P A S T I

Sewaktu di sekolah menengah kita mengenal ilmu pasti, yaitu ilmu ukur, Goneo, Stereo, Aljabar dan Falaq, yang mengajarkan supaya kita tahu secara pasti apa yang harus kita perbuat sekarang dan hasilnya untuk hari nanti (Galileo)

Badai Pasti BerlaluSewaktu memasuki jenjang perguruan tinggi Trisakti, jurusan Teknik Sipil tahun 1977, awalnya kami harus di Posma (mapram) istilah perpeloncoan. Kepala harus digundul sampai kalau ditaruh semut harus bisa kepleset. Wanita harus dikuncir 17. 6 hari berturut-turut setiap hari dicekokin sarapan kacang ijo + brotowali (paitnya minta ampun) + minyak ikan (amisnya minta ampun), tapi yang PASTI makanan ini berenergi, sehat dan bervitamin.
Setiap pagi harus masuk jam 06.00 pulang jam 16.00 waktu Trisakti (suka-suka komandannya, jadi bisa jam 5 atau juga jam 7). Masuk kepagian dihukum, masuk terlambat dihukum pula. Setiap hari harus bawa 3 jenis binatang melata, kasihan tuh cicak sama kadal dan tokek habis diambil. Sampai di sana, cicak sama kadal dan tokek dimasukkan ke dalam baju yang cewek dan celana bagi yang pria. Bisa dibayangkan gelinya gimana, tapi yang pasti kenangan ini indah sekali, sulit dilupakan sepanjang masa.
Pada acara penutupan banyak permainan yang mengajarkan kita tentang kepastian, resiko dan kemampuan mengambil keputusan. Salah satu permainan adalah makan dan minum racun. Makan beracun : disediakan 3 makanan di meja terdiri dari roti, nasi, dan ubi rebus. Lalu semua disiram gula merah, dicampur suwiran ikan goreng. Setiap orang harus memakan 2 dari 3 makanan dan salah satu dari kakanan diisi racun yang bisa buat mencret (broklat kalee). Hampir lebih 50 persen kawan-kawan semua langsung menuju WC. Kejadian lucu banget karena bayangkan hanya disediakan WC hanya 5 box untuk lebih 60 orang karena harus antri. Yang tidak tahan sudah bongkar di celana, khususnya para wanita, tidak ada air, tidak ada tissue dan bisa bayangkan jorok, bauuuu dan wueeeek muntah kiri kanan.
Saya bernasib mujur karena memilih ubi dan nasi yang menurut saya tidak mungkin ada racun. Roti paling mudah diisi racun, tetapi banyak teman-teman berpikiran lain sehingga harus berhadapan dengan masalah besar, tetapi sebenarnya kita diajarkan selama 6 hari bahwa kita harus kreatif dan inovatif sehingga PASTI ada jalan keluar. Misalanya, kita disuruh membawa korek api merk 4 durian (mana ada? Yang ada 3 durian), tapi yang menyerah ya dihukum yang pintar beli korek api 2 lalu dikanibal untuk ditempel. Jadilah korek api cap 4 durian. Yang kasihan suruh cari cicak kaki tiga ? Yang sadis pasti dibuntungi, tapi yang kreatif pasang tulisan ditempel “saya ini kaki tiga” atau diisolasi kaki satunya.
Ilmu pasti diajarkan kepada kita supaya memiliki kemampuan untuk mengetahui secara pasti apa yang akan diperhitungkan sekarang untuk hasilnya kelak kemudian hari. Misalnya kami diajarkan bagaimana membuat mimpi para arsitek menjadi nyata. Jembatan, gedung-gedung indah, monumen bersejarah, jalan kereta api, bendungan-bendungan dan waduk, yang dapat kita saksikan setiap hari di sekeliling kita. Itu gelar lain diberikan untuk insinyur teknik sipil.
Hanya Nasib saja yang tidak pasti kata orang tua, tapi sebenarnya pasti kalau kita mengetahuinya, “Akulah Jalan, kebenaran dan Hidup”. Damai Paskah menyertai. Tuhan memberkati.

9 responses to this post.

  1. pasti,hal yang ditunggu apabila menanyakan permintaannya dapat dipenuhi atau tidak

    Reply

  2. kepastian , dengan kita mengerjakan sesuatu yang kita percayai dan kita kerjakan dengan keras , maka hasilnya pasti akan bagus. dengan adanya pemikiran yang positif akan menghasilkan hasil yang bagus pasti hasilnya akan bagus juga,
    tetapi jika memikirkan jawaban yang negative pasti hasilnya akan negative juga.
    lihatlah bagaimana arsitektur membangun sebuah jembatan dan bangunan di kota , mengapa mereka dapat membangun bangunan dan jembatan dan dapat bertahan dengan bertahun tahun tanpa mereng sedikitpun? karena mereka yakin akan hasil mereka pasti berhasil maka terjadi lah apa yang mereka inginkan
    maka dari itu orang yang mempunyai kepastian dengan jawaban mereka secara postive maka akan menghasilkan hasil yang positif juga , begitupun sebaliknya.

    Reply

  3. Posted by mariantochandra@gmail.com on May 25, 2013 at 8:09 am

    pasti itu dapat dikatakan sudah tepat atau tidak salah lagi….

    Reply

  4. Iya kita harus menghargai apa yang telah kita pelajari dengan selalu belajar.🙂

    Reply

  5. Pasti adalah suatu langkah yang harus kita pilih dalam mmbuat keputusan. segala macam bentuk persoalan,masalah, yang menimpa kita, bahkan hal yang dianggap mustahil pun harus kita pecahkan. Itu semua bisa karena kita mempelajarinya. belajar untuk memastika subeah keputusan tidak harus teori yang diajarkan oleh dosen atau seorang nasasumber. tetapi kita bisa belajar dari pengalaman-pengalaman. Justru hal ini yang paling sangat membantu kita dalam proses belajar. Disitu pun kita dituntut untuk terus berkreasi dan berkembang untuk mampu memecahkan masalah. Sebab itu itu kita harus pasti dalam mengambil langkah dan pasti berusaha dan tidak mengenal putus asa dalam menghadapinya.

    Reply

  6. membaca artikel ini sangat menakutkan.. karena masih terjadi perpeloncoan di kampus.. walaupun dalam perpeloncoan ini ada beberapa yang mengajarkan hal2 yang baik, namun cara seperti ini akan merugikan orang lain.. kenapa kita mengajarkan kepastian dengan cara yang lebih baik???

    Reply

  7. Sesuai dengan judulnya, semua yang kita dapati PASTI akan bermakna suatu saat. jangan pernah menganggap remeh semua hal-hal yang diberikan dosen, teman-teman, dan orang-orang lain. semua itu akan menjadi pengalaman kita untuk melanjutkan hidup kedepan.

    Reply

  8. Posted by Ervina on June 17, 2013 at 4:25 pm

    Kepastian adalah suatu hal yang benar-benar sudah yakin. Contohnya seperti ada suatu masalah dibidang bisnis dan masalah tersebut harus dipecahkan. Sebelum kita memecahkan masalah tersebut kita harus menyelidiki masalah tersebut yang lebih detail. Oleh karena itu kita pasti mengambil salah satu langkah yang sudah yakin dalam menghadapinya.

    Reply

  9. Posted by Luna Claria Febri on December 5, 2013 at 2:50 pm

    Dari artikel ini saya dapat belajar kalau untuk mencapai suatu tujuan sangatlah tidak mudah, namun dalam prosesnya kita menemukan pengalaman-pengalaman yang kita ingat bertahun-tahun kemudian kita akan rindu hari-hari itu dan tertawa. Apabila sudah mencapai tujuan tsb, rasanya lega sekaliiii.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: