No body’s child

Hidup ini belumlah lengkap dan sempurna kalau kita belum berbuat sesuatu buat orang lain yang kita yakini mereka tidak dapat membalas kebaikan kita, karena disanalah Tuhan berkarya.

10childPagi ini aku mendengarkan lagu No Body’s Child yang dilantunkan oleh Keren Young. Lagu yang pertama kali dinyanyikan tahun 1948 ini benar-benar membuat airmata aku harus menetes, karena beberapa pekan ini memang aku lagi dekat dengan anak-anak Panti Asuhan Santo Yusup di Sindanglaya Cipanas, juga beberapa anak dari Palsi Gunung Bogor yang beberapa dari mereka buta dan tuli. Lagu ini mengayun dan membuai kita seakan-akan kita sendiri mengalaminya. Di panti asuhan (Orphanage) orang datang mengadop atau mengangkat anak pasti memilih yang normal atau yang cakap dan cantik. Tidak ada orang datang di panti asuhan memilih anak cacat untuk anak angkatnya. Di sini saya mulai melihat bahwa ada suatu kepentingan yang didahulukan bagi kepentingan lain yang lebih besar. Saya mengutip kata-kata Pastor Gabriel Maing, OFM sahabat saya bahwa : “Hidup ini belumlah lengkap dan sempurna kalau kita belum berbuat sesuatu buat orang lain yang kita yakini mereka tidak dapat membalas kebaikan kita, karena disanalah Tuhan berkarya.”

Sepertinya ada sesuatu yang selalu mengiang di telingaku. Saya yakin hal yang sama juga bergema di setiap hati sahabat-sahabatku bahwa KITA HIDUP DIBERI KELEBIHAN KESEMPURNAAN tujuannya adalah agar kita bisa berbagi dengan saudara-saudara kita YANG BERKEKURANGAN, baik dari sisi materi atau kekurangan dalam hal fungsi tubuh atau cacat. Pagi ini saya benar-benar sedikit gemetaran karena melihat kenyataan yang ada bahwa ternyata di sekeliling kita banyak sekali orang yang membutuhkan sesuatu dari kita. Entah apa saja, sehingga memberikan suatu pemikiran tentang bagaimana kita bisa membagikan sedikit saja dari kelebihan yang kita memiliki, tanpa harus mengorbankan diri kita secara berlebihan. Misalnya dengan cukup memberikan perhatian lebih saja. Sering yang menjadi ganjelan kalau ada orang minta sumbangan apa lagi sumbangan buat panti asuhan kita sudah alergi. Mungkin lebih baik tidak dekat, tetapi di sisi lain banyak orang yang belum melihat sudah tersentuh dan membantu. Ada yang dengan rela mengorbankan waktu, tenaga dan pemikiran juga materi untuk membantu saudara-saudara yang miskin atau anak-anak di Panti Asuhan. Saya juga terpesona melihat seorang sahabat saya. Dia memiliki Panti Asuhan tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah anak-anak lebih dari 5000 orang, tetapi dia tangani, bantu, memelihara sendiri tanpa bantuan orang lain.

Diskusi dengan beberapa teman dan saya juga sependapat bahwa tubuh dan jiwa kita memerlukan makanan rohani diluar makanan jasmani. Makanan rohani itu sendiri masih memerlukan tambahan-tambahan seperti suplemen dan yang tidak bisa dilupakan adalah berbuat sesuatu untuk melengkapi kebutuhan kehidupan kita. Saya juga setuju kalau di dalam kehidupan kita perlu sharing tentang kehidupan itu sendiri dan memberikan kita manfaat yang lebih. Dengan melihat kiri-kanan kita dengan menatap dunia yang sebenarnya bukan memberi pesimistik kehidupan tetapi justru membangkitkan semangat kita tentang kehidupan itu sendiri.

Dari keseharian kita bekerja, dari pagi sampai sore kita hanya disibukkan dengan pekerjaan dan membuat kita seperti dipenjara oleh kepenatan kita. Di sini kita butuh sesuatu bagi kebutuhan rohani kita. Minggu depan hari Jumat tanggal 11 Oktober 2013, Panti Asuhan Santo Yusup, dengan 160 anak-anak panti akan menggelar MOGELA, yaitu Malam Opera Gerak dan Lagu. Pertunjukan ini bukan dari kelebihan mereka tetapi justru dari kekurangan mereka. Di sana mereka ingin dunia melihat bahwa mereka ada. Hidup berdampingan dengan kita dan juga bisa menjadi seperti kita dan Tuhan sendiri memberikan kita kesempatan untuk membantu mereka.

Aku mau berlutut dan berdoa buat kita semua saja terutama bagi sahabat-sahabat yang letih, lelah dan lapar rohani mari kita sama-sama bangun dan tampil ke depan. Jangan takut karena Tuhan sendiri yang akan memberikan kelegaan bukan dari siapa-siapa. Terima kasih sebesar-besarnya buat semua sahabat karena kerelaan hatinya memberikan kasihnya seperti bapa sendiri membagikan kasih-NYA, berjuang bagi Panti Asuhan khususnya Santo Yusup di Sindanglaya – Cipanas tanpa mengharapkan sedikitpun balasan dari anak-anak yang dibantunya. Tuhan memberkati. Salam dan doa.

Lirik lagu No body’s child

As I was slowly passing an orphan’s home one day.
And stopped there for a moment just to watch the children play.
Alone a boy was standing and when I asked him why
he turned with eyes that could not see and he began to cry.

Refrain:
I’m nobody’s child
I’m nobody’s child
Just like a flower I’m growing wild.
No mommy’s kisses and no daddy’s smile
nobody wants me
I’m nobody’s child.

People come for children and take them for their own.
But they all seem to pass me by and I’m left here all alone.
I know they’d like to take me but when they see I’m blind
they always take some other child and I am left behind.

(Refrain)

No mommy’s arms to hold me or soothe me when I cry.
Sometimes it gets so lonely I wish that I could die.
I’d walk the streets of heaven where all the blinds can see.
And just like all the other kids there’d be a home for me.

(Refrain)

30 responses to this post.

  1. saya setuju kita seharusnya sebagai manusia yang diciptakan dengan tanpa cacat tetapi tidak peduli dengan mereka yang kekurangan padahal mereka membutuhkan bantuan-bantuan dari kita

    Reply

  2. Dengan membaca artikel ini hati saya menjadi terbuka dimana saya menjadi sadar bahwa dalam hidup ini kita harus saling membantu terutama pada mereka yang sangat membutuhkan tanpa mengharapkan imbalan.

    Reply

  3. Makanan rohani seperti yang disebut di atas memang sangat perlu bagi kita untuk menyadari bahwa kita hidup di dunia ini bersama orang lain, baik orang lain yang lebih mampu dari kita maupun orang lain yang kurang mampu. Hidup kita harus didasari dengan kecintaan kita kepada Tuhan yang juga nantinya akan berpengaruh kepada kecintaan kita terhadap sesama. Jika kita cinta dan percaya kepada Tuhan, kita akan berintrospeksi dan sadar bahwa semua yang kita miliki sebenarnya bukan milik kita, oleh karena itu kita harus membaginya terhadap sesama baik itu dalam bentuk support maupun harta.

    Reply

  4. Untuk memberi kepada seseorang yang tidak bisa membalas kita memang sulit, dibutuhkan rasa cinta dan ketulusan yang sangat besar. Salah satu tokoh yang bisa dijadikan teladan adalah Mother Teresa yang memberikan semua yang dia miliki pada anak-anak yang jelas tidak bisa membalas perbuatannya. Namun tidak semua orang bisa memberi sebesar apa yang diberikan Mother Teresa, ini merupakan hal yang wajar. Tidak perlu besar, kita bisa mulai memberi dari hal-hal kecil dan sepele. Yang dibutuhkan sebenarnya adalah pengorbanan yang tulus, sekecil apapun itu.

    Reply

  5. Tuhan mengjarkan kepada kita untuk mengasihi orang lain dan membantu orang lain bila kesulitan/membutuhkan bantuan kita. Hidup itu belum lengkap bila kita tidak membantu orang lain. Karena karya Tuhan bekerja dan hadir saat kita berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain.

    Reply

  6. Posted by Kennardi Raharjo Nugroho (01PA2) on December 5, 2013 at 10:39 am

    Seperti pepatah “ada udang dibalik batu”, selalu ada keinginan lain disaat kita ingin membantu orang lain, sebagai manusia, seharusnya kita tidak boleh seperti itu, kita harus membantu secara tulus dan harus mengingat bahwa kita diberi kelebihan untuk melengkapi orang lain, tidak boleh mementingkan keinginan kita terlebih dahulu.

    Reply

  7. Posted by Thalia on December 5, 2013 at 12:47 pm

    Saya setuju dengan statement diatas. dimana kita hidup hanya 1 kali dan kita harus menjadikan hidup kita berharga dengan cara menjadi berarti bagi orang lain. melakukan sesuatu hal yg dapat membantu orang lain memiliki kepuasan tersendiri

    Reply

  8. Posted by 01PNO_Fulgensius on December 5, 2013 at 1:44 pm

    Saya sangat setuju sekali… Bahwa Tuhan berkarya di saat kita berbuat sesuatu untuk orang lain.. Berbagi dengan orang yg memiliki kekurangan merupakan salah satu bentuk syukur kita yg nyata terhadap kasih karunia Tuhan yang diberikan kepada kita … Dengan berbagi justru kita akan dilebihkan berkali lipat oleh Tuhan…

    Reply

  9. Dalam artikel No body’s chlid ini dikataka kita harus bisa membantu sesama kita dipanti asuhan. Saya sangat setuju dengan pendapat ini, karena kita adalah sama-sama ciptaan Tuhan oleh karena itu kita harus saling membantu satu dengan yang lainnya.Walaupun kita tidak bisa membantu berupa materi, kita bisa membantunya dengan tenaga kita. Oleh karena itu, tidak ada alasan apapun untuk tidak membantu orang yang membutuhkan.

    Reply

  10. Posted by stella lie gunawan on December 5, 2013 at 2:43 pm

    salah satu cita-cita saya sebelum meninggal adalah membuat orang-orang bisa mengenang saya karena saya adalah seseorang yang bisa membuat mereka bahagia atau sayang terhadap mereka.

    Reply

  11. Posted by Olivia Rusli on December 5, 2013 at 2:45 pm

    No body’s child ? I think we are all God’s Child. and I believe as our Father, He will always take care of His cild now and forever 🙂 Thanks God for everything that happen in my life

    Reply

  12. Posted by 01PNO-Andrien on December 5, 2013 at 3:00 pm

    Kelebihan kesempurnaan yang kita miliki merupakan anugrah dari Tuhan untuk membantu sesama kita yang berkekurangan, baik dari sisi materi atau kekurangan dalam hal fungsi tubuh atau cacat.

    Reply

  13. kebetulan guru matematika saya sewaktu SMA mengajak saya dan teman-teman saya bernyanyi dan mengambil makna yang dalam dari lagu ini. Kita harus terus bersyukur dengan apa yang kita punya dan jangan lupa untuk menjadi seseorang yang dapat hadir di kehidupan orang lain sebagai penyemangat hidup mereka bila mereka merasa tidak satu orang pun yang ada disisinya saat mereka putus asa.

    Reply

  14. Posted by septi indah christina on December 5, 2013 at 3:08 pm

    menurut pendapat saya, no body’s child digambarkan dengan anak-anak panti asuhan yang dimana manusia lebih memilih mengangkat anak yang akan menjadi anaknya dengan melihat kondisi fisiknya yang sempurna atau tidak. justru anak yang cacat jarang diangkatnya menjadi anak. padahal tidak ada manusia di dunia ini yang diciptakan oleh Tuhan sempurna. justru anak yang cacat lebih kaya hatinya, dan harusnya manusia lebih mengerti dan lebih peduli terhadap anak cacat juga jangan melihat hanya dari fisiknya.

    Reply

  15. Saya percaya Tuhan adil dan banyak rencana yang disesuaikan pada diri kita masing-masing. Saat seseorang kekurangan akan diberi sesuatu yang lebih. Seperti teman saya, iya mengalami kesulitan berbicara dan mendengar tetapi ia diberi kemampuan untuk mengerti soal hanya dengan melihat. Atau Nick Vujicic yang tidak memiliki kaki dan tangan tetapi dapat menginspirasi semua orang.

    Reply

  16. Lirik yan gcukup mengharukan, maknya dalam.

    Reply

  17. Posted by Christine Myrafirmin on January 16, 2014 at 8:34 am

    Lagu ini mengingatkan kita,bahwa kita harus lebih peduli terhadap sesama kita, janganlah memandang penampilan,kekurangan,cacat dan sebagainya.setiap manusia pasti terlahir dengan kelebihan dan kekurangan.kita harusnya bersyukur karena memiliki tubuh yang tidak cacat salah satunya dengan membantu sesama kita,

    Reply

  18. Posted by Sutikno Maysen on January 16, 2014 at 9:56 am

    Bersyukurlah dengan apa yang kita punyai sekarang, lakukan sesuatu hal yang mengaruhi orang lain agar mereka tidak terasa kesepian.

    Reply

  19. Posted by Octavianus on January 16, 2014 at 10:36 am

    Manusia adalah makhluk sosial ,sudah sepantasnya kita saling peduli satu sama lain.Jangan lupa juga untuk bersyukur atas apa yang telah kita miliki

    Reply

  20. FATHUBILLAH 1701360601
    setelah membaca artikel ini saya pun menyadari betapa besar kasih Tuhan yang telah memberikan “kesempurnaan” kepada saya, kepada kita semua. Betapa banyak dari kita yang memiliki kekurangan, seharus kita sebagai manusia harus saling mengasihi satu sama lain, sebagaimana Tuhan mengasihi kita

    Reply

  21. sungguh memang sedih melihat anak yang tidak dilahirkan sempurna. marilah kita bersyukur dan membantu mereka seadanya. dengan memberikan senyuman dan sapaan saja bila tulus saya rasa juga tidak apa-apa. dengan memperlakukan mereka seperti layak nya mereka sempurna menurut saya itu sudah sesuatu yang seharusnya.

    Reply

  22. Posted by Branov Gerson on January 16, 2014 at 8:57 pm

    Manusia memang tidak sempurna karena kesempurnaan hanya dimiliki oleh Tuhan, tapi bersyukur lah kita karena memiliki fisik yang lebih sempurna dibandingkan saudara2 kita diluar sana, akan lebih baik kita menghibur mereka agar melupakan sejenak kekurangannya

    Reply

  23. Posted by loyadi cendra on March 22, 2014 at 3:39 pm

    Saya sangat setuju dengan artikel di atas. Karena kita di ciptakan tidak hanya untuk peduli terhadap diri sendiri, tapi kita juga harus menolong orang yang membutuhkan bantuan kita.

    Reply

  24. Posted by hilmi hidayati on March 24, 2014 at 3:29 pm

    sekecil apapun bantuan yang deberikan kepada sesama jika diberikan dengan ikhlas maka akan mendapat pahala sebesar-besarnya dan sebesar apapun bantuan yang diberikan, jika tidak diberikan dengan tulus ikhlas maka tidak ada harganya dibandingkan dengan bantuan yang sangat kecil sekalipun

    Reply

  25. Posted by Khoerintus on March 24, 2014 at 4:18 pm

    Kita harus bersyukur karena telah diciptakan sedemikian rupa, karena di luar sana masih banyak sekali orang – orang yang masih berkekurangan. Saya sangat setuju dengan pernyataan “Hidup belum lengkap dan sempurna jika kita belum berbuat sesuatu untuk orang lain yang tidak dapat membalas kebaikan kita, karena disanalah Tuhan berkarya”. Dengan membantu orang lain yang berkekurangan, saling berbagi, sudah sangat cukup bagi orang – orang yang memerlukan itu.

    Reply

  26. Posted by santoso on March 26, 2014 at 11:34 am

    artikel sederhana yg indah, aritkel yg menulis kan hal2 yg banyak dilupakan org banyak tentang ke indahan berbagi dan saling peduli hanya karna hati yg tertutup oleh kekuatan napsu dan kekuasaan, mungkin terdengar naif tpi jika kita berbagi dengan hati yg penuh keiklasan dan ketulusan tanpa memikirkan imbalan maka kita akan meresakan keindahan dari berbagi, percayalah dan coba lakukan jika tidak percaya

    Reply

    • Posted by santoso on March 26, 2014 at 1:39 pm

      artikel sederhana yg indah, aritkel yg menulis kan hal2 yg banyak dilupakan org banyak tentang ke indahan berbagi dan saling peduli hanya karna hati yg tertutup oleh kekuatan napsu dan kekuasaan, mungkin terdengar naif tpi jika kita berbagi dengan hati yg penuh keiklasan dan ketulusan tanpa memikirkan imbalan maka kita akan meresakan keindahan dari berbagi, percayalah dan coba lakukan jika tidak percaya

      04PKF_santoso

      Reply

  27. Posted by Haryanto on March 26, 2014 at 2:24 pm

    Banyak dari kita mengeluh dengan apa yang terjadi pada kita, apa yang kita miliki. Tanpa sadar kita menutup mata dan tidak melihat kesekeliling bahwa masih banyak yang memiliki kekurangan lebih dari kita. Sudah sepatutnya kita bersyukur dan menjadi berkat untuk orang lain. Terima kasih, artikel yang sangat menginspirasi.

    Reply

  28. Posted by Aldibaraniz on March 26, 2014 at 3:30 pm

    Sebagai ciptaan Tuhan, kita harus bisa bersyukur atas apa yang kita miliki, karena belum tentu semua orang seberuntung kita. Banyak orang yang masih kurang beruntung diluar sana, dimana mereka tidak memiliki rumah, pakaian, atau keluarga yang menyayangi. Mungkin saat ini saya belum bisa melakukan apa – apa karena masih di bangku kuliah, namun setidaknya saya ingin melakukan hal kecil yang bisa membawa keceriaan bagi mereka, entah melalui kegiatan bakti sosial atau dengan bantuan dan lainnya. Dari pengalaman pribadi saya, terkadang membantu orang lain dapat membawa suatu kebahagiaan unik bagi diri kita.

    Reply

  29. Posted by frelina on March 27, 2014 at 4:47 pm

    Tidak smua manusia itu sempurna. Pasti ada kelebihan dan kekurangan. Segala sesuatu yang diberikan adalah suatu cobaan yang diberikan untuk melatih diri agar menjadi yg lebih baik. Jika semua orang di dunia ini sempurna, maka tidak ad kesulitan.. jika kita tidak kesulitan makakita tidak dapat belajar untuk menjadi yg terbaik

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: