Bonus

Salah satu motivasi untuk meningkatkan kinerja sebuah perusahaan adalah melalui bonus dari keuntungan.

bl01bonus_JPG_1196325fMemasuki bulan November tentu semua perusahaan ibarat pelari akan mendekati finish atau pembalap maka semua berusaha sekuat tenaga agar bisa mencapai finish lebih dahulu dan menang. Kalau di perusahaan akan berusaha mendapatkan untung sebesar mungkin agar bisa mengejar bonus. Karena salah satu motivasi untuk meningkat kinerja sebuah perusahaan adalah melalui bonus dari keuntungan. Kata Plato bahwa hanya orang bodoh saja yang tidak mau masuk finish saat dia sedang berlomba.
Sebuah Organisasi dan perusahaan tentu memiliki visi dan misi. Pada umumnya visi perusahaan adalah profit atau laba atau menjadi perusahaan besar dengan market leader. Misi yang dibawa adalah kesejahteraan dan kepuasan pelanggan dan pemegang saham, tetapi bagi perusahaan atau organisasi sosial biasanya misinya adalah kemanusiaan. Lalu, apa yang menjadi bonusnya? Memang bonus itu bisa bermacam-macam. Pertama, bonus dalam bentuk uang biasa diambil sekian persen dari keuntungannya. Kedua, bonus dalam bentuk jabatan, kenaikan kedudukan dan bonus dalam bentuk kesejahteraan. Terakhir adalah bonus dalam bentuk kebahagiaan.
Saya sendiri masih sedikit kurang mengerti saat pernyataan ini disampaikan oleh sebuah perusahaan besar saat merayakan ulang tahunnya. Salah seorang direkturnya merangkap pendeta menyampaikan bahwa perusahaannya akan memberikan bonus kebahagiaan. Kalau menurut saya kalau dikasih uang pasti senang walau belum tentu bahagia, atau dikasih jabatan, atau kalau salesman dikasih daerah tambah. Para hadirin saat itu semua tertegun menanti penjelasan bapak direktur. Saya pun saat itu sedang menikmati makan tertarik untuk berhenti sejenak. Beliau melanjutkan bahwa banyak karyawan membutuhkan kebahagiaan daripada hanya sekedar uang. Misalnya lingkungan kerja yang sehat dan lebih dinamis, persahabatan dan keakraban dalam perusahaan. Seperti halnya cinta dalam rumah tangga. Apakah keluarga miskin tidak bahagia? Belum tentu tetapi perusahaan kami akan memberikan bonus kebahagiaan, yang meliputi segala aspek, mulai dari pendidikan, bea siswa, kepedulian terhadap keluarga dan perhatian terhadap permasalahan keluarga.
Hadirin semua bertepuk tangan dan saya tersenyum juga. Tentu tidak mudah memberi bonus kebahagiaan. Menurut saya karena begitu heterogen kondisi karyawan apalagi perusahaan ini memiliki lebih dari 20.000 karyawan sedangkan saya perusahaan kecil saja sulit memberikannya, tetapi sangat menarik buat kami renungkan mengenai bonus kebahagiaan ini.

Seperti hal yang disampaikan oleh Abraham Maslow dalam piramida kebutuhan manusia, maka dasar pemikiran adalah kebutuhan. Jadi, seperti bayi yang butuh susu kalau dikasih nasi makan hasilnya adalah perutnya sakit. Saya sangat sepakat bahwa kebutuhan manusia dimulai dari paling dasar seperti makan, minum, pakaian lalu rumah, keamanan, persahabatan, sampai pengakuan, kedudukan dan diakhiri dengan Self esteem atau pengakuan diri, tetapi dasarnya semua kebutuhan. Di atas didasari kebutuhan utama jiwa manusia yakni kebahagiaan yang didasari cinta kasih. Itulah manusia. Kalau tidak percaya saksikan kehidupan seorang pengemis. Mereka rela lapar asal anaknya bisa makan, atau pekerja kuli di bawah jembatan mereka rela kepanasan dan berpeluh tetapi bisa pulang dengan senyuman bersama keluarga. Orang Jawa bilang mangan ga mangan asal ngumpul. Orang Manado bilang yang penting keluarga walau tiada makan.
Kalau kebahagiaan itu dibutuhkan manusia mulai dari yang paling bawah sampai paling atas, mengapa tidak diperhatikan kebahagiaannya?
Seorang biarawan pastor atau biarawati suster juga menginginkan kebahagiaan.
Sahabat saya seorang pastor bercerita bahwa suatu hari Minggu beliau memimpin misa perkawinan dari pasangan yang beliau tidak kenal sama sekali. Saat selesai seluruh keluarga membiarkan saja beliau sendirian dan tidak memperhatikannya atau disapa. Keluarga pengantin pun tidak memberi stipendium bahkan hanya senyum saja. Akhirnya beliau pulang naik bajaj, untung masih ada sedikit uang di kantong, tetapi beliau mengungkapkan bahwa beliau menemukan kebahagiaan tersendiri dan tidak ditemukan oleh pastor lain, karena dengan demikian menjadikan karya pastoralnya lebih bermakna.
Semoga kita semua bisa mendapatkan bonus kebahagiaan, terutama dari Tuhan kita Yesus Kristus dengan turut merasakan penderitaan-Nya, dengan membagi kasih bersama keluarga. Tuhan memberkati. Salam dan doa.

51 responses to this post.

  1. Posted by Hendri on December 5, 2013 at 3:48 am

    Bonus diperlukan sebagai sarana untuk mendongkrak semangat dalam keseriusan mengerjakan sesuatu.

    Reply

  2. Bonus tidak didapat hanya berupa materi melainkan bonus yang sesungguhnya ialah bonus “kebahagiaan”.. Kebahagiaan ini tidak dapat dibeli dengan materi belaka..Kebahagiaan timbul dari hati kecil yang sangat bergembira.. Orang terkaya didunia sekali pun belum tentu merasa bahagia dibandingkan dengan keluar pengemis dibawah kolong jembatan..

    Reply

  3. Saya pernah mendengar cerita sebuah rumah keluarga miskin yang didatangi 3 malaikat. Malaikat kebahagiaan, malaikat kekayaan, dan malaikat kemakmuran. Seorang kepala keluarga disuruh memilih salah satu diantara ketiga malaikat itu untuk tinggal di rumahnya. Kemudian bapak tersebut kembali masuk ke rumah dan berdiskusi dengan anak-isterinya. Setelah berdiskusi, ia memilih malaikat kebahagiaan untuk tinggal di rumahnya. Ketika malaikat kebahagiaan masuk ke dalam rumah, malaikat kekayaan & malaikat kemakmuran juga masuk. Bapak tersebut bingung dan bertanya “Saya hanya memilih malaikat kebahagiaan untuk tinggal di dalam rumah saya, mengapa kalian juga ikut masuk?” Kemudian malaikat kebahagiaan menjawab “Kamu telah memilih aku. Kebahagiaan akan membawa kekayaan dan kemakmuran.” Maka jadilah keluarga miskin tersebut menjadi kaya dan sukses.

    Hal mendasar yang manusia butuhkan adalah kebahagiaan. Uang yang banyak bukan jaminan pasti kebahagiaan. Tetapi bagaimana dengan lebih bahagia tinggal di rumah mewah yang besar daripada di rumah sederhana yang kecil? Uang memang tidak dapat membeli kebahagiaan namun uang dapat membantu menaikan kualitas kebahagian. Uang dapat membeli waktu agar kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang yang kita sayangi.

    Reply

  4. Posted by maria sefani on December 5, 2013 at 7:02 am

    hal yang saya dapat dari artikel ini adalah bonus bukan hanya berupa materi saja, melainnkan segala bentuk hal yang kita terima untuk menuju ke kebahagiaan.

    Reply

  5. Bonus selalu membuat orang tergiur dan mati matian mengejar agar mendapat bonus yang lebih tinggi sehingga akan secara tidak langsung memotivasi seseorang dalam pekerjaan dan hal lainnya

    Reply

  6. 1701293351_Andre Jonathan : ketika kita mulai masuk di dalam dunia kerja, tentu ada saat-saat dimana kita menginginkan suatu bonus atas usaha dan kerja keras yang kita lakukan jika kita adalah seorang pegawai kantor/bawahan dari bos. bonus tersebut bisa berupa uang, benda, dan kenaikan jabatan. tentu saja dengan adanya bonus itu bisa memacu kita untuk lebih semangat dalam bekerja sehingga prospek dan profit yang kita berikan kepada perusahaan akan semakin lebih baik. namun, kebahagiaan seseorang tidak ditentukan dari uang, benda, dan kenaikan jabatan yang kita peroleh. kebahagiaan seseorang itu relatif, jelas berbeda. namun untuk memperoleh kebahagiaan dibutuhkan usaha, doa, keteguhan hati, dan iman/kepercayaan bahwa Tuhan pasti telah merencanakan hal yang terbaik bagi kita semua.

    Reply

  7. Kebutuhan yang paling mendasar dari manusia adalah kebutuhan akan kebahagiaan, karena dengan bahagia semua terasa lebih mudah.

    Reply

  8. Memang kebahagiaan adalah suatu hal yang sederhana tanpa disadari oleh orang-orang.Kebahagiaan tidak hanya dalam bentuk uang taupun barang tapi kebersamaan pun dapat menimbulkan kebahagiaan.

    Reply

  9. Posted by Kennardi Raharjo Nugroho (01PA2) on December 5, 2013 at 8:57 am

    sebuah imbalan yang baik tentu akan memberikan kebahagiaan kepada orang banyak. imbalan yang baik juga merupakan sumber seseorang bekerja dengan baik bahkan meningkatkan kualitas pekerjaannya karena dia memiliki sebuah tujuan untuk mendapatkan imbalan tersebut sehingga dia dapat merasakan bahwa kerja kerasnya dihargai oleh orang lain.

    Reply

  10. dengan adanya bonus maka akan berdampak memberikan motivasi dan akan meningkatkan kinerja seorang karyawan kepada perusahaan.

    Reply

  11. Menurut saya bonus yang kita dapatkan merupakan hasil dari kerja keras dan sikap baik yang selalu kita terapkan dimana saja. Untuk itulah kita perlu memelihara kerja keras dan sikap baik agar selalu mendapat kemudahan dalam kesulitan.

    01PA2-Ivan Hermawan

    Reply

  12. Saya sangat setuju dengan artikel diatas,karena kalau ada bonus pasti orang menjadi lebih terpacu dalam mengerjakan suatu hal sampai selesai/finish. Karena bonus itu juga sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja seseorang dalam pekerjaannya.

    Reply

  13. menurut saya kalau dikasih uang pasti senang walau belum tentu bahagia..

    Reply

  14. Menurut saya , Bonus itu merupakan hal yang biasa diberikan perusahaan jika ingin menarik karyawan ataupun menarik pelanggan dari luat agar mau belanja / membeli barang di perusahaan beliau.
    selain itu bonus juga merupakan sarana dimana ketika ada perusahaan yang ingin pailit , sang direktur tersebut akan mengeluarkan bonus bonus untuk para pelanggan agar banyak yang tertarik untuk membeli barang dari tempat dia lagi , dan tidak terjadi kepailitan

    Reply

  15. Posted by Thalia on December 5, 2013 at 11:31 am

    Tentu saja. Semua org bekerja untuk mendapatkan uang. Uang adalah motivasi utama, jd jika perusahaan memberikan bonus keuntungan untuk karyawan yg bekerja lebih keras otomatis semua orang akan bekerja lebih keras demi bonus keuntungan itu. uang memang bukan segalanya, tp tanpa uang kita tidak akan bisa apa apa

    Reply

  16. Saya sangat setuju dengan artikel Bonus ini.Setiap kita berhasil melakukan suatu target yang telah kita tentukan pasti kita mendapatkan bonus dari hasil yang telah kita capai tersebut. Sebenarnya bonus tidak perlu kita tuntut, karena bonus akan datang sendiri jika kita melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, lakukanlah setiap target yang kita lakukan dengan fokus agar kita mendapatkan bonus yang kita inginkan.

    Reply

  17. Posted by Muh. Akbar Basit / 01PNO / 1701360015 on December 5, 2013 at 12:01 pm

    menurut pengalaman saya, agar dapat memotivasi manusia tidak hanya dengan bonus namun harus disertai dengan konsekuensi ataupun resiko agar manusia dimotivasi oleh dua hal yaitu keinginannya dan ketakutannya.

    Reply

  18. setuju bahwa bonus bukan hanya saja bersifat materi duniawi tetapi bonus juga bisa bersifat yang bukan materi layaknya kebahagiaan. Karena ada kata bijak adalah “orang yang bersyukur adalah orang yang bahagia”. Semua orang butuh rasa bahagia dan setiap manusia pasti juga akan membutuhkan bonus berupa kebahagiaan tersebut.

    Reply

  19. Posted by Zunvindri on December 5, 2013 at 1:03 pm

    Kebahagiaan sejati tidak dapat diukur melalui materi, tapi hati.

    Reply

  20. Posted by stella lie gunawan on December 5, 2013 at 1:17 pm

    tentang bonus, terkadang sebuah perusahaan lupa akan sesuatu. uang atau bonus yang didapat oleh setiap karyawan bisa membuat karyawan semangat bekerja. tapi terkadang manusia bisa melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh walau tidak dibayar. jika setiap orang merasa nyaman dan bahagia akan pekerjaannya, gaji kecil bukan masalah baginya mungkin. perusahaan seharusnya bisa membuat sebuah kenyamanan dan kebahagiaan bagi karyawannya.

    Reply

  21. Posted by Olivia Rusli on December 5, 2013 at 1:26 pm

    Bonus memang bisa menjadi pemicu yang cukup mujarab untuk seseorang bisa mencapai target. Kadang kita juga bisa menentukan bonus2 sederhana untuk diri kita sendiri supaya bisa semangat belajar / bekerja. Dan jangan lupa juga bahwa Tuhan akan selalu menyiapkan bonus yang begitu besar dan indah apabila kita berbuat baik terhadap sesama dan berbuat seturut kehendak-Nya.

    Reply

  22. terkadang kita lupa bahwa bonus dan keuntungan bukan lah hal yang terpenting. Manusia telah buta dengan harta duniawi dan lupa dengan tujuan hidup mereka untuk memuliakan Tuhan.

    Reply

  23. Dalam artikel ini saya mengetahui bahwa bonus itu di bagi menjadi 3 bagian yang pertama bonus dalam bentuk uang biasa di ambil sekian persen keuntungannya, kedua bonus dalam bentuk jabatan, kenaikan kedudukan dan bonus dalam bentuk kesejahteraan dan ketiga bonus dalam kebahagiaan. Saya sangat setuju sekali bahwa kebutuhan manusia di mulai dari paling dasar yaitu makan, minum, pakaian, rumah, dan lain – lainnya. Selain itu yang paling penting dari kebutuhan adalah KEBAHAGIAAN. Bila seseorang yang memiliki segalanya, belum tentu semua yang dia miliki itu akan menjamin kebahagiaan dalam hidupnya.

    Reply

  24. Posted by septi indah christina on December 5, 2013 at 1:57 pm

    menurut pendapat saya, bonus itu memang sesuatu hal yang menyenangkan seperti bonus naik jabatan, naik gaji. tapi justru hal itu dapat membuat kita menjadi angkuh, sombong, pamer kepada orang lain, merasa paling kaya dan berkuasa. bahkan kita malah tidak mengucap syukur kepada Tuhan. padahal bonus itu adalah pemberian dari Tuhan atau berupa kepercayaan yang diberikan kepada kita. akan tetapi bonus kebahagian terkadang sulit didapatkan karena manusia selalu merasa tidak puas dengan segala yang sudah dimilikinya.

    Reply

  25. dan semakin besar bonus yang dijanjikan, maka semakin besar pula motivasi untuk mendapatkan hal itu

    Reply

  26. Posted by 01PNO-Andrien on December 5, 2013 at 2:13 pm

    Kebutuhan utama jiwa manusia yakni kebahagiaan yang didasari cinta kasih.

    Reply

  27. Ya, menurut saya dengan memberi Bonus maka akan memberikan motivasi atau semangat baru dalam mengerjakan segala sesuatu hal.

    Reply

  28. Posted by hudson on December 5, 2013 at 3:49 pm

    sangat menarik, dengan yang di bahas dalam artikel ini bahwa uang bisa mendatangkan kegembiraan tetapi belum tentu uang adalah hal yang diperlukan pada saat itu untuk mewujudkan kebahagiaan

    Reply

  29. artikel ini bagus, sebab bonus bisa menjadi motivasi kita dalam melakukan tugas / perkerjaan namun harus membuat kita bahagia.

    Hendi Kusuma – 01PA2

    Reply

  30. Posted by 01PNO_Kevin Tanu Wijaya on December 5, 2013 at 4:14 pm

    Untuk mendapat bonus tersebut, kita harus berusaha dalam hal tersebut..

    Reply

  31. Menurut saya Bonus dari sebuah pekerjaan adalah sebuah acuan untuk bekerja lebih giat lagi, karena bonus diberikan jika anda benar-benar berkontribusi penuh untuk perusahaan. Tuhan pun akan memberikan bonus jika anda benar-benar bekerja setulus hati

    Reply

  32. Posted by Henricko Randy Setiawan on January 16, 2014 at 6:49 am

    Menurut saya, bonus merupakan salah satu hal yang penting dalam sebuah perusahaan. Jika perusahaan tersebut untung besar, maka tidak ada salahnya jika memberikan bonus kepada para pekerjanya agar semangat kerjanya tidak menurun.

    Reply

  33. Posted by Sutikno Maysen on January 16, 2014 at 7:34 am

    Menurut pengalaman saya, manusia akan termotif ketika dikasih imbalan atau bonus. Mereka akan bekerja keras demi mendapat sesuap nasi.

    Reply

  34. Tanpa kita sadari, bonus sering kita dapatkan dari Tuhan karena keputusan yang telah kita ambil dalam kehidupan sehari-hari.

    Reply

  35. Posted by Octavianus on January 16, 2014 at 10:17 am

    Menurut saya dalam bekerja,kita jangan termotivasi karena bonusnya tapi lakukan lah pekerjaan itu karena kita suka,agar hasilnya lebih baik

    Reply

  36. mendapatkan bonus dari apa yang telah kita capai menurut saya halal-halal saja dan bahkan menurut saya sangat lah penting untuk meningkatkan semangat dan motivasi. namun sangat disayangkan bila seseorang memberikan bonus kepada seseorang semata-semata terjadinya konteks kecurangan contohnya seperti korupsi. tanpa kita sadari banyak sekali orang mendapatkan bonus yang tidak sepantas nya dan bahkan dapat merugikan orang lain.

    Reply

  37. Posted by sarfina adani/01PNO on January 16, 2014 at 2:12 pm

    tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang menjadi lebih giat bekerja karena dimotivasi dengan bonus yang akan didapat. namun menurut saya terkadang manusia jangan terlalu terpatok pada bonus yang akan didapat karena bila begitu nantinya apabila tidak mendapat bonusnya maka ia akan kecewa. dan saya sangat setuju dengan bapak direktur diatas yang memberikan ‘bonus kebahagiaan’ karena menurut saya kebahagiaan adalah kepentingan utama dalam hidup manusia

    Reply

  38. Posted by sutan hekhmatyar defasan on January 16, 2014 at 4:23 pm

    sutan hekhmatyar defasan 1701350121

    memang semua orang kalau diiming2in bonus, langsung semangat, namun terkadang kita sudah diiming2in bonus oleh tuhan, namun tetap saja beberapa dari kita tidak semangat untuk beribadah untuk mendapatkan bonus.

    Reply

  39. Posted by sarfina adani/01PNO on January 16, 2014 at 4:47 pm

    adanya bonus memang akan lebih memotivasi siapapun untuk dapat bekerja lebih baik tapi menurut saya sebaiknya jangan terlalu menaruh harapan pada bonus tersebut karena apabila ternyata kita tidak bisa mendapatkan bonus kita akan menjadi sangat kecewa. saya juga setuju dengan pak direktur yang lebih mementingkan kebahagiaan karena menurut saya kebahagiaan memang hal yang paling utama dalam sebuah kehidupan

    Reply

  40. Posted by Branov Gerson on January 16, 2014 at 8:36 pm

    bonus memang perlu karena itu bisa memotivasi kita untuk mendapatkan hal yang lebih dan membuat kita lebih serius dan rajin menjalanin sesuatu

    Reply

  41. Posted by Agnasia Fetris S on March 24, 2014 at 4:26 pm

    kata “bonus” bukan hanya berarti “uang”, tetapi juga “kebahagiaan”. saya setuju dengan Pak Direktur dalam artikel ini. Bonus merupakan hal yang dapat mendongkrak semangat kerja kita. Dengan adanya bonus, selain menguntungkan untuk pihak perusahaan maupun karyawan, juga dapat mengetahui sampai sejauh mana kemampuan kita dalam bekerja, serta adanya loyalitas karyawan.

    Reply

  42. menurut saya,bonus memang bisa membuat seseorang termotivasi untuk melakukan sebuah pekerjaan dengan benar, Bonus juga bisa menyebabkan kita bahagia. Tetapi kita menggunakan bonus harus dengan benar,maksudnya setelah kita mendapatkan sebuah bonus. Jangan lah kita menjadi sombong dan meremahkan orang lain yang tidak mendapatkan bonus.

    Reply

  43. Posted by Ian Wesley Simanungkalit on March 26, 2014 at 7:34 am

    Banyak Perusahaan yang ingin sukses dan ingin memotivasi para pegawainya. tapi mereka tidak pernah memberikan sesuatu yang lebih dari itu. sehingga pegawai merasa pekerjaannya tidak pernah “exelent” dari yang biasanya, karna itu “BONUS” sangat diharapkan disini. Tidak berlebihan, dan tidak kekurangan.

    Reply

  44. Posted by ridwan wijaya on March 26, 2014 at 8:08 am

    bonus merupakan salah satu hal yang dapat memaksimalkan kinerja seseorang. Tetapi ketika bonus tersebut tidak dapat diberikan oleh atasan karena tidak memenuhi target yang di inginkan, maka hal tersebut dapat membuat orang kecewa dan kebalikannya dapat membuat kinerja orang tersebut menurun. Tetapi bonus yang paling utama adalah ketika bekerja pekerjaan yang kita sukai, karena hal tersebut dapat memberikan suatu kebahagiaan tersendiri.

    Reply

  45. Posted by Haryanto Thomas on March 26, 2014 at 12:05 pm

    Bonus biasanya berupa upah hasil dari kerja keras seseorang, dan bagaimana menghargainya yah dengan memberikan bonus. Bonus sesuatu yang dikejar orang untuk kesenangan pribadi. Bisa juga untuk memotivasi pekerjanya agar lebih giat bekerja dan tidak telat.

    Reply

  46. Posted by Edi on March 26, 2014 at 4:12 pm

    Semua Orang perlu untuk mendapat reward,bahkan kita terkadang juga harus memberi reward kepada diri kita sendiri berupa semangat,”saya sudah melakukan Tugas kuliah dan sekarang saya boleh pergi untuk menonton bareng temen”
    hal ini membuat hidup kita lebih bersemangat.
    Dan reward kita ke orang lain itu dapat berupa apa saja tidak hanya berupa material tetapi bisa juga berupa pujian atas kinerjanya, dll

    Regards
    Edi

    Reply

  47. Posted by Rinaldy on March 27, 2014 at 1:57 pm

    Bonus memang sejatinya dapat memotivasi orang-orang atau para pekerja nya yang sudah kerja keras. Karena dengan adanya bonus mereka pasti akan semakin bekerja lebih keras lagi untuk memperebutkan bonus tersebut.Bonus memang bukan hanya materi,tetapi terkadang disaat kita menyelesaikan sebuah pekerjaan dengan sukses maka itu bisa dibilang akan menghasilkan bonus kebahagiaan atau bonus rasa bangga terhadap diri kita sendiri

    Reply

  48. Posted by Handi Steven on March 27, 2014 at 3:10 pm

    Bonus memang berguna untuk meningkatkan semangat orang. Namun jangan pandang bonus hanya sebagai suatu prestasi namun sebagai batu loncatan. Dengan begitu, kita akan merasa tertantang untuk melakukan lebih lagi.

    Reply

  49. Menurut saya bonus adalah salah satu cara apresiasi atas sebuah usaha/kerja keras. Dengan adanya bonus, maka orang yang menerima akan merasa dihargai karena ternyata kerja keras mereka di apresiasi melalui bonus. Dengan itu pula mereka akan makin terpacu untuk memberikan kualitas terbaik dalam dirinya , karena mereka merasa dihargai.

    Reply

  50. Posted by Nabila Citra Angguna on March 27, 2014 at 4:25 pm

    memberikan bonus kepada seseorang itu merupakan hal yang wajar apalagi kalo yang diberikan bonus itu telah bekerja dengan baik dan benar, telah berprestasi ditempat kerjanya. dengan memberikan bonus juga dapat membuat seseorang untuk lebih semangat, rajin, dan memotivasinya untuk lebih baik lagi kedepannya. tapi kadang-kadang pemberian bonus ini suka disalah artikan, serta saya setuju dengan pendapat bahwa bonus itu tidak hanya berupa materi melainkan dengan kebahagiaan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: