Author Archives: adharta

Unknown's avatar

About adharta

Be positif

Connecticut

FeatureImageAksi penembakan brutal terjadi di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut, AS, pada Jumat (14/12) waktu setempat (Sabtu pagi 15/12 waktu Jakarta) Penembakan ini menewaskan total 27 orang, terdiri atas 20 anak-anak dan 7 orang dewasa termasuk pelaku. Pelaku penembakan yang masih berusia 20 tahun, Adam Lansa, masuk ke dalam ruang kelas dan melepas tembakan secara membabi buta, kemudian bunuh diri.
Selamat pagi di akhir pekan! Semua sahabat, mari kita berdoa sejenak buat anak-anak kita, yang menjadi korban penembakan di Connecticut Amerika Serikat.
Berita di atas sangat mengejutkan hati. Bayangkan anak-anak yang masih polos dan lugu harus menjadi korban kekerasan oleh orang gila. Sejam setelah peristiwa itu terjadi demonstrasi di Gedung putih menuntut presiden Barrack Obama untuk membatasi dan mengawasi peredaran senjata!
Kita di Indonesia sebagian besar tidak mengambil peduli, tetapi beberapa Gereja langsung mengadakan kebaktian penghormatan arwah, sekaligus pernyataan soidaritas. Terus terang saya juga sedih sekali dan sangat tersentuh karena mendengar berita ini. Bagi saya ini berita biasa yang menjadi luar biasa karena dilakukan terhadap anak-anak yang tidak berdosa, masih mempunyai masa depan yang terbentang luas, serta juga masih tidak tahu apa-apa tentang kekerasan.
Di sisi lain yang membunuh sudah bunuh diri, habislah sudah tidak ada yang dituntut. Pertanyaan yang datang berulang-ulang adalah mengapa harus terjadi? Mengutip ucapan Wali Kota Connecticut setelah kejadian. Mr. Dan Malloy yang mengatakan bahwa kota kita dikunjungi Iblis! Pembunuhan massal mengingatkan kita akan peristiwa Jim Jones yang mengajak umatnya 200 orang lebih meminum racun sianida dan masih bisa kita saksikan dalam perjalanan sejarah terjadi pembunuhan dengan senjata.
Hidup kita dipenuhi oleh kekuatan-kekuatan yang berada di luar kontrol manusia, seperti faktor kejiwaan, faktor tekanan, dan yang kita namakan pengaruh kuasa gelap atau kuasa kegelapan. Hal ini perlu kita pelajari dengan sadar bahwa kejadian tersebut bisa sewaktu-waktu terjadi dalam keluarga dan dalam lingkungan kita. Untuk itu kita tidak henti-hentinya berdoa mohon perlindungan Tuhan agar kita terhindar dari segala malapetaka.

Demo

Menyampaikan aspirasi dengan melakukan demonstrasi atau demo.

flag_1580855Saya terjebak kemarin pagi di Slipi mau menuju ke Twin Hotel untuk Breakfast. Jalan Tol Slipi Cawang ditutup, yang sudah terlanjur masuk terpaksa putar balik melawan arus. Bayangkan dari Jembatan Grogol sampai Taman Anggrek sudah 2 jam lebih. Arus dari Cawang ke Slipi juga mengalami hal yang sama. Akhirnya seluruh jalan tol lewat dari dan ke gedung MPR-DPR ditutup, sehingga semua pengguna tol harus putar melawan arus. Anehnya tidak ada warning sama sekali peringatan pemerintah daerah. Presiden yang menuju ke gedung MPR-DPR harus keluar tol dan dijemput dengan pesawat helikopter.
Melalui siaran pandangan mata Radio Elshinta, aku memantau bahwa ada Demo besar-besaran di Gedung MPR-DPR mengenai keputusan pemerintah perihal Peraturan Otonomi Daerah. Pendemo dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia dan Aliansi Desa Indonesia. Merekamenuntut bahwa setiap Kepala Desa harus menjadi pegawai negeri tetap dan aliran dana harus diatur kepala desa.
Sedih, lapar, kesel, jengkel, sebel beraduk campur baur. Coba bayangkan maksud hati menempuh jarak 1 km dalam waktu 10 menit jadi 3 jam. Kejebak dalam macet memang paling tidak enak. Tidak terbayangkan seorang sopir taxi yang tidak ada penumpang terus kejebak macet tidak terbayang air mata kesedihannya.
Demo memang baik buat ingin menyampaikan aspirasi untuk kepentingan kelompoknya tetapi banyak mengorbankan kepentingan orang lain, termasuk macet yang buat aku kesel banget. Sewaktu masih mahasiswa aku beberapa kali ikut kegiatan demonstrasi dan senang juga bisa menyampaikan aspirasi. Aspirasi berhasil atau gagal urusan kedua.
Menyampaikan aspirasi bukan saja datang dari pendemo, kadang datang dari diri kita yang memprotes pengambilan keputusan kita sendiri. Hal itu tidak terlepas dalam gereja atau organisasi, seperti perusahaan. Misalnya kita di demo karyawan sendiri atau umat yang ingin menyampaikan aspirasi tentang ketidakserasiannya dengan pemikiran kita. Kehidupan rohani juga sering kali menghadapi kenyataan ini. Hal itu dimulai dari kisah protestan sampai masa rekonsiliasi kristen.
Kalau dalam diri kita sendiri yang mengalami bagaimana bagian-bagian kehidupan kita melakukan demo? Tangan mau sendiri, kaki mau sendiri, badan mau sendiri pasti sangat repot juga. Oleh karena itu, perlu adanya harmonisasi kehidupan kita. Semoga Tuhan memberikan kekuatan buat kehidupan kita.

Rapat

Rapat menjadi bagian dari pengambilan keputusan.

board-meetingCor unum et anima una (Satu hati satu pikiran). Semboyan ini saya pilih saat terpilih menjadi Koordinator Bidang Teritorial tahun 2005 di mana saya merasa bahwa setiap kelompok apa saja harus bisa sehati sejiwa untuk mendapatkan suatu kesepakatan untuk menjalankan roda organisasi. Perbedaan pendapat itu biasa dan logis, tetapi akan menjadi tidak biasa, kalau ada unsur pemaksaan kehendak. Di sana akan menghasilkan hal-hal yang kurang diingini.
Perjalanan waktu memang cepat sekali sehingga kita harus bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin. Dalam setiap rapat, saya selalu mengusulkan yang ideal adalah 60 menit, maksimal 90 menit. Kita menggunakan waktu rapat lebih dari 60 menit adalah hal luar biasa, tetapi rapat terlalu panjang menunjukkan pemanfaatan waktu yang sia-sia.
Suatu hari waktu saya di Singapura, saya mengikuti suatu simposium. Sebelum rapat dimulai, pimpinan sinposium memberikan agenda dan menunjuk seorang untuk mengawal waktu. Saya langsung teringat setiap akan rapat kabinet atau sidang konvensi Lions Clubs Indonesia atau rapat-rapat dalam Clubs, maka selalu ditunjuk satu orang untuk mengawal waktu. Dia disebut seargent of arms, yang memiliki kekuasaan menghentikan pembicaraan, menentukan waktu bicara dan mengarah supaya pembicaraan terarah, termasuk juga ketika pimpinan rapat terlalu bertele-tele.
Pengambilan suara sudah diatur dengan warna kartu. Kartu merah sebagai pemegang suara, kartu kuning sebagai alternate kalau pemegang suara berhalangan. Selain itu ada juga Tail Twister, seorang yang ditunjuk sebagai penggembira, di mana rapat harus ceria dan melakukan ice breaking kalau terjadi deadlock, membuat peserta rapat tidak ngantuk, dan memberi denda kalau ada yang ngobrol sendiri. Selain itu masih ada tamer, seorang yang ditunjuk menjadi penyedia sarana dan prasarana, termasuk urusan alat tulis, LCD, paper, termasuk makanan dll.
Lions Clubs memang merupakan suatu organisasi yang tertata sangat rapi dan indah, terutama soal rapat di mana protokoler sangat didahulukan, cara duduk, tempat duduk semua sudah diatur. Saya rasa kita boleh belajar banyak dari NGO terbesar di dunia ini, bahkan satu-satunya orgaanisasi NGO (Non Gouvernment Organization) yang bisa duduk dalam sidang PBB.
Rapat memang sangat penting untuk mengambil keputusan. Di kantor saya sudah diatur hanya 30 menit saja setiap pagi jam 08.30. Senen jatah BOD, Selasa HRD, Rabu Marketing, Kamis Operasi, Jumat Keuangan, dan Sabtu Libur bukan untuk berleha-leha tapi kesempatan untuk lobby, main golf, trainning dan lain sebagainya.
Sebagai CEO saya selalu berusaha membawa perusahaan dalam keadaan stabil, terkendali dan berjalan normal. Rapat akan menjadi sangat penting untuk mencapai keadaan demikian.
Satu pertanyaan juga sering datang, kalau rapat sama bawahan mereka selalu ABS (asal bapak senang) atau nurut wae, yang sulit itu kalau rapat dengan diri sendiri wah ini perlu perimbangan khusus.
Semoga kita semua selalu diberkati dengan pikiran positif untuk membangun jiwa dan pikiran, sehingga bisa menjadi pemimpin baik untuk bangsa dan negara, gereja, perusahaan juga memimpin diri kita sendiri.

Akar Rumput

Gerakan yang dilakukan arus bawah, secara spontanitas, tidak direkayasa sangat dibutuhkan untuk membangun cinta

Paul-Wellstone-quoteDengan melalui suatu gerakan kelompok kecil di arus bawah yang mengagumkan, sebuah gerakan akar rumput mengusung suatu pendekatan baru terhadap pendidikan yang kemudian dikenal sebagai CTL (Contextual, Training and Learning). Gerakan akar rumput ini melihat CTL sebagai suatu cara untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada sistem gerakan untuk menghasilkan karya-karya berdayaguna dan dapat dimanfaatkan menjadi pengembangan karya-karya besar, positif, spektakuler, terarah dan mampu mengangkat kekuatan-kekuatan suatu pembangunan.
Kata orang cinta itu dari mata turun ke hati, dari hati menembus sanubari lalu membakar jiwa, tapi kata Santo Martinus bahwa cinta itu sudah ada dari lahirnya, seperti akar rumput yang kelak tumbuh menjadi savana. Kata saya cinta itu membangun dan tidak pernah merusak atau menghancurkan, terlepas dari sifat cinta, yakni sabar, sederhana, murah hati, tidak cemburu, tidak sombong, tetapi sejauh dia membangun kebaikan itulah akar rumput cinta, seperti anak bayi minum susu ibu, itu sudah menyatakan cinta apa lagi kalau dia menangis itu tanda dia menyatakan cinta, sehingga berbahagialah ibu-ibu yang pernah menyusui karena kepadanya sudah merasakan suatu cinta dari akar rumput. Kata temanku senyuman seorang bayi itu adalah ungkapan cinta yang sangat polos yang dinyatakan kepada dunia sebagai suatu solidaritas.
Perusahaan saya menempatkan akar rumput, yaitu seluruh staf dan karyawan, paling bawah sebagai asset utama perusahaan, mulai dari cleaning service, office boy, rigger, operator karena tanpa mereka perusahaan tidak akan tumbuh, bahkan tanpa mereka perusahaan tidak punya wajah.
Seperti halnya gerakan akar rumput, Kristoforus menulis “Gereja” di akar rumput. Kegiatan dan gerakaan yang penuh cinta membuat semua insan harus berbalik wajah untuk menatapnya. Cinta yang dinyatakan oleh gerakan umat memberikan suatu perubahan dunia terutama dalam karya keselamatan.
Mari kita menerapkan gerakan akar rumput sebagai gerakan membangun cinta bukan menghancurkan atau merusak cinta. Karena cinta kita ada.

Bekerja – Bekerja – Bekerja

Bekerja adalah bagian dari komitmen iman kepercayaan kita (Dahlan Iskan)1204-20121002-WORK-WORK

Saya pernah menulis perihal bekerja di beberapa milis, yang saya pandang dari sisi internal kehidupan manusia, tetapi pandangan luar perlu dibahas saat saya membaca motto Pak Dahlan Iskan semasa beliau jadi Direktur Utama PLN dalam catatan saya.
Pagi itu saya ada janji dengan Pak Vikner dan Pak Pamudji (sekarang Dirut PLN). Beliau adalah direktur PLN jam 6.30 pagi. Dalam hati saya pikir aneh juga kok pagi amat. Jam 6.30 tepat saya sudah di kantor PLN. kami datang berlima, saya dan direksi perusahaan.
Sejak duduk di ruang tunggu mata kami melihat banner yang pasang hampir setiap sudut “Bekerja-Bekerja-Bekerja” dan rajin amat bapak-bapak ini mau undang rapat jam 6.30. Saya kira mereka belum datang. Jam 6.40 kami diundang masuk ke ruangan Pak Vickner Sinaga. Beliau minta maaf karena harus rapat dulu dengan Pak Dahlan Iskan dari jam 06.00 pagi.
Sungguh luar biasa fenomena kerja ini. Sepulangnya dari sana saya mencoba di kantor saya untuk mulai rapat koordinasi jam 08.00 ternyata cuma hari pertama saja, selanjutnya semua protes dan datangnya jam 09.00.
Mental yang ditunjukkan Pak Dahlan Iskan luar biasa. Dia hadir di kantor jam 6.00 pulang jam 06.00 (paling cepat). Dia tidak mau terima gaji atau bonus atau hadiah dari perusahaan. Daya tidak mau naik mobil perusaahaan (kata beliau karena mobilnya lebih bagus). Daya tidak mau diiming-iming perusahaan dengan permen-permen supaya dia rajin kerja dan semangat. Menurutnya, itu semua semu. Sebab, hanya mental dan kemauan sendiri baru bisa kuat untuk bekerja. Itu harus dimulai dengan niat kita
Proses perubahan mental kita untuk mau bekerja memang harus dimulai dari luar atau lingkungan. Kalau saja seseorang rajin sekali berada di lingkungan 10 orang malas, maka akhirnya dia malas juga. Demikian juga kalau ada 10 orang rajin dan ada 1 orang malas, maka 10 orang ini akhirnya malas juga! Aneh tapi nyata, sehingga kita perlu membuat komitmen penuh di ruang kantor, di tempat kerja, dan di proyek bahwa tidak boleh ada 1 orang pun yang malas. Kalau ada maka lebih baik di korbankan atau di keluarkan.
Ilustrasi masuk Surga berikut ini tepat sekali : lebih baik masuk surga dengan mata satu daripada dua mata masuk neraka dan lebih baik masuk surga dengan tangan satu, daripada masuk neraka dengan tangan dua
Bekerja adalah bagian dari komitmen iman. Kemalasan adalah musuh nomor satu orang beriman. Karena itu malas harus dilawan. Musuh kedua adalah manipulasi, korupsi dan kecurangan. Semuanya harus kita atasi dengan hati yang putih. Semoga kita semua diberkati dengan berkat Tuhan, terutama kesehatan, kedamaian dan kesuksesan.

Srikandi

Sesungguhnya perjuangan kebangsaan kita dimulai dari Srikandi-srikandi kita (QL Sung)

srikandiKisah Srikandi cukup magis dan misterius. Dia dikisahkan lahir karena keinginan kedua orangtuanya, yaitu Prabu Drupada dan Dewi Gandawati. Mereka menginginkan kelahiran seorang anak dengan normal. Kedua kakaknya, Dewi Dropadi dan Drestadyumna, dilahirkan melalui puja semadi. Dropadi dilahirkan dari bara api pemujaan, sementara asap api itu menjelma menjadi Drestadyumna.
Kepandaian memanahnya didapatnya ketika ia berguru pada Arjuna, yang kemudian menjadi suaminya. Dalam perkawinan tersebut ia tidak memperoleh keturunan (Diakhir kisahnya, Srikandi sangat sakti dan merobah dirinya menjadi seorang pria).
Dalam Pidato Kenegaraan 17 Februari 1956 Bung Karno mengatakan bahwa Pemuda harus bangkit ikuti semangat Srikandi, tidak peduli perempuan atau lelaki (karena Srikandi itu double gender ya, wanita juga pria). Lanjut beliau bahwa 1000 orang tua hanya bermimpi, tapi 1 orang muda bisa membangun dunia (Pidato ini sangat terkenal di seluruh dunia)
Kita semua mengharapkan munculnya Srikandi di Gereja. Seperti kita ketahui bahwa Orang Muda Katolik (OMK) sangat lemah dan kurang berkemampuan. Lemahnya OMK tidak terlepas dari kurang didukungnya kegiatan mereka. Leadership (LTC) mereka pun kurang sekali. Motivasi kebangkitan gerakan juga kurang. Saya ingin mengajak seluruh komponen OMK di Gereja, mari kita bangun masa depan Gereja, seperti kata Bung Karno 1000 orang tua hanya mimpi, 1 Srikandi (OMK) bisa membangun dunia
Semoga kisah keperkasaan Srikandi bisa kita contoh untuk membangun Gereja masa depan.

Perkawinan 12-12-12 jam 12

Making people joy is a worship to God and to make them happy is a work of salvation

Menyenangkan hati orang itu ibadah. Membuatnya bahagia adalah karya keselamatan

wedding-quotes01Bapak Uskup KAJ Mgr. Ignatius Soeharyo mengirim BBM berisi dukungan khusus untuk agenda Pemberkatan Pernikahan Masal, di Gereja Stasi Santo Polikarpus, Paroki Santo Kristoforus, yang akan berlangsung pada Rabu, 12 Desember 2012 jam 12.00. Yang Mulia Mgr. Soeharyo mengharapkan agar kegiatan ini bisa menjadi contoh buat paroki-paroki lain.
Pelayanan untuk 22 pasang peserta Pemberkatan Pernikahan Masal ini memang prosesnya sulit. Sebab, panitia harus mengurus segala sesuatunya terkait catatan sipil seperti pengadaan KTP Jakarta, pengurusan Akta Lahir anak-anaknya, masalah status anak, pengurusan catatan sipil untuk membuat Akta Perkawinan dan sebagainya. Terkait hukum Gereja pun panitia mengurus proses kanonik yang rumit, dispensasi perkawinan campur, urusan keluarga, masalah keluarga, dan sakramen tobat.
Kepedulian para pastor Paroki Santo Kristoforus dan keras panitia telah menghasilkan pengalaman pastoral baru dan menciptakan suka cita. Pasangan suami istri juga akan dipersiapkan pakaian jas dan pakaian pengantin serta mendapatkan kitab suci, salib dan rosario.
Umat juga tidak ketinggalan membantu, baik materi maupun moril dan doa. Tetapi, panitia masih memerlukan bantuan umat mengingat kerja keras ini masih memerlukan banyak bantuan.
Perkawinan adalah sebuah proses turun-temurun untuk mengembangkan keturunan, tetapi Santo Paulus mengumpamakan perkawinnan itu ibarat hubungan Kristus dan umatnya. Bagaimana sikap Gereja terhadap perkawinan dengan mengambil kalimat “Apa yang dipersatukan Allah, jangan dicaraaikan manusia”. Tapi berapa besar tingkat perceraian dalam perkawinan Katolik? Bagaimana Gereja menyikapi perceraian dan usaha-usaha pencegahannya.
Kegiatan Pemberesan Pernikahan Masal yang dilakukan oleh Panitia gabungan Wanita Katolik Ranting Santa Clara, Lions Club Jakarta Mitra Mandala dan Seksi Kerasulan Keluarga bisa memberikan solusi awal dan menjadi inspirasi dan motivasi bagi pasangan muda jika melihat pelaksanaan acara ini.
Panitia masih mengharapkan umat bisa hadir dan membawa handicam, foto dan hasil film dan fotonya dapat disumbangkan kepada Paroki Santo Kristoforus dan paroki- lain yang sangat membutuhkan (Mudah-mudahan ada umat yang tergerak hatinya)

Mengharapkan kehadiran umat pada hari Rabu, 12 Desember 2012 jam 12. Tepat di Stasi Gereja Santo Polikarpus, untuk menyaksikan peristiwa Pernikahan Masal yang sangat baik dan bermanfaat juga bagi perjalanan perkawinan kita.

Bunga

Say it with flower

Sesungguhnya bunga-bunga yang mekar mewangi di pagi hari ingin menyapamu dengan suka cita

Flowers wallpapers.Saya baru saja selesai mengikuti misa pernikahan putra Bapak Eddy Kaslim, internal audit dan consultant kami. Misa dipimpin konselebran Pastor Anton Gunadi, Pastor Suryadi dan Pastor Maxi (sahabat kami di Brisbane, Queensland Australia). Aku duduk di belakang, tapi di depan bangku ada bunga yang dirangkai dengan cantik sekali. Ada mawar putih digabung dengan kuncup mawar merah dengan untaian anjelier dan bunga seruni dan dedaunan bunga matahari. Cantik sekali. Demikian juga pasangan pengantin yang cantik. Gereja Santo Yakobus terisi penuh oleh umat, karena orang tua pengantin merupakan aktivis gereja. Waktu saya keluar, di depan pintu gereja penuh dengan Dendrobium Angelica (Anggrek Hitam ) yang indah sekali.
Bunga-bunga memang tidak terlepas dari kehidupan manusia, terutama acara acara khusus, seperti pesta perkawinan, ulang tahun sampai saat orang meninggal. Apa hubungan antara bunga dan cinta sampai bisa mewakili bahasa Cinta : “Say it with flower”?
Ada rumors pada saat Marilyn Monroe meninggal, di kamarnya di temukan 7 karangan bunga dari 7 kepala negara. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa bunga sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Bisa dibayangkan kalau tidak ada bunga dalam sebuah acara. Atau coba kita lihat suatu hari gereja tanpa bunga?
Pernah ada seorang tua mengatakan bahwa jangan kasih nama anak dengan nama bunga. Mengapa? Katanya kalau pakai nama bunga mudah layu. Tetapi ada yang mengatakan aku ingin punya anak diberi nama Mawar atau Anggrek biar bisa membuat dunia semerbak. Banyak pujangga memuji bunga sebagai bagian dari cinta dan melukiskan ibarat untaian permata bahkan lebih indah dari kehidupannya sendiri.
Sampai raja Daud pun tidak memiliki baju seindah bunga bakung.
Mari memandang bunga sebagai berkat karunia dari Tuhan agar keindahannya menjadi sumber suka cita bagi semua sahabat.

Pembukuan

Sebuah pekerjaan besar bisa gagal hanya karena salah pembukuannya.

wpid-pembukuan0612Semua perencanaan sudah dibuat bagus sekali, mulai dari feasibilty study, planning dan organizingnya semua sempurnalah sudah, tetapi cash flow menjadi kendala, karena laporan pembukuan tidak benar. Sebuah perusahaan berada dalam kondisi lampu merah apabila direktur keuangannya tidak benar. Yang lebih parah lagi kalau manajemennya tidak care atau tidak ada perhatian terhadap masalah keuangan. Muara dari semua usaha akan keluar dari sumber keuangan. Jadi, kalau sumbernya tidak ditata secara baik maka hasilnya semua akan tidak baik.
Kejatuhan perusahaan Lehman Brothers Holdings. Inc. di Amerika beberapa tahun lalu bukan karena masalah operasionalnya, karena semua operasinya sudah ditangani oleh para pakar usaha terutama juga bidang investment, properti dan keuangan. Laporan keuangan di tahun 2007 menyebutkan suatu keuntungan yang signifikan bahkan CEOnya Mr. Richard S. Fuld Jr. mengatakan bahwa mereka bisa membeli dunia.
Tetapi apa yang terjadi setahun kemudian tepatnyaa 20 September 2008, Lehman Brothers Holdinginc. dinyatakan bankcrupt, dan mereka runtuh bak bangunan roboh dan meninggalkan korban cukup besar sekali.
Mengapa pembukuan demikian penting dalam perusahaan, saya mengibaratkannya sebagai parameter, indikator atau dimobil di dashboard kita bisa melihat berapa banyak saldo bensin kita, jadi kalau mau jalan jauh sudah diprediksi sampai dimana, atau dimana akan refueling sampai ketempat tujuan.
Bagaimana dengan kehidupan kita sehari-hari pembukuan apa yang kita buat, tentu bukan keuangan yang saya maksud, tetapi pembukuan tentang kehidupan kita, apa yang telah kita buat dan apa yang akan kita buat, berbahagialah kita semua karena kalau kita terlalu banyak hutang “dosa” kini tiba saatnya masa adven kita bisa melunasinya dengan minta ampun dan mengaku dosa. Lunaslah sudah dan kita membuat pembukuan baru lagi di tahun 2013.

Adven

Semakin penting sesuatu yang kita nantikan, semakin gelisah hati ini.

advent-wreathDalam perjalanan pulang dari Melbourne ke Jakarta bulan Maret lalu, kami naik pesawat Garuda. Dalam perjalanan saya bercerita dengan Cabin Superintendant, seorang Pramugari yang cantik. Kami ada masalah dengan terlambatnya penerbangan ini. Semua system airport Melbourne shutdown sehingga pesawat baru terbang 45 menit melewati jadwal. Setelah mendengar cerita saya lalu dia menyampaikan kepada Pilot lalu kami bertiga berbincang-bincang, sementara Blackberry saya dan internet hidup online terus dengan Cengkareng Airport.
Akhirnya Pilot setuju menaikan speed dari kecepatan 0.7 M menjadi 1 Match, artinya kita bisa mengejar keterlambatan 45 menit tadi. Jadwal mendarat di Jakarta 16.30 kalau delay bisa 17.30, sedangkan saya harus connecting flight jam 18.30 WIB. Syukur dan puji Tuhan akhirnya kita mendarat tepat jam 16.00 sungguh luar biasa. Selama masa perjalanan hati saya gundah gulana dan gelisah sekali karena belum menikmati tidur sejak kemarin berurusan dengan penerbangan. Kerja sama dan bantuan Garuda sungguh berarti bagi kami, ucapan terima kasih khusus buat Garuda dan Bapak Emir sebagai Dirut yang membantu langsung pergerakan penerbangan.
Masa menunggu memang membosankan, jenuh dan sedikit tegang. Saya rasa ini kondisi normal. Semakin penting sesuatu yang kita nantikan, semakin tegang rasa hati ini.
H-19, kita menantikan kelahiran Orang yang paling kita cintai. Bagaimana kita menyiapkan diri. Saya sendiri menyempatkan diri ikut Persekutuan Doa dan Pendalaman Alkitab di kantor, walau belum sempat mengikuti novena, tapi terus terang mengharap agar jiwa dan raga saya sudah siap mengharapkan kedatangan Natal, sebab bagi saya Natal merupakan masa yang paling dinantikan selama tahun ini. Selama masa Adven, kami isi dengan beberapa kegiatan. Masih sekitar penulisan ATT dan kegiatan Pemberkataan Pernikahan Masal (22 pasang) nanti pada tanggal 12 bulan 12 tahun 2012 jam 12 di Stasi Polikarpus bersama Wanita Katolik Ranting Santa Clara dan Lions Club Jakarta Mitra Mandala.
Masa penantian Natal merupakan suasana yang sangat indah. Di sisi lain kita disibukkan dengan pekerjaan akhir tahun yang harus diakhiri bersamaan dengan agenda tutup tahun. Saya sungguh percaya bahwa Tuhan memancarkan Cinta begitu indahnya buat kita. Dalam masa Adven ini saatnya kita memikirkan apa yang akan kita berikan kepada Tuhan tentu teringat ucapan Malaikat Michael, dia yang disebut Malaikat bahagia, karena dia memberikan apa yang Tuhan butuhkan bukan yang Tuhan inginkan. Apa yang Tuhan inginkan adalah kita memberikan hidup kita kepada-NYA, tapi Tuhan membutuhkan kita saling mencintai saling mengasihi dan hidup rukun dan damai. Gloria in excelsis Deo.