Koin

Melempar koin membagi undi, mengadu nasib di belahan koin (Pantun tua)

con Gold imitativeSejak uang kertas menggantikan koin, maka citra koin dianggap uang receh. Teringat saya pada suatu hari ada pameran uang kuno, ternyata koin menjadi dominandan harganya aduhai… Ada 1 coin dalam dinasti Chin, dijual ratusan juta. Luar biasa. Ada juga pameran koleksi uang golden yang tadinya menjadi koleksi ratu Juliana dari Belanda dan nilainya tinggi sekali. Sekarang kalau kita melihat koin mungkin tidak dilirik, nilainya tidak ada dan hanya untuk pengemis bahkan pengamen saja tidak mau, tetapi kelak nilainya tinggi sekali. Koin, memang sungguh aneh seperti ungkapan pantun tua : Melempar koin membagi undi, mengadu nasib di belahan koin.
Kalau dalam tradisi Tiong Hoa, sehabis sembahyang lalu bakar uang kertas (Hell notes) lalu pemimpin doa mengambil dua koin lalu melempar apabila gambarnya sama maka artinya para roh belum selesai makan, tetapi kalau gambar berbeda maka upacara dianggap selesai. Ini bagian dari kepercayaan yang indah sekali.
Ada seorang sahabat saya memiliki koleksi koin 1.000 rupiah sebanyak 10.000 buah dan kebiasaannya setiap tahun memanggil 3 orang anaknya dan istri menghitung lalu mencuci dengan cleansing milk. Kebiasaan ini sangat menarik karena dia membagi uang jajan kepada anak-anaknya berdasarkan berapa banyak mereka menghitung koin. Artinya dia harus menyediakan uang 10 juta untuk bagi-bagi uang kepada anak-anak sebagai hadiah Natal. Lucu juga tradisi ini tetapi menarik sekali, sebab tradisi mengumpulkan koin, tetapi menuai cinta dalam keluarga yang benar-benar bahagia sekali.
Saya sendiri jarang mengumpulkan koin, karena memberatkan dompet, jadi selalu ditaruh di mobil untuk biaya parker. Siang ini saya sedang sedih lalu kata teman saya ambil koin coba undi nasibmu. Kami bermain lempar koin tetapi nasib saya selalu mujur dengan dua muka sama, tetapi teman saya kurang bagus. Kami tertawa walaupun hanya bercanda. Saya merasa filosofi koin bagus, untuk kita jadikan sebagai pandangan hidup kita. Ia menjadi berharga di saat tua nanti. Ini sungguh indah buat kita semua. Bagaimana kita sekarang berkarya dengan nilai kecil sekali seperti koin tetapi kelak akan sangat bernilai tinggi. Koin akan menjadi bagian dari seni hidup, ukiran sejarah dan alat tukar orang-orang sederhana.
Ada tulisan teman saya, pendeta besar Nus Rheimas, yang menulis buku “Orang Kecil yang Dipakai Tuhan”. Padahal teman saya ini pendeta besar, orangnya juga besar. Anda bisa membeli buku ini di Gramedia untuk bacaan ringan dalam renungan hidup. Semoga kita selalu menjadi bagian kecil dalam hidup. Itu memang sering tidak bernilai bahkan ada kesan pelecehan, tetapi kelak kita dipuja-puja karena nilai kita menjadi tinggi, terutama karya-karya kecil kita untuk Tuhan yang tidak bernilai. Salam dan doa.

42 responses to this post.

  1. lakukan apapun meski itu bernilai kecil yang penting berguna,karena kelak apapun yg kita lakukan itu akan memberikan hasil besar untuk kita

    Reply

  2. Posted by Handoko / 1601232310 / 04PHJ on March 23, 2014 at 7:21 am

    Sebenarnya memang disayangkan uang logam nominalnya lebih kecil dari uang kertas. Padahal biaya produksi uang logam lebih mahal dari nominalnya sendiri. Namun, koin memiliki 2 sisi yang tak pernah bertemu dan seringkali diasosiasikan dengan 2 hal yang saling berlawanan.

    Reply

  3. Posted by Vinny Tan on March 24, 2014 at 9:46 am

    kita sebagai manusia terbiasa selalu emnganggap remeh hal hal yang ada dari dulu. dalam blog ini terdapat contoh koin. bahkan sekcil kecilnya uang koin, uang 1 milyar takkan pernah menjadi 1 milyar tanpa 500 perak (koin). semua hal dapat kita lihat dari sisi positif dan bermanfaat.

    Reply

  4. Posted by Verdio on March 24, 2014 at 11:42 am

    koin tidak hanya seperti kita mengadu nasib antara gambar atau angka, tapi koin juga bisa seperti sifat manusia, di mana di depan dia nampak seperti gambar dan di belakang dia nampak seperti angka, koin seperti sifat manusia yang bermuka 2, di depan baik tapi di belakang busuk, karena ketika koin yang terlihat adalah tampak gambarnya dari depan maka kita tidak bisa melihat koin tampak belakang. Begitu pula manusia yang memiliki sifat seperti koin yang terlihat baik di depan tapi kita tidak bisa tau tampak belakangnya seperti apa.

    Reply

  5. Posted by kelwin1995 on March 24, 2014 at 11:49 am

    terkadang,kita juga tidak boleh melupakan sesuatu yang berharga dari dulu.Kita harus menghargai nilai yang ada.Meskipun Koin sudah tidak begitu berharga karena terciptanya uang kertas sekarang yang lebih berharga,uang koin tetap saja sangat berguna dalam waktu tertentu.Bahkan di suatu saat,Uang kertas dapat digunakan,malahan uang koin yang mau diterima oleh orang

    Reply

  6. Posted by Berta on March 24, 2014 at 2:00 pm

    Koin atau uang receh yang dianggap kecil harganya di mata manusia ternyata memiliki harga yang cukup besar. hal ini dapat dikaitkan dengan manusia yang dianggap rendah justru dia lah yang berharga dimata Tuhan. karna karya yang dia lakukan.

    Reply

  7. menurut saya, walau uang koin di anggap nilainya kurang berharga, uang koin itu tetap di butuhkan di dalam kehidupan sehari-hari kita. contohnya, kalau kita ingin naik angkutan umum, terkadang kita membutuhkan urang koin/receh untuk membayar, hal ini menjaga untuk bertransaksi dengan cepat, dan adil.
    saya mengatakan adil di sini dikarenakan saya sudah sering mengalami hal yang kurang menyenangkan, dimana saat membayar angkot, saya memberi uang dengan jumlah sedang kepada supir angkot, tetapi disaat saya menerima kembalian, uang kembalian tersebut tidak sesuai dengan harga yang seharusnya, bertransaksi dengan cepat memaksudkan agar disaat kita turun dari angkutan umum, kendaraan yang ada di belang tidak menunggu lama, apalagi bila angkutan yang kita naiki berhenti di tempat yang tidak saharusnya, dan mengganggu jalur lalu lintas.

    Reply

  8. Posted by Keenan Ario on March 24, 2014 at 3:13 pm

    Sesuatu yang kita anggap tidak penting / kecil, akan bernilai besar kelak suatu saat nanti. Inspiratif.

    Reply

  9. Posted by luqman ardana siswandaru on March 24, 2014 at 3:15 pm

    Koin,terlihat kecil namun berharga.Terkadang kita melihat koin dari bentuknya yang kecil ataupun nilainya yang seidikit,tetapi bila dikumpulkan koin itu sangat lah berharga dan bernilai.Jika dilihat ia hanya kecil,namun ada makna yang tersingkap didalamnya,yaitu kita harus coba melihat hal-hal kecil atau sepele yang terjadi di sekitar kita,dari hal tersebut kita bisa melihat dan mengingatnya dikemudian hari bahwa hal yang terjadi tersebut sungguh bermakna dan berarti bagi kita.

    Reply

  10. Posted by keimmy on March 24, 2014 at 4:14 pm

    hal yang kecil kelak akan menjadi besar., Roda selalu berputar. begitu juga manusia. Kita tidak akan tahu kapan kita akan berada di atas dan kapan kita akan turun ke bawah, Jangan pernah meremehkan orang di bawah anda, karena kita tidak pernah tau kapan roda akan berputar.

    Reply

  11. Posted by rara anggita on March 24, 2014 at 4:32 pm

    Koin memiliki 2 wajah kadang diartikan antara baik dan buruk, untung atau sial. Menurut sy, hal tersebut (baik dan buruk) adalah pilihan kt sendiri, walaupun kt mendapatkan sisi koin yang buruk tp kt dpt mengubahnya menjadi baik, itu hal yang bagus sekali. Seperti artikel di atas, tdnya Adharta merasa sedih tapi akhirnya dpt merubahnya menjadi hal yang menyenangkan dari permainan koin tsb, karena itu adalah pilihan, pilihan untuk menjadi senang dan tidak sedih lagi.

    Reply

  12. Posted by Budi Chandra on March 26, 2014 at 5:46 am

    Yang saya dapatkan dari artikel ini adalah segala sesuatu yang ada di dunia ini, akan menjadi berharga pada waktunya, walaupun kita saat ini merasa tidak berharga, karena pada dasarnya segala sesuatu adalah berharga.

    Reply

  13. Posted by Muhammad Alfian Akbar on March 26, 2014 at 7:00 am

    Kehidupan dan kebaikan dimulai dari hal-hal kecil. Itu makna yang dapat saya tangkap disini. Sangat membuka wawasan artikel ini. Dinantikan artikel-artikel yang lainnya. Maaf apabila ada salah-salah kata.

    Reply

  14. Posted by Andervan on March 26, 2014 at 7:06 am

    Menurut saya, bacaan ini membantu kita untuk menyadari bahwa janganlah melihat sesuatu dari ukuran dan harganya. Karena bis asaja pada suatu saat itu sangat mahal dan sangat bermanfaat. Intinya adalah hargailah semua yang ada dan jangan memandang rendah sesuatu, ibarat koin jika ditumpuk maka akan menjadi banyak.

    Reply

  15. Melempar koin membagi undi, mengadu nasib di belahan koin (Pantun tua) . biasanya koin di gunakan untuk membayar parkir atau memberikan kepada pengemis dan pengamen. tetapi ada juga koin di gunakan sebagai alat untuk melaksanankan upacara. namun berat bila menyimpan koin dalam dompet

    Reply

  16. Posted by NoviTalim on March 26, 2014 at 8:13 am

    lempar koin merupakan tradisi dan kepercayaan orang-orang china yang tak terlupakan dan akan terus ada. turun temurun.. saya seneng melihat uang koin ataupun kertas yang unik-unik dari negara-negara lain atau dari zaman dulu rasanya seperti sudah pernah kembali kemasa lalu.😀

    Reply

  17. Posted by Erwin on March 26, 2014 at 8:50 am

    Filosofi tentang koin ini memang dapat menjadi pedoman dalam hidup kita..
    koin skrg ini mungkin tidak berharga, tapi kita tidak tahu 100 tahun bahkan 1000 tahun kemudian..
    dan selalu ingatlah, sesuatu yang besar tidak akan menjadi bsr tanpa bagian kecilnya..

    Reply

  18. Posted by Juan Petrik Seri on March 26, 2014 at 9:33 am

    Arti koin menurut saya dalam aspek kehidupan adalah suatu hal yang kecil akan menjadi berharga di kemudian hari.contohnya jika kita melakukan suatu perbuatan kecil dengan tujuan untuk menolong orang lain dan dengan perasaan tulus maka bisa menjadi suatu hal yang besar di kemudian hari,contohnya orang yang beramal untuk membangun tempat ibadah dengan tujuan yang tulus dan ikhlas,maka orang tersebut akan di balas dengan 10 kali lipat atau mungkin akan mendapatkan rezeki yang lebih dari yang telah di dapat itu yang biasa di katakan para orang tua yang dahulu dari orang kecil menjadi seseorang yang sukses atau terkenal.

    Reply

  19. Posted by novitalim on March 26, 2014 at 10:13 am

    koin sering diibaratkan dengan dua sisi muka manusia yang memiliki sifat yang berbeda disetiap sisinya. koin dalam adat china sangat berarti untuk menentukan roh dan akan terus turun temurun.
    saya sangat suka melihak koleksi-koleksi koin unik kuno maupun koin dari negara lain. dengan melihat koin tersebut kita dapat mengetahui sedikit kisah dari zaman dahulu dan dapat memperdalam ilmu kita sendiri.

    Reply

  20. Posted by Julio (04PKF) on March 26, 2014 at 11:16 am

    Koin memiliki 2 sisi, sama juga dengan manusia yang mempunyai 2 sisi, baik dan buruk, kelebihan dan kekurangan. Koin yang dipandang dari dua sudut yang berbeda akan menghasilkan dua persepsi yang berbeda pula, ada yang menyebut koin itu bagus dan ada pula yang menyebutnya jelek tergantung dari sudut mana orang itu menilai. Makna dari sebuah koin dapat diterapkan oleh siapa saja, bagaimana cara anda mengajak orang yang memandang dari sudut pandang yang negatif ke sudut pandang yang positif agar orang memandang seperti yang anda inginkan.

    Reply

  21. Mungkin di mata beberapa orang koin adalah mata uang yang rendah. Dulu saya juga berpikir demikian sampai suatu ketika orang tua saya berkata ketika saya melemparkan uang logam 500rupiah diatas meja belajar sembarangan, kata mereka “Simpanlah uang 500 rupiah tersebut, karena uang 1 juta rupiah tidak akan menjadi 1 juta tanpa 500 rupiah.” Mulai hari itu saya menabung semua uang logam yang saya dapati di dalam sebuah celengan.

    Reply

  22. Posted by Ajeng Anisahidayah on March 26, 2014 at 12:14 pm

    1601284440_Ajeng Anisahidayah

    Kadang suatu benda yang bernilai kecil tidak dihargai keberadannya, seperti koin ini. Padahal dengan seiring pergantian waktu, benda ini akan dihargai dengan nilai tinggi karena kelangkaanya. Sama seperti manusia, kadang dia yang dianggap ada ditingkat yang rendah selalu tidak dihargai. Padahal seiring pergantian waktu tidak ada yang tahu mahluk yang dianggap kecil itu akan menjadi seseorang yang bernilai besar atau tidak. Maka dari itu selalu hargailah semua hal, baik yang dianggap bernilai kecil atau besar, karena tidak ada yang tau bagaimana roda berputar.

    Reply

  23. Posted by ridho hidayatullah on March 26, 2014 at 12:59 pm

    say setuju dengan penulis akan filosofi koin yaitu ia akan menjadi berharga di saat tua nanti. sekarang kita berkarya dengan nilai yang kecil seperti koin tetapi kelak karya kita ini akan sangat bernilai tinggi.

    Reply

  24. Koin nilai kecil sekarang tapi suatu saat nanti nilainya akan sangat besar. Saya sungguh setuju dengan analogi diatas dengan kondisi kehidupan manusia. Untuk mencapai sesuatu yang besar tentunya kita harus dimulai dengan perbuatan-perbuatan yang mungkin menurut orang lain tidak berarti atau hanya sepele, namun lama kelamaan, hasil perbuatan kita pasitlah akan berbuah manis di kemudian haril. Salam sukses!

    Reply

  25. Posted by Okky Andrian on March 26, 2014 at 2:20 pm

    Koin merupakan sebuah benda kecil yang jaman sekarang sudah dianggap remeh karena nilainya yang jauh kecil dibanding uang kertas sekarang. Tapi coba ingat betapa berharganya di masa lampau. Tanpa koin kita tidak bisa mendapatkan apa yg kita inginkan. Disini saya menarik kesimpulan bahwa apa yang ada disaat ini tidak lepas dari apa yg dahulu terjadi. Jadi jangan remehkan masa lalu kalian.

    Reply

  26. Secara keseluruhan saya tidak mendapat inti sari dari artikel ini. di artikel ini yang saya dapat adalah permasalahan dari uang koin. mulai dari yang antik yang harganya tidak karuhan, terus pengamen yang tidak mau di beri koin, sampai melemparkan koiin untuk melihat nasib,itu saja.

    di artikel ini yang mungkin memiliki arti lebih dapat di lihat di kata ini, ” Bagaimana kita sekarang berkarya dengan nilai kecil sekali seperti koin tetapi kelak akan sangat bernilai tinggi”. walaupun begitu, saya masih bellum begitu paham,

    Reply

  27. Posted by nielsen on March 26, 2014 at 3:42 pm

    Beberapa koin tentunya tidak seberapa nilainya da nada juga koin yang nilainya menjulang tinggi. Menurut saya koin ini bisa disamakan dengan manusia. Ada manusia yang tidak memiliki nilai nilai yang dianggap penting di masyarakat sehingga dipandang tidak bernilai. Akan tetapi ada pula orang orang yang menjunjung tinggi nilai nilai tersebut sehingga dipandang dan dihargai akan perilaku nya dan menjadi sangat bernilai di mata orang lain. Bernilai atau tidaknya sebuah benda sebenarnya tergantung dari bagaimana sudut pandang orang tersebut terhadap benda tersebut. Ada seorang teman saya yang sangat menyukai koin logam 1000 yang baru. Karena menurutnya bagus. Sampai sekarang ia selalu mengumpulkan koin logam 1000 tersebut. Untuk membuat sebuah benda berharga cukup dari diri kita sendiri yang yakin bahwa benda tersebut berharga sehingga kita yakin dan percaya.

    Reply

  28. Posted by a_b on March 26, 2014 at 4:25 pm

    kita tidak bisa menilai koin hanya dari satu sisi saja. koin itu terdiri dari kedua sisinya, dan tanpa sisi yang lain koin itu tidak akan lengkap. kita perlu sadar bahwa tidak semua hal dapat dilihat dari satu sisi karena jika kita melakukan hal tersebut sama saja kita seperti kuda yang diarahkan oleh penunggangnya, tidak melihat dengan jelas kemana si penunggang pergi dan tidak tahu kemana dia diarahkan.

    Reply

  29. Posted by Rengga Aditya Prawira on March 26, 2014 at 4:31 pm

    Memang benar hidup ini bagaikan koin yang kadang berada di atas atau di bawah seperti koin yang memiliki dua buah muka. Dan seperti halnya koin meskipun nilainya kecil tetapi jika sudah berumur tua pasti harganya akan sangat tinggi. Dengan mengumpulkan koin juga akan sedikit demi sedikit menjadi banyak seperti halnya manusia yang mengumpulkan pahala yang sedikit demi sedikit akan menjadi banyak.

    Reply

  30. Posted by Lisa Catharina Purnomo on March 26, 2014 at 4:41 pm

    Koin sudah ada dari zaman dulu.Awalnya besar dan berat, lama kelamaan menjadi kecil dan ringan. Koin masih digunakan untuk alat tukar dan peruntungan.

    Lisa Catharina P
    1601248095 / 04PIM

    Reply

  31. Posted by Gloria Asmara on March 26, 2014 at 4:51 pm

    Koin terlihat unik dan berbeda dengan uang lainnya. Ada maksud tersendiri di balik ukiran gambar pada koin tersebut. Saya sendiri suka mengoleksi koin unik & kuno dari berbagai negara, karena merekaa pasti punya cerita tersendiri dibalik koin itu.

    Reply

  32. Posted by Jufery on March 26, 2014 at 6:18 pm

    Saya suka sekali dengan filosofi koin ini, dimana kita harus melakukan hal-hal yang baik walaupun dalam ukuran kecil, tetapi nantinya dapat menjadi hal yang sangat bernilai di masa tua nanti

    Reply

  33. Posted by kent on March 27, 2014 at 10:20 am

    jika dalam tradisi tiong hua memang dalam sembayang melempar 2 buah benda. yang berbentuk bulan sabit tetapi bukan 2 buah koin.

    Reply

  34. Posted by Nico Pratama on March 27, 2014 at 11:54 am

    Sejarah koin yang sangat menarik. Membuat koin yang di mata orang sekarang ini hanyalah uang receh tetapi memiliki sejarah dan filosofi yang bagus. Tradisi keluarga yang tiap tahun menghitung koinnya pada hari natal itu juga membuat saya terinspirasi kelak.

    Reply

  35. Posted by Desire on March 27, 2014 at 2:09 pm

    “Berkarya dengan nilai kecil sekali seperti koin tetapi kelak akan sangat bernilai tinggi.” – ungkapan yang sangat tepat. Memang segala hal besar pastilah bermula dari hal yang kecil. Dijunjung lagi dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, hal itulah yang membuat seorang manusia bisa melakukan hal besar dan menjadi sukses.

    Reply

  36. Posted by randy fajra (04PJT) on March 27, 2014 at 3:03 pm

    belum tentu sebuah karya yang kecil, akan dihargai dengan harga yang kecil juga. jikar untuk beberapa masa yang akan datang, mungkin saja karya tersebut akan menjadi sebuah hal yang sangat besar dan bernilai tinggi. maka jangan lah pernah merasa sedih, jika pada awalnya kita hanya mempunyai karya yang kecil, dan karya kecil kita tersebut rubah lah secara terus menerus atau berkala. siapa tau di masa yang akan datang karya kita akan berguna bagi orang lain, dan akan bernilai tinggi.

    Reply

  37. ya jadi lah kayak koin meskipun kecil, tapi kalo vital, apabila ingin membeli sesuatu dan kurang satu koin makan kita tidak bisa mendapatan apa apa

    Reply

  38. Posted by Ega Alvio on March 27, 2014 at 3:52 pm

    Koin pada saat ini memang tidak begitu bernilai bagi kita. Sama seperti hal-hal kecil dalam kehidupan kita, kita sering meremehkan bahkan tidak menganggap hal tersebut berarti. Namun nyatanya dari hal-hal kecil itulah kita berkembang, belajar untuk sabar dan disiplin dalam mengerjakan tugas sampai yang berat nantinya. Sekian🙂

    Reply

  39. Posted by kent on March 27, 2014 at 4:05 pm

    jika dalam tradisi tiong hua memang dalam sembayang melempar 2 buah benda. yang berbentuk bulan sabit tetapi bukan 2 buah koin. Dan memang benar jika kedua bulan sabit itu sama2 tertutup atau terbuka itu masih belum selesai.  Liat harus menunggu sampai berlawanan bulan sabitnya.

    Reply

  40. Posted by Dannise on March 27, 2014 at 4:15 pm

    Saya sangat setuju dengan filosofi koin ini, dimana koin menjadi gambaran hidup seseorang. Dimana prestasi seseorang baik/buruknya dinilai bukan pada saat sekarang, tetapi dinilai pada saat prestasi orang tersebut berhasil/sukses maka nilai daripada seseorang tersebut barulah terlihat nilai sebenarnya. Sungguh filosofi yang sangat baik untuk kita semua.

    Reply

  41. Posted by rafli maulana on March 27, 2014 at 4:35 pm

    Jangan meremehkan uang koin, tidak akan ada uang kertas sebelum adanya uang koin. Koin menjadi bagian dari seni hidup. Koin adalah alat tukar sederhana.

    Reply

  42. Posted by Jonathan Putra 04PJT on March 27, 2014 at 4:49 pm

    Kita harus hidup seperti sebuah koin, walaupun sekarang kesannya kecil dan tidak berharga, tapi kelak dapat berharga dan bernilai sangat tinggi.Dalam artikel di atas juga disebutkan bahwa sahabat penulis cerita yang karena hobbynya juga dapat sekalian membagikan cinta kasih kepada anak-anaknya. Menurut saya itu bagus sekali karena selain kita menjalankan hobby, kita dapat membahagiakan orang lain juga.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: