Banyak yang bilang menjadi dewasa itu tidak sederhana, tetapi nyatanya dewasa hanyalah soal mencoba berhenti untuk hanya memikirkan diri sendiri.
Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa orang dewasa itu bukan saja tidak boleh menangis tetapi orang dewasa itu tidak boleh membuat orang menangis. Karena kedewasaan itu harus mampu mengatasi kesedihan, kemarahan, egoisme, dan segala hal yang tidak bisa diatasi oleh anak kecil. Kedewasaan memiliki kemampuan menghibur, ibarat orang tua yang menghibur anaknya dikala sedang menangis.
Kedewasaan bisa dimiliki seseorang melalui proses misalnya kekecewaan, kehilangan, dibohongi, dan dilukai, yang dilaluinya atau bahkan melalui proses mengalami tekanan-tekanan seperti seorang anak yang sejak kecil sudah harus membantu orang tuannya bekerja, atau memang harus bekerja sendiri mulai kecil
seperti sebuah kata bijak “You never know how strong you are, until being strong is the only choice you have”.
Sementara kedewasaan seseorang sangat dibutuhkan seakan-akan dunia ini tidak membutuhkan orang cengeng, orang putus asa dan orang-orang yang selalu mengeluh dan mengeluh. Seperti pemikiran anak kecil dia selalu lebih dari yang dipikirkan sehingga selalu merengek apabila kenyataannya lain dari yang dihadapi.
Kenyataan memang demikian, tidak ada satu manusia pun di dalam hidupnya tidak pernah disakiti, tidak pernah kehilangan atau kekecewaan, tetapi saat kelak mereka memahaminya, maka mereka akan merasa bahwa betapa indahnya proses kedewasaan yang mereka alami. Segala pembelajaran itu memang sungguh indah seperti kita mengenang bagaimana kita dipukul seorang ayah atau ibu. Rasa sakitnya begitu indah saat kita sudah tidak bersama mereka, karena sebenarnya kita belajar terhadap sesuatu yang terjadi. Kita bukanlah menghapus apa yang mampu kita hapus dari pikiran kita, tetapi justru membiarkannya membuat kita semakin dewasa.
Dan semua ini akan menjadi harta karun dalam diri kita dan justru membuat kita semakin kaya. Hidup dalam kehidupan memberikan makna bagi kita sehingga kita perlu bersyukur bahwa apapun yang terjadi dalam diri kita menuntun kita menjadi dewasa. Di sana kita akan menemukan kebahagiaan dan suka cita karena segala ganjelan, permasalahan, kekecewaan, kebencian, sudah tidak ada artinya lagi bagi kita. Saya sepakat dengan pendapat pada ahli psikologi, bahwa apa bila diri kita masih terus dipengaruhi orang lain karena kita merasa dikecewakan, dibenci dan lain sebagainya, maka itu berarti kita hidupnya masih dipengaruhi orang lain artinya kita belum dewasa.
Bagi saya yang terbaik kita belajar mengenal diri kita sendiri, karena kita diciptakan itu unik atau lain daripada yang lain dan tidak mungkin sama. Artinya orang lain juga demikian tidak mungkin sama dengan kita. Jadi, kalau kita kecewa karena orang lain tidak bisa mengerti kita, bagaimana kita bisa mengerti tentang diri kita.
Semoga kita semakin hari semakin dewasa semakin mengerti siapakah dan bagaimana diri kita sehingga dengan demikian kita akan bisa mengerti orang lain dengan baik dan benar. Salam dan doa.

ya, kedewasaan juga dapat dilihat melalui pola pikir kita ketika kita dihadapi dengan berbagai masalah dalam hidup.
kedewasaan bukanlah berarti seseorang sudah tua, tetapi seseorang telah menemukan jati dirinya yang sebenarnya.
good one! bagus artikelnya.
Ya, kedewasaan tersebut sangatlah penting, mengingat sekarang ini banyak orang yang secara umur sudah bisa dikatakan dewasa namun sikap serta kelakuannya tidak mencerminkan atau menunjukan sikap dewasa.
Menurut saya setiap manusia harus bisa mengenali diri sendiri dari dini kemudian seperti yang di katakan di atas kalau kita perlu mendewasakan diri agar kita mampu membawa diri baru kemudian mengerti orang lain.Terima kasih
menurut saya kedewasaan itu tidak bisa di ukur dari kuat menahan tagisan dan tidak membuat orang meanagis tetapi dari bagaimana dia bersikap dalam ssetiap kondisi dan dapet mengambil keputusan yang terbaik dengan mempertimbangkan pengalaman yang sudah didapat nya selama hidup.
itulah bukti kedewasaaan menurut saya
menjadi dewasa memang bukan suatu proses yang menyenangkan, butuh kesabaran lebih untuk mencapainya
Saya setuju dengan artikel ini, karena Kedewasaan bisa dimiliki seseorang melalui sebuah proses seperti kekecewaan, tersakiti, kehilangan dan dibohongi yang dilaluinya atau bahkan melalui proses atau mengalami tekanan-tekanan seperti masa kecilnya yang harus membantu orang tuanya dan memang harus mandiri, seperti kata bijak yang dikutip pada artikel ini, “You never know how strong you are, until being strong is the only choice you have”.
Kadang ada saatnya untuk bersedih atau kecewa karena pada dasarnya manusia adalah makhluk emosional..
. Ya, kedewasaan tersebut sangatlah penting, mengingat sekarang ini banyak orang yang secara umur sudah bisa dikatakan dewasa namun sikap serta kelakuannya tidak mencerminkan atau menunjukan sikap dewasa
.Ya, kedewasaan tersebut sangatlah penting, mengingat sekarang ini banyak orang yang secara umur sudah bisa dikatakan dewasa namun sikap serta kelakuannya tidak mencerminkan atau menunjukan sikap dewasa
Artikel yang menarik, memang betul menjadi dewasa itu artinya harus bisa mengatasi apa yang tidak bisa diatasi anak kecil. Menurut saya menjadi dewasa adalah bagimana mengenal diri kita dan belajar apa yang kurang dari dalam diri kita.
memang dewasa tidak semudah itu.
kedewasaan memang tidak datang secara alami, tapi membutuhkan proses yang panjang. entah itu kehilangan sesuatu atau ditinggal seseorang, tapi meskipun begitu, itu semua akan membawa kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Setiap manusia pasti akan melewati masa dewasa. Pada masa ini pasti kita akan menghadapi masalah yang tidak mudah untuk kita lewati, tetapi hal inilah yang akan membuat diri kita menjadi semakin dewasa.
Akan susah menuju kedewasaan ketika kita masih belum mempunyai kesabaran yang baik maupun mengendali kekurangan sendiri.
Proses untuk menjadi dewasa memang tidaklah mudah, terkadang membutuhkan rintangan yang berat bagi kita untuk bisa menjadi dewasa, namun kita pasti bisa melalui rintangan itu dengan bantuan dari orang lain dan juga Tuhan
Menjadi dewasa memang membutuhkan proses yang saya akui itu tidaklah mudah,banyak hal dan cobaan yang akan kita lalui untuk menjadi dewasa.Tapi menurut saya menjadi dewasa sangatlah penting karena disitulah dimana orang akan melihat kita.
saya sangat setuju bahwa kedewasaan membutuhkan proses dan sangatlah tidak mudah apa bila tidak adanya keseriusan pada diri sendiri dan bahkan diperlukannya pengalaman yang tidak enak agar dapat mengerti arti dan pelaksanaan kedewasaan tersebut.
sutan hekhmatyar defasan 1701350121
menurut saya dewasa memang hal sulit, karena menjadi dewasa tidak hanya memikirkan diri sendiri namun harus memikirkan sekitarnya juga.
Sangat setuju dengan bahasan kali ini… Setiap orang memiliki rasa ego yg berbeda beda.. Hal ini lah yg menjadi penghambat menuju kedewasaan… Orang yg mengatakan menjadi dewasa itu rumit, adalah orang yg belum ikhlas untuk mengurangi ego nya…
saya setuju bahwa kedewasaan memang harus dimulai dari percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain. dan bagaimana pengalaman pahit dalam hidup akan menjadikan diri kita semakin dewasa aoabila kita dapat belajar dari pengalaman tersebut dan bukannya menyesalinya terus menerus
Untuk hal ini, memang kedewasaan benar seperti dikatakan yang diatas, yaitu proses menjadi diri sendiri, baik jasmani maupun rohani. Setelah membaca apa yang diatas, saya teringat perkataan mantan presiden AS, John F. Kennedy yg mengatakan “do not pray for easy lifes, pray for be stronger man/woman”
Menjadi dewasa bukan berarti kita tidak boleh menangis, semua orang kan punya air mata. Tetapi yg namanya kehilangan, disakiti, dibohongi pasti akan ada saat kita berusaha untuk menjadi dewasa. Saya pernah mendengar sebuah quote ” What doesn’t kill you, makes you stronger”.
Saya setuju bahwa kedewasaan memang harus dimulai dari percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa berdiri sendiri dan tidak bergantung pada orang lain, dan bagaimana pengalaman pahit dalam hidup akan menjadikan diri kita semakin dewasa apabila kita dapat belajar dari pengalaman tersebut dan bukannya hanya menyesalinya terus menerus
Benar sekali
Kedewasaan tdk bisa dilihat dari umur seseorang
Bob Marley!!!
kedewasaan memang bukan diukur dari umur, tapi melalui sikap dan pengalaman orang itu sendiri. Hargai orang lain untuk mencapainya
menurut saya dewasa adalah ketika seseorang dapat memandang dan menyikapi suatu permasalahan dengan bijaksana. Kebijaksanaan itu diperoleh dari pengalaman yang dialami semasa hidupnya, karena itulah umur sering dikaitkan dengan kedewasaan karena semakin lama seseorang hidup seyogyanya semakin banyak pula pengalamannya, walaupun tidak selalu orang yg berumur itu dewasa.
kedewasaan seseorang bukan diukur dari umur, kedewasaan seseorang terjadi karena pengalaman hidup yang keras dan lika-liku kehidupan yang ia lalui dan cara bagaimana orang tersebut belajar dari kehidupannya dan menangani masalah-masalahnya.
Sangat setuju dengan artikel ini. Kedewasaan tidak diukur hanya dari umur seseorang. Banyak orang yang masih muda namun mereka memiliki sisi kedewasaan dan pikiran yang matang melebihi orang yang lebih tua darinya. Orang yang sudah berumur bahkan kerap memiliki sifat kekanak-kanakan yang sulit untuk dipahami dan diajak kompromi. Kita sebagai manusia, baiknya berkaca dan mengeksplor sisi kedewasaan kita dalam menjalani hidup ini.
bila dikatakan ingin cepat dewasa,saya inginnya tetap seperti anak anak,tetapi apaboleh buat,waktu terus berjalan,dan kita harus menghadapi “kedewasaan”,seperti mario teguh bilang pada golden ways,kedewasan adalah segala tentang self control,bagaimana mengendalikan situasi situasi dengan tenang,dan tidak seperti anak kecil lagi,berfikir jauh,mempertimbangkan cause dan effect apa yang kita akan perbuat,dan mempunyai pola pikir yang luas dan Tindakan terpenting menjelang masa dewasa kita adalah membongkar pelajaran yang salah.
Kedewasaan, salah satu hal yang masih susah untuk dicapai oleh masyarakat sekarang, oleh karena sikap egois yang dimiliki oleh masing-masing pribadi.
Dan kedewasaan bukan dilihat berdasarkan umur, karena orang yang umurnya jauh lebih tua pun masih bisa lebih labil dibandingkan anak muda. Dan anak muda pun bisa disebut sebagai orang dewasa, berdasarkan dari sikapnya ketika menghadapi segala hal yang datang kepadanya.
Kedewasaan seseorang tidak lah diliat dari sisi umur/usai tetapi kedewasaan itu dapat di lihat dari cara berpikir dan berperilakunya. jika ia berpikir dan bertindak secara bijak maka ia dapat dikatakan dewasa.
Kedewasaan itu bukan bicara gimana seseorang itu bijak ataupun terlihat seperti motivator yang baik, tapi dewasa itu bagaimana seseorang bisa menyikapi permasalahan yang dia hadapi dengan cara yg hebat, seperti berfikir positif dan mampu mengenyampingkan “kesenangan” semata namun memperjuangkan realitas yang ada… karena hidup ini bukan cuma bicara rasa, tapi “rasa dan pikiran yang mampu berjalan seiringan”
Sebenarnya saya merupakan salah satu yang berpikir bahwa mencapai kedewasaan merupakan hal yang sulit, dengan adanya tanggungjawab, kemampuan meng-counter ego dan emosi, pola pikir yang matang, dan lainnya. Karena you can be an adult but doesn’t mean you’re mature enough.
maka itu jadikanlah setiap rintangan hidup yang kita hadapai menjadi sebuah alasan untuk proses menuju kedewasaan.tanpa harus memandangnya dari sisi yang buruk,tapi sebagai motivasi.
Dewasa bukan masalah umur atau penampilan. Tetapi dewasa dalam hal bagaimana mengontrol hidupnya dengan baik dan benar. Kedewasaan akan berjalan dengan seiringnya waktu dengan berbagai macam masalah yang membuat kita berpikir lebih bijaksana.
“Banyak yang bilang menjadi dewasa itu tidak sederhana, tetapi nyatanya dewasa hanyalah soal mencoba berhenti untuk hanya memikirkan diri sendiri”
ya itu benar, kita harus bisa memikirkan orang lain, tidak hanya memikirkan dirikita saja, karena kita di ciptakan di dunia ini dengan keunikan kita sendiri, jadi kita harus bisa saling mengerti satu sama lain agar terjadi kedewasaan secara menyeluruh.
Kedewasaan memang tidak dapat diukur dengan seberapa tua umurnya, melainkan seberapa besar kepedulian kita terhadap orang lain dan bagaimana sikap kita terhadap orang lain.. Terima kasih artikelnya.. sangat menginspirasi sekali..
Kedewasaan merupakan hal yang wajib untuk semua manusia terutama jenjang remaja menuju dewasa. Kedewasaan lahir dari pola pikir orang tua/ seseorang yang di anggap menjadi panutan yang menurut ke generasinya. Kedewasaan pun juga dapat di latih. Sebelum kita siap menjadi dewasa alangkah baiknya kita belajar untuk memahami dan membenahi apa yang ada di dalam diri kita yang harus di rubah. 😀
Dewasa dimulai dari memahami diri sendiri, kemudian orang lain.. Good job in elaborating that.
dewasa adalah dimana kita mampu berdiri sendiri saat kita jatuh tanpa bantuan orang lain. dewasa adalah dimana kita mampu menyelesaikan masalah kita tanpa meminta bantuan orang lain. dewasa adalah saat kita mampu menghargai sesama kita, menerima komentar dari orang lain, mampu menjadi diri sendiri dan mampu menyikapi tiap masalah yang menghampiri kita.
menangis bukan berarti tidak dewasa, setiap orang butuh menangis, bahkan pria pun dapat menangis, menangis hanya sebuah curahan hati, bukan berati menjadi tolak ukur kedewasaan
Pengalaman hidup yang dihadapi sehari-hari menuntun kita menuju suatu proses kedewasaan.
Kita dewasa dengan pengalaman dan bagaimana kita memandang dunia, dengan menjadi dewasa kita memiliki lebih banyak sudut pandang, menjadi dewasa bukan artinya kita tak dapat meneteskan air mata, menangis itu adalah hak semua orang, tapi kita tahu kapan saatnya kita boleh menangis dan kapan tidak, menjadi dewasa adalah mengerti pantas atau tidaknya kita melakukan suatu hal dan juga memikirkan orang lain bukan hanya diri kita.
iya dewasa memang tidak bisa dilihat melalui umur, kedewasaan di lihat bagaimana ia menjalani kehidupannya. seringkali orang yang umurnya lebih tua meremehkan anak yang lebih muda darinya,bahkan menganggap orang yang lebih muda tidak bisa apa-apa.
sebagai orang yang lebih tua sebaiknya belajar untuk mempercayai orang yang lebih muda. karena terkadang orang yang lebih muda memiliki pemikiran yang lebih dewasa dari kita. maka janganlah merasa superior oleh karena kita lebih tua, hargai lah orang lain , baik yang lebih tua maupun muda
mungkin pengalaman bisa jadi salah satu cara mencapai kedewasaan. dengan banyaknya pengalaman (baik ataupun buruk) kita bisa lebih mudah mengenal diri kita. jadi mirip-mirip trial and error gitu. setelah kita melakukan sesuatu, kita tahu dampaknya. dan pada akhirnya kita bisa mendapatkan hal yang nantinya bisa membuat kita semakin dewasa
Kedewasaan sangat dibutuhkan dalam hidup setiap orang. dewasa adalah hasil dari proses pengendalian diri dalam bersikap, dimana kita bisa mengontrol amarah saat kita disakiti, bisa mengatasi egois kita saat kita menginginkan sesuatu yang berlebihan, dll. Dengan adanya proses inilah sikap dewasa akan timbul. Kita mampu berfikir lebih baik dan lebih panjang, Kita mulai berfikir apa yang akan kita lakukan nanti baik atau tidak, pantas atau tidak pantas, dan apa akibat / dampak yang kita dapatkan.