Bullying

Umumnya korban bullying tidak tahu kalau diri mereka itu adalah korban bullying.

Upset Teenage Girl With Friends Gossiping In BackgroundBullying berasal dari kata bully yang berarti menggertak. Ini bisa terjadi dimana saja bisa di sekolah, pertemanan, fasilitas publik, gereja, lingkungan kerja bahkan dalam keluarga atau rumah tangga. Kalau di sekolah dapat terjadi karena tekanan mental siswa berupa kekerasan fisik dari guru atau sesama siswa misalnya terjadi pemerasan dan pemalakan yang dilakukan siswa kepada siswa yang lain.
Dalam keluarga bisa terjadi karena kepala keluarga atau suami terhadap istri maupun anak sehingga mengakibatkan trauma mental bagi keluarga. Misalnya seorang suami yang selalu melontarkan kata “cerai” terus-menerus membuat istri mengalami tekanan mental.
Dalam lingkungan kerja pun mengalami hal yang sama karena di luar tingkat kedisiplinan atau antar sesama karyawan lantaran persaingan tidak sehat.
Penyelesaian masalah ini dalam lingkungan kerja agak sedikit lebih rumit. Korban bullying terpaksa bertahan karena kalau keluar susah cari pekerjaan. Dalam hal ini HRD atau GA harus cepat tanggap dalam hubungan dengan internal relation, sehingga top management bisa juga mengambil keputusan lebih awal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lantaran pekerja bukan obyek dan bukan mesin, tetapi asset yang harus dipelihara oleh manajemen.
Dalam kehidupan kita sehari-hari akibat bullying bisa-bisa menjadi bom waktu energi negative. Sewaktu-waktu dapat meledak dan berdampak menghancurkan terutama dalam keluarga, sehingga kita semua secara bijaksana harus bisa menghilangkan trauma itu, bukan cukup dengan kata maaf tapi harus diikuti dengan tindakan nyata dan tidak boleh berkepanjangan. Dalam tatanan masyarakan Bullying sangat merugikan. Tindakan yang fatal menimbulkan ketidaknyamanan dalam pergaulan bahkan trauma berkepanjangan sampai kehilangan sahabat. Saya rasa dalam hal ini diperlukan orang-orang bijaksana untuk mengatasi kondisi ini, terutama para pimpinan organisasi publik atau tokoh umat. Peranan mereka bertujuan untuk menyerap energi potensial secara tepat tanpa terlalu berkelebihan dan bisa dipantau dan diawasi secara wajar. Pendekatan humanis lebih sesuai dari pendekatan kebutuhan dan harus dihindari pendekatan dengan perdebatan berlarut-larut atau kekerasan. Kalau kita berkomunikasi dan akhirnya mendapat kondisi ini ada baiknya segera mengambil sikap konsultatif. Silent is golden tapi jangan terlalu lama. Bagaimana kalau bullying itu terjadi baik dari luar maupun diri kita sendiri? Bagaimana kita mengetahui dan bagaimana mengatasinya. Secara komunikasi sosial memang tidak mudah dibaca, tapi pendekatan perasaan saya rasa lebih mudah. Misalnya bagaimana kita merasakan orang itu tersinggung, merasa tertekan, kadang ditutup- tutupi,tetapi akhirnya menjadi kebencian, kedengkian, kemarahan dan segala energi negatif berkuasa atas diri kita. Lalu apa? Semoga kita secara sadar bisa mau dan tahu untuk bisa menghindarkan bullying untuk diri kita pribadi atau untuk orang lain. Dengan demikian damai sejahtera dan aura positif bisa menaungi kita.

103 responses to this post.

  1. Posted by Rendy on March 27, 2014 at 3:29 pm

    memang di kenyataannya masih ada di banyak orang yang di bullying. Tetapi dalam kenyataannya kita harus berpikir positif karena seseorang yang di bullying itu adalah orang yang luar biasa dan beberapa tidak menyadari itu sehingga mereka iri dengan orang yang di bullying. kita bisa belajar apa yang salah dari kita dan beberapa contoh kehidupan nyata banyak artis dan penyanyi besar di america sendiri yang pernah di bullying menjadi sukses contohnya seperti christian bale, madona dan president america serikat Barack Obama ^^, soo untuk yang merasa di bullying semangat trus harus berpikir positif kalau anda adalah orang yang luar biasa GBU

    Reply

  2. Posted by Andi Reva Refiana on March 27, 2014 at 4:37 pm

    Hargailah orang lain maka mereka dapat menghargai kita. Karena dengan adanya bullying sangat merusak sikap kita. Orang yang terkena bullying bisa saja mempunyai dendam terhadap kita, jika korban sakit hati dan dia berusaha untuk maju, contohnya korban bullying tersebut 5-10 tahun lagi menjadi seorang pemimpin atau pengusaha dan kita menjadi karyawan, dia dapat membuktkan ke kita bahwa dia sekarang adalah orang yang hebat, dan kita hanya malu terhadap sikap yang dulu kita lakukan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: