Zero to Hero

It’s wonderful world with hero.

Sebuah profile BB dari seorang sahabatku tiba-tiba termonitor ganti, tulisannya : “Zero to Hero”. Sebelumnya profile terpasang bunyinya : “Biarlah air mata menghapus kepedihan, asal cinta jangan terhapuskan” Asyik juga setiap hari bisa menikmati kata-kata indah dari sahabat-sahabat, apalagi muncul dari teman-teman di lingkungan, semua serempak tertulis : “Firman-Mu Pelita bagi Kakiku dan Terang bagi Jalanku. Ketika k bimbang Engkau selalu Berada di Sampingku”.
Namun kata Zero to Hero sangat menggugah hati. Itulah makna yang sungguh dalam walaupun hanya dua kata, yaitu Kosong ke Pahlawan. Kalimat itu memberikan arti bahwa seorang pahlawan tidak memerlukan embel-embel termasuk materi atau apa saja. Untuk menjadi seorang pahlawan kita harus betul -betul murni, suci dan penuh pengorbanan. Melalui Cinta Kasih Allah, maka jadilah seorang pahlawan.
Sehari-hari, kita ingin menjadi pahlawan, tapi ingin dihargai, ingin dihormati, ingin diipuja dan yang lebih parah lagi ingin dilayani. Dalam rumah tangga, suami ingin jadi pahlawan, istri pun ingin jadi pahlawan, demikian juga dengan anak. Semua ingin menjadi pahlawan. Namun apakah punya nilai murni? Bagaimana beda pahlawan dengan pahlawan-pahlawan kosong dan pahlawan isi? Yang bisa menjawab hanya hati kita masing masing. Tetapi semakin kecil nilainya maka semakin suci niatnya. Apalag kalau Zero atau tanpa alasan atau tanpa pamrih. Saya sendiri kepingin juga jadi pahlawan dalam keluarga dengan mencoba bekerja keras buat mencari nafkah, berusaha membahagiakan keluarga, mengisi doa-doa dan pengharapan dalam rumah tangga. Tetapi cita-cita masih jauh dari pengharapan, karena masih sering diisi rasa iri hati, cemburu, marah dan juga ingin selalu dilayani. Jadi, kata “Zero to Hero” benar-benar membuat saya berpikir tiga kali kalau begini bagaimana bisa jadi pahlawan. Baru jadi pahlawan keluarga saja sudah susahnya minta ampun apalagi jadi pahlawan negara. Harusnya kalau kita menyadari kata-kata pahlawan memang haruslah “Zero to Hero”. Ataukah terjadi sebaliknya menjadi “Hero to Zero”. Tuhanlah gembalaku tak kan kekurangan aku. Ini menjadi pegangan kalau kita mau jadi pahlwan.
Ingatlah, semua orang yang kita cintai, setiap hari mengharapkan kita menjadi pahlahan. Kita sadar bahwa mereka selalu menghantarnya dalam Doa dan Pengharapan “agar kita jadi pahlawan ”
Semoga kasih karunia dan cinta kasih Roh Kudus mau menjadikan kita semua menjadi pahlawan.

60 responses to this post.

  1. hanya 3 kata tapi memiliki makna yang dalam..
    saya berpikir menjadi sebelum kita menjadi pahlawan untuk orang lain, kita perlu menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri.
    dalam arti ini bukanlah keegoisan diri, tetapi menyayangi diri, sebab apabila kita tidak bisa menjadi pahlawan untuk diri sendiri bagaimana mungkin kita dapat menjadi pahlawan untuk orang lain..

    menjadi seorang pahlawan bukan saja hanya membasmi kejahatan seperti di film2, tapi dapat menjadi penolong buat keluarga, teman, serta lingkungan sekitar kita.

    seorang teman saya pernah berkata, bagaimana bisa mengasihi Tuhan apabila tidak dapat mengasihi orang lain, lalu bagaimana bisa mengasihi orang lain apabila tidak dapat mengasihi diri sendiri,.

    kita dapat menjadi pahlawan untuk siapa saja n dimana saja, tapi itu tidaklah mudah..

    Reply

  2. sangat sulit untuk melakukan “Zero to Hero”. manusia lebih sering ingin menjadi pahlawan agar dipandang hebat oleh orang lain. menjadi pahlwan memang mudah tapi sangat sulit menjadi pahlawan tanpa mengharapkan imbalan

    Reply

  3. Saya sangat setuju dengan artikel ini bahwa untuk menjadi seorang pahlawan kita harus betul -betul murni, suci dan penuh pengorbanan. Menjadi pahlawan jg tidak harus memiliki materi atau apapun asalkan memiliki niat yang murni dalam membantu orang dan tidak mengharapkan imbalan itu sudah menjadikan kita sebagai pahlawan.

    Reply

  4. saya sangat setuju dengan artikel ini karena eorang pahlawan tidak memerlukan embel-embel termasuk materi atau apa saja. Untuk menjadi seorang pahlawan kita harus betul -betul murni, suci dan penuh pengorbanan. Melalui Cinta Kasih Allah, maka jadilah seorang pahlawan.
    ada sebuah lagu yaittu : Tuhan lah gembalaku takkan kekurangan daku.
    pahlawan jgan cuma kuat d fisik saja tetapi iman nya harus bner” kuat.

    Reply

  5. saya setuju dengan artikel diatas, karena seorang pahlawan banyak yang ingin dihargai, ingin dihormati, ingin diipuja dan yang lebih parah lagi ingin dilayani. Seorang pahlawan harus benr-bener ada pengorbanan. Untuk menjadi seorang pahlawan tidaklah mudah. Butuh hati yang benar-benar tulus untuk menjadi seorang pahlawan baru bisa menjadi pahlawan untuk orang banyak.

    Reply

  6. bagus banget postingannya. emang susah kalau kita berbicara tentang keinginan manusia dan sikap yg tidak mau mengalah. kadang kadang kita sering menjadi anak kecil yg melihat sesuatu dari posisi yg salah, jadi pahlawan buka berarti jabatan yg harus diagung agungkan, pahlawan itu menurut saya adalah orang yg mampu melakukan hal yg orang lain hindari dan tidak pernah takut asalkan benar.

    Reply

  7. Saya setuju dengan artikel anda. Seorang pahlawan harus mempunyai hati yang tulus dan ikhlas, dan tanpa pamrih.
    Menurut saya, contoh dari pahlawan sekarang ini juga bisa dilihat dari sosok Relawan. Relawan dapat membantu orang yang sedang membutuhkan seperti korban kecelakaan pesawat terbang,dan musibah lainnya. Mereka semua tidak mengharapkan imbalan, tetapi ingin membantu mereka yang lagi kesusahan. Itulah sosok pegganti pahlawan sekarang ini.

    Reply

  8. Saya setuju dengan anda mengenai bahwa semua orang memang ingin menjadi pahlawan. Karena, menjadi pahlawan memperoleh banyak keuntungan, seperti dihormati, dihargai, dan dipuja. Namun, pernahkah kita berpikir menjadi pahlawan bukanlah hal yang mudah? Tiga kata tersebut memang memiliki arti yang dalam. Terkadang, satu kata itu mewakili berjuta- juta perasaan. Menurut saya, pahlawan bukanlah hanya sekedar orang yang dihormati banyak orang saja. Menjadi pahlawan pun membutuhkan pengorbanan yang besar dimana kita harus rela untuk membantu orang lain tanpa pamrih. Hal itu sulit sekali, karena dengan keluarga saja sudah susah menolong dengan ikhlas, apalagi dengan orang lain? Oleh karena itu, berusahalah kita belajar menjadi pahlawan di lingkungan sekitar kita.

    Reply

  9. saya sangat setuju dengan artikel di atas yang menyebut kan zero to hero karena seorang pahlawan tidak memerlukan embel-embel termasuk materi atau apa saja.karena pahlawan adalah sosok yang patut di hargai dan di kenang sepanjang masa.

    Reply

  10. Posted by linda on December 1, 2012 at 7:16 am

    menjadi seorang pahlawan bukanlah selalu karena kehebatan atau,kekuasaan yang ia miliki , semua orang bisa menjadi pahlawan, tidak semua pahlawan berasal dari orang yang punya kehebatan dan besar tetapi orang kecil atau yang tidak memiliki kemampuan pun bisa menjadi pahlawan asalkan ia menolong dengan tulus hati, cinta kasih, dan selalu berpegang pada Tuhan maka ia bisa menjadi pahlawan yang besar mengalah orang-orang yang telah memiliki kehebatan sebelum nya. Jadi, kita jangan lah minder untuk menjadi pahlawan tetapi kita harus memotivasi diri kita untuk menjadi pahlawan yang sejati yaitu berdasarkan cinta kasih, tulus hati, dan suka cita.

    Reply

  11. Jadi pahlawan bukanlah hal mudah. Untuk menjadi pahlawan membutuhkan pengorbanan, kerja keras, kerendah hatian serta kemampuan. Seperti diartikel, pahlawan ingin dihormati, ingin diipuja dan ingin dilayani. Pahlawan yang murni atau suci butuh pengorbanan. Kita tidak usah melakukan pekerjaan yang berat atau hebat untuk menjadikan kita seorang pahlawan, dari pengorbanan yang kecil saja tapi tulus dan ikhlas, pasti akan menjadikan kita pahlawan yang sesungguhnya

    Reply

  12. memang benar bahwa tidak semua orang menjadi pahlawan yang murni. menjadi pahlawan yang benar-benar murni hanya orang-orang yang benar mempunyai niat seperti biasa dibilang dengan panggilan jiwa oleh Tuhan. dengan tanpa imbalan terkadang sulit untuk jadi pahlawan. jadi pahlawan yang murni adalah pahlawan yang dari hati mempunyai jiwa sosial yang tinggi. saya punya cerita tentang seorang guru di suatu daerah pedaleman dalam acara tv . daerah itu mempunyai sekolah yang jauh dari pemukiman yang harus dilewati arus sungai yang deras. dengan banyak anak-anak yang ingin sekolah. ada 1 guru yang sudah menjaga di tepi sungai untuk menolong anak muridnya untuk menyeberangin arus sungai itu. ia berkata, jalan ini satu-satunya jalan untuk kesekolah. jika saya tidak berada disini kasiahan anak murid saya harus melawan arus yang deras tanpa ada yang menjaga. lebih baik saya yang kehilangan nyawa daripada harus pejuang muda yang kehilangan mimpi”. wartawan bertanya berapa gaji bapak dalam 1 bulan. ia hanya di bayar oleh pemerintah hanya 600 ribu tetapi nyawa juga taruhannya. ia tidak di bayar juga tidak apa-apa yang ia mau hanya ingin memberi ilmu kepada anak-anak agar.

    Reply

  13. Pengharapan dan kekecewaan adalah satu paket yang tidak dapat di pisahkan. Suatu pengharapan yang besar bisa menjadi kekecewaan yang besar juga apalagi kita menjadikan pengharapan tersebut sebagai pokok dari segala nya. Contohnya pekerjaan yang kita terima dan gaji yang di berikan tidak seseuai dengan apa yang kita harapkan persis seperti bacaan di atas. Bagaimana mungkin ada seseorang yang memulai pekerjaan dengan rasa kecewa kenapa tidak memulai dengan rasa optimis untuk mendapat kedudukan lebih tinggi, saya pikir matrealisme juga berhubungan erat karena pada zaman modern sekarang uang menjadi patokan seseorang untuk terus hidup tapi pada dasarnya tuhan mengajarkan apa yang kau dapat itulah anugerah yang aku berikan padamu

    Reply

  14. menurut saya artikel diatas sangat bagus, “Zero ot Hero” kata yang singkat tapi maknanya mendalam. pahlawan merupakan orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, apa bila kita ingin menjadi seorang pahlawan untuk orang lain maka dibutuhkan niat yang muruni untuk menolong dengan melakukan pengorbanan bukan dengan maksud tertantu misalkan untuk mendapatkan pujian. dengan niat yang tulus untuk menolong seseorang tanpa sadar kita telah menjadi pahlawan, seorang yang dapat menolong orang lain dapat menjadi pahlawan apabila orang tersebut telah menolong dirinya sendiri dalam segala permasalahan yang ada di kehidupannya sendiri.

    Reply

  15. betul pak, saya setuju dengan artikel bapak ” seorang pahlawan tidak memerlukan embel-embel termasuk materi atau apa saja. Untuk menjadi seorang pahlawan kita harus betul -betul murni, suci dan penuh pengorbanan. Melalui Cinta Kasih Allah, maka jadilah seorang pahlawan.” biasanya manusia ingin menjadi pahlawan karna dia ingin dihormati, dibanggain, dan dipuji oleh banyak orang, dan mengharapkan imbalan kepada orang lain.
    menjadi seorang pahlawan tidak perlu kita mempunyai kekuatan, kehebatan di dalam diri kita, tetapi dengan kita menolong orang lain saja dalam hal kecil itu sudah dapat dikatakan sebagai pahlawan , asalkan kita benar benar niat untuk menolong seseorang.

    Reply

  16. 10) menurut saya seorang pahlawan adalah seseorang yang memiliki rasa ingin menolong orang lain dengan ketulusan hati dan tidak meminta balasan atas hal yang ia lakukan tersebut,tetapi kadang kala keegoisan dir, amarah,rasa angkuh membuat kita semakin jauh dari gelar seorang pahlawan.kita masih perlu banyak belajar agar kita dapat menjadi seorang pahlawan

    Reply

  17. menurut saya seorang pahlawan adalah seseorang yang memiliki rasa ingin menolong orang lain dengan ketulusan hati dan tidak meminta balasan atas hal yang ia lakukan tersebut,tetapi kadang kala keegoisan dir, amarah,rasa angkuh membuat kita semakin jauh dari gelar seorang pahlawan.kita masih perlu banyak belajar agar kita dapat menjadi seorang pahlawan

    Reply

  18. “Zero to Hero” ini hanya tertuliskan berdasarkan 3 kata , akan tetapi memiliki makna yang melebihi 10 kata , seseorang yang mempunyai prinsip ini adalah orang yang memiliki hati emas.

    Reply

  19. saya setuju dengan artikel di atas kita seharusnya memahami arti diri kita sebagai pahlawan itu dari zero bkn kita yang merasa menjadi pahlawan tetapi sesungguhnya kita itu bukan apa2. pemahaman sebagai pahlawan itu juga banyak guru pahlawan bagi murid2, pemadam kebakaran dan polisi pahlawan bagi masyarakat yang membutuhkan, dan dokter pahlawan bagi jiwa yang perlu di selamatkan. kita harus tau pahlawan untuk apa dan siapa diri kita sebenarnya? baru kita bisa dan dapat menempatkan diri dengan baik.

    Reply

  20. menjadi pahlawan bukan berarti kita harus ikut peperangan. sederhananya jika kita bisa memberikan kasih kepada teman sekeliling maka kita sudah menjadi pahlawan rohani untuk mereka.

    Reply

  21. zero to hero, bermakna dari yang biasa saja menjadi berarti bagi sekitarnya, tidak perlu melakukan aksi heroik seperti di film-film , cukup menjadi garam dan terang dunia bagi orang sekitar yang kita sayangi, berarti kita sudah menjadi “hero”.

    Reply

  22. Menjadi pahlawan diawali dari diri sendiri, bagaimana kita bersyukur dengan apa yang kita miliki dan menghormati orang tua serta menghargai orang – orang disekeliling kita sudah mencerminkan kita menjadi pahlawan bagi diri sendiri. Melakukan sesuatu hal dengan tulus dan ikhlas meskipun hanya suatu hal yang kecil sudah merupakan sikap perhatian dari kita untuk orang lain. Menjadi pahlawan yang sesungguhnya adalah dengan menjadi diri sendiri.

    Reply

  23. saya setuju dengan artikel diatas . menurut saya untuk menjadi seorang pahlawan untuk orang lain.kita harus nya menjadi pahlawan bagi diri sendiri,kita harus bisa berubah dari sendiri barulah bisa berubah orang lain .

    Reply

  24. kata yang di kutip di atas yang berbunyi “semakin kecil nilainya maka semakin suci niatnya” dapat juga diartikan tanpa pamrih, di saat se[erti sulit menemukan hal seperti itu, sulit sekali, masa kini semua dibayar dengan uang, uang dan uang, hanya sedikit orang yang memiliki jiwa pamrih.

    Reply

  25. “Zero to Hero” itu adalah suatu gagasan yang sangat bermakna, dan memiliki arti yang sangat menarik. Semua orang ingin menjadi pahlawan agar dirinya dipandang. Semakin besar bantuan yang orang itu berikan semakin besar pula keinginan orang itu dihargai dan dipandang sebagai orang baik. Tapi semua itu berasal dari diri kita masing-masing. Mari kita coba untuk menjadi “Zero to Hero”.

    Reply

  26. Saya sangat setuju dengan artikel ini, bahwa menjadi Zero To Hero tidak gampang sebab menjadi pahlawan itu tidak harus kuat tetapi harus menjadi pahlawan yang kuat untuk orang-orang berdasarkan cinta kasih dan mau menolong tanpa pamrih.

    Reply

  27. Untuk menjadi hero (pahlawan) bukan karna kita rencanakan secara sengaja. Tetapi harus ada yang kita lakukan untuk menghasilkan sesuatu, dengan ada yang di korbankan.

    Tidak harus mengorbankan nyawa untuk dapat di sebut pahlawan. Sesuatu yang kita kerjakan untuk keluarga, teman, atau masyarakat sekitar, itu juga sudah dapat di sebut pahlawan.

    Reply

  28. menurut saya seorang pahlawan tidak lahir dari bawaan tetapi berasal dari perjuangan keras dan usaha..seorang pahlawan masa kini memang bukan pahlawan dalam perang dan sebagainya namun pahlawan saat ini adalah pahlawan yang bisa membantu orang lai dalam keadaan sulit

    Reply

  29. Posted by hendry8940 on December 7, 2012 at 1:46 pm

    From zero to hero, from nothing to something. Hahaha. Kita memang harus berusaha untuk mendapatkan sesuatu. We’ve got to put our efforts. There’s no shortcut. What will turn us into a hero is our efforts.

    Reply

  30. Zero to Hero.
    Pahlawan yang tidak menginginkan balasan,
    Memang di akui sulit untuk Zero to Hero,
    Tetapi pahlawan yang sebenarnya memang perlu perjuangan keras.
    Belajar untuk menjadi pahlawan dan tanpa pamrih, keinginan sebuah balasan yang hanya akan menjadikan tinggi hati.

    Reply

  31. Banyak orang yang ingin menjadi pahlawan namun banyak juga yang ingin menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara. Zero to Hero yang dimaksud adalah dari seorang yang bukan apa-apa lalu menjadi orang yang berguna bagi keluarga maupun bangsa dan negara, serta pastinya Tuhan kita. Jika awalnya kita hanya disuruh belajar dan tidak memiliki sesuatu yang bisa berguna bagi orang lain, lalu pada saat kita mendapatkan kesempatan untuk membantu orang lain, kita harus melakukannya. Mengapa demikian ? Karena pada awalnya kita yang belum memiliki apa-apa akhirnya bisa membuat orang lain merasa bersyukur. Hal tersebut sudah merupakan pahlawan meskipun masih bagi orang lain. Tetapi dari kebiasaan menolong orang dan menyenangkan orang tua, kita lama-lama akan menjadi orang yang penting dilingkungan kita, saat itulah kita menjadi pahlawan, namun pada saat yang sama kita juga harus bersyukur kepada Tuhan atas apa yang kita capai, karena semua yang kita dapatkan merupakan rencana Tuhan yang harus kita jalankan dengan suka cita.

    Reply

  32. untuk menjadi seorang pahlawan yang selalu di kenang negaranya, adalah pahlawan yang menolong seseorang tanpa meminta imbalan apapun.

    Reply

  33. Pahlawan adalah seorang yang dengan rela berkorban dan penuh perjuangan melawan segala hal. Orang yang dapat disebut dengan pahlawan adalah orang yang meonolong dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan, rasa ingin dipuja-puja dan yang lebih parah adalah rasa ingin dilayani.

    Reply

  34. Saya setuju dengan artikel anda. Banyak orang zaman sekarang lebih ingin terlihat sebagai pahlawan namun memiliki niat lain yaitu ingin dipandang dan diakui kepahlawanannya tersebut. Orang – orang tersebut tidak cocok untuk disebut sebagai pahlawan, karena pahlawan yang asli merupakan pahlawan yang melakukan hal apa saja tanpa mengharapkan imbalan sepeser pun.

    Reply

  35. di dalam 3 kata mempunyai arti yang sangat dalam dan perlu kita petik..
    kehidupan pada dasrnya mempunyai sikap yang baik dan tidak mengharapkan apa-apa sperti imbalan..
    kebanyakan dari kita ingin menjdi sosok pahlawan tapi melainkan bukan menjdi pahlwan yang dipandang dengan baik,, malah menjdi sosok pahlawan yang hanya menginginkan ketenaran dan perubahan yang didasrkan imbalan.

    Reply

  36. ZERO to HERO merupakan sekutip kalimat yang sering diberikan dalam memotivator seseorang dimana kita diajarkan untuk mau berusaha dan bekerja keras untuk meraih sesuatu yang kita inginkan.
    dengan motivasi yang selalu diberikan oleh orang-orang terdekat, nekat kita untuk meraih sesuatu itu akan semakin besar dan niscaya pasti akan berhasil apalagi kita selalu mengandalkan Tuhan terlebih dahulu

    Reply

  37. Dalam artikel ini mengajarkan bagaimana kita menjadi hero. Kita dalam menghadapi sesuatu harus mengandalkan diri sendiri. Hal ini yang dianggap sebagai hero. Kita bisa sebagai hero untuk diri kita sendiri tidak tergantung dengan orang lain dan kita bisa menjadi hero untuk sesama dimana saat mereka membutuhkan Anda. Tetapi untuk menjadi sosok hero tidaklah gampang tanpa adanya usaha. Hero ada dalam diri kita masing-masing yang menjadi pendorong kita untuk ke depan.

    Reply

  38. artikel ini meceritakan tentang zero to hero dimana seorang pahlawan harus menjadi hero untuk dirinya sendiri, jiwa hero harus kita tanamkan sejak kecil supaya kita bisa terbiasa dengan jiwa tersebut. jadilah motivator bagi diri kita sendiri.

    Reply

  39. semua orang berlomba lomba ingin menjadi pahlwan yang ingin di banggakan di kalangan nya dia. tapi tidak ada yang melakukan nya dengan tulus dan ikhlas. apa pun yang dilakukan nya pasti ada imbalannya di akhirnya. seperti yang di katakan pada artikel di atas “Untuk menjadi seorang pahlawan kita harus betul -betul murni, suci dan penuh pengorbanan” tidak menuntut harapan balik
    bagi saya,,Zero to Hero di dunia ini adalah ayah saya. dia adalah tulang punggung keluarga yang memberi dengan ikhlah dan kasih sayang tanpa batas untuk menukupi kehidupan keluarga dan anak anaknya….
    ayah… i love u :* u are my everything

    Reply

  40. From zero to hero,dimana kita yang awalnya tidak bisa apa-apa menjadi orang yang sangat berguna.Inilah yang diinginkan oleh setiap orang.Akan tetapi untuk menjadi hero,diperlukan pengorbanan dan semangat yang luar biasa.

    Reply

  41. zero to hero itu tidak mudah untuk menjadi pahlwan. karena menjadi pahlawan itu tidaklah mudah , menjadi pahlawan itu harus menolong seseorang tanpa pamrih dan tidak mau dibangga-banggakan orang tetapi banyak sekarang ini orang yang telah menolong seseorang maka ia mau dibangga-banggakan sikap itu belum bisa di sebut dengan pahlawan.

    Reply

  42. Tuhan sanggup membuat siapapun yang kelihatannya biasa saja menjadi individu yang luar biasa.Itu semua karena kasih Tuhan yang luar biasa bagi kita.Menjadi pahlawan tidak perlu melakukan aksi yang heroik seperti yang dilakukan dalam film-film aksi.Tetapi dapat kita lakukan melalui hal yang kecil.Contohnya ketika kita hendak memasak di dapur asrama yang kotor dan penuh dengan sampah,kita dengan penuh kerelaan membuang setiap sampah ke tong sampah.Padahal kalau kita membiarkannya pun itu bukan merupakan sesuatu yang patut dipersalahkan.Tetapi disitulah letak kebesaran hati kita.

    Reply

  43. Posted by Dewi Jayanti on December 13, 2012 at 4:22 pm

    “Hero” membantu orang lain sendiri dengan mengandalkan pikiran, kekuatan, dan kerja kerasnya. Hidup juga harus seperti Hero, hadapi setiap masalah sendiri dengan mengandalkan pikiran, kekuatan, dan kerja keras maka anda akan bisa siap dengan setiap tantangan yang datang untuk masa depan 🙂

    Reply

  44. zero to hero kita tidak perlu besar untuk menjadi pahlawan dan kita tidk perlu hal yang besar untuk menjadi pahlawan, hal yang kecil yang kita lakukan dan sangat berarti bagi orang lain kita pun pahlawan

    Reply

  45. dari cerita diatas dapat kita petik 1 pesan, bahwa dalam berkorban kita tidak boleh mengharapkan imbalan.. membantu tanpa imbalan itulah baru dapat dikatakan pahlawan.. dalam membantu pun kita harus melakukannya dengan ikhlas, tidak perlu kita umbar umbarkan kepada orang lain.

    Reply

  46. jika ingin menjadi pahlawan , yang harus disadari pertama kali adalah diri kita sendiri , jika diri kita sendiri ingin menjadi pahlawan , sadari apa kejelekan yang ada dalam diri kita dan gunakan ke baik kan kita dengan benar dan positif , tidak untuk bertinggi hati tetapi tetap pada kerendahan hati . pahlawan yang sangat kita idam-idam kan saat ini adalah seperti TUHAN.

    Reply

  47. Posted by chelmizjel on December 16, 2012 at 1:04 pm

    yang namanya pahlawan, sudah pasti melakukannya dengan ikhlas tanpa menuntut balas. jika menuntut balas, berarti bukan pahlawan

    Reply

  48. Kita berawal dan akan berakhir .
    dan kita pasti akan menjadi sesuatu .

    Reply

  49. Posted by charakitti on December 18, 2012 at 12:23 pm

    kita suka menganggap kita pahalawan padahal bukan kita phalawan. bila kita melakukansengan ikhlas maka itu baru disebut pahlawan tanpa pamrih

    Reply

  50. Saya setuju dengan artikel ini, sebab seorang pahlawan sejati memang orang yang mau berkorban dengan hati yang tulus tanpa mengharapkan imbalan. Bila kita melakukan sesuatu untuk mendapatkan pujian dari orang lain, maka kita bukanlah pahlawan sejati. Seorang pahlawan haruslah mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan dengan kepentingannya sendiri.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: