Walau makanan itu enak, tapi kalau belum ada sambal rasanya belum lengkap (Adh)
Sepanjang siang sampai sore hari ini saya habiskan waktu dengan training pleno di perusahaan kami. Saya mendapat kesempatan memberikan kata sambutan dan kata pembuka. Sejak pagi memang saya merenung apa yang harus saya bicarakan, tapi belum ada ilham. Setelah makan siang disajikan berupa nasi rawon hangat lalu dimakan dengan telor asin, krupuk dan sambal. Begitu saya makan sambal yang nikmat sekali, lalu inspirasi ada, saya harus berbicara tentang pengembangan diri :
Pertama, untuk berkembang kita harus mengenal diri kita. Tuhan memberi kita tangan, kaki, mata, telinga, mulut, hidung, dan otak. Apakah kita sudah memanfaatkan semua pemberian Tuhan ini?
Kedua, harus ada kemauan diri kita dengan mind set bahwa saya harus berkembang, karena tanpa kemauan sama saja jalan di tempat. Ketiga, Integritas dan kebersamaan tidak terlepas dari usaha pengembangan diri. Mustahil sebuah pohon bisa tumbuh kalau tidak ada air! Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama yang bahu membahu membangun diri kita. Keempat, aturan main terkait adanya skill, kemampuan manajerial dan pengetahuan dasar yang diatur dalam suatu kesepakatan. Kelima, pengembangan diri dimulai dengan DOA karena kita bisa bukan karena kita biasa, tetapi karena kita minta. Siapa yang meminta akan mendapat. Artinya bukan kita bisa berhasil karena kebisaan kita, melainkan campur tangan Tuhan.
Sambutan saya mendapat response hangat karena inspirasi dari sambal. Memang enak pakai sambal, tetapi karena sambal saya jadi bisa berpikir.
Buat orang asia, orang timur, orang jawa, orang padang, orang manado, dll. Sambal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masakan. Masih teringat saya mempunyai seorang sahabat dari Sabah, Malaysia namanya Datuk Harris. Kami bersama Pak Tri Sutrisno, mantan Wakil Presiden RI dan Dr. Soetjahyo, direktur WHO. Suatu hari dalam kunjungannya ke Jakarta (ditulis dalam buku karangan beliau) kami bersama-sama makan siang di sebuah restoran kuring di dekat Bandara Soetta. Dalam kisah tersebut restorannya kehabisan cabe, jadi ada sambal tapi tidak pedas. Restoran ini jauh dari supermarket atau pasar, tetapi sopir saya tidak kehabisan akal, lalu ada tukang ketoprak lewat dan cabenya diborong semua. Kami bergembira makan sambil tertawa karena sambelnya sudah lengkap.
Masalah sambal selalu mengingatkan saya bahwa dalam kehidupan rohani, kita memerlukan sesuatu untuk membangkitkan selera makan kita. Kalau orang sana bilang apetizer, tetapi pedas itu agak berbeda. Sambal memiliki kekuatan luar biasa, padahal itu pedas, atau bahasa rohaninya “pedih” atau “sakit” tetapi memberikan keindahan hidup. Saya melihat diri saya dan mencoba juga sambal kehidupan supaya hidup menjadi hidup dan penuh suka cita. Sambal kehidupan tidak lain tidak bukan adalah pengorbanan. Semakin pedas, semakin nikmat! Tuhan memberkati, melindungi dan memberikan kuasa kesehatan buat sahabat semua.

Memberikan kesadaran dalam diri sendiri akan adanya pengembangan diri. Saya setuju dengan advice tentang lima pengembangan diri ini dan tentunya kita tidak luput dengan berdoa kepada yang maha kuasa. Adapula istilah yang mengatakan usaha harus sejalan dengan adanya doa.
Sambal itu memang enak dan perlu unuk makanan-makanan di indonesia. Tapi ini pertama kali saya mendengar bahwa sambal punya kemampuan tersembunyi seperti itu. Inspirasional sekali
sambal.awalnya saya sangat takut dengan rasa pedas pada sambal,namun karna adanya keinginan saya untuk mencoba dan tau rasa sambal,saya mencoba dan ternyata itu tidak buruk ,sekarang saya merasa makan tanpa sambal itu tidak nikmat. saya setuju dengan kutipan di atas,sambal=pengorbanan. hidup tanpa pengorbanan maka tidak akan ada rasa kepuasan. berkorban lalu berhasil. wahhh itu luar biasa puas dan bangganya saya.
Artikel ini mengingatkan saya pada quote “no pain no gain”. Untuk berkembang dan maju diperlukan pengorbanan. Pedasnya sambal menghasilkan kenikmatan bahkan, dapat memberikan inspirasi. Intinya kita harus selalu bersyukur atas kehidupan kita yang ‘hidup’ dan atas nikmat dari hasil pengorbanan kita.
sambal memang sangat pedas dan membuat orang takut untuk makan dengan sambal yang sangat pedas, namun beberapa orang malah tidak bisa makan dengan tidak adanya sambal bahkan sambal terkadang juga membuat orang ketagihan untuk makan. seperti itu lah hidup yang tanpa pengorbanan tidak akan terasa puas.
Sambal itu memang enak dan perlu unuk makanan-makanan di indonesia. Tapi ini pertama kali saya mendengar bahwa sambal punya kemampuan tersembunyi seperti itu. Inspirasional sekali
Tidak ada yang akan berhasil tanpa mencoba.. Maka dari itu kita harus berani mencoba supaya berhasil dan mendapatkan hasil yang memuaskan..
Saya setuju banget deh kalau soal sambal ini, apalagi sambal terasi. Makanan apapun kalau dimakan dengan sambal yang tepat rasanya pasti nikmat namun kalau dimakan terlalu banyak alhasil jadi keringat.
buat saya yg khususnya orang sumatera, sambal itu merupakanan wajib untuk disajikan saat makan. karena tanpa sambal itu terasa hambar. jadi coba saja dulu bagaimana rasa sambal, jangan tajut pedas karena sambal itu ada berbagai macam dan rasa. kalo udah merasakan rasanya mungkin akan ketagihan
tidak semua orang menyadari bahwa semakin kita diberi cobaan tuhan semakin sayang dengan kita.
dan tidak semua orang menyadari siapa dirinya sendiri, apa kelebihannya.
mungkin ada orang yang beradaptasi dengan baik sehingga perkembangan pengendalan dan pengendalian jasmani maupun rohani terkontrol dengan baik.
namun bagaimana dengan orang yang keterblakangan mental ataupun fisik?
yang menutup diri dari perkembangan jaman , atau beradaptasi dengan lingkungan ?
contohnya, seorang psikopat? atau indigo yang diasingkan di lingkungan sekitarnya.
bagaimana mereka bisa mengetahui dibalik keterpurukan mereka itu tersimpan sebuah potensi yang baik.
Seperti pada uraian diatas, menyantap sambal kurang lebih seperti jalannya kehidupan. Jika selalu manis, maka juga akan terasa membosankan dan kurang variatif. Sambal diibaratkan seperti tantangan yang memberi variasi dalam kehidupan.
sambal memang terlihat pedas dan seram untuk dicoba. Tetapi jika kita tidak mencobanya kita akan berfikir seperti itu terus menerus. Maka cobalah sambal, dan sambal jg mempunyai manfaat yg baik.
kita tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi kalau kita tidak mencobanya. jangan takut akan resiko atau dampak yang akan ditimbulkan karena itu akan menjadi pembelajaran bagi hidup kita. jika tidak pernah mencoba kita tidak akan pernah memiliki pengalaman hidup dan hidup terasa datar saja. seperti sambal ini kita tahu sambal pedas tapi tidak tahu sepedas apa sambal itu kalau kita tidak pernah mencoba.
pastinya banyak orang yang takut untuk melangkah kedepan yang memiliki resiko gagal yang tinggi. tetapis emuanya perlu adanya tindakan dan kemauan. apabila tanpa ada keduanya kita akan selalu berjalan ditempat dan tak akan pernah melangkah maju kedepan.
Justman / 02PNT / 1601266186
Sambal, memang terdengar mengerikan bagi orang yang tidak menyukai rasa pedas. Tetapi ada juga yang menganggap bahwa rasa pedas merupakan kenikmatan tersendiri untuk dirinya. Hal ini lah yang menjadikan setiap orang mempunyai keunikan tersendiri. Saya sendiri termasuk orang yang tidak menyukai rasa pedas, tetapi ada beberapa rasa pedas yang saya sukai. Unik bukan?
apabila sambal tidak ada dalam sebuah makanan maka makanan tersebut tentu kurang lezat apabila dibandingkan dengan makanan bersambal. manusia juga apabila telah berusaha tetapi tidak ada kehendak dari tuhan maka usahanya juga tidak akan berhasil dengan baik. untuk itu kita harus rajin berdoa dan bersyukur kepada tuhan
Elfizia Carina – 1501158773
Jangan pernah takut untuk mencoba, karena tanpa mencoba kita tidak akan pernah tau bagaimana rasanya dan tanpa mencoba kita tidak akan pernah tau bagaimana kita akan sukses maju kedepan.
Sambal menurut saya merupakan sebuah penyedap makanan yang sangat,sambal merupakan hal yg wajib ketika makan.Karena sambal itu merupakan penyedap makanan yg dapat meningkatkan nafsu yg paling baik
Saya sangat setuju dengan artikel bapak,karena ada “sambal” kehidupan barulah hidup ini terasa menarik . karena apabila tidak ada “sambal” tersebut maka hidup kita akan terasa datar dan mainstream , tidak menarik. “sambal” kehidupan perumpamaan yang menarik dan sangat bermanfaat untuk dibagikan kepada teman-teman . terima kasih 🙂
kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi sebelum kita mencoba, oleh karena itu kita harus berani mengambil resiko. jika kita gagal akan menjadi pembelajaran hidup
Sama seperti sambal, kalau kita bisa menganggap sebuah masalah sebagai suatu tantangan, kita akan berusaha untuk ‘menyelesaikan’ sambal itu. Sebaliknya, jika kita terlanjur tidak mau untuk menghadapinya, kita tidak akan pernah bisa. Begitu juga dengan pengembangan diri kita, maka kita tidak pernah berkembang. Sambal yang menarik !
Jadi teringat ketika saya berada di Surabaya pertama kali baru-baru ini. Yang direkomendasikan adalah rawon setan. Rasanya benar2 tidak terlupakan, enak sekali! Di tengah malam yang dingin memakan hidangan hangat ditambah Sambal! Sensasi yang tak terlupakan!
Kehidupan tidak lengkap ketika hanya ada kebahagiaan, oleh karena itu diciptakanlah kepedihan, karena dengan kepedihan kita bisa merasakan kebahagiaan
Ryan Darmasaputra / 04PWM / 1501185194
sambal ialah penambah selera makan untuk saya. Apalagi kalau makanan nya dicocol sambal Waaahh pasti sedap sekalii. makanan tanpa sambal itu berasa ada yang kurang gimanaaa gitu .
untuk membuat suaytu langkah adalah hal yang besar. sebagai manusia, apabila kita tidak memberanikan diri untuk maju ke depan atau moving forward, maka kita hanya akan stuck di suatu tempat dimana kita berdiri saat ini dan tidak menunjukan suatu pertimbangan. semoga saja kita dapat terus bersama-sama berani untuk melangkah ke depan tanpa takut dengan rintangan yang menghadang.
04PIF. Lydia
Jika tidak pernah mencoba kita tidak akan pernah memiliki pengalaman hidup dan hidup terasa datar saja. Maka dari itu kita harus berani mencoba supaya berhasil dan mendapatkan hasil yang memuaskan.seperti sambal ini kita tahu sambal pedas tapi tidak tahu sepedas apa sambal itu kalau kita tidak pernah mencoba.
sambal kehidupan adalah pengorbanan. ya saya sangat setuju. terasa sakit memang namun akan terasa nikmat nantinya 🙂
ridho pratama 02PNT
Sambal itu ada yang pedas ada juga yang tidak pedas, semua tergantung selera. Kalau kemampuan orang pastinya juga berbeda-beda, ada yang biasa saja, ada juga yang luar biasa. Tetapi kita selalu bisa meningkatkan kemampuan dengan 5 hal yaitu: mengenal diri kita, kemauan diri kita , Integritas dan kebersamaan, skill,dan DOA. Semakin banyak kita menambahkan kualitas kita, semakin matang kemampuan kita. Sama seperti sambal, makin banyak cabainya makin pedas rasanya.
Sambal merupakan bahan makanan yang cukup ditakuti oleh beberapa orang, karna ada orang-orang yang tidak menyukai rasa pedas. Sama seperti hidup ini, sambal itu diibaratkan sebuah cobaan yang mana setiap kita (secara manusiawi) tidak mau mengalaminya, tapi Tuhan mengijinkan itu terjadi dalam hidup kita, supaya level hidup kita selalu di upgrade dan pengembangan serta pola pikir kita lebih maju dan lebih baik lagi.
memang sambal itu enak dan dapat membangkitkan selera makan apalagi orang yang doyan sambal.tidak ada sambal tidak nikmat,begitu juga dengan kehidupan terkadang ada banyak sekali sambal kehidupan yang bukan lain adalah sebuah pengorbanan ,dengan adanya pengorbanan dalam kehidupan kita akan lebih bisa menghargai hidup dan berpikiran maju untuk menjadi berkembang dan sukses.
Sambal diibaratkan seperti bumbu dalam kehidupan. hidup akan lebih dinamis dengan hadirnya rasa manis, pahit, pedas dalam kehidupan. Masing masing rasa dalam kehidupan memberikan arti yg berbeda satu sama lain. sehingga membuat diri kita menjadi pribadi yg lebih baik dari sebelumnya dengan belajar mealui rasa-rasa dalam hidup tersebut.
Kata org hdup itu kya sambel , pedas tpi nikmat klo dijalani dngn bersyukur dn berjuang , dn terus berusaha melengkapi diri kita dngn 5 yg di atas , tpi prcya lah , smua psti indah pda wktu nya , asal kita bisa terusss berusaha dngn baik , jdi , trs lah melatih diri anda dn berusha. Doa juga psti
Sambal adalah pelengkap makanan yang paling disuka oleh banyak orang, rasa pedas yang membuat orang menjadi segar, atau berkeringat, itu memiliki sensasi tersendiri.
seperti hidup, perjalaanan hidup juga ada pedas dan manis.
Sambal memang enak dan mengandung vitamin A yang baik untuk matamu. Tapi kalau makan terlalu banyak tidak baik untuk ususmu, yang bisa menyebabkan sakit perut.
Menurut saya sambal bisa diibaratkan sebagai bumbu dalam kehidupan kita. Tanpa sambal pasti terasa ada yang kurang atau tidak nikmat. Begitu juga dengan kehidupan kita, jika kehidupan kita monoton, tentunya akan sangat membosankan.
semakin kita sering mendapatkan kepedihan dan sakit maka semakin kuat lah kemampuan kita untuk menghadapinya…
disini ingin menjelaskan bahwa setiap kehidupan manusia pasti memiliki rasa sakit, kecewa, dll namun kita dsini di ajarkan untuk berpikir positif, seperti ketika makan sambal, rasanya pedas, namun memberikan kepuasan tersendiri untuk kita, skt di kehidupan jg begitu, dengan adanya rasa sakit memberikan warna sendiri didalam kehidupan kita.
Thanks
1701293351_Andre Jonathan : sambal merupakan pelengkap setiap masakan. menurut saya, kalau makanan utama tidak ada sambal, saya merasa kurang lengkap karena sambal merupakan komponen penting dalam makanan yang akan saya makan. dalam hidup ini juga, terkadang kita memerlukan semangat dalam melakukan segala aktivitas. tidak lengkap bukan jika dalam melakukan aktivitas tidak memiliki semangat?
sebagai orang indonesia rasanya tidak afdol kalau makan sesuatu yang digoreng atau dibakar tanpa sambal. Ya, sambal memang sudah khas sekali dalam kuliner indonesia. Cita rasa yang pedas membuat semuanya ketagihan. sepertinya gambaran diatas merupakan sambal yang sangat insirasional dibalik ceritanya
anggraini 01PNO 1701342220
Seperti kata pujangga: hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga. Begitulah halnya dengan sambal. Bagi saya, makan dengan sambal punya kesan nikmat tersendiri. Tetapi tidak sedikit juga orang yang tidak menyukai sambal. Ya, seperti yang telah diungkapkan diatas, bahwa sambal itu bisa dikatakan sebagai pengorbanan. Jadi tidak semua orang menyukai pengorbanan. Padahal untuk meraih apa yang kita inginkan membutuhkan pengorbanan tertentu, baik berupa fisik, psikis, maupun materi. Misalnya. pengorbanan seorang buruh pabrik dengan karyawan kantor. Buruh akan bekerja selama berjam-jam, bahkan bisa menghabiskan waktu 1 hari penuh. Berbeda dengan karyawan yang memiliki waktu relatif lebih sedikit saat bekerja. Pengorbanan akan menentukan hasil, bisa kecil atau besar, biasa atau signifikan.
artikel ini memang sangat inspiratif. dari sebuah sambal, terciptalah analisis yang sangat bagus. memang banyak hal yang perlu kita refleksikan dalam kehidupan kita, apa-apa saja yang sudah kita perbuat dan apakah itu kita lakukan dengan sepenuh hati atau tidak. disetiap perbuatan kita pasti ada resikonya dan juga suatu hal yang harus kita korbankan demi mencapai tujuan yang lebih baik lagi. terima kasih
awalnya pasti sambal itu dimata orang sangat pedas dan mengerikan tetapi apabila terus menerus memakan itu pasti akan enak juga dan tak bisa lepas dari sambal apabila kita memakan sesuatu.sama seperti tantangan apabila tidak ada tantangan maka hidup kita pun kurang “seru”
Sambal. sering kita dengar ungkapan “kecil2 cabe rawit” sering dilayangkan untuk mereka yang masih kecil namun sudah hebat. sam seperti cabe rawit yang kecil namun bisa memberi sensasi pedas yang luar biasa. begitu pula kepedihan / kesakitan yang mungkin kecil, namun efeknya bisa mengubah hidup kita
manusia ketika mengonsumsi sambal adalah contoh kecil masyarakat sekarang yang tidak pernah kapok untuk melakukan perilaku negatif secara berulang dan terus-menerus.
Bagi sebagian orang, makan tanpa sambal itu seperti ada yang kurang, dan sambal juga bisa dibilang menambah nafsu makan sehinnga menjadi ingin makan lagi dan lagi. Sama seperti hidup kita, tidak mungkin kita bersemangat dalam menjalani hidup ini jika tidak ada yang menambah nafsu atau semangat untuk menjalani hidup
Sambal ibarat seperti motivasi dan support dalam tujuan hidup kita oleh karena itu tergantung kita untuk melahap “sambal” itu sedikit atau banyak karena jika kita banyak memotivasi diri kita maka akan semakin berkembang pula diri kita.
orang indonesia kebanyakan menjadikan sambal sebagai hidangan wajib. tidak ada sambal, tidak nikmat! seperti halnya hidup saja, jika tidak ada cobaan, maka akan menjadikan manusianya kurang bersyukur
Artikel ini sangat inspiratif. Menurut saya, sambal itu penting, makan tanpa sambal itu berasa hambar banget deh,karena “Semakin pedas rasa sambal itu akan semakin nikmat makannya”. Begitupun dengan istilah “Sambal Kehidupan” adanya tantangan didalam kehidupan yang kita alami rasa pedas/sakit, kalo ga ada rasa itu didalam kehidupan kita,hidup kita akan terasa monoton dan flat banget ya..
Orang Sumatra lebih cenderung menyantap makanan dengan sambal. Tanpa sambal rasanya “kurang berasa”. Konsep ini bisa diterapkan dalam kehidupan. Tidak hanya orang Sumatra saja, setiap individu perlu sesuatu yang bisa memberi “sensasi” yang berbeda dalam hidupnya masing-masing.
Orang Sumatra lebih cenderung menyantap makanan disertai dengan sambal. Makan tanpa sambal itu “kurang berasa”. Konsep ini juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menjalani hidup, setiap individu perlu sesuatu hal yang bisa memberikan “sensasi” dan mewarnai hidupnya.