Merdeka

Logo Peringatan Tahun 2012

67 tahun lalu, Indonesia melalui Soekarno-Hatta mendeklarasikan kemerdekaan Bangsa Indonesia dari penjajahan Jepang. Melalui kemerdekaan itulah Indonesia memiliki kesempatan membangun bangsa dan negaranya. Indonesia bebas menentukan pembangunannya sendiri di antara bangsa lain.
Merdeka atau Mati. Itulah pekik yang selalu diteriakkan setiap ketemu anak bangsa sendiri. Setiap sapaan itu dengan bermaksud membangkitkan semangat mengusir penjajah. Sekarang cukup “Merdeka” saja dan teriakan ini mengingatkan kita akan perjuangan pahlawan kita. Mereka mengorbankan nyawanya bukan untuk diri sendiri tetapi untuk bangsanya. Mereka rela mati untuk kita dan generasi berikutnya. Oleh karena itu, sudah layak dan sepantasnya kita meletakkan suatu penghormatan sebesar-besarnya untuk para pahlawan kita. Semoga Tuhan selalu memberikan tempat yang khusus dalam damai. Kita sendiri juga berdoa agar kita semua diberikan semangat yang sama untuk melindungi bangsa dan negara kita sekarang dengan memerangi 5 K yaitu :

Korupsi
Kemelaratan
Kebodohan
Kebutaan dan Kematian dini
Ketakutan (kurang aman)

Siapa yang mau menjadi pahlawan kalau bukan kita? Tahun 2000, saya bertemu seorang ibu, Pomiaty WR Soepratman. Dari namanya kita tahu siapa beliau. Ia adalah putri tunggal pencipta Lagu Indonesia Raya (tanpa royalti) sebagai pahlawan nasional. Sahabat saya ini sangat sederhana bahkan hidup sendirian. Di lain pihak, lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan dimana-mana dengan hati bangga, tapi pernahkah kita memikirkan siapa penciptanya? Bagaimana nasib keturunannya? No one else !!
Merdeka! Maha kuasa Tuhan! Dia memberikan kemerdekaan mutlak kepada manusia, sebagai tanda Cintanya. Tidak pernah ada sedikit pun pengekangan. Kita sebagai anak manusia boleh memilih mau jadi apa saja! Baik atau buruk dan senang atau susah tergantung semua sama kita. Kemerdekaan mutlak ini juga menjadi lambang keabadian Tuhan! Lambang Kerahiman Tuhan YME! Tidak ada seorangpun datang pada-Nya ditolak! Sedangkan kita masih pilih-pilih dengan siapa saya mau berbagi?

Merdeka,
Dalam hati
Dalam Jiwa dan raga
Dalam Cinta Kasih

Kemerdekaan akan menghantar kita ke dalam hidup penuh kedamaian, sejahtera dan ikhlas. Sungguh kita bersyukur bahwa kemerdekaan dalam hati kita peroleh dari Kasih Karunia Allah.

Merdeka!
Mari kita buka mata dan hati kita!
Benarkan kita merdeka?
Lihatlah rumah tangga kita!
Mari bebaskan diri kita dan merdeka lahir dan batin.

Sahabat-sahabat, keluarga dan semuanya, kiranya kasih Tuhan membebaskan kita dari belenggu, kebencian, dendam, marah, iri hati, sakit hati, keserakahan, dan cemburu yang menjadi penjajah jiwa dan raga kita. Teriakkan MERDEKA !!!

13 responses to this post.

  1. saya setuju dengan artikel bapak “Mereka mengorbankan nyawanya bukan untuk diri sendiri tetapi untuk bangsanya. Mereka rela mati untuk kita dan generasi berikutnya.”
    tetapi semenjak kepergian pahlawan, sekarang bangsa kita sudah tidak seperti jaman pahlawan masih ada, dulu pahlawan kita memerangi 5 k Korupsi, Kemelaratan, Kebodohan,Kebutaan dan Kematian dini, Ketakutan (kurang aman).
    tetapi jaman sekarang banyak korupsi, kemelaratan, kebodohan, kebutaan dan kematian dini ( biasanya di alami para remaja) , ketakutan.
    kita berharap semoga bangsa ini tidak ada 5k seperti jaman sekarang, semoga generasi penerus muda bisa mengikuti jejak para pahlawan kita agar bangsa dan negara kita terus maju dan merdeka.

    Reply

  2. MERDEKAAAA !! kemerdekaan hanyalah simbol kebebasan.. namun tetaplah kemerdekaan itu adalah pilihan. apakah yang kita lakukan setelah kta merdeka?

    Reply

  3. merdeka hari kemenangan bagi negara kita

    Reply

  4. saya sangat setuju dengan artikel diatas bapak mereka mengorbankan nyawanya untuk bangsa ini. mereka rela mati untuk generasi selanjutnya.
    namun di generasi selanjutnya malah terjadi banyak tindak korupsi,kemelaratan, kebodohan, kebutaan dan kematian dini ( biasanya di alami para remaja) , ketakutan. seharusnya generasi penerusnya harus bisa mengikuti jejak-jejak para pendhulunya. karena pendahulunya itu memiliki sifat dan karakter yang lebih baik dari yang sekarang,

    Reply

  5. saya sangat tertarik dengan artikel ini. Merdekaa…merdeka…merdeka! bukan cuma sekedar ucapan belaka, namun kita harus tunjukan bahwa kita adalah bangsa yang benar-benar MERDEKA!!!

    Reply

  6. Posted by martinus on May 21, 2013 at 8:06 pm

    Sering kali kita mengarti kan merdeka sebagai arti sebuah kebebasan tapi mengapa negara kita sampai sekarang tidak bisa bebas dari korupsi bebas dari ancaman-ancaman yang selalu mengusik kehidupan kita apakah ini yang di artikan sebagai bangsa yang merdeka. Ayo mgenerasi muda kita perangi korupsi kita peranggi setiap ancaman-9 ancaman yang mengusik negri kita supaya kita benar-benar merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya. Buat para pahlawan jasa dan pengorbanan kalian akan selalu kami ingat dan kenang sampai anak cucu kami kelak.

    Reply

  7. Posted by Melisa / 02PNM / 1601232166 on June 15, 2013 at 6:20 am

    Kemerdekaan yang diperjuangkan para pendahulu kita bukanlah kemerdekaan yang asal merdeka. Bukanlah kemerdekaan yang tanpa konsep atau tanpa norma, apalagi tanpa hukum. Kemerdekaan yang mereka perjuangkan adalah kemerdekaan yang melembaga, kemerdekaan yang pada satu sisi memberi peluang setiap manusia untuk dapat menikmati hak asasinya. Sebagai generasi muda, kita mempunyai tugas yang harus kita emban dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran sebagai generasi penerus bangsa. Kitalah calon pemimpin di masa depan. Kita juga harus menghargai perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur di medan perang demi mencapai arti kata merdeka agar kita dapat mengambil pelajaran didalamnya, sehingga kita dapat membangun bersama menuju Indonesia yang damai dan sejahtera.

    Reply

  8. merdeka merdeka merdeka..
    merdeka dari kebencian, merdeka dari kedengkian, dan merdeka dari keburukan.

    Reply

  9. Posted by Raymond Bintang on June 17, 2013 at 2:54 pm

    merdeka diwaktu lalu sudah ditempu tinggal sekarang

    Reply

  10. menurut saya merdeka bukan berarti terbebas dari penjajahan, negara belum merdeka kalo masih ada yang namanya korupsi.

    Reply

  11. Posted by Defreia/1701357771/01PNO on December 5, 2013 at 3:44 pm

    Merdeka, bebas dari segala jajahan. Artikel ini sangat bagus. Kemerdekaan yang dirasakan pahlawan terdahulu sangat jauh berbeda dgn generasi sekarang yang terkesan tidak menghargai apa yang telah dilakukan pahlawan tedahulu dalam merebutkan hak sebagai warga negara, generasi sekarang mempertahankannya saja tidak berjalan baik.

    Reply

  12. Posted by dwi wahyu jatmiko on March 26, 2014 at 2:10 pm

    merdeka menurut saya adalah orang sudah meninggal itu di sebut merdeka karna tidak bisa merasakan apapun, tidak bisa merasakan taggungjawab dan tidak memikirkan apapun untuk mengubah hidupnya supaya lebih baik lg

    Reply

  13. Posted by Rendy on March 27, 2014 at 3:43 pm

    setuju sekali dengan artikel yang bapak tulis, Merdeka itu bukan hanya bebas dari penjajahan tapi kita juga harus kemerdekaan yang lainnya baik didalam Pekerjaan maupun didalam keluarga. Kita merupakan masyarakat yang beruntung karena pahlawan kita telah berjuang membela negara kita hingga merdeka sehingga kita bisa hidup lebih baik. Kita harus mendoakan mereka yang telah gugur di medan perang semoga mereka damai disurga

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: