Kedewasaan

Banyak yang bilang menjadi dewasa itu tidak sederhana, tetapi nyatanya dewasa hanyalah soal mencoba berhenti untuk hanya memikirkan diri sendiri.

images (1)Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa orang dewasa itu bukan saja tidak boleh menangis tetapi orang dewasa itu tidak boleh membuat orang menangis. Karena kedewasaan itu harus mampu mengatasi kesedihan, kemarahan, egoisme, dan segala hal yang tidak bisa diatasi oleh anak kecil. Kedewasaan memiliki kemampuan menghibur, ibarat orang tua yang menghibur anaknya dikala sedang menangis.

Kedewasaan bisa dimiliki seseorang melalui proses misalnya kekecewaan, kehilangan, dibohongi, dan dilukai, yang dilaluinya atau bahkan melalui proses mengalami tekanan-tekanan seperti seorang anak yang sejak kecil sudah harus membantu orang tuannya bekerja, atau memang harus bekerja sendiri mulai kecil
seperti sebuah kata bijak “You never know how strong you are, until being strong is the only choice you have”.

Sementara kedewasaan seseorang sangat dibutuhkan seakan-akan dunia ini tidak membutuhkan orang cengeng, orang putus asa dan orang-orang yang selalu mengeluh dan mengeluh. Seperti pemikiran anak kecil dia selalu lebih dari yang dipikirkan sehingga selalu merengek apabila kenyataannya lain dari yang dihadapi.

Kenyataan memang demikian, tidak ada satu manusia pun di dalam hidupnya tidak pernah disakiti, tidak pernah kehilangan atau kekecewaan, tetapi saat kelak mereka memahaminya, maka mereka akan merasa bahwa betapa indahnya proses kedewasaan yang mereka alami. Segala pembelajaran itu memang sungguh indah seperti kita mengenang bagaimana kita dipukul seorang ayah atau ibu. Rasa sakitnya begitu indah saat kita sudah tidak bersama mereka, karena sebenarnya kita belajar terhadap sesuatu yang terjadi. Kita bukanlah menghapus apa yang mampu kita hapus dari pikiran kita, tetapi justru membiarkannya membuat kita semakin dewasa.

Dan semua ini akan menjadi harta karun dalam diri kita dan justru membuat kita semakin kaya. Hidup dalam kehidupan memberikan makna bagi kita sehingga kita perlu bersyukur bahwa apapun yang terjadi dalam diri kita menuntun kita menjadi dewasa. Di sana kita akan menemukan kebahagiaan dan suka cita karena segala ganjelan, permasalahan, kekecewaan, kebencian, sudah tidak ada artinya lagi bagi kita. Saya sepakat dengan pendapat pada ahli psikologi, bahwa apa bila diri kita masih terus dipengaruhi orang lain karena kita merasa dikecewakan, dibenci dan lain sebagainya, maka itu berarti kita hidupnya masih dipengaruhi orang lain artinya kita belum dewasa.

Bagi saya yang terbaik kita belajar mengenal diri kita sendiri, karena kita diciptakan itu unik atau lain daripada yang lain dan tidak mungkin sama. Artinya orang lain juga demikian tidak mungkin sama dengan kita. Jadi, kalau kita kecewa karena orang lain tidak bisa mengerti kita, bagaimana kita bisa mengerti tentang diri kita.

Semoga kita semakin hari semakin dewasa semakin mengerti siapakah dan bagaimana diri kita sehingga dengan demikian kita akan bisa mengerti orang lain dengan baik dan benar. Salam dan doa.

138 responses to this post.

  1. Posted by Steven on March 24, 2014 at 4:58 pm

    belajar dari pengalaman, mengamati kesalahan dan memperbaikinya di masa sekarang hal tersebut merupakan salah satu syarat dari kedewasaan

    Reply

  2. menurut saya,.. kedewasaan tidak hanya dapat dilihat dari umur..
    karna sudah ada anak kecil yang dapat berpikiran dewasa..
    dan perihal yang bilang kedewasaan adalah disaat orang itu tidak menangis, itu hal yang salah.. karna bagaimana pun seseorang memiliki perasaan masing-masing yang mungkin tidak dapat ditampungnya lagi sehingga ia dapat menangis..🙂

    Reply

  3. Posted by Budi Chandra on March 26, 2014 at 6:08 am

    Kedewasaan bukan di lihat dari umur, karena ada juga orang dewasa tapi masih tidak bertingkah dewasa,. Kadang kita membutuhkan kesedihan, kemarahan, egoisme untuk menjadi lebih dewasa, karena dewasa itu adalh sebuah proses dan kita membutuhkan pengalaman pahit dalam hidup agar bisa menjadi lebih dewasa.
    Terima kasih.

    Reply

  4. menurut saya,kedewasaan kita ini tidak hanya dinilai dari umur kita. Bisa saja seseorang yang lebih muda dari kita itu dewasa. Dewasa itu menurut saya bagaimana kita menghadapi permasalahan dalam hidup. Kedewasaan kita akan keluar saat kita menghadapi sebuah permasalahan. Kedewasaan kita akan terlihat dari bagaimana kita memecahkan masalah itu. Dari seberapa kuat kita menghadapi permasalahan itu.

    Reply

  5. Posted by Andervan on March 26, 2014 at 7:36 am

    Kedewasaan memang dapat timbul dari pengalaman kita menghadapi masalah. Kedewasaan itu tidak memandang umur kita. Menurut saya, kedewasaan itu adalah bagaimana kita dapat menghadapi masalah-masalah yang ada dengan bijak dan dapat memotivasi orang lain.

    Reply

  6. Posted by Muhammad Alfian Akbar on March 26, 2014 at 7:43 am

    Kedewasaan menurut saya didapat setelah mengalami kekecewaan dan sakit hati yang sangat dalam. Saya telah merasakan sendiri dampak sesuatu yang negatif namun saya konversi menjadi sesuatu yang positif sehingga menghasilkan sesuatu yang disebut kedewasaan menurut saya. Maaf apabila ada salah-salah kata

    Reply

  7. Posted by ridwan wijaya on March 26, 2014 at 8:19 am

    kedewasaan itu tidak dapat dinilai dari usia seseorang. Kedewasaan adalah proses dimana seseorang dapat mengendalikan emosi dan dapat bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Maka dari itu kedewasaan dalam diri seseorang itu sangat penting di dalam kehidupan untuk dapat memahami emosi orang lain dan dapat menghargai satu dengan yang lainnnya

    Reply

  8. Posted by NoviTalim on March 26, 2014 at 9:04 am

    kedewasaan adalah suatu proses dimana manusia membentuk karakternya. dewasa itu adalah pilihan bukan dilihat dari usia yang ia miliki. pilihan dimana orang tersebut akan terus bersikap tidak adil dan tidak memahami orang lain atau orang tersebut ingin sama-sama untuk dipahami.
    jika anda ingin dipahami orang lain, maka pahamilah orang lain terlebih dahulu. semua yang kita berikan kepada orang lain akan kembali lagi kediri kita masing-masing.

    Reply

  9. Posted by Fenny Susanti on March 26, 2014 at 9:57 am

    “Tua itu pasti , Dewasa itu pilihan” Itulah yang banyak saya dengar. Seiring waktu usia kita pasti bertambah . Menjadi dewasa haruslah menjadi pilihan kita dimana menjadi dewasa berarti pola pikir kita berubah , tumbuh dan berkembang. Dalam kehidupan pastinya tidak selalu datar kadang kala ada masalah yang harus kita hadapi. Dari kita bagaimana menyikapi masalah tersebutlah, kedewasaan kita ditentukan.

    Reply

  10. Posted by Kezia on March 26, 2014 at 11:04 am

    kedewasaan menjadi faktor penting untuk kita menjadi orang sukses ke depannya, kedewasaan mencakup segala aspek, baik di dalam pergaulan, pekerjaan dan di dalam keluarga kita.
    kedewasaan juga bisa dilihat dari cara dia bertangggung jawab,
    contoh simplenya: bagaimana seorang membedakan kebutuhan dan keinginan dia.

    Reply

  11. Posted by merry on March 26, 2014 at 11:41 am

    Untuk mencapai kedewasaan adalah proses seumur hidup kita. Selain itu untuk mencapai dewasa tidaklah mudah dan cepat ,melainkan perlu pengalaman-pengalaman yang secara tidak langsung memaksa untuk membuat kita dewasa. Pengalaman yang menyenangkan maupun menyedihkan yang kita alami itu sebenarnya membuat kita dewasa. Mungkin saat menghadapi pengalaman yang menyedihkan, kita dapat merasa sedih, kecewa, bahkan sakit hati, tapi kita perlu tahu justru peristiwa-peristiwa seperti itulah yang membuat kita dewasa asalkan kita berani menghadapi masalah tersebut.

    Reply

  12. Posted by Juliastina_04PKF on March 26, 2014 at 11:53 am

    Seseorang sudah dianggap dewasa ketika dia mampu melakukan segala hal secara mandiri tanpa terus-terusan bergantung kepada orang lain. Sebuah kedewasaan juga dapat dilihat dari pengalaman-pengalaman nya selama dia kecil sampai saat ini. Seseoran yang sudah dewasa dia akan mengerti lebih banyak hal dan bisa berpikir lebih bijaksana lagi tanpa memiliki sifat yang manja. Kedewasaan seseorang jufa dapat dilihat dari bagaimana cara berpikir nya dan bagaimana cara dia mengatasi suatu permasalahn.

    Reply

  13. Posted by Haryanto Thomas on March 26, 2014 at 11:59 am

    Kedewasaan suatu proses yang pastinya akan dialamin oleh manusia, beranjak dari balita sampai dewasa. Dengan kedewasaan seseorang akan bertambah bijak, berkembang dan memiliki moral dan etika yang lebih baik

    Reply

  14. Posted by Yoseph Leonardo on March 26, 2014 at 12:12 pm

    menurut saya, dewasa tidak hanya berbicara tentang keserdehanaan ttg menjadi dewasa.
    tetapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. dan kedewasaan adalah proses kehidupan yang panjang.

    Reply

  15. apa yang membuatmu susah itulah yang membuatmu semakin kuat! semakin banyak cobaan semakin dewasa seseorang.

    Reply

  16. Posted by novitalim on March 26, 2014 at 1:20 pm

    kedewasaan menurut saya adalah pilih dimana seseorang ingin menjadi lebih baik lagi atau masih tetap sama seperti dulu. kedewasaan bukan dilihat dari umur namun dari keputusan dan prlikau yang ia perbuat. dengan menjadi dewasa kita tau apa yang kita perbuat, apa yang dapat menguntungkan diri kita sndiri dan orang lain, tidak hanya memikirkan diri sendiri namun juga memikirkan orang lain. sama halnya dengan ingin dihargai. jika anda ingin dihargai oleh orang lain, maka hargailah mereka terlebih dahulu karena itu tidak ada ruginya bagi anda.

    Reply

  17. Benar, proses mencapai kedewasaan tidak hanya bisa dengan berucap “Saya mau dewasa” atau karena usia. Namun diperlukan suatu reason atau pemicu yang menjadikan sesorang dewasa mungkin kekecewaan, suatu peristiiwa yang memaksa kita untuk menjadi dewasa baik terpaksa atau tidak. Memaksa seseorang untuk keluar dari comfort zone mereka sendiri dan menjadi dewasa sepenuhnya.

    Reply

  18. Posted by 04PKF_Dwi Indah Mentari on March 26, 2014 at 1:44 pm

    Pada pernyataan “dewasa hanyalah soal mencoba berhenti untuk hanya memikirkan diri sendiri” dapat memicu kita untuk lebih peduli kepada orang lain dan lingkungan disekitar kita. Memang tidak mudah menjadi dewasa, karena kita harus melalui proses dalam bentuk permasalahan yang kita hadapi. Kedewasaan seseorang juga dapat dinilai dari cara ia menanggapi sebuah permasalahan, dan menyelesaikan permasalahan tersebut.

    Reply

  19. Posted by Frenky on March 26, 2014 at 1:54 pm

    kedewasaan datang dari pengalaman, cara menghadapi suatu masalah yang terjadi dikehidupan kita yang membuat kita semakin hari semakin dewasa. Belajar dari pengalaman kita akan membuat kita semakin dewasa🙂

    Reply

  20. Posted by Michael on March 26, 2014 at 2:05 pm

    Kedewasaan sendiri seringkali menjadi tolak ukur seseorang untuk menentukan apa yang akan ia lakukan kepada hidupnya, namun seringkali orang yang sudah tua yang seharusnya dikatakan dewasa masih bersifat layaknya anak-anak. Sehingga dewasa itu sendiri mengacu kepada cara berpikir dan keterbukaan pikiran kita untuk dapat bertoleransi dan merencanakan masa depan yang terbaik untuk diri kita sendiri.

    Reply

  21. Posted by Twinna on March 26, 2014 at 2:20 pm

    Menyentuh sekali tiap kata-kata yang disampaikan diatas. Saya menjadi tahu arti mendalam dari dewasa tersebut. Saya merasa belum dewasa melihat definisi bahwa dewasa harus mampu mengatasi segala situasi dimana anak kecil tidak bisa mengatasinya. Terkadang saya cengeng dan lemah. Namun, untuk hal mengenal dan mengerti diri sendiri sudah saya terapkan sejak saya kecil dan memang proses mengenal diri sendiri tersebut dimulai dari pem-bully an, penolakan dari berbagai pihak terhadap saya. Semoga proses tersebut akan terus membawa saya maju dan dewasa.

    Reply

  22. Posted by Fadil Zayandra on March 26, 2014 at 2:24 pm

    1. Self Control. Kedewasaan adalah pengendalian diri.

    2. Kedewasaan itu bukan masalah usia, tapi masalah pengendalian diri.

    3. Sesungguhnya, kedewasaan yang indah akan menjadikanmu anak muda yang anggun sepanjang hidupmu.

    4. Kegalauan adalah jarak antara masa muda yang labil dan masa dewasa yang mapan.

    5. Engkau akan mendewasa dengan anggun, jika menyikapi perbedaan pendapat dengan penuh hormat.

    6. Kecerdasan, kedewasaan, rasa percaya diri dan imanmu bisa dinilai dari sikapmu terhadap ramalan nasib.

    Reply

  23. Posted by Haryanto on March 26, 2014 at 2:42 pm

    Saya setuju. Kedewasaan adalah bagaimana kita berhenti untuk hanya mementingkan diri kita sendiri dan bertindak untuk orang lain. Tapi kadang kita memilih ego ketimbang orang lain. Menjadi dewasa adalah proses.

    Reply

  24. Posted by Jimmy on March 26, 2014 at 3:10 pm

    Benar adanya bahwa kedewasaan seseorang memang tidak dapat diukur dengan umur namun dari sikap dan bagaimana orang tersebut menghadapi suatu masalah. Sikap dewasa dapat dikembangkan dengan memahami diri kita dan bagaimana kita menghadapi sikap orang yang berbeda-beda. Jika kita berhasil mengesampingkan ego kita dan menghadapi orang lain maka kita telah berjalan dalam tahap pendewasaan diri kita. Namun tahap ini sangatlah sulit bagi sebagian orang sehingga butuh kesabaran.

    Reply

  25. Posted by cindy buquenfil on March 26, 2014 at 3:49 pm

    Menurut pendapat saya untuk menjadi dewasa seseorang perlu terluka. Agar dia dapat belajar dari pengalaman nya serta memperbaiki diri. Jika tidak dia tidak akan menyadari kesalahan nya selama ini. Memang untuk menjadi dewasa diperlukan proses yang panjang bahkan terus berlangsung seumur hidup.

    Reply

  26. Posted by Gita Purnama Sari on March 26, 2014 at 3:49 pm

    kedewasaan itu tumbuh dari seseorang yang memiliki pengalaman pahit dan telah di pecahkannya , sehingga di kehidupan selanjutnya kita akan semakin mengerti arti hidup dan menjalalani lebih baik lagi . sebenarnya kepahitan dalam hidup perlu kita rasakan karna itu adalah sebagi teguran agar kita menjadi orang yang bijak dan dewasa.

    Gita Purnama Sari
    1601283684
    04PKF

    Reply

  27. Posted by Edi on March 26, 2014 at 3:56 pm

    “Maturity is not measured by age. it’s an attitude built with experience”
    Benar sekali Kedewasaan tidak diukur dari umur orang yang umur 17 tahun belum tentu lebih dewasa dari orang yang umurnya 15 tahun, itu hanya tentang sikap orang tersebut, bagaimana seseorang bisa menanggalkan ego yang ada dalam diri kita.

    Regards
    Edi

    Reply

  28. Posted by Priska Lucyana Tendean on March 26, 2014 at 4:21 pm

    Saya setuju dengan pernyataan bahwa dewasa itu bukan dilihat dari usia, tapi dari pengalaman. Pengalaman hidup, baik itu suka maupun duka membuat seseorang belajar dan semakin dewasa. Kekecewaan dan kesulitan hidup juga menjadi faktor dalam kedewasaan seseorang, karena dari keduanya seseorang bisa belajar problem solving.

    Reply

  29. Posted by fahrul rizky aulia on March 26, 2014 at 4:27 pm

    kedewasaan bukan dilihat dari umur yang semakin tua tetapi bagaimana kita menyingkapi suatu permasalahan dengan pola pikir yang lebih jauh kedepan atau tidak egois.

    Reply

  30. Posted by Dita Ariska on March 26, 2014 at 4:33 pm

    umur seseorang tidak bisa dijadikan tolak ukur kedewasaan seseorang. terkadang beberapa masih tidak bisa berpikir dewasa padahal umur mereka sudah bisa terbilang dewasa. menurut saya, kedewasaan seseorang bisa dilihat dari bagaimana mereka dapat menyikapi masalah yang sedang dihadapi. dari cara pola pikir mereka dan sikap mereka.

    Reply

  31. Posted by Jufery on March 27, 2014 at 3:02 am

    Disaat kita dirundung masalah, justru saat itulah kesempatan kita untuk belajar menjadi lebih dewasa sangat terbuka. Karena dewasa tidak akan datang sendiri nya seiring bertambahnya umur, tetapi melalui pengalaman yang kita lalui

    Reply

  32. Posted by Handi Steven on March 27, 2014 at 11:30 am

    Kedewasaan bukanlah sesuatu yang bisa diajarkan, namun lebih kepada proses penemuan diri sendiri. Dewasa adalah bagaimana kita mengisi diri kita dengan hikmat dan kebijaksanaan tanpa melupakan kepolosan dari anak-anak. Menjadi tua adalah takdir, menjadi dewasa adalah pilihan.

    Reply

  33. Posted by Adrian Prasetya on March 27, 2014 at 1:24 pm

    Saya suka dengan ungkapan “You never know how strong you are, until being strong is the only choice you have”. Kadang kita tidak mempunyai pilihan, sehingga kita terpaksa untuk kuat. Menurut saya kedewasaan butuh kesabaran dan pengendalian diri, serta pengembangan spiritualitas .

    Reply

  34. Posted by Bill Shidin on March 27, 2014 at 2:33 pm

    menurut saya kedewasaan seseorang lahir dari dirinya sendiri , kedewasaan yang dimikili oleh pribadi maupun orang lain pun ukurannya berbeda-beda , maka ketika seseorangmengatakan bahwa dirinya dewasa belum tentu dimata orang lain dirinya dewasa maka dari itu kedewasaan diukur dari dua padangan, yaitu: pandangan dari dirinya sendiri maupun pandangan dari orang lain

    Reply

  35. kedewasaan sejati adalah benar seperti artikel diatas, kedewasaan bisa dimiliki seseorang melalui proses misalnya kekecewaan, kehilangan, dibohongi, dan dilukai, yang dilaluinya bahkan dalam tekanan sekali pun. Maka lalui proses kedewasaan seperti quote di atas yaitu “strong”. bahwa kita akan menyadari betapa kuat kita, ketika kekuatan adalah satu-satunya pilihan yang kita punya. Everyone deserves to be happy

    Reply

  36. Posted by Nabila Citra Angguna on March 27, 2014 at 3:55 pm

    Kalo menurut pendapat saya, kedewasan itu memang bisa terjadi karena adanya kekecewaaan, kehilangan, dilukai, dsb. Tetapi bukan berarti orang yang dewasa itu tidak boleh menangis, karena bagaimana pun setiap manusia pasti pernah menangis dan menangis merupakan hal yang wajar. Kedewasaan itu bisa dinilai dari pola pikir seseorang, bagaimana dia bisa menyikapi sebuah masalahnya, bagaimana dia bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya.

    Reply

  37. menurut saya kedewasaan itu bukan hanya dari faktor-faktor yang disebutkan di atas, melainkan lebih kepada tanggung jawab akan sesuatu yang di perbuat dan sifat mandiri. Karena dengan mandiri kita dapat mengurangi ketergantungan hubungan dengan orang lain dan dapat berdiri sendiri saat orang lain tidak dapat membantu. Dari hal itu kita dapat dikatakan bertanggung jawab pada diri sendiri.

    Reply

  38. Posted by Paulus on March 28, 2014 at 7:36 am

    Being male is a matter of birth. Being a man is a matter of age. But being a Gentleman is a matter of choice. Kedewasaan di tentukan dari pilihan yang di ambil oleh kita

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: