Rejeki

Berilah kami rejeki, pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami

Memudahkan RejekiKenal dengan nama Putut Pudyantoro? Mungkin ada yang tahu, tapi mungkin juga ada yang tidak tahu. Tapi kalau dengar lagu Bapa Kami, pastilah ingat beliau. Sahabat saya satu ini orangnya sangat sederhana, sabar dan murah senyum. Melalui beliau saya dapat rejeki banyak karena punya sahabat banyak bernama Mia Patria (my Country). Sebuah group koor yang unik karena selalu menampilkan gaya daerah.
Suatu saat beberapa tahun lalu mereka tampil di Gereja Kristoforus. Semua peserta menginap di rumah saya supaya mudah menjangkau gereja. Sungguh berkat besar karena malam minggunya kami bercanda dan menyanyi sampai menjelang pagi. Ada yang tidak tidur lanjut misa sampai siang baru tidur. Kenangan manis ini tentu tidak mudah dilupakan. Saat istri beliau meninggal saya hadir. Misa dipimpin bapa Uskup KAJ sendiri. Saat peringatan 7 harinya saya dan istri dan ditemani Ibu Lily Widjaja, kami ke rumah beliau walau kesasar-kesasar tapi sampai juga.
Saya ingat beliau bukan saja karena lagu Bapa Kami, tetapi untuk pemikiran-pemikiran beliau terutama saat-saat harus berjuang untuk menyanyi di hadapan Bapa Suci Paus Benediktus XVI. Saat saat sulit, menurutnya, bahwa Rejeki itu tidak serta merta hadir, tetapi harus berada dalam koridor perjuangan, seperti halnya orang menangkap ikan, bisa pakai pancing, bisa pakai bumbung, bisa pakai Jala dan bisa pakai Trawler pula. Bisa dapat ikan kakap atau ikan teri. Tetapi yang pasti tidak seperti lagu ikan dan udang menghampiri dirimu, itu bukan lautan dan bukan kolam susu,
Tapi kail dan jala menghidupimu !!
Rejeki memang rejeki, tapi alangkah indahnya kalau rejeki itu ada temannya, yaitu pengampunan. Sungguh saya bisa merasakan seandainya kita bisa mendapat rejeki, tetapi di sana tidak ada pengampunan, yakni rejeki yang diperoleh dengan tidak halal seperti merampok dan korupsi, maka saya bisa merasakan bahwa justru di sana akan dirasakan siksaan. Oleh karena itu,
berilah kami rejeki danampunilah kesalahan kami, supaya kami bisa menikmati Rejeki tersebut.
Seorang sahabat saya, Rudy punya pendapat lain, bahwa rejeki diberikan dalam berkat. Ada berkat menerima dan ada berkat menikmati. Ada orang kaya tidak bisa merasakan nikmat kekayaannya,
tapi ada orang miskin yang tiap hari naik BMW, naik Mercedez, dan naik Audi. Ada orang yang bisa menikmati rejeki, tapi tidak punya rejeki. Ada orang punya rejeki, tapi tidak bisa menikmati rejeki. Berbahagialah kita yang bisa mendapatkan sekaligus dua berkat tersebut.
Saya sungguh percaya kita semua anak-anak-Nya mampu mendapatkan rejeki sekaligus menikmati rejeki itu hanya dan hanya bisa melalui penyertaan-Nya dan ungkapan syukur kita diiringi pengampunan, maaf dan berbagi kepada saudara kita yang kurang beruntung. Di kala menyanyikan lagu Bapa Kami, aku selalu merasa sudah mendapat rejeki, terutama dari sahabat-sahabatku yang berbahagia. Tuhan memberkati selalu.

47 responses to this post.

  1. Posted by ivn on May 22, 2013 at 7:38 am

    saya berfikir tiap hari saya meminta rejeki kepada tuhan tetapi kenapa tidak dikabulkan. setelah saya lihat2 saya sudah mempunyai rumah, keluarga yg baik, sebuah kendaraan yg memudahkan saya untuk transportasi . Sebenarnya saya sudah menerimanya tetapi saya belum dapat merasakannya

    Reply

  2. artikel di atas menarik, Tuhan sudah menyediakan rejeki untuk masing-masing orang tetapi tidak langsung, dengan berusaha. berusaha juga harus berusaha dengan cara yang halal. karena jika tidak ada usaha untuk mencari rejeki maka kita tidak akan mendapatkan apa”

    Reply

  3. Posted by Justman Tan - 1601266186 on May 22, 2013 at 3:38 pm

    Rejeki hampir sama dengan beruntung,
    Mendengar kata beruntung, ada sedikit cerita tentang orang yang mungkin adalah orang paling beruntung saat ini.

    Tsutomu Yamaguchi (1916-2010) diakui sebagai salah satu orang yang paling sial di dunia karena mengalami dua kali pemboman atom oleh Amerika Serikat di Jepang. Setelah selamat hanya dengan luka ringan pada pemboman pertama di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945, keesokan harinya dia pergi ke Nagasaki dan juga menjadi korban pengeboman kedua.

    Keberuntungan memang tergantung dari pikirin orang sendiri, misalnya saja saat melempar bola dari jarak jauh dan masuk. Kita mungkin berpikir bahwa sangat beruntung karena tidak banyak orang bisa melakukannya dan itu memang terjadi secara kebetulan, tidak mudah dapat melakukan lagi.

    Reply

  4. rejeki itu bukan hanya sekedar harta tapi bisa dalam banyak hal seperti: kebahagiaan dan bila mana rejeki itu didapatkan dengan halal maka kita akan mendapatkan pengampunan

    Reply

  5. Pengampunan, itu yang menurut saya sulit di dapatkan dan diberikan. mungkin karena gengsi atau apa namun manusia sulit memberikan sebuah pengampunan. padahal Tuhan selalu memberikan pengampunan pada kita yang memintanya. mungkin sikap ini yang harus kita teladani dari Tuhan.

    Reply

  6. sepantasnya dan selayaknya rejeki itu tidak hanya diam di kita,ketika kita mendapat berkat maka kita berkewajiban meneruskan berkat itu. maka kita akan menjadi berkat bagi sesama

    Reply

  7. Seperti yang dituliskan diatas terdapat pendapat bahwa rejeki diberikan dalam berkat. Ada berkat menerima dan ada berkat menikmati. Keduanya saling berkesinambungan. Apabila salah satu dari kedua itu tidak tercapai maka seakan tedapat kekurangan. Sebagai anak Tuhan saya percaya melalui rejeki yang kita dapat apabila kita bersyukur atasnya dan tidak lupa untuk berbagi kegembiraan melalui orang lain maka kedua berkat akan kita rasakan. Kegembiraan melalui orang lain akan membuat betapa beruntungnya kita dan dapat merasakan berkat itu secara maksimal.🙂

    Reply

  8. Posted by Maorel on May 24, 2013 at 6:51 am

    “Berilah kami rejeki pada hari ini dan amupinal kesalahan kami” adalah doa bapa kami yang menurut saya doa yang paling sempurna. Karena hanya pada Dia lah kita berserah dan memohon berkat yang secukupnya serta menerima pengampunan. Tuhan memberkati.

    Reply

  9. rejeki merupakan hadiah yang dikasih dari Tuhan kepada kita, maka setiap rejeki yang telah diberikan itu kita harus selalu syukuri karena itu adalah hadiah terindah yang telah Dia berikan kepada kita.
    rejeki tidak selalu datang tiba tiba di depan mata kita, melainkan kita harus bekerja sangat keras dalam perjuangan kita dalam mencapai kesuksesan maka disana akan ada jalan rejeki untuk datang. Karena Tuhan suka kepada orang yang bekerja keras dibandingkan orang yang hanya menunggu rejeki datang dan tidak bekerja sama sekali.
    Selain itu jika kita telah mendaptakan rejeki kesuksesan maka kita tidak boleh lupa kepada Tuhan yang telah memberikan rejeki kepada kita dan membuat kesejahteraan dalam kehidupan kita.

    Reply

  10. Posted by leonardy on May 24, 2013 at 12:23 pm

    dari bacaan ini,kitadiajarkan mengampuni menrima segala sesuatu,sehingga kita akan mendapatkan rejeki

    Reply

  11. Posted by Johanes on May 24, 2013 at 2:38 pm

    dari bacaan ini kita diajarkan mengampuni menerima segala sesuatu,sehingga kita akan mendapatkan rejeki

    Reply

  12. menurut gw rejeki adalah hak setiap manusia. kita tidak tahu kapan rejeki kita akan datang tetapi yang kita harus tahu adalah cara meperlakukan rejeki yang datang kepada kita seperti terus mencoba maka pasti akan ada rejeki yg datang kepada kita kita juga harus bersyukur kepada Tuhan atas RahmatNya kita bsa mendapatkan rejeki

    Reply

  13. dalam hidup tentu kita mempunyai rejeki, dalam rejeki kita bisa lupa akan segalanya, munculah sifat-sifat serakah, dan sifat-sifat yang buruk dari manusia.
    Tuhan menciptakan anak, dan memberikan rejeki pada manusia. maka dari itulah anak harus dijaga, dan dididik dengan baik, karena anak akan mendoakan kita akan adanya rejeki.
    maka dari itu kita harus bersyukur pada Tuhan agar kita diberiakan rejeki yang berlimpah dan tidak putus atas rejeki yang telah diberikan Tuhan. dengan bersyukur kita sudah mengucap terima kasih atas pemberian Tuhan.

    Reply

  14. rejeki adalah keinginan dari setiap orang,tetapi apa bila kita tidak mendapat rejeki kenapa kita harus mengeluh kepada tuhan? kenapa kita tidak meningkatkan usaha kita untuk mendapatkan rejeki,dan apabila mendapatkan rejeki berlebihan maka sifat sombong dari seseorang akan muncul.

    Reply

  15. Posted by mariantochandra@gmail.com on May 25, 2013 at 7:37 am

    setiap rejeki manusia sudah diatur oleh Tuhan, maka tidak semuanya sama melainkan berbeda dengan orang lain….

    Reply

  16. Semua orang sudah memiliki rejekinya masing-masing. Namun kita harus sadar bahwa rejeki yang kita peroleh haruslah rejeki halal. Seperti kata bapak Adharta bahwa rejeki harus diikuti pengampunan.

    Reply

  17. rejeki itu bisa dinikmati secara nikmat apabila didapatkan dengan cara halal maka dari itu
    carilah rejeki yang halal agar diberkahi tuhan

    Reply

  18. Posted by Dimas Abdul Aziz on May 25, 2013 at 12:24 pm

    Rejeki dapat diperoleh dengan cara memperbanyak berdoa , beribadah dan usaha yg jelas , tanpa usaha rejeki tidak datang dgn sendiri nya

    Reply

  19. Rejeki setiap orang sudah diatur oleh dirinya sendiri pada kehidupan masa lalu dan perbuatannya selama hidup. Tetapi, banyak yang memperebutkan rejeki sampai mengorbankan nyawa orang lain bahkan diri sendiri.

    Reply

  20. Posted by Alfaty Rachmania on May 26, 2013 at 5:00 am

    Rejeki dapat diperoleh dengan cara memperbanyak berdoa , beribadah dan usaha yg jelas , tanpa usaha rejeki tidak datang dgn sendiri nya

    Reply

  21. Posted by emilia agustina on May 26, 2013 at 6:18 am

    benar sekali artikel ini di balik semua rezeki yang kita dapat alangkah baiknya kita bersyukur walau sekecil dan sebesar apapun rezeki itu

    Reply

  22. Posted by emilia agustina on May 26, 2013 at 6:20 am

    dan buat kita janganlah berbahagia dengan hhasil rezeki yang tidak halal atau dengan mmencuri , atau melakuka perbuatan kejahatan lainnya karna itu rezeki yang menurut saya tuhan tidak akan menyertai rezeki tersebut

    Reply

  23. Posted by Melisa / 02PNM / 1601232166 on June 13, 2013 at 3:15 pm

    Terkadang kita sebagai manusia sering lupa untuk bersyukur kepada Tuhan karena banyaknya nikmat, berkat dan rejeki yang diberikan, sampai seolah terasa tidak ada nikmat yang diberikan olehNya. Tetapi, rejeki bukan melulu harta. Ketika kita dihidupkan dalam lingkungan yang baik, memiliki keluarga yang harmonis, itu semua juga termasuk rejeki yang indah yang diberikan oleh Tuhan.

    Reply

  24. Posted by ANDRI / 02PNM / 1601232576 on June 14, 2013 at 3:10 pm

    ketika seseorang berusaha, bekerja keras, berdoa maka tuhan pasti akan membantu memberikan rejeki kepada kita… tetapi sebaliknya orang yang malas-malasan, hanya berdoa saja dan mengutuk tuhan justru tidak pernah mengerti akan rejeki itu sendiri…

    Reply

  25. rejeki adalah pemberian dari Tuhan kepada kita karena kita melakukan hal yang benar dan itu merupakan rejeki bagi kita semua.

    Reply

  26. Menurut saya rejeki adalah pemberian dari Tuhan saat kita sudah berkerja kerasa dan berdoa kepada-Nya, saya juga percaya bahwa rejeki itu sudah di atur oleh Tuhan. Tetapi terkadang banyak orang yang beranggapan bahwa rejeki di atur oleh Tuhan dan mereka tidak berkerja sama sekali, mereka hanya berdoa kepada Tuhan untuk di berikan rejeki tetapi tidak melakukan pengorbanan untuk mendapatkan rejeki ini. Maka dari itu walaupun rejeki di atur oleh Tuhan tetapi rejeki itu tidak turun dari langit, harus ada kerja keras dan pengorbanan yang dilakukan selain berdoa kepada-Nya agar kita mendapatkan rejeki itu.

    Reply

  27. Posted by Herlina_1501177822_04PHJ on June 15, 2013 at 2:09 pm

    Sekecil apapun rejeki yang kita dapat, tetap bersyukurlah.. Karena tidak setiap hari kita mendapatkan rejeki.. Baik itu rejeki banyak maupun rejeki sedikit..

    Reply

  28. Posted by arbart candra on June 15, 2013 at 3:54 pm

    kutipan ini mengajarkan kita untuk selalu berdoa dan percaya kepada Tuhan bahwa suatu saat Tuhan akan membantu kita dan memberikan rejeki kepada kita dengan berusaha dan bekerja keras,intinya adalah kita harus berusaha dan bekerja keras serta dibantu dengan doa maka rejeki itu akan hadir.

    Reply

  29. Posted by khairani bianda on June 15, 2013 at 5:00 pm

    Tuhan itu sudah menyediakan rejeki untuk setiap orang tetapi tidak langsung ataupun langsung. namun disamping itu kita harus berusaha. karena jika tidak berusaha maka tidak akan menghasilkan apapun.

    Reply

  30. artikel ini mengingatkan kita bahwa pentingnya bersyukur atas apa yang kita dapat walaupun itu tidak seberapa karena mungkin itulah rejeki yang tuhan berikan kepada kita

    Reply

  31. rejeki setiap orang sudah diatur oleh Tuhan. tinggal bagaimana cara manusia berusaha dan cara apa yang digunakan untuk mendapatkan rejeki tersebut. janganlah terlalu serakah pada harta dan jangan lupa bersyukur setelah mendapatkan rejeki.

    Reply

  32. Posted by Alvia Oktaviani on June 16, 2013 at 9:14 am

    rejeki bukan hanya hal-hal finansial atau materi. rejeki adalah segala hal baik yang diberikann Tuhan kepada kita. keluarga dan teman adalah rejeki yang paling berharga yang harus kita syukuri dan nikmati…

    Reply

  33. Posted by Justman Tan - 1601266186 on June 16, 2013 at 11:35 am

    Justman Tan /02PNT/ 1601266186

    Rejeki selalu muncul dalam doa setiap orang. Tidak hanya rejeki dalam banyak harta, tapi juga rejeki dalam berbagai hal. Misalnya saja mempunyai rejeki sukses tanpa ada rintangan dalam pekerjaan ataupun dalam pendidikannya.

    Reply

  34. Posted by Steven Yang on June 17, 2013 at 1:17 pm

    Rezeki yang baik adalah rezeki yang bisa dinikmati oleh orang tersebut dan juga bermanfaat bagi orang lain. Saya heran dengan beberapa orang yang sangat kaya tapi ia tidak dapat menikmatinya sama sekali. Bisa jadi ia sangat kaya tapi hanya naik avanza. untuk apa dia mencari rezeki yang banyak kalau begitu?

    Reply

  35. Rejeki adalah suatu anugrah yang kita percayakan bahwa kita mendapatkannya dari Tuhan karena Tuhan memberikannya kepada kita. dan Juga karena kita berusaha untuk mendapatkan rejeki tersebut.Semakin orang itu berusaha dan juga berserah kepada Tuhan, dari pengalaman yang ada, maka orang itu tidak akan pernah merasa kekurangan.
    04PIF Lydia

    Reply

  36. Posted by sandra on June 17, 2013 at 4:49 pm

    Rejeki atau apapun yang saat ini kita punya adalah sudah merupakan aturan dari yang maha kuasa. Kita cuman bisa berusaha semaksimal yang kita bisa namun semuanya tetap tergantung yang diatas.

    Reply

  37. Posted by daniel dwidjayanto on December 5, 2013 at 8:01 am

    Kita harus bersyukur akan rejeki yang kita punya, dan jika kita sudah mempunyai banyak harta maka kita harus membagikan sebagian dari harta kita kepada orang yang berkekurangan. Bukannya kita malah iri dan tidak pernah merasa tercukupi akan kebutuhan kita

    Reply

  38. Posted by Luna Claria Febri on December 5, 2013 at 12:15 pm

    Segala rejeki yang kita punya kita dapatkan dari Tuhan. Namun banyak rejeki, janganlah membuat kita menjadi angkuh. Bantulah sesama yang membutuhkan, teruslah mengucap syukur kepada Tuhan atas segala rejeki yang kita dapat.

    Reply

  39. rejeki itu bukan keberuntungan tetapi hasil dari perbuatan yang kita lakukan pada masa lalu. apa yang kita tanam apa yang kita dapat. jangan pernah menganggap rejeki sebagai salah satu faktor kesuksesan.

    Reply

  40. Kadang saya berpikir, saya lebih pantas mendapatkan rejeki dari anggap saja si A, tapi kemudian saya berpikir lagi, saya tidak benar-benar mengenal kehidupannya, saya tidak tahu penderitaan dan perjuangannya.

    “Rejeki akan datang pada orang yang pantas mendapatkannya.”
    Ini adalah kata-kata dari guru agama saya, dan saya tertarik dengan kata-kata ini. Bagaimana seseorang bisa tahu ia pantas mendapatkan rejeki tersebut? jawabannya ada dalam perjuangannya mendapatkan rejeki dan bagaimana seseorang dapat memberikan 100% dalam pekerjaannya.

    Reply

  41. Manusia adalah milik Tuhan dan Dia merancangkan yang terbaik bagi kita hari ini, besok, sampai seterusnya. Setiap orang pasti menerima rejeki sebagai bentuk kasih sayang Tuhan pada mereka. Manusia tanpa Tuhan tidak memiliki apa-apa. Dia menginginkan kita untuk hidup sesuai aturanNya, bekerja dengan maksimal, sehingga rejeki atau berkat juga melimpah atas kita.

    Reply

  42. Rejeki bukan hanya sesuatu yang besar dan menguntungkan,bahkan saat kita masih bernafas setelah bangun di pagi hari juga merupaka anugerah yang luar biasa dari Tuhan karena kita masih diberi kesempatan untuk berkarya di kehidupan ini

    Reply

  43. Posted by sutan hekhmatyar defasan on January 16, 2014 at 4:35 pm

    sutan hekhmatyar defasan 1701350121

    kita memang harus berserah pada Tuhan, jangan melanggar semua perintahnya.

    Reply

  44. Posted by 04PAW_Gavan on March 24, 2014 at 3:19 pm

    Allah sudah mengatur rejeki kita. tinggal kita apakah sudah menyadari kita sudah mendapatkannya atau tidak. dan jika bisa akan lebih bagus jika kita memberikan sedikit rejeki kita kpada orang yang membutuhkan

    Reply

  45. Posted by Andhika on March 26, 2014 at 12:35 pm

    Artikel yang sangat bagus. Rejeki merupakan hal yang selalu disebut oleh orang dalam setiap doanya. Rejeki banyak dimintakan oleh setiap orang, namun tanpa sadar sebenarnya Tuhan telah memberikannya tanpa diminta, karena rejeki tidak hanya berupa barang materi.

    Reply

  46. Posted by Katrine on March 26, 2014 at 1:33 pm

    Rejeki itu memang datangnya dari Tuhan. Kita bisa meminta dan memohon tetapi apabila Tuhan tidak menghendaki maka tidak akan diberikan. Sebenarnya kita sudah dapat bangun pada pagi hari, menjalani aktivitas selama 1 hari atau dapat makan makanan enak pun adalah rejeki dari Tuhan. Maka dari itu kita harus teteap bersyukur setiap saat.

    Reply

  47. Posted by Rinaldy on March 27, 2014 at 2:22 pm

    Ada banyak orang yang berpikiran rezeki sudah di atur oleh Tuhan YME,tetapi apabila tidak ada usaha sama saja bohong menurut saya,tidak akan ada rezeki tanpa usaha.Dan coba kalian pikir,apabila memang rezeki sudah diatur,maka apakah menurut kalian cara kita mendapat rezeki itu sudah diatur juga ataukah kita yang menentukan?apa bila memang sudah diatur,kasihanlah pada orang-orang di diatur untuk menjadi korupsi.maka menurut saya cara kita mendapat rezeki itu tergantung diri kita sendiri,bukanlah sudah diatur,tapi seberapa banyaknya rezeki kita sudah diatur dan sesuai dengan usaha yang kita lakukan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: