Air mata

Menangislah saat tertawa, tertawalah saat menangis.

Masih ingat lagu “Sad Movie”? Lagu lama tapi punya kenangan. Buat generasi muda mungkin sudah tidak ingat tapi boleh juga download di Youtube. Lagu kenangan ini menarik karena mengingatkan aku tentang air mata. Biar pun demikian sering menghantar kita dalam suasana sentimentil. Air mata itu memang membuat kita berada dalam tingkat emosi yang tinggi, baik suka maupun duka. Dalam kondisi tertentu kita tidak bisa menahannya. Bagi yang mengalami dry eyes, perlu artificial tears, supaya saat menangis matanya tidak sakit. Siapa saja diantara kita pasti pernah menangis. Semua orang menangis.
Saat ditinggal mama, 14 tahun lalu, aku sungguh sedih sekali. Sebelum menutup mata beliau mau bercerita hanya berdua sama aku. Kita bercerita ngalor ngidul, bercerita dan bercanda, penuh tawa dan gembira sekali. Seperti pernah aku ceritakan mama sama aku dekat sekali. Kita sering bertukar pikiran padahal beliau itu orangnya serius dan pendiam. Beliau tidak banyak bicara. Anehnya kalau sudah ketemu sama aku bisa sampai pagi tidak putus cerita. Sayangnya keesokan harinya Tuhan menentukan lain. Airmata pun menghias setiap wajah anak, cucu, menantu dan keponakan karena mama suka sekali sama anak-anak, termasuk semua sahabatku, beliau bisa menyapa satu persatu tidak terkecuali. Satu hal tak terlupakan bahwa kami anak-anak tidak boleh lapar. Oleh karena itu beliau selalu mengutamakan makan. Kalau ada masalah nanti dulu yang penting makan dulu. Satu hukum yang selalu kuingat “Dilarang keras ada airmata di atas meja makan”.
Air mata adalah lambang duka cita atau kesedihan walaupun ada airmata suka cita atau kebahagiaan. Tetapi kalau kita bicara umum, air mata itu otomatis keluar kalau kita sedih. Kalau kita ingat sesuatu yang membuat kita sedih, siap-siap tissue untuk menghapus air mata. Namun ada kalanya air mata dalam hati ini susah dihapus dengan tissue atau sapu tangan.
Mengapa hati manusia itu harus sedih, ada beberapa hal yang menyebabkannya. Pertama, kalau apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kita maui. Memang kutahu apa yang kumau, tapi kutahu kalau Tuhan juga mau. Kedua, situasi dan kondisi yang mempengaruhi kita. Suasana menghantar kita sedih seperti nonton film, baca Nnovel, melihat orang susah, sakit atau meninggal. Ketiga, memang kita terpukul (lahir atau batin) atau dipukul dan sakit sekali rasanya pukulan tersebut, lalu memaksa kita menangis.
Pengalaman membuat kita lebih banyak tabah. Namun kita memang perlu mempersiapkan dIri saat airmata akan mengalir, tetapi tiada seorang pun bisa menghentikan desiran alirannya. Di saat itu kita sering melakukan protes. Mengapa Tuhan meninggalkan daku.
Saya belum pernah mengikuti pembicaraan khusus mengenai airmata. Tahun 90-an saya cuma sepintas saja ada seminar (tidak tahu pelaksananya) judulnya “Menangislah Saat Tertawa dan Tertawalah Saat menangis”. Beberapa hari lalu ada ada seminar oleh kelompok Warga Usia Senja. Seminar sehari dengan Judul “Tertawa Saat Muda, Berbahagia Saat Tua” di Gedung OCBC, Casablanca, Jakarta. Salah satu topik judulnya “Menghapus Air Mata”.
Dalam hidup, suka atau duka saya rasa sudah biasa. Kalau k mengetahui lebih awal dan mau mempersiapkan masa tua maka kita diliputi suasana indah dan penuh suka cita walaupun dalam suasana menangis.
Usia lanjut sering jadi momok buat orang tua karena adanya sakit berkepanjangan yang menyusahkan orang lain. Tidak ada salahnya kita coba mempersiapkan diri secara laihir batin.
Buat seorang pengusaha, mengetahui atau mendeteksi kesusahan lebih awal maka akan diperoleh kebijaksanaan yang baik dan luar biasa. Semoga kita semua siap sedia menghadapi situasi dan kondisi karena datangnya seperti pencuri di malam hari. Doa khusus buat sahabat-sahabat yang sedang sakit atau sedih. Hapuslah air matamu dan bernyanyilah untuk Tuhan. Kalau cinta bercerita, air mata akan berubah menjadi mata air suka cita.

65 responses to this post.

  1. air mata bukanlah hal yang selalu membuat kita sedih , tetapi air mata bisa terjatuh dan muncul dari terharuan yang muncul dari hati kita .

    Reply

  2. Posted by chelmizjel on December 16, 2012 at 1:12 pm

    di dunia ini tidak ada manusia yang tidak pernah mengeluarkan air mata. entah dia senang atau sedih.

    Reply

  3. Posted by chelmizjel on December 16, 2012 at 1:13 pm

    menurut saya mengeluarkan air mata adalah salah satu ekspresi ketika kita tidak bisa berkata kata

    Reply

  4. Posted by Eliriani on December 17, 2012 at 2:05 pm

    Saya sangat setuju dengan artikel di atas . Semua orang pasti akan mengeluarkan air mata, meski terkadang air mata kita keluar tanpa kita sadari. Air mata itu memang membuat kita berada dalam tingkat emosi yang tinggi, baik suka maupun duka. Dalam kondisi tertentu kita tidak bisa menahannya. Air mata adalah lambang duka cita atau kesedihan walaupun ada airmata suka cita atau kebahagiaan. Tetapi kalau kita bicara umum, air mata itu otomatis keluar kalau kita sedih. Kalau kita ingat sesuatu yang membuat kita sedih. Hapuslah air matamu dan bernyanyilah untuk Tuhan. Kalau cinta bercerita, air mata akan berubah menjadi mata air suka cita.

    Reply

  5. air mata dalah cara mengekpresikan perasaan kita .
    persaan dimana kita sdih atau bahagia

    Reply

  6. Mengeluarkan air mata memang tidak dapat menyelesaikan setiap persoalan/kesedihan yang kita alami, tapi terkadang hal itu malah membuat kita menjadi sedikit lebih tenang dan mampu untuk melanjutkan hidup kita lagi. Jadi, menangislah ketika kita sedang sedih, hal itu bukan menandakan kalau kita lemah melainkan sifat manusiawi yang menandakan kalau perasaan kita masih peka terhadap orang-orang yang ada di sekitar kita.

    Reply

  7. Posted by Dessy Kristanti on December 19, 2012 at 9:38 am

    ketika kita tidak dapat mengungkapkan apa yang kita rasakan, terkadang kita hanya bisa menangis,,,
    menangis itu boleh saja, tetapi jangn terlalu berlebihan,,

    Reply

  8. tetesan air mata itu biasa kita keluar karna adanya rasa mungkin tersakiti, rasa terharu, dan ada juga rasa bahagia yang orang akan alami. janganlah kita pernah yakut untuk mengeluarkan air mata, banyak orang bilang air mata itu keluar seperti anak-anak mungkin dibilang cengeng. Sebenarnya air mata itu keluar karna sudah tidak bisa diungkapkan dengan kata”.

    Reply

  9. saya sangat suka dengan artikel ini yaitu menangislah saat tertawa, dan tertawalah saat menangis.dan saya setuju kalau setiap orang pernah menangis baik perempuan maupun laki-laki. air mata yang kita keluarkan saat sedih bisa membuat hati kita merasa lega.

    Reply

  10. Air mata itu memang membuat kita berada dalam tingkat emosi yang tinggi, baik suka maupun duka. Dalam kondisi tertentu kita tidak bisa menahannya. Bagi yang mengalami dry eyes, perlu artificial tears, supaya saat menangis matanya tidak sakit. Siapa saja diantara kita pasti pernah menangis.

    Reply

  11. Posted by Maorel on May 24, 2013 at 5:11 am

    “Menangislah saat tertawa , tertawalah saat menangis” Nice Quote ! Thx🙂

    Reply

  12. Posted by dwiandra annas putra on May 26, 2013 at 4:04 pm

    air mata itu sungguh menabjukkan bisa menggambar kan emosi yang tinggi bisa untuk di pakai dalam keadaan sedih walaupun senang, semua pasti pernah nangis . nangis ada adalah hal mengekspresikan diri yang yang bisa membuat orang juga menangis

    Reply

  13. Menangis adalah ungkapan paling jujur tentang suara batin manusia, yang melambangkan kepasrahan total seorang hamba pada Rabbnya. Itulah sebabnya isak tangis gampang sekali menetes ketika ada kematian seseorang. Menangis juga merupakan peristiwa yang sangat manusiawi sekali, yang tidak hanya menimpa kita selaku manusia biasa.

    Reply

  14. orang yang menangis sering kali dianggap lemah oleh orang lain. padahal menangis adalah suatu hal utama yang menandakan bahwa kita itu hidup. jadi tidak ada salahnya apabila kita menangis.

    Reply

  15. Air mata yang keluar bisa melambangkan kesedihan dan sukacita. Apabila kita bersedih, air mata tersebut melambangkan gejolak emosi yang tinggi di dalam hidup kita. Kita boleh menangis, supaya kita merasa lebih tenang setelahnya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: