Author Archives: adharta

Unknown's avatar

About adharta

Be positif

Menjadi Tua

Menjadi tua dengan bijaksana adalah hal paling sulit dipelajari dalam seni hidup berbahagia (Amile)

Ada satu hal yang mengganjal dalam hati saya, yaitu cepat atau lambat kita semua akan menjadi tua. Di saat itu kita akan kehilangan segalanya, mulai dari tenaga, pikiran, kesehatan dan juga sahabat-sahaba. Berbeda seperti waktu muda kita bebas terbang ke mana kita suka, tetapi kalau sudah tua maka pinggang kita diikat dan dituntun ke mana-mana yang bukan kita suka, tetapi kalau kita BIJAKSANA maka semakin usia kita tua, jiwa kita semakin muda, semakin kuat, semakin berkemampuan, bahkan sekalipun kita sudah tidak ada tetap akan menjadi perhatian insani.
Sebab orang yang memiliki kebijaksanaan tidak tawar hati, meskipun secara lahiriah akan terus merosot, secara batiniah terus diperbaharui (2 Korintus 4 :16). Seberapapun atau dengan cara apapun manusia berusaha menghindari ketuaan, tetapi tidak bisa lolos, ketika ketuaan itu menghampiri kita. Tetapi, Tuhan sungguh baik, sesungguhnya DIA telah memberikan kita sebuah seni untuk menikmati hari tua, jauh lebih indah dari saat kita muda. Saya sungguh merasakan, saat kita lulus sekolah hati kita bergembira, tetapi saat anak kita lulus sekolah kita bagaikan berloncat kegirangan, tetapi saat cucu kita lulus sekolah, hampir seluruh dunia akan mendengar ceritanya.
Sebaliknya dulu sewaktu anak kita masih kecil dan sakit rasanya biasa saja, tetapi sekarang kalau cucu kita sakit, segudang bingungnya. Itulah seni yang luar biasa indahnya, di mana kita bisa menikmati kebahagiaan di hari tua, tetapi kesemuannya itu tidak diperoleh dengan mudah, karena semuanya bagai kita menanam pohon dan kelak kita memetik hasilnya. oleh karena itu, hai orang muda, gapailah cita-citamu, tetapi tanamlah rasa syukurmu karena kelak tua nanti, kita akan menikmati hasilnya. Memang benar kalau kita hidup bijaksana dan berada di jalan yang benar, membuat tubuh batiniah kita setiap hari di perbaharui, sekalipun usia merenggut badan kita tetapi rohani kita tetap hidup muda dan bersemangat.
Banyak sahabat saya berdiskusi, pada umumnya mereka takut menghadapi hari tua, hidup susah, anak tidak mau urus, makan susah, badan sakit-sakitan, seakan akan jadi pengemis, minta sana minta sini, menjadi beban hidup bagi anak cucu. Katanya lebih cepat dipanggil lebih baik. Ada juga kawan yang bilang lebih baik siap-siap masuk rumah jompo, daripada menyusahkan anak cucu. Biaya perawatan yang besar, apalagi sakit berkepanjangan. Pikiran ini tidaklah salah tetapi perlu diperbaiki, karena pikiran atau mindset jika ditanamkan demikian jadilah demikian. Sebaliknya kita harus menanamkan mindset bahwa hidup di hari tua, harus bermakna, berbahagia dan penuh pengharapan (saya mengutip misi Darma Wulan-Warga Usia Lanjut). Sebenarnya di sinilah letak kesulitan yang kita hadapi, karena ini memang kenyataan dan kita akan hadapi. Bagaimana menghadapi hari tua tanpa rasa takut? Ini menjadi yang tersulit dalam seni berbahagia. Seperti halnya seorang pelukis, dia akan mengakhiri lukisannya dengan goresan terakhir, namun di sana letak seninya dan dia akan berbahagia.
Menjadi tua itu bukan sesuatu yang menakutkan melainkan menanti masa yang sangat indah, bukan tangis bukan duka, tetapi penuh sumber suka cita. Ketika saat itu datang seperti kita bernyanyi bersama sangkakala di kaki bukit, istilah saya buat sebuah tempat yang sangat indah dan ada musik yang mengiringi kita.
Sungguh saya berbahagia, karena bisa menyaksikan cucu-cucu demikian cantik dan lincah, lucu dan penuh semangat, pelukan dan ciuman kami nikmati berdua bersama istri. Tuhan sungguh baik hati, walaupun bagaimana aku bersyukur dan tiada henti-hentinya berterima kasih, mengucap syukur karena diberi kesempatan menikmati suasana bersama anak cucu, kesehatan dan keadaan yang baik. Mungkin banyak sahabat yang tidak seberuntung saya, tetapi percayalah Tuhan tetap memberikan kesempatan kita untuk mengakhiri goresan terakhir lukisan hidup kita dan menjadi INDAH. Tuhan memberkati, melindungi dan menolong kita semua. DIA sumber suka citaku dalam segala hal.

Menghitung Waktu

“Ajarlah kami menghitung waktu kami sedemikian, hingga kami beroleh hati bijaksana.” (Mazmur 90:12)

Setiap kali saya hadir di hari ulang tahun, baik sahabat atau keluarga, kalau ada sempat untuk pidato maka selalu mengungkapkan bahwa kalau kita merayakan ulang tahun selalu kita memperingati 3 (tiga) hal. Pertama, kita mengenang ibu yang melahirkan kita. Kedua, kita menghitung hari-hari kita. Terakhir, kita semakin mengerti arti kebijaksanaan. Hari ini saya coba membaca Alkitab Mazmur. Saya terkejut karena apa yang saya tulis ada dalam Alkitab, padahal tidak terpikirkan sebelumnya.
Waktu adalah Uang (Time is Money). Kalau kita menghitung waktu sama dengan menghitung uang. Maksudnya waktu itu sangat berharga, bernilai tinggi bahkan lebih dari uang itu sendiri, karena besaran uang relatif, tapi nilai yang saya maksud adalah nilai kebijaksanaan kita, yang susah dinilai dengan uang. Semakin bijaksana kita, semakin tinggi nilai waktu kita. Coba bayangkan orang yang men sia-sia kan waktu, betapa sayangnya.
Di dalam perjalanan waktu kita sering bertemu pertigaan, perempatan atau kadang jalan buntu. Hal yang paling penting buat kita adalah petunjuk jalan, peta, GPS, tapi kalau tidak ada ya harus cepat-cepat berhenti tanya orang, supaya menghemat waktu jangan tersesat, dan harus mengulang dan mengulang lagi.
Berbahagialah orang yang sudah mengenal jalan. Dia akan menghemat waktu. Seperti halnya kita pulang ke rumah kita. Belum ada orang kesasar pulang ke rumah sendiri, kecuali orang mabok yaaa. Jadi, kita jangan membuang waktu sia-sia untuk mencari jalan pulang ke rumah Bapa. Begitu banyak petunjuk jalan yang kita temui, begitu banyak tawaran kendaraan untuk tumpangan. Mudah-mudahan tidak salah pilih.
Waktu berjalan bagai anak panah, jadi jangan sia-siakan kata peribahasa kuno. Waktu sama dengan kelopak mata dan ini mengingatkan saya akan lagu lama “Seribu tahun tak lama, hanya sekejap mata, kita kan jumpa lagi”. Kalau kita mengerti kata-kata tersebut, maka saat kita pergi atau pulang kantor jangan lupa cium istri, suami atau anak, sering bercengkerama, dan sering saling menyapa. Semakin banyak anda menyapa orang yang anda cintai sebenarnya anda semakin bijaksana. Saya sendiri sudah punya anak 3 dan cucu 5. Sungguh usia saat ini di tempuh cepat sekali, hampir tidak terasa.
Memang benar bahwa menghitung waktu supaya kita semakin bijaksana, supaya di hadapan kita hadir orang-orang yang kita cintai, bukan orang-orang yang kita benci atau kita tidak sukai. Itu yang dimaksud oleh Bonaventura (good venture). Semua yang datang baik adanya (mohon petunjuk teman-teman atau romo-romo kalau ada kata yang lebih indah untuk menghargai waktu). Semoga kita dapat merasakan datangnya Cinta Tuhan dan perginya segala kesusahan dan kepedihan hati.
Doa khusus buat sahabat yang sedang sakit. Sembuhlah karena nama-Nya. Tuhan selalu bersamamu dalam damai dan suka cita. Cinta-Nya pada kita tak berkesudahan.

Untung

Hampir semua perusahaan, meletakkan visi dan misi berdasarkan untung.

Seperti tulisan saya sebelumnya tentang masalah untung dalam Neraca (ballance sheet), maka perlu kita lihat bottom line apakah merah atau biru. Perode tahun 2012, jujur saja perusahaan saya rugi cukup besar. Mengapa sampai terjadi kerugian? Alasan klasik adalah besar pasak daripada tiang, kendala perekonomian global, jatuhnya industri minyak dan batu bara penyumbang pemasukan terbesar kami. Tahun 2013 manajemen dengan berani meletakkan untung di paling depan dan menetapkan keuntungan cukup baik selama tahun fiskal 2013 nanti.
Saya menjadi moderator saat pembicara Dr. Freddy Numberi (Jend.purn) mantan Menteri PAN dan Menteri Perhubungan. Beliau mengatakan bahwa industri maritime akan maju pesat tetapi dengan catatan semua pihak tidak terkecuali harus bekerja sama. Pada kesempatan Talk Show yang disponsori PT Aditya Aryaprawira dan Bank BNI akhir tahun 2012 lalu.
Beliau optimis sekali masalah ekonomi kita akan membaik, tapi kita semua harus bisa baca peluang ini. Jangan saling menjatuhkan. Pemerintah pasti selalu menfasilitasi untuk mendapatkan hasil yang baik.
Siapa yang tidak mau untung? Cuma kode etika bisnis saja bahwa kita boleh mencari untung tanpa harus menjatuhkan usaha orang lain. Semua orang mau untung, tidak ada yang mau dirugikan. Oleh karena itu, kita semua harus meletakkan dasar-dasar pemikiran tidak boleh merugikan orang lain.
Dalam kehidupan berumah tangga, keuntungan paling besar adalah kerukunan dan kedamaian. Ada keuntungan lain yang tidak kalah penting adalah kesehatan, sejahtera dan suka cita. Apa kerugian paling besar dari rumah tangga? Kita meninggalkan firman Tuhan dan lepas kendali menuju perceraian.
Saya setuju sekali kalau diajak bicara untung rugi. Apalagi urusan kerohanian, yang selalu juga meletakkan keuntungan di depan segala perencanaan-Nya, yakni Yesus Kristus sebagai lambang kemenangan.
Dengan catatan utama kita semua harus bisa bekerja sama, saling mengasihi dan memaafkan.
Tuhan mencintai kita dan memberikan Talenta yang harus ada untungnya. Jika kita menggali tanah dan menguburkan talenta karena takut rugi, maka Tuhan tidak menyukainya.

Australia

Benua Australia memiliki sumber daya alam besar sekali

Saya menikmati penerbangan Qantas Airline QF 42 menuju Melbourne, transit di Sydney. Terbang malam walaupun hujan deras sekali tapi pesawat tidak mengalami turbulent, mendarat tepat waktu di Sydney, sambil menunggu di Lounge aku menulis tentang Australia.
Alkisah, kata orang Ambon itu kata Australia dari bahasa Ambon. Suatu hari ada ekspedisi menuju selatan, dibawa oleh para kapten kapal Eropa, lalu bertanyalah Kapten Cook kepada Martinus, pulau apa di depan itu? Martinus bilang “Ose tra lia?
Oooh Australia! Ok, kata kapten Cook. Sejak saat itu Benua itu dinamakan Australia.
Beta seng tau cerita asli!
Australia memang pantas dipuji karena dalam pergolakan ekonomi Global, banyak negara blok barat mengalami goncangan, apalagi campur tangan raksasa Cina, tentu banyak mengalami kesulitan, tetapi Australia mendapat berkat karena AFTA, mendorong negara barat mengalihkan transaksi Asia Pacific melalui Australia. Di sini keuntungan besar diraihnya, mata uang Australian dollar melejit seperti roket. GDP naik pesat dan tingkat dan nilai ekspor meningkat tapi tentu banyak juga masalah dalam negeri.
Cuaca panas luar biasa menyerang Australia Selatan sampai 47 derajat Celcius, membuat industri tambang sebagian lumpuh, pengaruh terhadap produktivitas negara bagian selatan cukup parah. Tetapi tetap Australia memang Ose tra lia, karena tidak terlalu diperhitungkan justru mendapat keuntungan besar.
Saya menikmati transit di airport, walau tidak sempat bertatap muka, dengan teman-teman, tetapi saya baca saja beberapa bacaan dan news paper pagi ini. Airport juga padat sekali. Bayangkan pesawat yang saya tumpangi tidak ada satupun seat yang kosong, sebagian besar penumpangnya adalah orang Indonesia.
Kita patut melihat kondisi Australia. Bagi pribadi saya, menatap masa depan dengan keyakinan memang perlu, menetapkan visi dan misi yang jelas, sehingga kita bisa meraih cita-cita kita. Demikian juga kehidupan rohani kita. Apa visi dan misi yang kita bawa untuk menuju surga? Semoga Tuhan melindungi, menyayangi dan memberkati kita semua dengan Kasih setia-Nya. Salam damai sejahtera

I C U

Intensive Care Unit, suatu departemen spesial dari rumah sakit.

icu_bed_spaceSejak semalam kami sekeluarga cukup disibukan adanya perkawinan anak kami di Hotel Borobudur. Semua berjalan lancar mulai dari acara tea pay, misa kudus di Gereja St. Yakobus, Kelapa Gading, sampai di Hotel Borobudur, tapi malangnya tadi pagi Johnny, anggota keluarga dari Denpasar Bali, harus masuk ICU di RS Royal Taruma. Kemungkinan besar karena syndrome kelelahan dan tekanan darah tinggi dan kadar gula tinggi, yang memicu adanya pendarahan di otak. Johnny harus mendapat special treatment dan dalam kondisi cukup rawan. Untung ada dokter syaraf Dr. Yuwono, SPs, seorang sahabat saya, sampai kondisi stabil di sore hari ini. Kami sempat ketemu Romo Heru. MSC di RS Royal Taruma, sehingga suatu saat nantinya bisa dapat sakramen perminyakan.
Bagi sebuah rumah sakit ICU sangat penting. Bagi pasien biasa yang masuk ICU akan mendapat perawatan dan pengamatan 24 jam. Jika ada kendala dokter jaga akan mendiskusikan atau melapor kepada dokter spesialis yang menangani pasien dengan peralatan lengkap ICU dan perawat yang terlatih.
Selama saya dalam ruang ICU mendampingi Kakak Johnny, saya bisa melihat proses perawatan yang betul-betul teliti dalam merawat orang sakit. Saya juga menyaksikan bagaimana penanganan pasien yang memenuhi standard operasi.
Saya merasa bahwa kita perlu mengikuti apa yang ada dalam ICU, karena mungkin hati kita juga perlu intensive dalam perawatan.
Coba kita semua melakukan pemeriksaan awal terhadap hati kita, mungkin hati kita juga sudah perlu masuk ICU
Saya malam ini akan terbang menuju ke Melbourne, Australia untuk melihat kedatangan cucu ke lima saya, namanya Allegra. Semoga perjalanan ini akan menjadi ICU buat hati nurani saya supaya lebih peka melihat dunia.

Disiplin

Salah satu pencipta kesuksesaan adalah disiplin.

Teladan-Disiplin-dari-BossDalam training HRD di perusahaan kami, pada awal pembicaraan selalu dimulai dengan mengingat 3 landasan utama yang mendukung kekuatannya yakni :

1. Disiplin diri
2. Rasa memiliki
3. Kerja sama

Tanpa ketiga hal di atas jangan harap suatu roda organisasi bisa berputar, yang ada akan berputar di tempat saja. Sehingga setiap insan harus terlatih baik untuk memperbaiki kondisi dirinya sendiri dan dalam kebersamaan bisa lebih berkemampuan untuk meningkatkan kinerja kerja dan motivasi untuk maju.
Apakah disiplin diri itu? Disiplin berarti melatih batin dan watak supaya perbuatannya menaati tata tertib. Disiplin diri berarti melatih diri melakukan segala sesuatu dengan tertib dan teratur secara berkesinambungan untuk meraih impian dan tujuan yang ingin dicapai dalam hidup.
Mengapa kita perlu disiplin? Disiplin diri akan terasa manfaatnya jika kita memiliki suatu impian dan cita–cita yang ingin dicapai. Kita harus mendisiplinkan (melatih) diri untuk mengerjakan hal–hal yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, di dunia ini dibuat peraturan– peraturan yang disertai hukuman yang setimpal. Hal ini tidak lain agar setiap manusia mau belajar hidup disiplin dan menaati aturan yang ada sehingga dunia tidak kacau balau dan seseorang tidak dapat berbuat sekehendak hatinya.
Sebetulnya sejak awal mula adalah Firman dan Firman itu secara jelas mengajarkan kita tentang disiplin, sehingga bagaimanapun kita setiap mulai apapun juga harus dimulai dengan disiplin.
Indahnya Mazmur 119 : 105 FirmanMU, pelita bagi kakiku dan Terang bagi Jalanku. Mengapa perlu pelita? Supaya kita dituntun teliti dan mau melihat jalan yang terang. Di sini nyata sekali bahwa terang itu adalah disiplin. Jadi, suka atau tidak suka kita hidup harus disiplin, demikian juga aturan aturan terutama dalam gereja. Semoga kita bisa belajar disiplin mulai dari Firman Tuhan dan tekun melaksanakan.

Usia

Usia lanjut tidak ditentukan putihnya rambut, tetapi hidup bijaksana.

Masa-Periodisasi-AnakTren kehidupan saat ini di Jakarta adalah munculnya klinik untuk membuat orang energik, bertambah muda dan penuh dengan kebahagiaan. Rayuan salesgirl, promosi obat awet muda, kulit bertambah kencang, dan macam-macam janji bahwa anda akan bertambah usia, bahkan dengan beraninya promosi mengatakan usia anda bertambah 10 sampai 20 tahun jika hadir di klinik TONG FANG. Kalau masih kurang promosi lagi, diberikan janji bahwa uang kembali kalau tidak tambah muda. Yang paling banyak di klinik ini adalah ibu-ibu separoh baya. Saya rasa sebagian besar ibu-ibu sahabat saya juga mengunjungi klinik ini walaupun diam-diam.
Alasannya biar lebih disayang suami. Sedangkan buat yang single mungkin buat pemikat untuk lekas dapat jodoh, padahal belum tua atau lanjut usia sudah mau memperpanjang usia, aneh juga.
Beberapa teman saya membuka klinik kebugaran, klinik kecantikan atau klinik anti aging, dan promosinya luar biasa. Kadang-kadang melanggar kode etik kedokteran dan klinik yang tidak boleh promosi berlebihan dan belum tentu kebenarannya. Yang tergoda tidak sungkan-sungkan dan ragu untuk mengeluarkan jutaan rupiah untuk ke klinik tersebut.
Iklannya lebih baik menjaga daripada mengobati, atau kesehatan itu mahal. Apa lagi ya ? Bahkan ada yg menawarkan menikmati makan gratis setiap hari dan segala macam cara memikat pelanggan.
Seorang sahabat saya dari Malaysia dan Cina tiada lelah-lelahnya menawarkan kepada saya obat-obat awet muda dan menambah vitalitas, tetapi dengan senyum hangat selalu saya tolak. Saking serunya sampai sedikit mengancam nanti kena stroke baru nyesel lho. Busyet!
Usia memang bukan tanggung jawab sepenuhnya kita, tapi resep umur panjang sebenarnya hanya satu, yaitu Suka Cita dalam Cinta yang bisa menimbulkan kebahagiaan, damai sejahtera sampai kehangatan dalam persahabatan.
Betapapun juga usia ini memang ingin diperpanjang sepanjang mungkin dengan segala cara (Panjang umurnya serta mulia, serta mulia, serta mulia sebagai lagu sekaligus doa untuk ulang tahun). Di sisi lain masih banyak orang yang mau supaya hidupnya diperpendek, karena penuh kekecewaan, disakiti, merasa ditinggal Tuhan, tidak ada sahabat dan banyak alasan lain untuk memperpendek usia.
Banyak nasehat umur panjang dalam Alkitab atau Kitab Suci antara lain : harus menghormati orang tua agar usiamu lanjut, hidup saling mencintai dalam rumah tangga, banyak senyum dan beramal itu mengganda usia, banyak beramal banyak menambah usia, menjaga kesehatan, makanan dan hidup teratur. Bebas stress memang bisa membantu memperpanjang usia termasuk penuh hati-hati dalam bekerja, di jalan raya atau dalam tugas. Memang benar bahwa usaha apapun dari kita akan sia-sia kalau Tuhan menentukan lain, kata kakak saya, iku wis wayae (itu sudah waktunya)
Memang kalau bisa di usia yang singkat, yang katanya seperti es batu, dipakai cair tidak dipakai juga cair. Jadi, memang benar usia lanjut itu bukan karena rambut putih, tetapi kebijaksanaan menjadi ukurannya. Oleh karena itu, kita perlu memanfaat sisa usia kita dengan penuh kebaikan untuk membahagiakan orang lain, menyelamatkan jiwa-jiwa yang tersesat, dan menuntun saudara kita yang kurang beruntung, menolong orang susah, menghibur orang sakit dan menghapus air mata orang berduka. Tidak ada salahnya juga dengan merenung, refleksi kehidupan kita untuk bertobat, mengaku dosa, saling memaafkan dan selalu tidur dalam dekapan doa. Semoga kita semua bisa membuka mata melihat bahwa sisa usia kita sangat singkat, berilah kesempatan Tuhan berkarya dalam hatimu.Damai sejahtera, damai dalam kehangatan persahabatan dan cinta.

Percobaan

Percobaan akan berhasil jika dilakukan dengan teliti.

Selama sekolah menengah sampai selesai kuliah, percobaan praktikum adalah kegiatan yang menurut saya sangat membosankan, misalnya, di sekolah menengah kami harus membedah kodok, kelinci dan ikan, serta pernah kucing. Bagi saya ini membuatku tidak bisa makan kodok atau swieke sampai sekarang. Semasa mahasiswa teknik sipil, hampir setiap hari berhubungan dengan percobaan yang menyangkut teori dan praktek. Walaupun menjenuhkan, tapi pelajaran praktikumku selalu bernilai baik, bahkan hasil percobaan pun baik selalu, sehingga kadang membuat teman-temanku iri hati dengan nilaiku semua. Praktikum bagian dari percobaan dan ternyata mendidik aku menjadi seorang peneliti. Apapun yang kukerjakan biasanya harus lolos simulasi eksperimen atau percobaan, sampai kadang harus menggunakan pengalaman manusia sebagai obyek percobaan. Misalnya, ada pekerjaan yang aku sendiri nilai susah biasanya aku mengadakan test dengan meminta seseorang melakukannya. Tetapi sejauh ini hasilnya boleh dibilang baik walaupun belum bisa dikatakaan sempurna, khususnya masalah manusia membuatku sungguh pusing kepala.
Percobaan atau eksperimen ada juga yang berbahaya banyak menelan korban, baik orang lain maupun dirinya sendiri seperti Marie Currie namun hasil percobaan para ahli menghasilkan hukum hukum, fisika, kedokteran, atom, senjata dan kimiawi.
Percobaan itu sendiri memerlukan biaya dan pikiran serta tenaga, namun hasilnya menguntungkan manusia dan bisa dipercaya.
Seperti halnya kita mempercayai seorang dokter yang mengobati kita, memberi obat dan merawat kita. Kenapa? Karena dokter sudah melakukan banyak sekali percobaan, bahkan pengalaman, yakni jam terbang prakteknya. Intinya apapun diucapkan kita langsung percaya.
Ganjalan dalam pikiranku adalah dimana kita tahu persis apa sebuah kepercayaan yang kita anut, tetapi kita sendiri tidak percaya? Seperti kita percaya bahwa perbuatan baik, membuat orang senang, membahagiakan orang itu masuk surga, tetapi kita lebih suka membuat orang menangis, apa lagi saat kita berkuasa, lalu kita sewenang-wenang membuat orang susah. Apapun hasilnya kita tetap tega melakukannya, dan neraka menanti.
Kita percaya penuh bahwa Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup, tapi kita lebih suka memilih jalan yang lain. Kita percaya bahwa apa yang dipersatukan Allah jangan diceraikan manusia, tetapi kita lakukan dan menganggap itu hal biasa. Padahal percobaan dengan pengorbanan terbesar dan telah menghasilkan hukum cinta kasih dibayar dengan darah dan penderitaan.
Bagi kita yang belum percaya boleh saja melakukan percobaan, mulai dari percobaan alam terkecil. Misalnya, ambil lilin lalu taruhlah diatas air dipiring lalu tutuplah dengan gelas. Api lilin mati dan air naik mengisi oksigen yang habis dibakar! Luar biasa, pasti ada sesuatu yang mengaturnya carilah tahu! Dan membuat kita percaya bahwa begitu besar kuasa-Nya. Semakin Anda melakukan percobaan apapun, semakin terbuka mata anda melihat kebesaran Tuhan.
Semoga Cinta Tuhan bisa memberikan kita pengertian, bahwa semuanya adalah milik dan kuasa-Nya.

Sumbangan

Dengan memberi sumbangan, sama dengan Anda menerima berkat.

donateSuatu hari lampu jalan di depan rumahku mati, tunggu punya tunggu petugas PLN tidak juga datang, akhirnya saya putuskan membeli lampu 400 watt untuk ganti, tetapi setelah dipasang tidak beberapa lama putus lagi, terpaksa harus beli lagi. Setelah beberapa lama baru tukang listrik datang dan mengganti lampu beserta kabelnya, ternyata kabel rumah kami pun harus diganti semua karena standard terlalu kecil. Semua kabel diganti dan biayanya gratis. Lumayanlah.
Seminggu kemudian saya mengikuti acara di Gedung Indonesia Power, acara disponsori oleh PLN dan sekolah bisnis saya. Kebetulan Dirut PLN saat itu alumni dan masih adik kelas saya. Di acara puncak yaitu pemberian sumbangan beasiswa untuk beberapa mahasiswa berprestasi dan yang memberikan juga harus mantan atau alumni yg lulus berpredikat, di luar dugaan akhirnya jatuh pada pilihan kepada saya yang harus menyerahkan. Sambil menyerahkan sumbangan (yang sebagian besar dari PLN) saya memberikan sambutan buat bekal bagi para penerima beasiswa dan ditutup dengan pesan bahwa ingatlah selalu PLN supaya kelak kalau selesai sekolah bisa melamar di PLN pasti diterima, tapi pelayanan kelak harus di tingkatkan jangan seperti kejadian di rumah saya. Semua hadirin bertepuk tangan. Saya kembali ke tempat duduk dan disamping saya ada Dirut PLN. Dia menyalami saya terus berbisik bahwa nanti pulang ada hadiah khusus dari PLN buat saya (Lumayan sebuah fulpen Mont Blanc dan tas tangan Braun Bufel).
Memberi sumbangan bagi orang-orang tertentu sangat berat bahkan cenderung menolak. Di sisi lain ada orang yang bermurah hati selalu mau menyumbangkan sesuatu, baik materi maupun tenaga. Padahal kita mendidik anak cucu kita agar bermurah hati seperti Allah Bapa kita juga bermurah hati. Segala yang kita peroleh adalah cuma-cuma darinya, tetapi kita merasa semuanya adalah hasil kerja keras kita, sehingga semua menjadi hak kita, mau kasih sumbangan, bantuan adalah hak kita.
Saya sungguh terharu kalau bisa melihat orang-orang yang menerima sumbangan. Wajah mereka ceria penuh suka cita dan percayalah bahwa yang memberi sumbangan sudah mendapat berkat dan pahalanya, terlepas dia menyaksikan atau tidak.
Masih banyak orang yang merasa kalau memberikan sumbangan bantuan akan merugikan pihaknya, atau akan mengurangi penghasilannya. Saya rasa pendapat ini seratus persen benar, apalagi kalau keperluan kita masih banyak seperti rumah masih nyicil belum masa depan sekolah anak, dan belum ada tabungan. Sekali lagi pendapat ini benar dan tidak salah, tapi ada satu hal yang kita lupakan bahwa di bawah kesemuaannya ada kelebihan yang disampaikan kepada kita dan tidak bisa dibanding-bandingkan bahwasannya orang yang suka menyumbang pasti hidupnya penuh suka cita.
Ini tidak bisa ditawar-tawar bahkan sampai anak cucunya akan merasakan belas kasih dari Allah Bapa kita.
Tetapi, semuanya harus mulai dari pembelajaran, mungkin belum tiba saatnya, tetapi kita harus meletakkan langkah kita untuk secara bertahap dan perlahan-lahan berbuat sesuatu. Mulailah dari hal yang paling kecil, misalnya dalam rumah kita ada keluarga miskin, seperti pembantu rumah tangga kita, sedikit berbelas dengan berbagi, cukup membuat mereka senyum dan bahagia.
Setelah itu tiba saatnya kita lebih berbelas kasih kepada sesama kita, teman-teman kita dan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan-ketentuan menurut norma kemanusiaan dan dengan segala keterbatasan kita.
Semoga Tuhan mengajarkan kita bagaimana berbelas kasih, bermurah hati dan ringan tangan membantu sesama.
Cinta tetap Cinta, tapi Cinta akan lebih kalau kita berbagi.

Istirahat

Tubuh manusia telah diatur sedemikian rupa dimana setiap organnya memiliki waktu untuk istirahat dan pemulihan.

Woman SleepingBayangkan dalam satu hari jantung kita berdetak lebih dari 100.000 kali. Darah kita mengalir melalui 17 juta arteri, urat darah dan pembuluh-pembuluh halus. Kita berbicara lebih dari 4.000 kata per hari. Kita bernafas sebanyak 20.000 kali. Kita menggunakan dan menggerakkan otot besar 750 kali. Kita mengoperasikan 14 milyard sel otak non stop. Oleh karena itu, manusia perlu istirahat sejenak memberikan kesempatan semua bagian tubuh kita memulihkan tenaganya kembali.
Salah satu hormon yang penting lainnya adolah kortisol, di mana waktu produksi tertingginya adalah dari waktu tengah malam hingga di waktu pagi (pagi-pagi sekali). Kortisol memainkan peranan yang besar dalam membantu kita menghadapi stress/tekanan yang kita hadapi setiap hari, mengurangi rasa penat dan peradangan. Bila manusia tidur terlambat, mereka membatasi kemampuan tubuh untuk menangani segala kegiatan dan mengurangi tenaga dan vitalitas pada keesokan harinya.
Istirahat rasanya mutlak harus kita lakukan, termasuk rutinitas tidur yang berkualitas supaya mendapatkan kembali energi yang dibutuhkan bagian tubuh kita.
Demikian juga dalam kehidupan rohani kita, karena diliputi dengan demikian rumitnya seharian maka kita perlu untuk sedikit rehat. Saya sendiri membiasakan diri dengan meditasi ringan, berdoa dan kadangkala memberikan nasihat buat anak-anak. Selain itu, saya menulis dan membaca adalah bagian dari istirahat rohani, terutama bacaan-bacaan yang sejuk dan damai. Saya pun memberikan perhatian sejenak kepada orang di dekat kita, paling tidak senyuman. Ada satu hal yang menarik dari istirahat rohani, yakni dilakukan melalui musik atau bunyi-bunyian (agama tertentu) nyanyian, juga wangi-wangian dupa, kemenyan dan parfume.
Masing masing orang berbeda pandangan dalam hal istirahat rohani. Istirahat rohani berbeda dengan jasmani, tetapi kelelahan rohani dapat menyebabkan jasmani dan roh kita ikut lelah dan tentu saja menyebabkan kehidupan kita menjadi lebih sulit.
Semoga kita semua bisa menikmati berkat Tuhan dalam istirahat, baik jasmani maupun rohani.