Marketing

Strategi marketing utama adalah belajar bagaimana mengenal diri sendiri (Philip Kotler)

Philip Kotler

Libur berkepanjangan minggu lalu (berkenaan dengan 1 Muharram 1434 H) , sangat menurunkan produktifitas. Bagi seorang marketer sejati, dia akan merasa kehilangan momen dan tentu juga akan berusaha mengaplikasikan strategi marketing yang tertutup karena libur berkepannjangan.
Buat seorang karyawan produktif akan merasa bahwa libur panjang ini bukanlah ide yang baik. Berbeda dengan orang yang tidak produktif justru akan merasa senang kalau ada libur dan dia bisa senang-senang bebas dari pekerjaan.
Di sini seorang pembuat strategi akan tertantang untuk bagaimana mengembangkan dirinya dan tampil berbeda dengan orang-orang yang memiliki kelemahan dan tidak mengenal kemampuan dirinya sendiri. Inilah yang dimaksud oleh bengawan marketing Philip Kotler.
Negara kita mengalami kerugian besar sekali dengan adanya libur hari kecepit! Tetapi siapa yang mau memikirkannya? Berbeda dengan negara Cina. Pada tanggal 10 Oktober lalu saat pemerintah mengumumkan libur resmi 3 hari, seluruh negeri menyatakan keberatan dan mengumumkan instansi resmi dan pelayanan masyarakat tetap buka. Kantor-kantor swasta khususnya urusan pariwisata semuanya menyatakan tetap masuk walau libur! Luar biasa karena tingkat produktifitas sangat tinggi sehingga tidak memungkinkan operasi perusahaan diliburkan.
Kalau kita berbicara marketing, memang strateginya menjadi kunci utama kesuksesan seseorang. Dulu ada seorang sahabat saya yang ahli dalam bidang pemasaran. Kata beliau pemasaran perlu motivasi yang mengawali karier seseorang. Motivasi utama adalah memaksimalkan talenta yang dimilikinya. Mengenal talenta yang kita miliki inilah yang sulit sekali. Rasa puas kita akan kondisi kita sering membuat kita lupa sebenarnya apa yang menjadi talenta saya, sehingga kadang-kadang kita butuh seseorang yang melihat kemampuan talenta kita.
Kalau orang marketing kenal dengan 4P + 1P atau dikenal dengan Marketing Mix (Product, Price, Place, Promotion ) + Policy atau strategy yang tidak kalah pentingnya juga misalnya kita kenal Push dan Pull Strategy atau Cross Policy, dan beberapa strategi lagi sampai ke urusan dumping dan docking.
Apa arti buat kehidupan rohani kita? Apa korelasinya dengan urusan pemasaran? Kita tahu bahwa selessai misa kita diutus! Untuk apa? Untuk mewartakan khabar gembira! Maksudnya? Tentu saja membuat umat manusia bahagia dan mendapatkan kebahagiaan serta keselamatan. Apakah mudah ? Saya rasa tidak!
Pertama, siapa yang care atau ada perhatian bahwa ini adalah tugas! Mungkin dalam hati lebih baik kita menikmati hari minggu santai bersama keluarga. Kedua, apa yang diutus, ga jelas, ini pertanyaan klasik buat orang yang tidak produktif. Ketiga, siapa yang diutus? Saya? Saya kan orang tidak berguna dan saya orang yang tidak punya apa apa? Di mana talenta saya?
Kalau dilihat susah juga ya, mau tidak mau kita harus belajar tentang marketing juga. Strategi Marketing utama adalah belajar bagaimana mengenal diri sendiri.
Mudah-mudahan kita semua bisa mengenal talenta kemampuan diri kita dan bisa mengembangkannya, maka kita diutus!

41 responses to this post.

  1. menurut saya orang yg tidak mampu mengetahui kelebihan atau talentanya, mereka hanya pesimis dan tipe orang yg kalah sebelum berperang. walau saya tahu ini tidak mudah namun sangat sayang jika seseorang memiliki talenta yg luar biasa tapi karena ia tidak menyadari dan tidak mencari tahu malah disia siakan, atau orang tersebut sudah menemukan talenta nya namun malas untuk dikembangkan dan disalurkan. Sangat sayang melihatnya.

    Reply

  2. mewartakan injil jauh lebih sulit daripada menjual suatu produk. saya pernah membahas mengenai penginjilan di persekutuan doa saya. di sana seorang teman saya bilang, seorang hamba Tuhan saja belum tentu bisa “menyelamatkan” orang lain dengan mewartakan injil. bagaimana dengan kita yang orang biasa? pasti kesulitannya jauh lebih berat. kita harus berpuasa dan belajar mengenai firman Tuhan

    Reply

  3. menurut saya , kalau kita kerja di marketing kita akan mendapatan pengalaman kerja. dalam marketing yang paling penting adalah menyusun strategi dan mempunyai motivasi dalam mengawali kariernya sedangkan kalau dalam rohani yang paling penting adalah keselamatan. untuk mendapatkan keselamatan kita harus mewartakan injil, dan mewartakan injil itu tidaklah gampang, itu butuh perjuangan yang besar untuk mewartakan injil keselamatan.

    Reply

  4. menurut saya untuk menjadi marketing harus mempunyai talenta yang kita miliki.kalu berbicara marketing memang strategi nya menjadi kunci utama kesuksesan seseorang.

    Reply

  5. saya sangat setuju dengan artikel di atas bagaimana kita bisa mengenal pribadi orang lain jika kita tidak dapat mengenal diri kita sendiri terlebih dahulu,jika kita dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kita sendiri maka bisa di bilang kita akan mudah mengenal karakter orang lain juga.

    Reply

  6. memang benar sekali marketing perlu strategi, di beberapa perusahaan bahkan membuat bebrapa strategi marketing karena mereka bersaing dengan perusahaan lain yang juga membuat strategi marketing dengan perusahaan tersebut. ada tertulis kalau kita domba yang di utus ke kawanan srigala, maka kita harus cerdik dan mempersiapkan beberapa strategi yang jitu untuk bisa mengalahkan kawana srigala.

    Reply

  7. artikel ini membuat saya berpikir sebentar, ada benarnya jika marketing diperlukan skill khusus, untuk menarik perhatian pelanggannya supaya tertarik untuk membeli produknya. diperlukan kepandaian dan keterampilan supaya kita bisa dianggap menguntungkan bagi yang mempekerjakan kita.
    marketing belajar mengenal diri sendiri, saya setuju.

    Reply

  8. mengenal diri sendiri merupakan hal yang sangat wajib menurut saya karena kita bisa tahu dimana kelebihan dan kekurangan kita. ternyata banyak orang yang tidak mengenal dirinya sendiri, bahkan ada yang tidak mengetahui apa talenta yang ia punya. apabila sudah mengetahui hanya mengembangkannya maka jadilah apa yang kita harapkan. orang yang tidak mengenal dirinya merupakan orang yang sangat mudah putus asa. putus asalah yang akan menghambat dari cita-cita kita

    Reply

  9. saya setuju dengan artikel ini , bahwa memang benar kalau seorang marketing itu baru akan sukses jika ia bisa mengenal dirinya dengan baik , apabila dirinya sendiri tidak dikenal dengan baik , lalu bagaiman dengan orang lain yang ingin ditawarkan berbagai produk yang ingin dipromosikan kepada orang lain , maka dari itu , kita harus bisa mengenali dan memahami diri kita terlebih dahulu dari pada orang lain yang mengenali diri kita dahulu .

    Reply

  10. menurut saya seorang marketing haruslah mengerti akan talentanya untuk memasarkan barang yang ia jual.seorang marketing memiliki tugas yang berat,pekerjaan yang ia geluti membuta ia harus mencapai target yang sudah di targetkan oleh perusahaan padanya

    Reply

  11. sebenarnya yang pernah kerja di bagian marketing kelak akan mempermudah dalam mencari pekerjaan karena sudah ada pengalaman. banyak manajer-manajer perusahaan pasti juga pernah bekerja sebagai seorang marketing, menjadi seorang marketing itu bukan pekerjaan yang mudah, jadi seorang marketing harus mengetahui talenta apa yang kita miliki.

    Reply

  12. Menurut saya libur itu ada pentingnya juga, sekali-kali kita harus berlibur dan menikmati hasil gaji kita. Orang marketing memang akan merasa sangat rugi, karena disaat libur, tidak akan beroperasi kerja dan akan rugi. Tapi cobalah untuk menikmati hidup. Kita juga harus mengenal diri kita lebih dalam, agar kita tau apa yang menjadi talenta kita.

    Reply

  13. Posted by chara kitti on December 7, 2012 at 3:02 am

    mengenal diri penting bagi kita. agar kita tahu apa yang harus diasah dari kekurangan kita hingga menjadi kelebihan

    Reply

  14. Kalau dalam bidang bisnis, marketing di artikan dengan cara pemasaran atau menjual. Perlu perencanaan yang baik, di mana produk tersebut akan di jual, dengan penawaran yang seperti apa, siapa saja sasaran dari produk atau jasa yang kita hasilkan.

    Sama seperti diri kita, perlu perencanaan (marketing) untuk hal-hal yang akan kita lakukan. Setelah perencanaan di buat, barulah di laksanakan. Tidak ada orang yang berhasil dalam kegiatan yang tidak di rencanakan sebelum nya, karena dia tidak tahu tujuan dari hal yang akan di lakukan nya.

    Reply

  15. untuk menjadi seorang marketing yang sukses, terlebih dahulu iya harus mengenal dirinya sendiri, sebelum mengenal orang lain dalam dunia usaha.

    Reply

  16. Marketing merupakan pekerjaan yang sulit, karena kita harus membuat orang lain mau mendengarkan kita dan percaya dengan kata-kata kita. Selain itu kita juga harus mengenal talenta diri kita terlebih dahulu, apakah kita ahli secara lisan atau secara tulisan. Marketing juga dapat dihubungkan dengan kehidupan gereja kita, seperti yang ditulis pada artikel ini, jika kita usai gereja, sebenarnya kita diutus oleh Tuhan. Tujuannya untuk mewartakan kabar gembira dari kerajaan Allah. Namun kita sering tidak melaksanakannya. Hal ini karena mungkin kita sibuk dengan kehidupan duniawi kita, mungkin kita lebih memilih mewartakan diri kita dibandingkan injil-injil Tuhan. Oleh sebab itu marketing merupakan hal yang tidak mudah, karena kita tidak tahu apa yang ingin kita promosikan dan bagaimana strateginya.

    Reply

  17. Jadi, strategi Marketing bisa diimplementasikan kedalam rohani untuk memberitakan Injil.

    Dalam dunia pekerjaan saya rasa orang harus bekerja keras dan berusaha dalam menerapkan dari strategi yang dirancang, melihat dimana kekurangan dan kelebihan dalam berbagai hal, salah satunya yaitu harus mengenali dahulu apa yang akan menjadi target dan siapa yang menjadi pemain.

    Reply

  18. Marketing lebih banyak dikenal dengan pemasaran. Pemasaran merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menawarkan produk kepada orang lain secara langsung. Sebelum kita melakukan pemasaran tersebut, adakalanya kita mengenal seperti apa diri kita. Jika kita belum mengenal diri kita, maka jika orang lain tidak memperdulikan pembicaraan kita sehingga membuat kita hilang kendali atas emosi diri.

    Reply

  19. saya setuju dengan artikel ini karna didalam marketing memerlukan strategi yang jitu,,
    karna itu merupakan wujud pengembangan kepribadian seseorang dalam bersaing..
    seperti orang yang jualan di pasar-pasar,, mereka memerlukan strategi seperti mencari tempat yang ramai.. bgtu juga di dalam perusahaan ,,krna di perusaahaan memerlukan strategi daya bersaing untuk dapat memajukan perusahan tersebut.

    Reply

  20. menurut saya menjadi marketing itu tidak gampang, tetapi menjadi marketing harus mempunyai talenta dan pengalaman yang tinggi sehingga bisa memperoleh hasil yang baik dalam menjual suatu produk ke perusahaan lain. karena setiap perusahaan harus mempunyai strategi yang kuat masing-masing dalam menawarkan suatu produk untuk keberhasilan perusahaan tersebut.

    Reply

  21. dalam sebuah marketing,kita harus dapat mengenal diri sendiri,baru bsa mengenal orang lain…karena gimana bsa mengenal orang lain kalaw sedangkan kita tidak mengenal diri sendiri

    Reply

  22. Dalam artikel ini mengajarkan bagaimana kita marketing diri sendiri. Marketing diri sendiri tidaklah gampang, Kita harus mempunyai talenta dan pengalaman lebih dalam kegiatan. Selain itu kita harus menyusun strategi yang menuju sasaran yang dituju

    Reply

  23. salah satu bagian terpenting di sebuah perusahaan adalah bagian marketing, kalau marketing kita baik maka perusahaan kita akan maju pesat, butuh keahlian khusus untuk menjadi marketing, kita harus pinter ngomong. dan menguasai tentang perusahaan kita.

    Reply

  24. Posted by Dewi Jayanti on December 12, 2012 at 9:52 am

    Menurut saya, seseorang dibidang marketing harus mempunyai skill , sehingga membuat pemasaran suatu perusahaan dapat stabil. Pengalaman sangat dibutuhkan karena membuat seseorang mempunyai pengetahuan lebih dan membuat seseorang lebih kuat dan siap menghadapi sesuatu.

    Reply

  25. marketing itu adalah pekerjaan yang tidak gampang, karena menjadi marketing itu harus mempunyai talenta dan pandai untuk berbicara agar dapat menjual brang-brang yang di promosikan, jadi butuh keahlian dan strategi yg bagus dalam menjadi seorang marketing.

    Reply

  26. Strategi marketing dengan mengenal diri sendiri terlebih dahulu memang betul.Dengan mengenal diri sendiri kita akan tahu apa yang bisa dikembangkan dari kita.Sehingga dari potensi itulah kita bisa menjual produk kita.
    Kalau kita mengumpamakan produk tersebut dengan injil,kita bisa mengenalkan Kristus lewat talenta kita.Tidak mesti talenta yang kelihatannya besar seperti menyanyi,menari,akting,jadi MC dan lain-lain.Misalkan kita termasuk orang yang ramah,kita bisa jadi penyambut tamu.Atau kita termasuk orang yang suka menolong,kita bisa tergabung dalam tim bakti sosial sehingga setiap orang yang melihat hal tersebut akan melihat kemuliaan Kristus terpancar dari diri kita.

    Reply

  27. strategi marketing diri sendiri memang diperlukan untuk mengetahui diri sendiri, marketing pula hal yang menyenangkan

    Reply

  28. Posted by patricia tangkumahat on December 14, 2012 at 8:08 am

    saya setuju dengan pendapat dari philip kotler yang mengatakan bahwa
    Strategi marketing utama adalah belajar bagaimana mengenal diri sendiri .

    Reply

  29. marketing memang sangat memerlukan strategi ,strategi marketing sering digunakan dalam perusahaan-perusahaan , tetapi perlu juga bagi diri kita sendiri karena penting untuk kehidupan saat ini dan mendatang

    Reply

  30. marketing sangat penting dalam pasar, karena tugas marketing memasarkan, maka seorang marketing harus padai dalam merayu dan membujuk konsumen dengan kelebihan kelebihan produk.seorang marketing harus komutatif.

    Reply

  31. Posted by chelmizjel on December 16, 2012 at 1:06 pm

    saya sendiri belum terlalu mengenal kelebihan serta kekurangan saya.

    Reply

  32. Posted by Eliriani on December 17, 2012 at 5:01 am

    Strategi Marketing utama adalah belajar bagaimana mengenal diri sendiri. Di mana kita belajar memahami diri sendiri sebelum kita memahami diri orang lain.Kalau kita membahas marketing, memang strateginya menjadi kunci utama kesuksesan seseorang, dengan ada nya marketing usaha kita atau bisnis kita akan berjalan dengan lancar. Jika suatu hari kita kehilangan marketing yang kita percayai maka perusahaan atau bisnis yang kita jalani dapat dampak negatif seperti kebangkrutan,dll. Tetapi marketing di dalam dunia bisnis belum seberapa besar pengaruh tapi bila marketing di dalam dunia rohani kita akan merasakan pengaruh besar dampak negatif dimana semua orang akan kehilangan keyakinannya mereka sendiri. Dan mereka akan lupa perintah Alllah, tidak ada kasih di antara sesama . Jadi seorang marketing yang satu ini sangat sulit untuk menjalankannya.

    Reply

  33. saya setuju dengan statement terakhir, “strategi mearketing adalah belajarbagaimana mengenal diri kita sendiri. jika diri kita belum dapat mengenal diri kita itu seperti apa, apa yang jadi kemampuan kita, dsb, bagaimana kita dapat membangun dan bagaimana kita dapat terus mengasah skill kita dalam hal pemasaran di luar kehidupan kita?🙂

    Reply

  34. Marketing adalah cara untuk memasarkan sesuatu agar produk busa berjalan lanjar .
    kita oun dalam hidup ada sisis marketing dalam hidup kita

    Reply

  35. Kalau kita berbicara marketing, memang strateginya menjadi kunci utama kesuksesan seseorang

    Reply

  36. Posted by putri indrayana on December 19, 2012 at 1:55 pm

    setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan
    saat seseorang yg dilihat sangat sukses , pasti ada yang lebih sukses lagi di atas mereka

    dalam marketing tentu kita harus mengenal kekurangan dan kelebihan kita dan bagaimana kita bisa menutupi / mengatasi kekurangan tersebut agar bisa menarik konsumen untuk membeli produk mereka

    dalam memberitakan injil kita harus percaya pada Tuhan dan memberitakan kebaikan Tuhan yang kita alami , dan menyatakan injil Tuhan melalui perkataan dan perbuatan kita

    Reply

  37. Posted by hedwig gerardine calvin on December 19, 2012 at 3:56 pm

    marketing – yaitu manajemen proses pertukaran dan hubungan – merupakan tulang punggung disiplin sebuah perusahaan atau organisasi.

    Reply

  38. Pemasaran adalah proses mengkomunikasikan nilai suatu produk atau jasa kepada pelanggan. Marketing kadang-kadang bisa ditafsirkan sebagai seni menjual produk, tapi menjual hanya sebagian kecil dari pemasaran. Sebagai “Pemasaran” Istilah dapat menggantikan “Iklan” itu adalah strategi keseluruhan dan fungsi mempromosikan produk atau jasa kepada pelanggan. The American Marketing Association mendefinisikan pemasaran sebagai “kegiatan, ditetapkan lembaga, dan proses untuk menciptakan, berkomunikasi, memberikan, dan bertukar persembahan yang memiliki nilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat pada umumnya.

    Reply

  39. Posted by Maorel on May 24, 2013 at 6:55 am

    Strategy hidup yang baik. terima kasih telah membuka hati saya untuk lebih mengenal talenta kemampuan yang ada di dalam diri saya..

    Reply

  40. Posted by dwiandra annas putra on May 26, 2013 at 4:10 pm

    sebenarnya yang pernah kerja di bagian marketing kelak akan mempermudah dalam mencari pekerjaan karena sudah ada pengalaman. banyak manajer-manajer perusahaan pasti juga pernah bekerja sebagai seorang marketing, menjadi seorang marketing itu bukan pekerjaan yang mudah, jadi seorang marketing harus mengetahui talenta apa yang kita miliki

    Reply

  41. marketing menggunakan metode SMART akan menambah hasil menjadi lebih maksimal

    joel timothy / 01pa2 / 1701290141

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: