Ada harapan, ada cinta dan ada DOA, tapi semua berakhir dengan mujizat.
Disaat ku tak berdaya
Kuasa-mu yang sempurna
Ketika ku percaya
Mujizat itu nyata
Bukan karna kekuatan
Namun rohmu ya Tuhan
Ketika ku berdoa mujizat itu nyata
Lagu yang indah sekali, cuma jarang terdengar lagi, tetapi hampir setiap pagi, aku berusaha melihat bahwa memang benar ketika kuberdoa maka Mujizat itu nyata.
Ketika pagi hari saat kakiku menyentuh lantai, hatiku berdebar-debar karena hari ini pasti aku akan berbuat DOSA!, tetapi aku belum pasti berbuat baik tapi setelah aku ber-DOA semuanya memberiku keyakinan bahwa akhirnya mujizat itu nyata.
Hari-hari terakhir di bulan Desember membuat aku sport jantung. Bayangkan saja target tidak tercapai, masalah banyak, keuangan amburadul dan belum cukup itu, datanglah persoalan-persoalan yang membuat perlu konsentrasi tinggi, seperti seorang pemain bulu tangkis score sudah tinggal 1 lagi match poin, tapi mujizat membalik semua sampai akhirnya lawan bisa dikalahkan. Dari segala masalah berubah menjadi tantangan dan tantangan berubah menjadi peluang dan hanya Mujizat yang bisa mengeksekusi atau membuatnya selesai dengan indah. Tuhan terima kasih.
Kalau selama ini kita pernah kecewa karena merasa belum pernah mengalami keajaiban mujizat Tuhan, sepertinya kita keliru besar. Mungkin selama ini kita hanya kurang jeli dan tidak memperhatikan karya mujizat-Nya melalui kejadian-kejadian “kecil” yang kita alami setiap hari. Kalau hari ini kita bangun pagi dalam keadaan sehat, itu adalah sebuah mujizat. Kalau hari ini kita berkendara ke mana-mana dan terhindar dari celaka, itupun adalah mujizat. Cobalah untuk memperhatikan lebih teliti lagi setiap “mujizat kecil” yang telah kita lewatkan setiap hari dan kita akan tercengang melihat kejaiban campur tangan Tuhan dalam hidup kita.
Tentu saja kita perlu belajar tentang bagaimana melihat dan merasakan Mujizat Tuhan yang hampir tiap detik terjadi dalam diri kita. Terima kasih Tuhan, karena begitu besar cintamu pada kami, sehingga tidak henti-hentinya memberikan mujizat-Mu, termasuk saat aku bernafas hari ini sampai aku berhenti bernafas nanti.









