Author Archives: adharta

Unknown's avatar

About adharta

Be positif

Pengakuan dan Penyembuhan

Confession Keeps You Healthy.  “When I refused to confess my sin, I was weak and miserable, and I groaned all day long.” (Psalm 32:3).  Menjaga kesehatan itu biayanya sangat mahal.  Ada 5 (lima) cara utama menjaga kesehatan :

1. Makanan
Makan makanan yang sehat, cara makan, nilai makanan dan multi guna makanan.  Jika kita bisa mengatur cara makan, puasa, jenis makanan hal ini baik sekali untuk kesehatan.
2. Olah raga
Hidup tidak terlepas dari stimulasi energi, kalori, pembakaran, jadi kalau tidak ada pembakaran kalori kita menjadi gemuk, lemah dan penuh penyakit.  Diam itu cepat mati, istilah ini rasanya tepat buat orang yang malas olah raga.
3. Istirahat
Istirahat tidur merupakan berkat dan karunia Tuhan.  Istirahat bagaikan recharge energy kita baik dalam tidur maupun rehat, relax dan memberikan kesempatan bagi jiwa raga kita menikmati suasana santai.  Istirahat pun memerlukan latihan (meditasi)  dan kesempatan.  Tidak semua orang mudah melakukan istirahat padahal tidur jadi sesuatu yang indah.  Apalagi di selingi mimpi-mimpi yang indah. Insomnia jadi penderitaan yang paling menakutkan.
4. Pikiran
Mind set positif sangat berpengaruh terhadap pikiran. Semua kegitan sel-sel tubuh kita dikuasai oleh instruksi otak kita. Segala jenis sakit penyakit adalah kegiatan di luar kontrol kemampuan otak kita termasuk pertumbuhan sel-sel liar, kanker dan penyakitnya. Pikiran menjadi salah satu penyebab penyimpangan ini apalagi kalau stress berlebihan. Jagalah pikiran kita sehingga istilah : di dalam pikiran sehat terciptalah badan yang sehat – dan sebaliknya di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Mensana in corpore sano!
5. Spiritual
Doa merupakaan kekuatan yang besar untuk merebut kesehatan, Dalam Mazmur Daud 32:3 menganjurkan kita untuk Mengaku Dosa supaya Sehat. Penjelasan ini sungguh luar biasa. Dalam Sakramen Pengakuan segalanya menjadi mudah dan ringan. Beban dosa juga memberatkan perawatan  kesehatan.
Ada 2 istilah yang saya sering sampaikan kepada para sahabat.  Pertama : Tidak ada pertemuan yang kebetulan !!  Kedua : Setiap pertemuan pasti ada penyembuhan, sekalipun pertemuan itu dalam duka cita, menghadiri upacara kematian, orang sakit, dan penjara.  Pertemuan ini bagus sekali untuk penyembuhan sakit jiwa kita tanpa kita sadari. Pertemuan suka cita apa lagi.  Sering-seringlah datang dalam Misa perkawinan, pesta orang tua, anak-anak ulang tahun, maka selamatlah keluargamu dari perpecahan. Karena setiap menghadiri Misa perkawinan, Bunda Maria dan Kristus hadir, dan kita selalu memperbaharui janji perkawinan kita, jadi kalau masih bercerai juga kebablasan itu namanya.Puji syukur penuh suka-cita kita diberikan Sakramen Pengakuan Dosa (hampir punah) karena memberikan kesehatan buat kita, bukan saja batin kita tapi juga raga kita.

Ketakutan

Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tetapi ketakutan yang membuat kita sulit. 

Tentu kita semua pernah merasa takut, tidak terkecuali siapa saja karena sebetulnya ketakutan itu merupakan rahmat Tuhan dan berkat buat umat manusia.

Saat di Taman Getsemani, Yesus berlutut berdoa dan dari keningnya keluar peluh dan darah (Markus 14 :33).  Ia sangat takut mengetahui apa yang akan di alaminya, yaitu penderitaan sampai mati di kayu salib.
Banyak kisah dalam Alkitab yang bercerita tentang ketakutan. Di sisi lain tentu saja banyak hal yang kita alami memang membuat kita takut.
Aloysius, menjadi seorang murid teladan di sebuah SD dan lulus dengan nilai sangat bagus.  Ketika di tanya : ”Bagaimana kamu bisa menjadi anak pandai dan menjadi murid teladan?” Jawabnya singkat saja.   ”Saya paling takut tidak naik kelas”, katanya sambil tersenyum.
Dalam kehidupan kita,  begitu banyak ketakutan telah membuat orang sulit bahkan berbuat nekad.  Misalnya, ketakutan karena tidak ada makan membuat orang merampok, mencuri atau menjual diri.
Sekarang timbul pertanyaan mengapa orang harus takut? Dan mengapa ketakutan membuat orang menjadi sangat sulit menghadapi kehidupan?
Sindrom ketakutan ini dipelajari secara khusus oleh para ahli dan dokter psikolog dan banyak memberikan jalan keluar bagi penderitanya. Tapi, kita umat Katolik diajak untuk tidak terbelit dalam ketakutan dan diajak untuk PERCAYA kepada Tuhan.  Sebab iman mengubah kita sehingga semua ketakutan bisa disingkirkan. Bahkan ketakutan sebesar gunung pun bisa di singkirkan. Kata-kata penghiburan bisa kita jumpai dalam Mazmur 23 yang dibuat lagu yang indah : Tuhanlah Gembalaku, aku tidak akan takut walau berjalan di dalam lembah kekelaman.
Ketakutan sering datang tanpa kita sadari.  Misalnya, dalam mimpi, cerita, film horor atau pun karena dosa dan kesalahan yang kita buat.  Bayang-bayang kesalahan masa lalu bisa membuat trauma berkepanjangan. Pendosa yang habis mengaku dosa di ruang pengakuan sering menerima berkat dan karunia penghiburan dan lepas dari belenggu ketakutannya.
Kematian juga merupakan suatu hal yang ditakuti, siapa yang tidak takut mati? Padahal kita semua pasti mati! Jadi, mengapa kematian harus ditakuti?
Ketakutan membuat adrenalin kita naik.  Permainan Jet Coaster, terjun payung, terbang layang, dan panjat tebing itu bisa membuat orang takut, namun dalam ketakutan tersebut  justru ada kenikmatannya tersendiri.  Demikian juga kita, dalam hal kita mengalami ketakutan marilah kita menikmati bahwa Rahmat Tuhan sedang bekerja dalam diri kita.
Seperti halnya yang dialami Kristus dalam memikul salib-Nya.  Tuhan Yesus masih bisa memberkati, menghibur bahkan mengampuni orang-orang yang tidak tahu apa yang diperbuatnya. Nah, jika kita ketakutan karena dosa, ruang pengakuan dosa menanti kita.
“Iman, Pengharapan dan Kasih merupakan kekuatan mengalahkan Ketakutan”
Tuhan memberkati, melindungi dan menjaga kita semua
Damai sejahtera

O Felix Culpa (Kisah Sekotak Korek Api)

Seorang anak kecil disuruh ibunya ke pasar untuk membeli sekotak korek api.  Lalu pesan ibunya, “Anak, jangan lupa korak apinya dicoba menyala atau tidak”!  Sang anak jalan ke pasar.  Setelah membeli korek api, lalu dicobalah semuanya. Anak itu pun pulang dan memberikan kepada ibunya.  “Bunda, semua korek api sudah saya coba dan menyala semuanya, ” katanya bersemangat.  Sang ibu hanya tersenyum saja, dan mengatakan : “Ananda, kamu luar biasa, kelak dunia akan menjadi milikmu, karena hari ini engkau telah melakukan hal-hal yang memberi kamu pengetahuan yang besar dan tidak bisa dimengerti manusia,”
Sebagai manusia biasa, kita akan tertawa melihat tindakan bodoh sang anak, karena apalah artinya, apalah gunanya korek api yang sudah terbakar. Itu sama seperti sampah yang dibuang saja. Tetapi,  kadang-kadang kita tidak melihat bahwa ada suatu pengalaman iman yang jauh lebih besar dari kesalahan itu.
Setiap kesalahan yang kita buat sama seperti sang anak tersebut.  Akhirnya akan dicampakkan seperti korek api.  Namun, sang ibu melihat lain,  ada istilah “O, Felix Culpa”.  Suatu kesalahan yang kita buat akan menjadi terang buat langkah kita berikutnya.  Kesalahan atau dosa yang menguntungkan. Aneh kedengarannya.  Itu mustahil, namun Kuasa dan Rahmat Allah bisa membalikkan kenyataan itu. Santo Paulus, yang dulu bernama Saulus,  beliau sebelumnya adalah seorang pembunuh yang kejam, perampok dan penjahat kelas kakap, tapi akhirnya justru ia dipakai Tuhan menjadi penyelamat dunia dengan tulisan dan pewartaannya tentang Yesus.
Jika kita membuat sebuah kesalahan, penyesalan memang datang diakhir perbuatan, tetapi ingatlah bahwa bukan penyesalan yang mengakhiri sebuah kesalahan, tapi Cinta Kasih akan memenuhi segala kesalahan itu, untuk mendekatkan kita kepada Tuhan kita. Dengan demikian dunia di perbaiki, dengan adanya karya kesalahan.
Kalau kita melihat sebuah pesawat terbang sekarang, inilah sebuah karya kesalahan, karena berapa banyak trial and error yang dilakukan para ahli sampai pesawat ini bisa terbang, bukan membalik tangan terus langsung jadi.
Syukur kepada Tuhan karena kita diberikan berkat dalam kesalahan untuk membangun dunia, dan bukan menjadi sampah atau barang tak berguna.
Tuhan memberkati, melindungi dan menjaga kita walau sekalipun salah tindakan, walau keliru dalam ucapan, namun semuanya justru membuat kita penuh suka cita

CINTA

Karena Cinta aku ada
Karena Cinta aku berkarya
Karena Cinta aku punya sahabat
Walaupun tiada pengorbanan
Walaupun tiada perhatian
Cinta tidak pernah pudar
Yang hilang hanya perhatian saja
Cinta tidak mungkin dikubur
Cinta hanya disembunyikan
Tidak memilih
Tidak mengharapkan balasan apapun
Damai dan bahagia bingkainya Cinta
Senyum dan Tawa warnanya Cinta
Mau menolak pun tidak bisa
Air mata pun tak kuasa
Hanya Cinta
Binasapun dikalahkan
Yang menolakpun tetap Cinta hadir
Kalau Cinta berkata
Jiwa pun bergetar
Kalau Cinta bernyanyi
Lutut pun tertekuk
Memang Cinta
Dalam Cinta
Semua Cinta
Untuk Cinta
Buat sahabat
CINTA

Kutulis saat di Jalan Tol dalam kemacetan parah menuju selatan Jakarta.

Saling Mendoakan?

Apa bila kita menasihati orang lain, bersyukurlah karena kita sendiri tanpa sadar sudah menasihati diri kita sendiri.

Apa bila kita Berdoa utk orang lain (sakit, kesusahan, kebahagiaan, kematian) sebenarnya kita sudah berdoa utk diri kita sendiri supaya berada dalam berkat Tuhan.

Jadi semakin sering kita menghadiri perkawinan, mengunjungi orang meninggal kita juga sudah didoakan. Aku juga mohon doa. Anda juga mohon doa. Alangkah indahnya kalau kita saling mendoakan.

Kalau ada sukarelawan yg bisa memberikan doa pagi setiap hari di jejaringnya masing-masing, itu sungguh kebahagiaan besar bagi diri sendiri dan orang lain.

 

Berpikir Positif Ala Martin Luther

Setiap sisi gelap manusia pasti ada sumber kekuatan yang bisa menjadi nilai tersendiri.

Sepulang misa Paskah Sabtu lalu saya berjumpa dengan beberapa pastor muda dan teman.  Dalam perjalanan, saya menyampaikan suatu pandangan, tetapi mereka anggap ini controversial. Lalu, kami coba mencari sisi positifnya.
“Kita harus bersyukur, berterima kasih terhadap para serdadu, orang-orang Yahudi dan semua orang yang terlibat dalam pembunuhan dan penyiksaan Yesus sampai di kayu salib”
Bayangkan saja kalau hal ini tidak terjadi? Bagaimana jadinya dunia ini? Berapa milyard orang yg di selamatkan akibat perbuatan mereka, yg pada saat itu dianggap nista? Ternyata dosa yg mereka lalukan sangat menguntungkan dunia dan umat Kristen.  Ini yang di sebut “O Felix Culpa” atau Dosa yang menguntungkan
Seperti halnya rasul Paulus. Sebelum bertobat, Saulus telah membunuh dan menyiksa ribuan umat Kristen. Karyanya setelah pertobatan justru menghantar dia menjadi SANTO, tanpa pernah melihat kesalahan yang pernah dia buat, kekejaman yg pernah dia lakukan bahkan fitnah yang menghancurkan ribuan umat. Sekarang,  siapakah yang mencaci Santo Paulus ?
Perjalanan para martir juga demikian, tidak sehalus dan semulus apa yang kita pikirkan, tetapi mengapa mereka rela berkorban? Karena semuanya dilihat dari sisi POSITIF!
Mari kita semua mencoba mendahulukan langkah kita ke arah positif, dan memberikan kesempatan lebih besar kepada pemikiran positif (Positive Thinking) dan berusaha berbicara hal hal yang positif, maka akhirnya kita bisa melihat bahwa pandangan positif akan memberikan reaksi positif sehingga tindakan negatifpun akan berubah menjadi positif.
Lihatlah warna PUTIH, apakah putih? Lihatlah cahaya putih, apakah putih? Lihatlah sinar matahari apakah putih, ternyata tidak semua warna putih adalah gabungan dari segala warna dan dari warna putih kita bisa melihat aneka warna yang ada.
Kata Martin Luther : “Semakin langit gelap saya bisa melihat bintang-bintang bercahaya dengan indahnya”

PENGHARAPAN itu FIRDAUS

auh sekali tempat  di sana
Dimana itu,  tahupun tidak
Aku harus pergi
Masa depanku
Arah dan jurusan gelap gulita
Hampir semua tiada catatan
Aku harus pergi
Cuma satu yang kumiliki
Keyakinan bahwa itu Citaku
Kujalan dan Berjalan
Terasa lama sekali
Habislah sudah semua, punah kepercayaan dan keyakinan ku
Semua karena haus dan dahaga
Lapar dan cemas
Kecewa dan perasaan putus asa, benci, hati yang biru
Langkah kakiku gontai
Peluh penuhi badan
Jiwa dan ragaku hampa
Perjalanan masih jauh sekali
Aku ingin kembali pulang
Cinta tiada dirasa lagi
Karena aku sendirian
Tiada lagi
Andai saja aku punya sayap
Langit gelap gulita
Angin dingin mulai menusuk tulangku
Gemertak gigi dan bibir ini
Ini siksaan apa jalan?
Aku bertanya alam bisu
Sesatkah perjalanan ini
Tidak ada yang bisa menjawab
Hanya saja aku masih bisa bernyanyi dan menghibur diri
Ibu peluklah aku dekaplah anakmu
Sepertinya semuanya sudah jadi abu
Saat waktu berlalu
Ada danau kutemui dan hapuslah dahagaku
Tiba-tiba terasa semangat baruku muncul
Pasti sesuatu ada yang menanti
Saat bukit dan gunung kulalui penuh dedaunan, bunga-bunga dan buah pelepas laparku
Aku mau membangun kemah
Dan menceritakan semuanya kepada sahabat
Bahwa kiranya aku telah tiba inilah Firdausku
Pengharapanku
Kuraih dan kudekap semua masa depanku
Inilah pengharapanku
Firdausku

Adharta
Medio April 2012

Diatas Pesawat Garuda melintas pacific menuju Melbourne, Kutulis untuk mengenang anak ANDIKA dan untuk semua sahabat tentang indahnya Pengharapan sama dengan Firdaus

Membaca Tanda-tanda Jaman

Dimensi waktu merupakan bagian dari kehidupan manusia.

Salah satu cita-cita Firaun Mesir adalah meletakkan tonggak sejarah mengenai waktu. Orang Cina mencatat pergerakan bulan dan menulisnya dan memandang matahari untuk membuat Shio untuk membaca waktu. Orang Yunani melihat rasi bintang untuk mulai menghitung dimensi waktu.

Waktu demikian penting sehingga umat manusia mendewakan dengan semboyan “Time is Money” bahkan dalam buku The Diamond Time Rochefeler menulis bahwa dengan membaca tanda-tanda jaman kita mencatat waktu sehingga bangsa kita akan menguasai dunia

Di Indonesia “Jam Karet” atau “rubber watch” sangat menarik bahkan merontokkan sistem pencatatan waktu. Terutama janji. Bagaimana kita bisa membaca tanda-tanda jaman kalau waktu tidak di hargai.

Ekosistem bumi Indonesia sangat tergantung pada waktu.  Kapan kita akan mengalami kehancuran dan kerusakan bumi persada? Tinggal tunggu waktu.

Iman kita juga mencatat waktu, bahkan starting days 1 Januari dihitung dari AD Yesus Kristus. Sebelumnya dihitung mundur dalam BC atau Before Christ

Tanda-tanda jaman bisa di baca setiap umat dalam melihat berdasarkan iman kepercayaan dan Suara Hati.

Membaca tanda-tanda jaman, dilakukan oleh KAJ dengan meletakkan tahun Ekaristi 2012 sebagai awal, tetapi apa makna buat umat? Dalam perbincangan saya dengan beberapa teman hampir semua tidak mengerti.  Di sisi lain Liturgi Ekaristi sebagai Fons et Culmen, Sumber dan Puncak kehidupan kita tidak bisa kita baca.

Semoga pagi hari ini kita bisa memandang sinar matahari dan mari kita bersama membaca tanda-tanda jaman sehingga Kasih Karunia Allah bapa kita dan Cinta Kasih Kristus bersama kita.

Karya Besar-Nya dalam Kesulitan

Pada saat kesusahanlah Allah memulai sebuah karya besar melalui kita!

Ketika kita akhirnya harus sampai dan datang ke tempat di mana sebuah kesulitan menjadi begitu buruk, menyiksa dan membuat kita sangat menderita akibat tekanan, di mana kita juga merasa telah mencapai batas pertahanan dan usaha kita, di mana kita juga sudah mencoba segalanya dan habislah  semua pilihan kita, maka saat itulah Tuhan memulai sebuah KARYA BESAR  melalui kita

“Hal ini memberi makna dan arti sukacita luar biasa bagi kita.  Memang kita  semua tahu meskipun sementara ini kita merasakan seakan-akan kita  dilecehkan oleh Tuhan atau adanya segala macam cobaan dan godaan ini.

Hal ini bukan KEBETULAN terjadi demikian buruknya, melainkan justru untuk membuktikan imanmu, yang jauh lebih berharga daripada “EMAS “(1 Petrus 1:6-7)

Allah Bapa melakukan ini karena DIA sedang membangun iman dan karakter kita untuk menjadi seorang yang mampu MENGATASI segala KESULITAN, DUKA CITA, dan KESEDIHAN yang mendalam  agar kita nantinya dapat menggembalakan Umat-Nya, demikian apa yang di alami oleh penderitaan Tuhan kita YESUS KRISTUS.

Salam Berpisah

Adalah hati yang penuh kerinduan
Kemarin kita masih bersama
Bercanda dan senda gurau
Masih penuh dengan cerita
Masih berucap sapa
Adakah hari esok
Hari yang penuh bahagia
Kita bersama
Seperti yang kita bincangkan
Kini semua sirnlah sudah
Jejak kaki yang tersisa
Langkah aku juga terhenti
Karena dinding pemisah terlalu tinggi
Bisa terbingkai segala kenangan
Hanya bunga dirangkai
Kuingin menata kata2 ini
Untuk menghantar pelangi
Datang sehabis hujan dan pergi saat fajar mengganti
Selamat jalan
Sampai jumpa di kaki bukit
Dimana sangkakala dinyanyikan
Buat kita bersama

Medio April 2012