Tunda-tunda

Menunda sebuah pekerjaan sama dengan menutup peluang sebuah keberhasilan (Adh)

RechtzeitigSaya hari ini masuk kantor lebih pagi karena ada beberapa pekerjaan terpaksa saya tunda kemarin lantaran terbatasnya waktu, tetapi sebenarnya saya bisa selesaikannya. Ada rasa malas membuat saya tunda jadi pagi ini. Pagi ini ingin kuselesaikan sebaik-baiknya. Tetapi beberapa kendala terjadi sehingga saya mengalami kegagalan. Hal ini tentu membuat saya agak kecewa. Akibat penundaan ini kami mengalami kerugian cukup besar.
Orang tua menasehati bahwa jangan suka menunda-nunda pelaksanaan suatu pekerjaan bila tidak karena terpaksa. Hal ini memang sesuatu yang benar, karena menunda pekerjaan itu memiliki aura negatif dan sekaligus bisa menghilangkan peluang kita sendiri. Saya juga punya kebiasaan buruk menunda-nunda pekerjaan apalagi pekerjaan itu tidak saya sukai. Kadang-kadang memang ada untungnya. Misalnya saya biasa mencari seseorang untuk mewakili pekerjaan saya. Ada juga kebiasaan yang saya suka tunda, yaitu ke gereja. Ini tidak bisa diwakilkan apalagi kalau sudah mendung atau hujan. Alasan utama adalah tunggu hujan berhenti atau terbentur dengan waktu pesta, tetapi ada untungnya menyisip di Misa Perkawinan karena sekali jalan dua tugas selesai. Menunda pekerjaan ibarat menimbun masalah.
Menunda pekerjaan itu berbeda dengan menunda pengambilan keputusan. Menunda pekerjaan adalah menunda sebuah tugas yang sudah seharusnya dikerjakan sekarang. Sebaliknya menunda pengambilan keputusan lebih terhadap penyelarasan waktu, tetapi kemiripan ini membuat kita sering rancu antara menyelesaikan tugas atau mengambil keputusan. Adakalanya orang lambat mengambil keputusan diibaratkan orang tidak bisa bekerja.
Kalau orang jepang mengatakan “Kamban” atau penyelesaian tugas tepat waktu. Mereka menganggap menunda pelaksanaan tugas adalah tabu. Orang Jerman bilang Rechtzeitig atau waktu penyelesaian tugas harus diperhitungkkan dan dikerjakan segera. Yang saya kagumi adalah cara kerja orang Cina sekarang. Mereka bukan saja harus tepat waktu tapi ada istilah Jishi atau berjuang mengalahkan waktu. Mereka melangkah selangkah di depan kita. Kita masih memikirkan menepati waktu, mereka sudah memikirkan mengalahkan atau mempersempit waktu, sehingga pekerjaan bukan saja tidak ditunda tetapi malah maju dan lebih cepat. Dalam kunjungan saya ke Dalian, Cina Utara, untuk mengunjungi sebuah Shipyard atau galangan kapal, mereka mengistilahkan supermarket kapal. Kalau mau beli kapal tugboat dan tongkang seperti orang mau beli ikan di pasar tinggal pilih saja. Mereka memproduksi tanpa atau tidak berdasarkan job order. Sebaliknya keuntungan bagi pembeli adalah mereka tidak perlu waktu tunggu membuat kapal, seperti beli kapal bekas dan siap pakai. Sering kalau kita memesan kapal dengan kontrak kerja 1 tahun bisa jadi 2 tahun. Apalagi dikerjakan di Indonesia, molor waktu sangat sering terjadi. Mari kita membangun kebiasaan baik dengan tidak menunda-nunda sebuah pekerjaan. Usahakan semua pekerjaan selesai tepat waktu. Jika memungkinkan kita bisa menyelesaikannya lebih awal lebih baik. Semoga Tuhan memberkati segala usaha kita semua. Salam dan doa.

89 thoughts on “Tunda-tunda

  1. frans 2mak2's avatarfrans 2mak2

    kita hidup harus dengan tanggung jawab…dan tanggung jawab erat hubungannya dengan waktu…so kita harus membuat target di hidup kita dengan waktu agar terarah…

    Reply
  2. Reynold Lukman's avatarReynold Lukman

    kesempatan tidak datang 2kali. maka jangan lah menundanunda sesuatu. krn kesempatan itu dapat dtg dar mana saja. jika anda menundanunda masalah tidak akan menghilang. namun anda hanya memperburuk suatu masalah.

    Thanks

    Reply
  3. Mei Lani's avatarMei Lani

    Menunda adalah pekerjaan favorit saya karena terkadang saya malas menyelesaikan disaat itu juga, namun ya alhasil saya menanggung akibatnya. Akibatnya saya jadi terburu-buru dan pekerjaan banyak yang terbengkalai.

    Reply
  4. Hendri's avatarHendri

    Rasa malas yang membuat kita untuk menunda sesuatu. Ketika sudah waktunya untuk diselesaikan, semuanya menjadi menumpuk. Terkadang jika sudah menumpuk rasa malas pun akan menjadi-jadi, lalu apa yang harusnya kita bisa selesaikan menjadi tidak terselesaikan.

    Reply
  5. Lani Anggraini's avatarLani Anggraini

    menunda nunda merupakan hal yang kadang tidak dapat dihindari, saya sendiri sering melakukannya lantaran tidak bisa mengatur diri dan melawan rasa malas. Namun jika kerap dilakukan akan banyak hal yang terbengkalai dan merugikan diri sendiri.

    anggraini – 01pno – 1701342220

    Reply
  6. Henricko Randy Setiawan's avatarHenricko Randy Setiawan

    Menunda merupakan kata yang sudah sangat familiar di Indonesia. Menunda tugas atau pekerjaan, akan menyebabkan kita menjadi malas, dan menutupi sebuah peluang. Pada akhirnya, kita sendiri yang akan kelabakan dan kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya / pekerjaan.

    Reply
  7. Chandra Maknuel's avatarChandra Maknuel

    ini adalah hal yang paling sering dialami oleh setiap manusia. tapi akibatnya cukup fatal karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. alhasil menunda pekerjaan ini menjadi malapetaka yang merugikan diri sendiri. karena waktu sangat berharga janganlah menunda nunda pekerjaan.

    Reply
  8. Nicholas Selwin's avatarNicholas Selwin

    Saat kita menunda-nunda hasilnya adalah tugas yang menumpuk. Menunda adalah kebiasaan buruk yang perlu diubah tetapi sangat sulit.
    “Apa yang tidak dimulai hari ini tidak akan selesai besok” – Johann Wolfgang von Goethe

    Reply
  9. Azmi Arumsari's avatarAzmi Arumsari

    Menunda suatu pekerjaan pasti akan menimbulkan dampak negatif . Misalkan dalam mengerjakan tugas. Tugas menjadi tidak maksimal karena ketika masih banyak waktu,saya suka menunda-nundanya. Saya setuju dengan statement “menunda sebuah pekerjaan sama dengan menutup peluang sebuah keberhasilan”. Maka dari itu kita harus belajar untuk mengurangi hal menunda tersebut.

    Reply
  10. Christine Myrafirmin's avatarChristine Myrafirmin

    Menunda, sering terjadi karena adany rasa malas.JIka kita menunda semakin banyak kesempatan dan peluang dalam hidup yang hilang atau terlewat, kita hidup menurut waktu,sebaiknya gunakanlah waktu sebaik-baiknya

    Reply
  11. Aldrich Chandra's avatarAldrich Chandra

    Bermalas-malasan, menunda-nunda tanggung jawab, dan semacamnya, marak terjadi dimanapun apalagi pada kaum muda.
    Mereka yang menolak untuk keluar dari comfort zone, hanya dapat menunda segala sesuatu hingga akhirnya kepercayaan orang lain terhadap dirinyapun lenyap.

    Reply
  12. fidelis ferry's avatarfidelis ferry

    Bagi saya, menunda = menambah . Semakin banyak menunda sesuatu, semakin banyak hal lain yang ditambah kedalam daftar kegiatanmu . Sesuatu akan lebih baik jika langsung diselesaikan atau diselesaikan dalam jangka waktu yang dekat. Time management adalah salah satu cara agar sesuatu tidak tertunda.

    Reply
  13. Olivia Rusli's avatarOlivia Rusli

    Tak ada untungnya menunda pekerjaan.. Menunda pekerjaan hanya membuat pekerjaan yang harus diselesaikan semakin banyak di waktu yang semakin sedikit, hasil dari pekerjaan itu pun akan kurang maksimal karena waktu pengerjaannya mepet. Jadi ada baiknya jika ada pekerjaan, diselesaikan secepatnya.

    Reply
  14. Kezia Danielsa's avatarKezia Danielsa

    Kita sering menuntut tanggung jawab orang lain tanpa bercermin dulu apakah kita betul-betul telah menjalankan tanggung jawab kita dengan baik. Menunda pekerjaan adalah penyakit yang harus dihilangkan dengan prinsip bahwa “waktu berjalan begitu cepat dan waktu tidak dapat diputar”. Menunda-nunda membuat kita jadi tergesa-gesa dan hasilnya tidak optimal.

    Reply
  15. UvHy Mew's avatarUvHy Mew

    setiap orang pasti pernah menunda-nunda suatu kegiatan, menunda-nunda sama saja seperti kehilangan waktu dan tentu kalian tau bahwa waktu tidak dapat di putar kembali. jadi sebaiknya jangan menunda-nunda apa yg sedang ingin di lakukan.

    Reply
  16. Fenny's avatarFenny

    Artikel ini sangat baik. Karena kita dapat mengetahui akibat dari menunda-nunda sebuah pekerjaan. Jadi kita membangun kebiasaan yang baik agar tidak menunda-nunda sebuah pekerjaan dan belajar bertanggung jawab atas tugas dan pekerjaan yang di berikan

    Reply
  17. Aghel Prabandono's avatarAghel Prabandono

    Penundaan mengakibatkan kemalasan dan kerugian. Sebaiknya selagi ada waktu, kerjakanlah pekerjaanmu sekarang juga, karena hal itu akan membantumu untuk manajemen waktu

    Reply
  18. Muh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015's avatarMuh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015

    menunda-nunda kewajiban tidak akan menghilangkan beban, malah akan memperbanyak beban kita di masa depan karena menunda ibaratnya menabung.

    Reply
  19. Daniel Dwidjayanto's avatarDaniel Dwidjayanto

    Kita tidak sepatutnya menunda – nunda pekerjaan kita, karena jika kita sering menunda – nunda pekerjaan maka lama – kelamaan pekerjaan itu akan semakin menumpuk dan hasil nya akan menjadi tidak maksimal karena sudah dekat dengan tanggal deadline tugas tersebut

    Reply
  20. AllyaBerthaNofriani 1601277681 04PHO's avatarAllyaBerthaNofriani 1601277681 04PHO

    Dengan menggunakan waktu secara bijak, maka kita tidak akan melewatkan kesempatan berharga sebab kita tidak membuang waktu dengan hal yang sia-sia atau percuma. Maka dari itu, jika kita dapat menghargai waktu kita tidak akan menunda-nunda untuk melakukan sesuatu sebab tidak akan ada yang tahu kapan waktu kita akan habis

    Reply
  21. farishulhan's avatarfarishulhan

    1601252760 – Faris Shulhan

    Menunda merupakan bisikan setan yg paling dahsyat . Dgn menunda kita sudah membuang” waktu yg kita miliki di dunia sehingga kurang optimal hidup kita . Maksimalkan masa muda kita untuk meningkatkan potensi diri kita .

    Reply
  22. stkkkge's avatarstkkkge

    sikap suka menunda-nunda sudah harus dihapuskan, karena sama sekali tidak membawa keuntungan yang ada hanyalah beban di kemudia harinya yang merupakan hasil dari sikap kita yang suka menunda sehingga pekerjaan menumpuk. hasil yang dihasilkanpun tidak maksimal.

    Reply
  23. Khoerintus's avatarKhoerintus

    Saya sangat setuju dengan kalimat ini, “Orang tua menasehati bahwa jangan suka menunda – nunda pelaksanaan suatu pekerjaan bila tidak karena terpaksa”, walaupun saya dulu sering menunda – nunda pekerjaan saya sendiri. Tetapi semenjak saya kuliah, saya harus mencoba menghapus “bad habit” saya ini, karena semakin saya menunda pekerjaan saya, semakin banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan dan akhirnya menumpuk.
    Saya sedikit tidak setuju dengan pernyataan, “Kadang – kadang menunda pekerjaan memang ada untungnya”. Sampai sekarang saya belum bisa menemukan keuntungan dari menunda pekerjaan.

    Reply
  24. rara anggita's avatarrara anggita

    kebiasaan jelek saya adalah menunda-nunda hal yang ingin dilakukan dan ingin diungkapkan. karena itu hasil yang sy terimapun tdk maksimal. sy ingin sekali mengubah sikap jelek sy ini agar ke depannya apa yang sy inginkan dan lakukan mendapatkan hasil yang terbaik.

    Reply
  25. karmeita penundaan's avatarkarmeita penundaan

    kita hidup hanya memiliki waktu, waktu itu sangat mahal harganya seperti kesehatan. karena waktu tidak dapat dibeli, tetapi kita dapat membagi / management waktu itu dengan baik agar pekerjaan yang banyak dapat dikerjakan dengan baik (1601233080)

    Reply
  26. Restu P Matondang's avatarRestu P Matondang

    1601287796_Restu P Matondang: Menunda pekerjaan bagaikan mengangkat gelas di tangan. Semakin lama gelas tersebut diangkat, semakin berat bobotnya. padahal aslinya gelas tersebut tidaklah berat. begitu juga dalam menunda pekerjaan. kebiasaan ini bagaikan candu. Sekali biasa menunda akan terus menunda. Akibatnya bisa kehilangan kesempatan dan momen terpenting, sering menghindari tugas bahkan takut. hidup pun penuh dengan penyesalan.

    Reply
  27. Feric's avatarFeric

    Yg namanya menunda nunda itu tak pernah baik, cenderung lelet dan identik dgn kemalasan. Dapat merugikan diri sendiri sperti tugas tugas yg tidak selesai dan untuk orng lain yg menunggu kita dan membuang waktunya

    Reply
  28. Andhika's avatarAndhika

    waktu merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Namun sayangnya tanpa sadar manusia sering menyianyiakannyaa tanpa sadar. Dengan menunda pekerjaan, sama saja menyianyiakan waktu yang sebenernya dapat berguna untuk kepentingan lain

    Reply
  29. nielsen's avatarnielsen

    Saya sendiri menyadari saya merupakan pribadi yang sering menunda-nunda. Dalam hal mengerjakan tugas, melakukan perintah orang tua, dan juga hal hal lainya. Dengan kita menunda nunda kita juga telah mengulur ulur waktu. Waktu adalah uang. Dengan kita menunda nunda, kita telah membuang peluang kita dengan uang.

    Reply
  30. carllossugianto's avatarcarllossugianto

    menunda-nunda waktu itu menurut saya memang merupakan suatu hal yang tidak baik karena itu mencerminkan diri seseorang tidak bertanggung jawab dan cenderung pemalas.
    menunda-nunda pekerjaan dapat berakibat buruk seperti jadwal penyelesain yang molor,meningkatkan biaya,pekerjaan yang menumpuk,pekerjaan yang tidak selesa dan dampak negative lainnya.
    Orang yang menunda-nunda biasanya susah untuk mencapai kesuksesan dan impiannya karena mereka memiliki sifat selalu menunda hal yang harus diakukan untuk mencapai tujuannya tersebut.

    Reply
  31. andy widya perdana's avatarandy widya perdana

    menunda pekerjaan itu tidak baik karena akan menyebabkan kuaitas kerja kita tidak bagus dan kelihatan dikerjakan secepat mungkin tanpa perhatian detail ataupun hal-hal yang penting dapat terlupakan karena tergesa-gesa. Semua dampak yang tadi disebut pun jika pekerjaan yang ditunda sudah selesai, jika belum maka dampaknya bisa lebih parah dari tidak dapat nilai ke dimarahin oleh bos. oleh karena itu jika ada tugas sebaiknya dikerjakan langsung tapi dengan santai karena jika tergesa-gesa maka masalahnya sama seperti kejar deadline.

    Reply
  32. Adrian Prasetya's avatarAdrian Prasetya

    Saya juga seorang yang sering menunda pekerjaan, selama deadline masih lama. Tetapi saya sadar itu merupakan kebiasaaan buruk dan sudah sering saya menerima akibatnya .Menurut saya pengambilan keputusan berbeda dengan penundaan pekerjaan, pengambilan keputusan harus tepat biarpun selambat apapun itu.

    Reply
  33. Reza Satria R's avatarReza Satria R

    Selamat Malam ,

    Manusia adalah tempatnya salah. Kita hanya manusia , pasti melakukan beberapa atau mungkin banyak kesalahan , atau sedikit tindakan yang benar. Namanya juga manusia , pasti punya banyak kekurangan , terutama tentang waktu. Bagi saya sendiri , saya sangat rugi jika ketinggalan sesuatu sebagai akibat dari adanya keinginan yaaaang sangat berat untuk menuntaskannya (menunda). Jadi ,apakah tindakan saya atau kita sebagai manusia yang memiliki waktu benar untuk menunda suatu pekerjaan ?? yang nantinya akan memberikan kita kesulitan dan kerugian di masa yang akan datang ??

    Jadi , marilah kita , yang sudah menyadari akan pentingnya waktu agar dapat mengelola , membagi dan memanffaatkan waktu yang kita milik agar dapat dipakai secara berguna.. ^^

    Terima Kasih ^^

    Reply
  34. Rendy's avatarRendy

    kita jangan menunda-nunda bila semakin banyak masalah atau pekerjaan yang kita tunda maka semakin menumpuk kerjaan atau masalah yang kita hadapi dan segalanya menjadi berantakan karena kita hidup selalu di hubungkan dengan waktu. Kita tidak dapat menebak kapan terjadi hal yang mendadak yang menyebabkan kita secara tidak sengaja menunda jadi kita harus bisa mengatur deadline yang ada

    Reply
  35. Andi Reva Refiana's avatarAndi Reva Refiana

    Setiap manusia mempunyai kekurangannya masing – masing. Saya sendiri mempunyai kekurangan seperti suka menunda – nunda tugas atau pekerjaan tetapi saya selalu berusaha untuk mengurangi rasa malas walaupun terkadang sulit sekali. Padahal jika kita tidak menunda tugas atau pekerjaan hasilnya lebih baik dan maksimal.

    Reply
  36. rafli maulana's avatarrafli maulana

    menunda pekerjaan itu memiliki aura negatif dan sekaligus bisa menghilangkan peluang kita sendiri. Lebih cepat lebih baik. Usahakan semua pekerjaan selesai tepat waktu.

    Reply

Leave a reply to farishulhan Cancel reply