Kedewasaan

Banyak yang bilang menjadi dewasa itu tidak sederhana, tetapi nyatanya dewasa hanyalah soal mencoba berhenti untuk hanya memikirkan diri sendiri.

images (1)Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa orang dewasa itu bukan saja tidak boleh menangis tetapi orang dewasa itu tidak boleh membuat orang menangis. Karena kedewasaan itu harus mampu mengatasi kesedihan, kemarahan, egoisme, dan segala hal yang tidak bisa diatasi oleh anak kecil. Kedewasaan memiliki kemampuan menghibur, ibarat orang tua yang menghibur anaknya dikala sedang menangis.

Kedewasaan bisa dimiliki seseorang melalui proses misalnya kekecewaan, kehilangan, dibohongi, dan dilukai, yang dilaluinya atau bahkan melalui proses mengalami tekanan-tekanan seperti seorang anak yang sejak kecil sudah harus membantu orang tuannya bekerja, atau memang harus bekerja sendiri mulai kecil
seperti sebuah kata bijak “You never know how strong you are, until being strong is the only choice you have”.

Sementara kedewasaan seseorang sangat dibutuhkan seakan-akan dunia ini tidak membutuhkan orang cengeng, orang putus asa dan orang-orang yang selalu mengeluh dan mengeluh. Seperti pemikiran anak kecil dia selalu lebih dari yang dipikirkan sehingga selalu merengek apabila kenyataannya lain dari yang dihadapi.

Kenyataan memang demikian, tidak ada satu manusia pun di dalam hidupnya tidak pernah disakiti, tidak pernah kehilangan atau kekecewaan, tetapi saat kelak mereka memahaminya, maka mereka akan merasa bahwa betapa indahnya proses kedewasaan yang mereka alami. Segala pembelajaran itu memang sungguh indah seperti kita mengenang bagaimana kita dipukul seorang ayah atau ibu. Rasa sakitnya begitu indah saat kita sudah tidak bersama mereka, karena sebenarnya kita belajar terhadap sesuatu yang terjadi. Kita bukanlah menghapus apa yang mampu kita hapus dari pikiran kita, tetapi justru membiarkannya membuat kita semakin dewasa.

Dan semua ini akan menjadi harta karun dalam diri kita dan justru membuat kita semakin kaya. Hidup dalam kehidupan memberikan makna bagi kita sehingga kita perlu bersyukur bahwa apapun yang terjadi dalam diri kita menuntun kita menjadi dewasa. Di sana kita akan menemukan kebahagiaan dan suka cita karena segala ganjelan, permasalahan, kekecewaan, kebencian, sudah tidak ada artinya lagi bagi kita. Saya sepakat dengan pendapat pada ahli psikologi, bahwa apa bila diri kita masih terus dipengaruhi orang lain karena kita merasa dikecewakan, dibenci dan lain sebagainya, maka itu berarti kita hidupnya masih dipengaruhi orang lain artinya kita belum dewasa.

Bagi saya yang terbaik kita belajar mengenal diri kita sendiri, karena kita diciptakan itu unik atau lain daripada yang lain dan tidak mungkin sama. Artinya orang lain juga demikian tidak mungkin sama dengan kita. Jadi, kalau kita kecewa karena orang lain tidak bisa mengerti kita, bagaimana kita bisa mengerti tentang diri kita.

Semoga kita semakin hari semakin dewasa semakin mengerti siapakah dan bagaimana diri kita sehingga dengan demikian kita akan bisa mengerti orang lain dengan baik dan benar. Salam dan doa.

141 thoughts on “Kedewasaan

  1. Hendri's avatarHendri

    Kedewasaan tumbuh di dalam diri ketika kita mampu tegar untuk menghadapi sebuah kekecewaan, kesedihan, kehilangan tanpa harus terus menerus terlarut dalam hal tersebut.

    Reply
  2. stella lie gunawan's avatarstella lie gunawan

    Saya setuju dengan isi artikel. Karena adik saya bilang bahwa kedewasaan menurut dia tentang sikap dan pola pikir. Dan saat itu juga saya merasa dia sangat dewasa.

    Reply
  3. Margareta Vania's avatarMargareta Vania

    For the first time i read this website/blog, i think it’s so refreshing my mind and i can learn a lot of things from this simple and easy to read article…

    Bukan hanya memikirkan diri sendiri, memperlakukan orang lain layaknya bagaimana kita bisa memperlakukan dengan baik diri kita sendiri, lalu peduli seperti yang dibilang diatas “orang dewasa itu bukan saja tidak boleh menangis tetapi orang dewasa itu tidak boleh membuat orang menangis.”, dan terpenting saat bisa mengkontrol diri kita sendiri, juga pada saat memberikan respon atas perlakuan orang lain dengan cara berusaha mengerti maksud dari semua hal yang terjadi adalah hal-hal terpenting yang bisa saya pelajari.

    margaretavania
    blogger – International Relation Student of Bina Nusantara

    Reply
  4. suviecristia's avatarsuviecristia

    Saya sangat setuju dengan artikel ini, karena memang benar bahwa masalah yang kita hadapi akan menjadikan kita lebih dewasa. Seperti yang saya alami, dimana ibu saya telah meninggal di saat saya masih kecil, hal ini membuat saya menjadi lebih dewasa dan mandiri.

    Reply
  5. Michael's avatarMichael

    Saya sangat setuju dengan artikel Kedewasaan ini, karena segala jenis bentuk kedewasaan dimulai dari diri kita sendiri contohnya saat kita mengontrol emosi, saat kita merespon masalah yang sedang terjadi dan masih banyak lagi. Karena jika kita tidak bisa memahami diri kita sendiri maka bagaimana kita bisa memahami dan menerima keunikan dari orang lain.

    Reply
  6. Giovanni Reinard's avatarGiovanni Reinard

    Saya sangat setuju bahwa kedewasaan tidak hanya dapat dilihat dari umur seseorang, melainkan kedewasaan juga dapat dilihat dari sikap setiap orang terhadap pengalaman-pengalaman buruk yang dialaminya.

    Reply
  7. claraalverina19's avatarclaraalverina19

    Saya setuju dengan pendapat bahwa dewasa itu tidak sederhana. Menjadi dewasa melalui proses yang panjang dalam hidup kita.
    Tetapi ada satu topik yang saya kurang setuju yaitu “orang dewasa itu tidak boleh menangis” Saya kurang setuju dengan hal tersebut. Dikarenakan, orang-orang baik yang sudah menjadi dewasa ataupun sudah lanjut usia mempunyai luapan emosi yang tidak tertahankan. Jika orang dewasa tidak boleh menangis maka itu tidak memaksimalkan akan emosi yang telah dberikan oleh Tuhan.
    Itu menurut pendapat saya, terimakasih.

    Reply
  8. Yohannes Yobel Budiman's avatarzxcbv

    Artikel yang sangat bagus! Proses dari mencapai kendewasaan seseorang memang tidak bisa didapatkan hanya dengan belajar di sekolah / kampus. Namun proses pendewasaan seseorang harus melalui pengalaman baik pribadi / kelompok..Namun, kenyataanya, masih banyak orang-orang yang sudah “Matang” dari segi usia tetapi masih tidak bersikap Dewasa..

    Reply
  9. Elsa Tesalonika's avatarElsa Tesalonika

    Menurut saya, kedewasaan tidak dilihat dari umur melainkan sikap yang terbentuk melalui pengalaman. Terkadang kita menangis bukan untuk menunjukan bahwa kita lemah tetapi kita menangis karena kita sudah terlalu lama menjadi orang yang kuat. Dari tangisan tersebut, kita dapat bangkit dari keterpurukan dan keputusan untuk bangkit & melangkah adalah langkah utama menuju kedewasaan.

    Reply
  10. Fitria Mayangsari_1701294045_01PA2's avatarFitria Mayangsari_1701294045_01PA2

    Suatu kedewasaan dalam kehidupan sangat dibutuhkan.Karena hanya kedewasaan yang dapat membawa arah kehidupan kita.Kedewasaan tidak diukur dari seberapa umur kita,Umur yang sudah cukup tidak menjamin kedewasaan seseorang.Karena kedewasaan adalah bagaomana cara kita mengatur pola pikir kita dan bagaimana cara kita menanggapi suatu masalah dalam hidup kita serta bagaimana cara kita menghadapi dan menanggapi lingkungan kita.Oleh karena itu suatu kedewasaan sangat lah bergantung dalam kehidupan seseorang.Kedewasaan dapat diperoleh melalui bebrapa proses seperti kekecewaan dan kehilangan.seperti apa yang dikatakan pada kutipan artikel tersebut.

    Reply
  11. maria sefani's avatarmaria sefani

    sebuah proses menuju ke kedewasaan merupakan harta karun yang di dapat, namun dari proses tersebut kita mesti melewati berbagai macam liku kehidupan..artikel ini cocok di baca oleh semua kalangan, namun fokus utamanya mungkin lebih ke remaja.

    Reply
  12. Bernandine Natasha's avatarBernandine Natasha

    Kedewasaan memang tidak bisa didapatkan semudah membalikkan telapak tangan. Banyak orang dewasa yang tidak dewasa karena cara berpikir mereka atau karena tingkah laku. Belajar dari pengalaman dan mencari nilai kebenaran dari dalamnya juga merupakan sebuah proses kedewasaan. Hanya saja pengalaman merupakan guru yang paling menyakitkan. Banyak orang yang gagal melewati prosesnya dan akhirnya gagal menjadi dewasa.

    Reply
  13. Thalia's avatarThalia

    Saya setuju dengan artikel diatas. memang pada saat mengalami segala kekecewaan dsb memang sangat menyakitkan, tp setelah kita melewatinya dan mereview semuanya jd terlihat baik. membuat saya bersyukur krna berkat kejadian trsebut saya bsa menjadi pribadi yg lbh dewasa lagi

    Reply
  14. Luna CFT (@lunaclaria)'s avatarLuna CFT (@lunaclaria)

    Saya setuju dengan artikel di atas. Kedewesaan adalah proses dimana kita menerima segala kejadian dalam kehidupan kita meskipun itu buruk atau sebaliknya dengan hati terbuka dan mengganggap ada hikmah di setiap kejadian. Begitu juga dalam berusaha mengerti berbagai macam sifat orang lain.

    Reply
  15. Andre Jonathan's avatarAndre Jonathan

    1701293351_Andre Jonathan : artikel tentang kedewasaan ini memberi makna dari suatu kedewasaan yang sesungguhnya. ketika kita menjadi orang dewasa, kita sangat mudah untuk mementingkan diri sendiri, dengan kata lain menyayangi diri sendiri dengan ego kita masing-masing. namun, ketika kita dilibatkan terhadap orang lain, kita merasa lebih susah untuk memahami dan mengerti perasaan orang lain dibandingkan perasaan kita sendiri. kita lebih bisa menyayangi diri sendiri ketimbang menghargai perasaan orang lain. menjadi dewasa adalah suatu proses yang membutuhkan suatu tahapan misalnya suka-duka, pengkhianatan, kesedihan, hiburan, kesenangan, kebahagiaan, kepahitan hidup, dan yang terpenting adalah pengalaman hidup kita sebagai manusia. segala tantangan dan cobaan dalam hidup hanyalah suatu hal yang membuat kita semakin dewasa dan kuat dalam menghadapi hidup. dan yang terpenting adalah, kita harus selalu bersyukur atas hidup yang diberikan oleh Tuhan kepada kita.

    Reply
  16. Kennardi Raharjo Nugroho (01PA2)'s avatarKennardi Raharjo Nugroho (01PA2)

    kedewasaan merupakan proses perkembangan seseorang dimana orang tersebut harus dapat merubah sikap,pikiran serta perilaku untuk menyesuaikan dengan keadaan di sekitarnya

    Reply
  17. rizkiintansakinah's avatarrizkiintansakinah

    Saya sependapat dengan Artikel Kedewasaan ini,dan menurut saya kedewasaan itu juga dimana kita mampu menjadi pendengar dan penerima yang baik.yaitu kita dapat menyaring informasi yg baik atau buruk.

    Reply
  18. Muh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015's avatarMuh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015

    untuk menjadi dewasa diperlukan kesadaran dari diri sejak masih muda karena walaupun banyak artikel yang mendifinisikan tentang kedewasaan namun kita perlu mengetahui bahwa untuk menjadi dewasa yang sesungguhnya membutuhkan proses yang sangat panjang dan saya juga sangat setuju tentang dewasa hanyalah soal mencoba berhenti untuk hanya memikirkan diri sendiri.

    Reply
  19. salwamaula's avatarsalwamaula

    Saya setuju dewasa itu bukan soal umur namun dewasa merupakan satu hal yang diperoleh oleh satu individu melalui pengalaman. Pengalaman tersebut membuat diri kita mengerti tentang kehidupan dan lama kelamaan akan tahu bagaimana cara menghadapi atau mengatasi hal yang buruk yang terjadi kepada dirinya. Setelah kita dapat mengatasi keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan kita, kita dapat mengetahui bagaimana cara menghadapi orang lain yang mendapat pengalaman yang tidak mengenakkan juga. Kita bisa menempatkan diri kita jika menjadi orang lain dan tahu perilaku apa saja yang dibutuhkan untuk menghadapi orang tersebut agar tidak terjadi suatu kesalahpahaman antara kita dan orang tersebut. Oleh karena itu, sifat dewasa dibutuhkan agar terjadi keseimbangan dalam berhubungan.

    Reply
  20. marisverecia's avatarmarisverecia

    Menurut saya artikelnya memang sesuai kenyataan yang terjadi, kedewasaan memang bisa didapat ketika seseorang sedang mendapat masalah dan ia akan belajar untuk mengatasinya dan akhirnya akan menjadi sebuah pelajaran hidup yang membuat oranng itu akan menghindari kesalahan yang sama terulang kembali. Dan secara tidak langsung orang itu akan mulai menemukan kedewasaannya. Terimakasih

    Reply
  21. ivanhermawan19's avatarivanhermawan19

    Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan. Pada kenyataannya setiap orang akan mengalami rasa sakit dan kekecewaan, tetapi itu hanyalan sebuah proses yang akan dijadikan pembelajaran bagi kita agar dapat mencapai kedewasaan yang sebenarnya.

    01PA2-Ivan Hermawan

    Reply
  22. ivanhermawan19's avatarivanhermawan19

    Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan. Pada kenyataannya setiap orang akan mengalami rasa sakit dan kekecewaan, tetapi itu hanyalan sebuah proses yang akan dijadikan pembelajaran bagi kita agar dapat mencapai kedewasaan yang sesungguhnya.

    01PA2-Ivan Hermawan

    Reply
  23. daniel dwidjayanto's avatardaniel dwidjayanto

    Kedewasaan mendidik kita untuk semakin lebih berani dan bertanggung jawab,serta mempunyai pikiran yang matang, tidak lagi seperti anak remaja yang selalu mengeluh jika diberikan tugas yang banyak oleh gurunya, dan juga serta belum berpikiran pasti atau masih plin plan

    Reply
  24. monica ayu's avatarmonica ayu

    memang mau tidak mau kita dituntut untuk menjadi dewasa yang mungkin memang dianggap kedewasaan suatu yang tidak mengenakkan padahal kedewasaan lah yang membuat kita cepat belajar

    Reply
  25. timotius yosia's avatartimotius yosia

    saya setuju dengan artikel tentang kedewasaan diatas karena kedewasaan memang terjadi melalui proses dan tidak instan. dewasa itu artinya kita bisa mengerti diri sendiri dan orang lain.

    Reply
  26. Edward Adi (@Adi_GG18)'s avatarEdward Adi (@Adi_GG18)

    Menurut saya,artikel kedewasaan diatas sangat berguna dan bermanfaat bagi kami dalam menjalani kehidupan kami sehari-hari agar kami dapat menjalani kehidupan kami dengan bersikap lebih dewasa dan tidak kekanak-kanakan dalam menghadapi masalah yang kami hadapi sehari-hari.

    Reply
  27. Kezia Danielsa's avatarKezia Danielsa

    Pengalamanlah yang menciptakan kedewasaan, dan kedewasaan itu ibarat sebuah bangunan yang diterjang gempa bumi. Bangunan tersebut bisa rusak bahkan runtuh jika terbuat dari kayu biasa. Sebaliknya, bangunan akan tetap kokoh jika terbuat dari batu yang kuat dan semen yang berkualitas, sehingga orang-orang aman berlindung didalamnya. Gempa bumi yang digambarkan sebagai masalah, bisa datang kapan saja. Tetapi jika kita dapat menghadapinya dengan pikiran dan perasaan yang positif serta optimis (bangunan yang kokoh), muncul rasa syukur sekaligus kesadaran akan begitu berharganya hidup kita tidak hanya bagi diri kita sendiri, tapi bagi orang lain. Jadi, menjadi dewasa adalah sebuah pilihan yang sumbernya tidak dipaksakan orang lain, tapi usaha kita sendiri.

    Reply
  28. jtimothy7's avatarjtimothy7

    menurut saya , kedewasaan ini bisa berasal dari cara seseorang itu berpikir dan berkelakuan. Masih banyak orang dewasa yang masih berperilaku seperti anak kecil dan belum dapat berpikir kritis. Kedewasaan seseorang dapat bertambah karena beberapa hal yang dapat di pelajari orang tersebut , dan motivasi dari orang – orang lain untuk menjadi lebih dewasa. Karena pada masa sekarang ini sulit mencari dan menemukan orang dewasa yang dewasa secara fisik dan secara mental.

    Reply
  29. 01PNO-Andrien's avatar01PNO-Andrien

    Setiap manusia diciptakan unik, lain daripada yang lain. Jangan kecewa jika seseorang tidak dapat mengerti kita, karena orang tersebut tidak sama dengan kita. Hanya kita sendiri yang paling dapat mengerti diri kita.

    Reply
  30. Michael Tjahya's avatarMichael Tjahya

    Saya sangat setuju dengan artikel Kedewasaan ini, karena setiap orang dapat dikatakan sudah dewasa dari cara dia mengatasi masalah, merespon masalah tersebut, melihat perbedaan dirinya dengan orang lain dan masih banyak lagi. Oleh karena itu kedewasaan sangat dibutuhkan oleh setiap orang agar dia dapat menerima perbedaan dirinya dan orang lain.

    Reply
  31. branov's avatarbranov

    kedewasaan emang sangat dibutuhin di dunia jaman skrg yg udah maju kaya gini, smoga semakin bisa lbih dewasa dengan berbagai pengalaman yg udh dilewati

    Reply
  32. Rony Raharja's avatarRony Raharja

    menurut saya memang benar apabila kedewasaanharus bisa mengontrol emosi, karena jika seseorang masih suka marah-marah ataupun ngambek, itu blm bisa dikatakan dewasa.

    Reply
  33. 01pno_patrickaditya's avatar01pno_patrickaditya

    artikel tersebut memang ada benarnya akan tetapi memang tidak mudah untuk meninggalkan kebiasaan lama dan berusaha bersikap dewasa,adakalanya memang kita sulit untuk mengatasi rasa kesedihan,kemarahan dan ego kita sendiri karena kita hanyalah manusia biasa,dan untuk merasakan hal tersebut merupakan hal yang normal bagi setiap orang,ya tapi memang kita juga harus berusaha untuk menjadi dewasa dan menjadi lebih baik lagi

    Reply
  34. risyadmulkiprawira's avatarrisyadmulkiprawira

    menurut saya benar bahwa untuk menjadi dewasa kita perlu untuk mengenal diri kita sendiri.dewasa adalah cara kita untuk bisa mengatasi dan memperbaiki dari masalah yang dahulu kita pernah rasakan.saya kurang setuju bahwa orang dewasa tidak boleh menangis karena menangis bukanlah takaran orang untuk menjadi dewasa

    Reply
  35. Lani Anggraini's avatarLani Anggraini

    Sebenarnya kedewasaan juga tidak diukur seberapa bisa kita menahan tangis, marah, mengeluh atau hal hal yang menunjukkan sikap lemah dan tak bisa diatasi. Menangis bukan berarti tidak dewasa atau mengeluh juga berarti tidak kuat, tapi semua yang dilakukan harus memiliki tempat dan waktu yang tempat untuk dicurahkan. Dan juga dewasa direalisasikan dengan bagaimana kita menghadapi persoalan hidup sehari-harinya dengan tegar dan berpikir positif.

    anggraini 01pno 1701342220

    Reply
  36. fidelis ferry's avatarfidelis ferry

    Kedewasaan itu kita yang lalui prosesnya, kita yang menentukan cara untuk mencapai kedewasaan, bukan orang lain. Jadi kenali diri sendiri baru orang lain adalah cara tepat untuk menjadi dewasa.

    Reply
  37. 01PNO_Fulgensius's avatar01PNO_Fulgensius

    Saya sangat setuju sekali… Kedewasaan memang merupakan sikap yg diperlukan semua orang untuk mencapai tujuan dan kesuksesannya.. Menurut saya kedewasaan juga sebenarnya merupakan bagaimana cara mengelola diri sendiri juga, seperti bagaimana kita menentukan prioritas untuk hal-hal yg akan kita kerjakan…

    Reply
  38. Olivia Rusli's avatarOlivia Rusli

    Kedewasaan memang tidak ditentukan oleh umur.. Semuanya bergantung pada bagaimana cara pandang kita terhadap segala sesuatu, baik itu sebuah masalah maupun cara kita menanggapi kejadian bahagia.. Menurut saya sendiri sebuah kedewasaan dimulai ketika kita mampu untuk mencoba melihat masalah bukan hanya dari satu sisi saja, kemudian mencoba berfikir kemungkinan2 dan resiko2 atas langkah kita untuk menghadapi masalah tersebut.

    Reply
  39. septi indah christina's avatarsepti indah christina

    menurut pendapat saya, orang dewasa itu tidak boleh menangis, mengeluh, mampu mengatasi kemarahan, egoisme itu belum tentu semua orang dewasa mampu melakukan itu semuanya. justru masih banyak orang dewasa yang kelakuannya seperti anak-anak belum bisa mengontrol dirinya sendiri. oleh karena itu mengoreksi diri sendiri sangatlah penting dalam pembentukan pribadi yang dewasa. serta banyak pengalaman hidup juga dapat membuat diri orang menjadi lebih dewasa.

    Reply
  40. Ivan Gunawan (01PA2)'s avatarIvan Gunawan (01PA2)

    Memang betul, menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. dan menjadi dewasa memang sulit. Namun dengan adanya artikel ini, semoga kita bs mnjadi pribadi yang dewasa yang bisa menerima kenyataan dan kekurangan diri sendiri serta menghargai orang lain,

    Reply
  41. Azmi Arumsari's avatarAzmi Arumsari

    Melalui artikel ini saya menjadi semakin memahami arti dari kedewasaan. Disini saya menangkap dalam proses menuju kedewasaan banyak hal yang harus kita lalui,dan apabila kita selalu larut dalam kekecewaan karena orang lain hal tersebut menandakan kita belum dewasa. Jadi kita harus belajar untuk menjadikan suatu persoalan menjadi hal yang menguatkan kita dalam menuju kedewasaan.

    Reply
  42. Christine Myrafirmin's avatarChristine Myrafirmin

    bertambah tua karena usia itu sudah pasti namun menjadi dewasa itu adalah sebuah pilihan, pilihan melalui proses yang panjang dan jika benar-benar dimaknai akan menghasilkan sesuatu yang indah dan bisa disyukuri

    Reply
  43. Endy Winstone's avatarEndy Winstone

    saya sangat setuju dengan artikel ini dimana proses yang membentuk karakter kita bersyukurlah atas segala proses yang kita alami jangan anggap sebagai beban anggap lah sebagai alat ukur sebagaimana dewasnya kita dalam menghadai suatu masalah

    Reply
  44. Irena Natasya's avatarIrena Natasya

    kedewasaan memang tercipta dari sebuah proses. kedewasaan seseorang tidak bisa diukur dari umur, kita bisa saja menemukan seseorang yang berusia 25 tahun namun masih bersikap seperti anak remaja umur 16 tahun. mungkin selama ini hidupnya monoton saja, tidak ada hal berarti yang dialaminya. namun berbeda halnya misalnya dengan anak usia 10 tahun yang sudah menjadi tulang punggung keluarga karena keluarganya begitu miskin. di umur yang sangat muda anak tersebut sudah mengalami kedewasaan karena dorongan dari lingkungan disekitarnya. pengalamannya dalam bekerja juga membentuk kedewasaan itu menjadi lebih matang. terima kasih

    Reply
  45. Aldrich Chandra's avatarAldrich Chandra

    Saya setuju kedewasaan memang merupakan hasil dari pengalaman-pengalaman hidup yang kita observe dan kita ambil maknanya.
    Sayang sekali masih banyak orang yang lebih memilih membiarkan pengalaman-pengalaman hidupnya tenggelam dalam kesibukkan sehari-hari, sehingga proses pendewasaan menjadi terhambat.

    Reply

Leave a reply to Edward Adi (@Adi_GG18) Cancel reply