Posts Tagged ‘Pupuk’

Pupuk

“One friend without hope is too much”

Pengapalan pupuk sudah selesai tapi kapal kami tidak bisa berangkat karena cuaca buruk. Sedangkan musim tanam sudah dekat. Kalau tidak ada pupuk maka harapan kecil tanaman padi dan lainnya akan bisa ditanam. Tingkat ketergantungan tanaman terhadap pupuk sangat tinggi sekali. Walaupun bisa ditanam tapi hasilnya sangat mengecewakan.
Di kampung saya pupuk berarti juga “Harapan”. Jadi kalau kita memberi pupuk artinya kita memberikan harapan. Ada sebutan bahwa anak kecil harus dipupuk. Artinya diberi harapan agar kelak dia menjadi anak yang berguna.
Desa Banyumas di bawah koordinasi Kepala Desa H. Amin memiliki lahan bisa tanam seluas hanpir 25,000 HA. Tahun lalu saat musin taman tiba mereka mengalami keterlambatan supply pupuk. Akhirnya hasil panen drop 35 persen ditambah serbuan hama dan curah hujan tinggi. Pupuk bukan saja menjadi andalan petani, tetapi membantu kapasitas produksi sangat menolong.
Di Cina pada saat musim tanam, maka semua pupuk dikumpul. Lalu, sebelum dibagikan, maka orang sekampung berkumpul dan bernyanyi bersama dan diiring berpantun. Semua isi pantun adalah DOA agar nanti panennya menghasilkan makanan untuk dijual dan dimakan sendiri.
Dalam Mazmur 1 : 1-3 dikatakan hidupnya seperti pohon yang TUMBUH di tepi sungai dan berbuah banyak saat musimnya tiba dan apa saja yang di perbuat BERHASIL (mohon dibaca sendiri).
Pupuk rohani juga dibutuhkan dalam kehidupan kita. Ketergantungan pada pupuk rohani akan memberikan hasil buah-buah kebaikan yang bisa berlipat-lipat ganda. Pupuk-pupuk rohani bisa diperoleh secara cuma-cuma karena Cinta Kasih Allah begitu murah hati.
Semoga Tuhan memberkati kita semua dengan memberikan Pupuk Pengharapan agar kita semua bisa menghasilkan buah berlipat banyaknya, tapi yang lebih penting Apa saja yang diperbuatnya Berhasil !!!!