Monthly Archives: December 2012

Tahun

Pada akhir tahun kedua belas (tahun Gregorian) hari keduapuluh empat AKU akan memberkati-Mu juga pohon-pohon ara, pohon zaitun dan seluruh makhluk di bumi (Naskah Kuno Bangsa Romawi)

Anno DominiSalam damai NATAL mendampingi sahabat semua. Tahun kalender Masehi diciptakan pada abad ke-6 oleh Santo Dionysius dan dikenal dengan nama Tahun Masehi yang kita gunakan sampai sekarang atau disebut juga Anno Domini (Tahun Tuhan). Tahun-tahun pertama memang sulit sekali, para ahli mencari bagaimana menentukan Tahun Masehi, atau tahun dimulai perhitungan 1 walaupun berbagai data menunjukkan bahwa mulai tahun 1 tidak bertepatan dengan kelahiran Tuhan YESUS, tetapi para ahli sepakat bahwa dokumen sejarah kuno menunjuk angka 1 Masehi bertepatan pada Tahun kelahiran Yesus Kristus. Walau Kalender Romawi sendiri itu baru dicatat setelah 15 tahun dari tahun Masehi pada pemerintahan Kaisar Tiberius dan ditulis oleh Lukas 3:1-2 dan data inilah kelak akan menjadi dokumen awal penulisan TAHUN. Dokumen lain diambil dari Lukas 2 :1-2 dimana Gubernur Kirenius dari Siria menjalankan program Sensus Penduduk.

Tradisi NATAL setiap tahun

Banyak tradisi perayaan Natal di Eropa yang merupakan pengembangan kemudian dengan menyerap unsur berbagai kebudayaan. Pohon natal di gereja atau di rumah-rumah mungkin berhubungan dengan tradisi Mesir atau Ibrani kuno. Ada pula yang menghubungkannya dengan pohon khusus di taman Eden (lihat Kejadian 2:9). Tetapi dalam kehidupan pra-Kristen Eropa memang ada tradisi menghias pohon dan menempatkannya dalam rumah pada perayaan tertentu. Tradisi “Pohon Terang” modern berkembang dari Jerman pada abad ke-18. Terdapat pula tradisi mengirim Kartu Natal, yang dimulai pada tahun 1843 oleh John Collcot dari Inggris. Biasanya dengan gambar yang berhubungan dengan kisah kelahiran Yesus Kristus dan disertai tulisan: Selamat Hari Natal dan Tahun Baru. Dewasa ini orang memakai teknologi informasi (email) berkirim kartu Natal elektronik. Juga dalam rangka perayaan Natal dikenal di Indonesia tradisi Sinterklass, yang berasal dari Belanda. Tradisi yang dirayakan pada tanggal 6 Desember ini, berhubungan dengan St. Claus (Santa Nikolas), seorang tokoh legenda, yang mengunjungi rumah anak-anak pada malam dengan kereta salju terbang ditarik beberapa ekor rusa kutub membagi-bagi hadiah. Dalam dunia modern, perayaan Natal secara sekuler lebih menekankan aspek saling memberi hadiah Natal, sehingga ada yang beranggapan Santa Nikolas makin lebih penting daripada Yesus Kristus. Dalam tradisi Sinterklass Belanda – tokoh yang digambarkan oleh suatu iklan minuman Amerika sejak tahun 1931 sebagai seorang tua gendut, bercambang putih dan berpakain merah dengan sepatu bot, ikat pinggang hitam, dan topi runcing lembut ini – menjadi bagian dari acara keluarga (untuk mendisiplin anak-anak) dengan mengunjungi rumah-rumah disertai pembantu berkulit hitam (Zwarte Pit) yang memikul karung berisi hadiah untuk anak yang baik; tetapi karung itu juga tempat anak-anak nakal dimasukkan untuk dibawa pergi. Yang sering kita lihat juga Natal dimeriahkan dengan banyak cahaya lampu berkelap-kelip. Selain untuk menambah semarak perayaan, ini juga memiliki pemahaman cahaya yang ada, maksudnya adalah Kristus akan mengusir kuasa kegelapan.
Berbeda dengan tradisi perayaan Natal di Eropa, perayaan Natal ritus timur banyak mengandung aspek rohani seperti puasa, bermazmur, membaca Alkitab (termasuk dimeriahkan dengan Menulis Alkitab Tulisan Tangan Deuterokanonika), dan puji-pujian. Di Gereja-gereja Arab, boleh dibilang tidak ada perayaan Natal tanpa didahului puasa. Gereja Ortodoks Syria melakukan persiapan Natal dengan berpuasa selama 10 hari. Sementara di Gereja Ortodoks Koptik puasanya lebih lama lagi, yaitu sejak minggu terakhir November. Jadi, sekitar 40 hari. Waktu iftar (buka puasa) pada tanggal 7 Januari pagi. Puasa pra-Natal ini disebut dengan puasa kecil (Shaum el-Shagir). Meskipun agak berbeda dalam tradisi, secara prinsip cara ini tidak jauh berbeda dengan cara berpuasa Gereja-gereja lain (Persiapan Puasa menyambut NATAL sudah hampir dilupakan umat, tetapi masih dijalankan para Imam, biarawan dan biarawati). Khusus di Gereja Santo KRISTOFORUS di Jakarta Barat, memulai menyambut Natal dengan NOVENA Ayam Berkokok atau NOVENA Kanak-kanak YESUS yang biasanya dimulai minggu kedua Desember berakhir sembilan hari berturut turut berakhir sehari sebelum NATAL. Acara ini sudah berlangsung sembilan tahun lamanya dan sangat bagus sekali, yang dihadiri oleh ribuan umat dan MISA dipimpin oleh konselebran 15 – 20 orang pastor.

Makna LILIN NATAL
Dalam masa Natal, Lilin menggambarkan atau memberikan gambaran tentang] Kristus yang dilambangkan sebagai terang bagi dunia yang gelap. Di dalam Alkitab pun tertulis tentang terang, di dalam Perjanjian Lama, Yesaya 9 : 1-6, “terang yang besar”, sedangkan di dalam Perjanjian Baru, Yohanes 1 :1-18,” terang manusia”.
Bukan hanya di dalam peribadatan saja, di rumah-rumah dan di toko-toko kerap dihias dengan lampu-lampu yang kelap-kelip. Hal ini muncul sejak zaman patristik sebagai gambaran akan terang yang mengalahkan kegelapan. Penggunaan lilin dan lampu-lampu kelap-kelip merupakan pengaruh dari pesta cahaya Orang Yahudi.
Semoga Makna Natal bisa memberikan kekuatan yang membangkitkan kebahagiaan kita yang selalu menghitung dari Tahun ke Tahun, apa yang telah kita perbuat untuk membagikan kebahagiaan kita buat sesame. Lebih banyak mana? Kita menyenangkan hati orang atau menyusahkan hati orang? Lebih banyak mana kita membuat orang tertawa atau orang menangis? Saya rasa tiba saatnya kita menghitung TAHUN, sejak kita dilahirkan, sejak kita kanak-kanak, sejak kita dewasa, sejak kita kawin, sejak kita memiliki anak-anak, sejak kita menjadi kakek dan nenek, dan sejak kita mendekati ajal dan kembali kita kepangkuan bapa di surga.
Salam damai NATAL selalu bersamamu.
Catatan : Sedikit Kisah NATAL di atas dikutip dari Tulisan Romo Magnis Suseno

MAMA

Surga itu berada dibawah telapak kaki MAMA

mothers-day-loveDi mataku, MAMA adalah segalanya. Pengorbanan terbesar dalam melahirkanku membuat dirinya mempertaruhkan seluruh nyawa. Bahkan setelah diriku lahir ke dunia, MAMA dengan penuh kesabaran selalu setia merawatku sampai besar. Selama hidupnya perjuangan MAMA tak kenal lelah. Demi membantu ayah, MAMA pun rela ikut bekerja dari subuh hingga malam. Kadang kita sering membuat MAMA bersedih dengan perbuatan yang aku lakukan, dan sering berkata tidak sopan sehingga menyakiti hatinya.
Namun, setiap lontaran kata yang menyakitkan tak pernah diingatnya sebagai dendam (Surat seorang sahabat buat mamanya). Hari ini aku sadari bahwa MAMA adalah sosok yang paling mulia. Jika seorang PAPA mengajarkan kita bagaimana bertanggung jawab, tetapi seorang MAMA yang menunjukan bagaimana cara mencintai dengan penuh cinta kasih. Pintanya tak banyak, hanya kita semua bisa hidup rukun dalam bersaudara. Terima kasih MAMA untuk setiap doa yang selalu MAMA panjatkan di setiap malam agar kami selalu hidup dalam penyertaan-Nya.
Masih ingat sewaktu aku masih anak-anak, MAMA menyediakan sapu lidi, kalau kami nakal maka kaki kami pasti mendapat habok (hantaman dalam bahasa Timor) namun sekarang sapu lidi ini menjadi kenangan indah sekali karena itu betapa tanda CINTA yang disampaikan MAMA kepada kita karena begitu sayangnya kita semua harus siap menjadi orang baik.
22 Desember di seluruh Indonesia memperingati hari ibu tetapi gaungnya hampir tidak didengar karena kesibukan kita semua apalagi yang mau liburan natal. Acara natal jadi boleh dibilang ibu yang dirayakan hari ini dilupakan sudah, tetapi aku sendiri mencoba meresapi kehadiran MAMA bagi diriku. Aku anak kedelapan dari sepuluh saudara. Kami lima laki-laki dan lima perempuan, kini tinggal delapan karena dua kakak perempuanku juga sudah meninggal.
Kami hidup dalam suasana tidak berlebihan boleh dibilang sangat kurang, jadi MAMA harus bekerja keras sekali, mulai dari urusan rumah tangga, urusan bersih-bersih, membuat roti dan kue untuk dijual. Kakak-kakak laki-laki jadi tukang buat roti, yang kecil-kecil tukang antar roti, jadi MAMA bisa mengatur bagaimana kami semua harus sekolah sambil bekerja. Kini aku bisa jadi orang, sekolah selesai sampai Pasca Sarjana dan menjadi orang berkecukupan semua karena MAMA. Kami hidup rukun dan saling mencintai karena MAMA. Kami memiliki anak-cucu keponakan yang baik-baik juga karena MAMA. Beliau hidup penuh dengan senyuman, tidak pernah marah dan selalu menerima apapun yang ada. Di kala susah pun tidak mengeluh, tetapi ia selalu dalam doa agar kami semua berbahagia.
MAMA sekarang sudah kembali ke pangkuan Bapa di surga, namun CINTA-nya tinggal bersama kami. Terima kasih MAMA, terima kasih dan syukur karena tanpamu aku tiada. Tuhan sambutlah MAMA di pangkuan-MU. Tuhan lindungi dan berkati beliau agar damai dan sejahtera di surga.
MAMA, aku rindu padamu!

Sakit Hati

Membuat sakit hati orang, doa negatif dan buruk buat diri kita.

the-more-we-abandon-ill-will-and-hatredPernah mendengar istilah doa yang diterima langsung oleh Tuhan? Ada beberapa doa yang dinaikkan oleh orang-orang yang tertindas, yang kehilangan kebebasan, orang sakit, juga doa seorang ibu buat anaknya. Permohonan ini diterima sendiri oleh Allah Bapa sendiri dan memberkati langsung pula buat orang yang didoakan.
Sebaliknya kalau kita menyakitkan hati orang, membenci orang, maka hal pertama yang kita alami adalah semua doa kita akan ditolak dan doa negatif atau buruk akan berbalik kepada kita.
Natal sudah semakin dekat, ini kesempatan kita membuka pintu maaf selebar lebarnya, mohon pula pengampunan dan mengaku dosa, sehingga kita bisa hidup dalam damai sejahtera dan penuh suka cita.
Bagaimana rahasia untuk sembuhkan Sakit Hati? Hal paling utama adalah belajar memaafkan kesalahan orang lain. Karena memaafkan adalah hal paling baik dalam sebuah hubungan. Kita harus mempercayai diri sendiri agar merasa bebas berbuat. Jangan bertanya bagaimana rasanya sakit hati. Jangan pula bertanya siapa yang membuat hati terasa pedih, perih, dan nyeri. Sulit diungkapkan, tapi sangat jelas menyayat dada bagian dalam.
Sakit hati adalah sakit dari segala sakit. Mungkin kita pernah mengalaminya. Sakit hati tidak selalu disebabkan oleh putus cinta, tetapi bisa juga disebabkan oleh perbedaan pendapat atau pertentangan dengan teman atau anggota keluarga. Namun, sakit hati hampir sama rasanya dengan putus cinta, demikian juga dampaknya.
Siapa pun anda, pasti ingin dicintai, mencintai, dipercayai dan mempercayai orang lain. Tetapi, ketika sakit hati tiba, sulit bagi kita untuk kembali memaafkan dan mempercayai orang yang melakukannya. Bahkan kita mungkin merasa sulit untuk membuka hati dan perasaan kepada orang lain yang tidak tahu apa-apa.
Ini adalah dilema yang harus dihadapi. Terserah anda, memilih untuk berjalan sendiri atau melanjutkan hubungan setelah apa yang terjadi. Satu hal yang pasti, hidup akan terus berjalan dengan atau tanpa sakit hati.
Berdasarkan pengalaman beberapa sumber dapat disimpulkan bahwa belajar untuk membuka kembali hati, perasaan cinta dan rasa percaya kepada orang-orang yang pernah menyakiti anda, merupakan hal yang penting. Kenapa? Karena cepat atau lambat, setiap orang akan menyakiti dan disakiti hatinya.
Oleh sebab itu, akan lebih baik apabila kita menyadari bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini yang luput dari sakit hati, termasuk kita semua. Tanpa bermaksud mengurangi rasa percaya kepada orang-orang yang kita cintai, ada baiknya kita menyadari bahwa siapa pun dia, teman biasa, sahabat, pacar atau keluarga dan sebaik apa pun dia, suatu saat nanti akan menjadi orang yang menyakiti kita. Walaupun mungkin tidak disengaja.
Belajar untuk bertanggung jawab dan menghargai orang lain juga sangat penting. Coba bertanya pada diri, apa yang tidak diinginkan dalam hubungan anda, apa yang bisa membuat anda sakit hati, dan apa yang anda ingin orang lain lakukan. Buatlah daftarnya dan coba utarakan hal itu kepada orang-orang di sekitar anda. Apabila anda sakit hati lagi, tidak hanya mengingat cara mengatasi sakit hati terdahulu, tetapi mencoba keluar dari masalah dan melupakannya dengan cepat. Hal ini akan sangat membantu. Apabila perlu, hang-out bersama teman-teman dan alihkan perhatian kepada pekerjaan atau olah raga.
Anda juga perlu mengetahui bahwa kata kunci untuk menyelamatkan diri dari sakit hati adalah bukan percaya kepada orang lain tetapi percaya kepada diri sendiri dan perasaan anda. Ingatlah bahwa tidak ada jaminan orang lain tidak akan menyakiti perasaan anda. Berusahalah menjadi orang baik, sopan, bijak, peduli kepada orang lain dan dapat dipercaya.
Semoga kita semua diberkati dengan Cinta Kasih Allah Bapa, agar jangan ada sakit hati antara kita.

Connecticut

FeatureImageAksi penembakan brutal terjadi di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut, AS, pada Jumat (14/12) waktu setempat (Sabtu pagi 15/12 waktu Jakarta) Penembakan ini menewaskan total 27 orang, terdiri atas 20 anak-anak dan 7 orang dewasa termasuk pelaku. Pelaku penembakan yang masih berusia 20 tahun, Adam Lansa, masuk ke dalam ruang kelas dan melepas tembakan secara membabi buta, kemudian bunuh diri.
Selamat pagi di akhir pekan! Semua sahabat, mari kita berdoa sejenak buat anak-anak kita, yang menjadi korban penembakan di Connecticut Amerika Serikat.
Berita di atas sangat mengejutkan hati. Bayangkan anak-anak yang masih polos dan lugu harus menjadi korban kekerasan oleh orang gila. Sejam setelah peristiwa itu terjadi demonstrasi di Gedung putih menuntut presiden Barrack Obama untuk membatasi dan mengawasi peredaran senjata!
Kita di Indonesia sebagian besar tidak mengambil peduli, tetapi beberapa Gereja langsung mengadakan kebaktian penghormatan arwah, sekaligus pernyataan soidaritas. Terus terang saya juga sedih sekali dan sangat tersentuh karena mendengar berita ini. Bagi saya ini berita biasa yang menjadi luar biasa karena dilakukan terhadap anak-anak yang tidak berdosa, masih mempunyai masa depan yang terbentang luas, serta juga masih tidak tahu apa-apa tentang kekerasan.
Di sisi lain yang membunuh sudah bunuh diri, habislah sudah tidak ada yang dituntut. Pertanyaan yang datang berulang-ulang adalah mengapa harus terjadi? Mengutip ucapan Wali Kota Connecticut setelah kejadian. Mr. Dan Malloy yang mengatakan bahwa kota kita dikunjungi Iblis! Pembunuhan massal mengingatkan kita akan peristiwa Jim Jones yang mengajak umatnya 200 orang lebih meminum racun sianida dan masih bisa kita saksikan dalam perjalanan sejarah terjadi pembunuhan dengan senjata.
Hidup kita dipenuhi oleh kekuatan-kekuatan yang berada di luar kontrol manusia, seperti faktor kejiwaan, faktor tekanan, dan yang kita namakan pengaruh kuasa gelap atau kuasa kegelapan. Hal ini perlu kita pelajari dengan sadar bahwa kejadian tersebut bisa sewaktu-waktu terjadi dalam keluarga dan dalam lingkungan kita. Untuk itu kita tidak henti-hentinya berdoa mohon perlindungan Tuhan agar kita terhindar dari segala malapetaka.

Demo

Menyampaikan aspirasi dengan melakukan demonstrasi atau demo.

flag_1580855Saya terjebak kemarin pagi di Slipi mau menuju ke Twin Hotel untuk Breakfast. Jalan Tol Slipi Cawang ditutup, yang sudah terlanjur masuk terpaksa putar balik melawan arus. Bayangkan dari Jembatan Grogol sampai Taman Anggrek sudah 2 jam lebih. Arus dari Cawang ke Slipi juga mengalami hal yang sama. Akhirnya seluruh jalan tol lewat dari dan ke gedung MPR-DPR ditutup, sehingga semua pengguna tol harus putar melawan arus. Anehnya tidak ada warning sama sekali peringatan pemerintah daerah. Presiden yang menuju ke gedung MPR-DPR harus keluar tol dan dijemput dengan pesawat helikopter.
Melalui siaran pandangan mata Radio Elshinta, aku memantau bahwa ada Demo besar-besaran di Gedung MPR-DPR mengenai keputusan pemerintah perihal Peraturan Otonomi Daerah. Pendemo dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia dan Aliansi Desa Indonesia. Merekamenuntut bahwa setiap Kepala Desa harus menjadi pegawai negeri tetap dan aliran dana harus diatur kepala desa.
Sedih, lapar, kesel, jengkel, sebel beraduk campur baur. Coba bayangkan maksud hati menempuh jarak 1 km dalam waktu 10 menit jadi 3 jam. Kejebak dalam macet memang paling tidak enak. Tidak terbayangkan seorang sopir taxi yang tidak ada penumpang terus kejebak macet tidak terbayang air mata kesedihannya.
Demo memang baik buat ingin menyampaikan aspirasi untuk kepentingan kelompoknya tetapi banyak mengorbankan kepentingan orang lain, termasuk macet yang buat aku kesel banget. Sewaktu masih mahasiswa aku beberapa kali ikut kegiatan demonstrasi dan senang juga bisa menyampaikan aspirasi. Aspirasi berhasil atau gagal urusan kedua.
Menyampaikan aspirasi bukan saja datang dari pendemo, kadang datang dari diri kita yang memprotes pengambilan keputusan kita sendiri. Hal itu tidak terlepas dalam gereja atau organisasi, seperti perusahaan. Misalnya kita di demo karyawan sendiri atau umat yang ingin menyampaikan aspirasi tentang ketidakserasiannya dengan pemikiran kita. Kehidupan rohani juga sering kali menghadapi kenyataan ini. Hal itu dimulai dari kisah protestan sampai masa rekonsiliasi kristen.
Kalau dalam diri kita sendiri yang mengalami bagaimana bagian-bagian kehidupan kita melakukan demo? Tangan mau sendiri, kaki mau sendiri, badan mau sendiri pasti sangat repot juga. Oleh karena itu, perlu adanya harmonisasi kehidupan kita. Semoga Tuhan memberikan kekuatan buat kehidupan kita.

Rapat

Rapat menjadi bagian dari pengambilan keputusan.

board-meetingCor unum et anima una (Satu hati satu pikiran). Semboyan ini saya pilih saat terpilih menjadi Koordinator Bidang Teritorial tahun 2005 di mana saya merasa bahwa setiap kelompok apa saja harus bisa sehati sejiwa untuk mendapatkan suatu kesepakatan untuk menjalankan roda organisasi. Perbedaan pendapat itu biasa dan logis, tetapi akan menjadi tidak biasa, kalau ada unsur pemaksaan kehendak. Di sana akan menghasilkan hal-hal yang kurang diingini.
Perjalanan waktu memang cepat sekali sehingga kita harus bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin. Dalam setiap rapat, saya selalu mengusulkan yang ideal adalah 60 menit, maksimal 90 menit. Kita menggunakan waktu rapat lebih dari 60 menit adalah hal luar biasa, tetapi rapat terlalu panjang menunjukkan pemanfaatan waktu yang sia-sia.
Suatu hari waktu saya di Singapura, saya mengikuti suatu simposium. Sebelum rapat dimulai, pimpinan sinposium memberikan agenda dan menunjuk seorang untuk mengawal waktu. Saya langsung teringat setiap akan rapat kabinet atau sidang konvensi Lions Clubs Indonesia atau rapat-rapat dalam Clubs, maka selalu ditunjuk satu orang untuk mengawal waktu. Dia disebut seargent of arms, yang memiliki kekuasaan menghentikan pembicaraan, menentukan waktu bicara dan mengarah supaya pembicaraan terarah, termasuk juga ketika pimpinan rapat terlalu bertele-tele.
Pengambilan suara sudah diatur dengan warna kartu. Kartu merah sebagai pemegang suara, kartu kuning sebagai alternate kalau pemegang suara berhalangan. Selain itu ada juga Tail Twister, seorang yang ditunjuk sebagai penggembira, di mana rapat harus ceria dan melakukan ice breaking kalau terjadi deadlock, membuat peserta rapat tidak ngantuk, dan memberi denda kalau ada yang ngobrol sendiri. Selain itu masih ada tamer, seorang yang ditunjuk menjadi penyedia sarana dan prasarana, termasuk urusan alat tulis, LCD, paper, termasuk makanan dll.
Lions Clubs memang merupakan suatu organisasi yang tertata sangat rapi dan indah, terutama soal rapat di mana protokoler sangat didahulukan, cara duduk, tempat duduk semua sudah diatur. Saya rasa kita boleh belajar banyak dari NGO terbesar di dunia ini, bahkan satu-satunya orgaanisasi NGO (Non Gouvernment Organization) yang bisa duduk dalam sidang PBB.
Rapat memang sangat penting untuk mengambil keputusan. Di kantor saya sudah diatur hanya 30 menit saja setiap pagi jam 08.30. Senen jatah BOD, Selasa HRD, Rabu Marketing, Kamis Operasi, Jumat Keuangan, dan Sabtu Libur bukan untuk berleha-leha tapi kesempatan untuk lobby, main golf, trainning dan lain sebagainya.
Sebagai CEO saya selalu berusaha membawa perusahaan dalam keadaan stabil, terkendali dan berjalan normal. Rapat akan menjadi sangat penting untuk mencapai keadaan demikian.
Satu pertanyaan juga sering datang, kalau rapat sama bawahan mereka selalu ABS (asal bapak senang) atau nurut wae, yang sulit itu kalau rapat dengan diri sendiri wah ini perlu perimbangan khusus.
Semoga kita semua selalu diberkati dengan pikiran positif untuk membangun jiwa dan pikiran, sehingga bisa menjadi pemimpin baik untuk bangsa dan negara, gereja, perusahaan juga memimpin diri kita sendiri.

Akar Rumput

Gerakan yang dilakukan arus bawah, secara spontanitas, tidak direkayasa sangat dibutuhkan untuk membangun cinta

Paul-Wellstone-quoteDengan melalui suatu gerakan kelompok kecil di arus bawah yang mengagumkan, sebuah gerakan akar rumput mengusung suatu pendekatan baru terhadap pendidikan yang kemudian dikenal sebagai CTL (Contextual, Training and Learning). Gerakan akar rumput ini melihat CTL sebagai suatu cara untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada sistem gerakan untuk menghasilkan karya-karya berdayaguna dan dapat dimanfaatkan menjadi pengembangan karya-karya besar, positif, spektakuler, terarah dan mampu mengangkat kekuatan-kekuatan suatu pembangunan.
Kata orang cinta itu dari mata turun ke hati, dari hati menembus sanubari lalu membakar jiwa, tapi kata Santo Martinus bahwa cinta itu sudah ada dari lahirnya, seperti akar rumput yang kelak tumbuh menjadi savana. Kata saya cinta itu membangun dan tidak pernah merusak atau menghancurkan, terlepas dari sifat cinta, yakni sabar, sederhana, murah hati, tidak cemburu, tidak sombong, tetapi sejauh dia membangun kebaikan itulah akar rumput cinta, seperti anak bayi minum susu ibu, itu sudah menyatakan cinta apa lagi kalau dia menangis itu tanda dia menyatakan cinta, sehingga berbahagialah ibu-ibu yang pernah menyusui karena kepadanya sudah merasakan suatu cinta dari akar rumput. Kata temanku senyuman seorang bayi itu adalah ungkapan cinta yang sangat polos yang dinyatakan kepada dunia sebagai suatu solidaritas.
Perusahaan saya menempatkan akar rumput, yaitu seluruh staf dan karyawan, paling bawah sebagai asset utama perusahaan, mulai dari cleaning service, office boy, rigger, operator karena tanpa mereka perusahaan tidak akan tumbuh, bahkan tanpa mereka perusahaan tidak punya wajah.
Seperti halnya gerakan akar rumput, Kristoforus menulis “Gereja” di akar rumput. Kegiatan dan gerakaan yang penuh cinta membuat semua insan harus berbalik wajah untuk menatapnya. Cinta yang dinyatakan oleh gerakan umat memberikan suatu perubahan dunia terutama dalam karya keselamatan.
Mari kita menerapkan gerakan akar rumput sebagai gerakan membangun cinta bukan menghancurkan atau merusak cinta. Karena cinta kita ada.

Bekerja – Bekerja – Bekerja

Bekerja adalah bagian dari komitmen iman kepercayaan kita (Dahlan Iskan)1204-20121002-WORK-WORK

Saya pernah menulis perihal bekerja di beberapa milis, yang saya pandang dari sisi internal kehidupan manusia, tetapi pandangan luar perlu dibahas saat saya membaca motto Pak Dahlan Iskan semasa beliau jadi Direktur Utama PLN dalam catatan saya.
Pagi itu saya ada janji dengan Pak Vikner dan Pak Pamudji (sekarang Dirut PLN). Beliau adalah direktur PLN jam 6.30 pagi. Dalam hati saya pikir aneh juga kok pagi amat. Jam 6.30 tepat saya sudah di kantor PLN. kami datang berlima, saya dan direksi perusahaan.
Sejak duduk di ruang tunggu mata kami melihat banner yang pasang hampir setiap sudut “Bekerja-Bekerja-Bekerja” dan rajin amat bapak-bapak ini mau undang rapat jam 6.30. Saya kira mereka belum datang. Jam 6.40 kami diundang masuk ke ruangan Pak Vickner Sinaga. Beliau minta maaf karena harus rapat dulu dengan Pak Dahlan Iskan dari jam 06.00 pagi.
Sungguh luar biasa fenomena kerja ini. Sepulangnya dari sana saya mencoba di kantor saya untuk mulai rapat koordinasi jam 08.00 ternyata cuma hari pertama saja, selanjutnya semua protes dan datangnya jam 09.00.
Mental yang ditunjukkan Pak Dahlan Iskan luar biasa. Dia hadir di kantor jam 6.00 pulang jam 06.00 (paling cepat). Dia tidak mau terima gaji atau bonus atau hadiah dari perusahaan. Daya tidak mau naik mobil perusaahaan (kata beliau karena mobilnya lebih bagus). Daya tidak mau diiming-iming perusahaan dengan permen-permen supaya dia rajin kerja dan semangat. Menurutnya, itu semua semu. Sebab, hanya mental dan kemauan sendiri baru bisa kuat untuk bekerja. Itu harus dimulai dengan niat kita
Proses perubahan mental kita untuk mau bekerja memang harus dimulai dari luar atau lingkungan. Kalau saja seseorang rajin sekali berada di lingkungan 10 orang malas, maka akhirnya dia malas juga. Demikian juga kalau ada 10 orang rajin dan ada 1 orang malas, maka 10 orang ini akhirnya malas juga! Aneh tapi nyata, sehingga kita perlu membuat komitmen penuh di ruang kantor, di tempat kerja, dan di proyek bahwa tidak boleh ada 1 orang pun yang malas. Kalau ada maka lebih baik di korbankan atau di keluarkan.
Ilustrasi masuk Surga berikut ini tepat sekali : lebih baik masuk surga dengan mata satu daripada dua mata masuk neraka dan lebih baik masuk surga dengan tangan satu, daripada masuk neraka dengan tangan dua
Bekerja adalah bagian dari komitmen iman. Kemalasan adalah musuh nomor satu orang beriman. Karena itu malas harus dilawan. Musuh kedua adalah manipulasi, korupsi dan kecurangan. Semuanya harus kita atasi dengan hati yang putih. Semoga kita semua diberkati dengan berkat Tuhan, terutama kesehatan, kedamaian dan kesuksesan.

Srikandi

Sesungguhnya perjuangan kebangsaan kita dimulai dari Srikandi-srikandi kita (QL Sung)

srikandiKisah Srikandi cukup magis dan misterius. Dia dikisahkan lahir karena keinginan kedua orangtuanya, yaitu Prabu Drupada dan Dewi Gandawati. Mereka menginginkan kelahiran seorang anak dengan normal. Kedua kakaknya, Dewi Dropadi dan Drestadyumna, dilahirkan melalui puja semadi. Dropadi dilahirkan dari bara api pemujaan, sementara asap api itu menjelma menjadi Drestadyumna.
Kepandaian memanahnya didapatnya ketika ia berguru pada Arjuna, yang kemudian menjadi suaminya. Dalam perkawinan tersebut ia tidak memperoleh keturunan (Diakhir kisahnya, Srikandi sangat sakti dan merobah dirinya menjadi seorang pria).
Dalam Pidato Kenegaraan 17 Februari 1956 Bung Karno mengatakan bahwa Pemuda harus bangkit ikuti semangat Srikandi, tidak peduli perempuan atau lelaki (karena Srikandi itu double gender ya, wanita juga pria). Lanjut beliau bahwa 1000 orang tua hanya bermimpi, tapi 1 orang muda bisa membangun dunia (Pidato ini sangat terkenal di seluruh dunia)
Kita semua mengharapkan munculnya Srikandi di Gereja. Seperti kita ketahui bahwa Orang Muda Katolik (OMK) sangat lemah dan kurang berkemampuan. Lemahnya OMK tidak terlepas dari kurang didukungnya kegiatan mereka. Leadership (LTC) mereka pun kurang sekali. Motivasi kebangkitan gerakan juga kurang. Saya ingin mengajak seluruh komponen OMK di Gereja, mari kita bangun masa depan Gereja, seperti kata Bung Karno 1000 orang tua hanya mimpi, 1 Srikandi (OMK) bisa membangun dunia
Semoga kisah keperkasaan Srikandi bisa kita contoh untuk membangun Gereja masa depan.

Perkawinan 12-12-12 jam 12

Making people joy is a worship to God and to make them happy is a work of salvation

Menyenangkan hati orang itu ibadah. Membuatnya bahagia adalah karya keselamatan

wedding-quotes01Bapak Uskup KAJ Mgr. Ignatius Soeharyo mengirim BBM berisi dukungan khusus untuk agenda Pemberkatan Pernikahan Masal, di Gereja Stasi Santo Polikarpus, Paroki Santo Kristoforus, yang akan berlangsung pada Rabu, 12 Desember 2012 jam 12.00. Yang Mulia Mgr. Soeharyo mengharapkan agar kegiatan ini bisa menjadi contoh buat paroki-paroki lain.
Pelayanan untuk 22 pasang peserta Pemberkatan Pernikahan Masal ini memang prosesnya sulit. Sebab, panitia harus mengurus segala sesuatunya terkait catatan sipil seperti pengadaan KTP Jakarta, pengurusan Akta Lahir anak-anaknya, masalah status anak, pengurusan catatan sipil untuk membuat Akta Perkawinan dan sebagainya. Terkait hukum Gereja pun panitia mengurus proses kanonik yang rumit, dispensasi perkawinan campur, urusan keluarga, masalah keluarga, dan sakramen tobat.
Kepedulian para pastor Paroki Santo Kristoforus dan keras panitia telah menghasilkan pengalaman pastoral baru dan menciptakan suka cita. Pasangan suami istri juga akan dipersiapkan pakaian jas dan pakaian pengantin serta mendapatkan kitab suci, salib dan rosario.
Umat juga tidak ketinggalan membantu, baik materi maupun moril dan doa. Tetapi, panitia masih memerlukan bantuan umat mengingat kerja keras ini masih memerlukan banyak bantuan.
Perkawinan adalah sebuah proses turun-temurun untuk mengembangkan keturunan, tetapi Santo Paulus mengumpamakan perkawinnan itu ibarat hubungan Kristus dan umatnya. Bagaimana sikap Gereja terhadap perkawinan dengan mengambil kalimat “Apa yang dipersatukan Allah, jangan dicaraaikan manusia”. Tapi berapa besar tingkat perceraian dalam perkawinan Katolik? Bagaimana Gereja menyikapi perceraian dan usaha-usaha pencegahannya.
Kegiatan Pemberesan Pernikahan Masal yang dilakukan oleh Panitia gabungan Wanita Katolik Ranting Santa Clara, Lions Club Jakarta Mitra Mandala dan Seksi Kerasulan Keluarga bisa memberikan solusi awal dan menjadi inspirasi dan motivasi bagi pasangan muda jika melihat pelaksanaan acara ini.
Panitia masih mengharapkan umat bisa hadir dan membawa handicam, foto dan hasil film dan fotonya dapat disumbangkan kepada Paroki Santo Kristoforus dan paroki- lain yang sangat membutuhkan (Mudah-mudahan ada umat yang tergerak hatinya)

Mengharapkan kehadiran umat pada hari Rabu, 12 Desember 2012 jam 12. Tepat di Stasi Gereja Santo Polikarpus, untuk menyaksikan peristiwa Pernikahan Masal yang sangat baik dan bermanfaat juga bagi perjalanan perkawinan kita.