuhan menciptakan otak ke tiap manusia agar kita tidak hanya berpikir namun juga mengingat.

    Reply

  6. Posted by Sutikno Maysen on January 16, 2014 at 12:45 pm

    Kenangan merupakan hal yang terindah atau berharga yang tersimpan dihati, dan sebaliknya, kenangan buruk akan menjadi pengalaman kita.

    Reply

  7. setiap orang mempunyai kenangan, ada kenangan yang buruk , dan ada yang baik.
    seandainya kita ingin melupakan kenangan yang buruk. semakin kita mencoba melupakannya, maka semakin jelas kenangan yang ingin dilupakan.

    Reply

  8. Kenangan menjadi hal yang dapat diingat hingga saat ini. Biarlah kenangan yang baik kita ingat dan bagikan kepada orang lain, sebaliknya kenangan yang buruk dijadikan pedoman untuk memotivasi diri kita agar lebih baik.

    Reply

  9. Posted by Yosua Setiawan 04PAW on March 24, 2014 at 1:09 pm

    Kenangan membuat kita ingat masa lalu dan seperti apa kita dulu. Kenangan akan membuat kita sebagai patokan untuk merubah hidup kita dan juga membuat hidup kita menjadi lebih baik. Dengan itu kita harus membuat kenangan buruk sebagai pelajaran hidup kita dan kenangan baik sebagai pemacu perubahan diri kita.

    Reply

  10. Posted by Dita Ariska on March 26, 2014 at 3:58 pm

    kenangan selalu menjadi hal penting didalam hidup manusia. setiap kenangan selalu mempunyai makna yang berbeda-beda dalam hidup kita. kenangan baik selalu memberikan kebahagiaan dan kenangan buruk bisa kita ambil pelajarannya agar bisa memperbaiki di kedepannya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: