Tas

Bukan TAS bukan kepribadian, kalau tanpa TAS ibarat lenggang kangkung (Dewi Soekarno)

images (15)Saya menyusuri toko-toko di bilangan Bukit Bintang, Kuala Lumpur, sepanjang Jalan Alor yang malam harinya penuh dengan jualan makanan sampai durian Musang King. Sebagian besar toko-toko jualan tas wanita. Hal yang menarik perhatian saya bahwa ada tulisan kenangan dari Ibu Dewi. Saya tidak tahu apakah tulisan itu benar atau tidak, tapi saya sangat tertarik dengan makna dari tulisan itu, sehingga menarik saya untuk mau memberli tas tangan wanita, yang tentu saja harganya semua aduhai. Tas branded original untuk sebagian besar kalangan ibu-ibu dan wanita akan mempunyai nilai lebih bahkan dipercaya dapat menaikan status sosial sang pengguna. Bahkan banyak orang yang seganja menghabiskan ratusan juta rupiah untuk memiliki sebuah tas branded original tersebut. Tas bermerk seperti Coach, Louis Vuitton, Channel, Gucci, Long Champ, Prada, Hermes dll, tentu saja membuat suasana bisnis tas menjadi ramai sekali. Saat saya dan istri mampir di Woodbury Minnesota, United Stated. Kami menyempatkan diri untuk sedikit shopping, tetapi dari jauh terlihat orang antri panjang sekali. Akhirnya kami mendekat ternyata toko Tas Coach, yang sedang sales obral sampai 70 persen. Luar biasa karena sebagian besar pembelinya ibu-ibu dari Indonesia. Setiap orang beli 10 sampai dengan 20 buah. Entah mau diapakan tas begini banyak, jangan-jangan mau jualan. Tas memang menjadi suatu kebutuhan, bahkan boleh disebut kebutuhan pokok, baik untuk pria maupun wanita untuk melengkapi kegiatan sehari-hari. Bahkan ada yang menyebut bisa mengangkat harkat dan martabat, gengsi, penampilan atau juga kelas tertentu, tetapi yang terang tas itu memberikan rasa aman bagi barang-barang yang dibawa di dalam tas, juga memberikan kemudahan cara membawa barang-barang tersebut. Menarik sekali berbicara tentang tas. Tas menjadi pusat perhatian semua orang (terutama para pencopet ya). Di seluruh dunia perusahaan pembuat tas berlomba-lomba membuat design dan daya tarik tersendiri. Tentu dalam kehidupan rohani, ada hal yang juga menarik bahwa apabila kita membawa “TAS” dalam arti tertentu kita akan menaruh segala harta, perhiasan dan apapun milik kita dan mudah kita bawa kemana-mana, yaitu “Hati” kita sendiri. Sedemikian rupa cantiknya sehingga membuat kehidupan kita akan tampil berbeda. Teman dekat saya bertanya “LHO” kok tas disamakan dengan “Hati” manusia? Saya tertawa juga mendapat pertanyaan tersebut. Saya tahu bahwa setiap orang tahu bahwa kemana-mana segala miliknya dibawa jalan-jalan anatara lain harga diri, kebanggaan, cinta, kerinduan bahkan amarah dan benci. Disimpan di mana? Tentu saja disimpan dalam hati. Tetapi tentu barang siapa menghargai betapa bernilainya barang-barang yang dia bawa, maka dia akan menaruhnya dalam tas yang mahal juga sekaligus ia punya penampilan menarik. Semoga Tuhan memberkati dan melindungi kita bersama. Salam dan doa.

17 responses to this post.

  1. Posted by Justman Tan - 1601266186 on May 22, 2013 at 5:43 pm

    Jika berbicara tentang tas memang sungguh menarik perhatian. Tidak hanya wanita, namun di zaman metropolitan dan metroseksual, dimana pria ikut memperhatikan penampilan, mereka pun berlomba-lomba mempunyai tas bermerk mahal dan terkenal dengan harga berjuta-juta rupiah hanya untuk sebuah gengsi, nilai, martabat dan lain-lain seperti tulisan diatas. Namun apakah selalu isi tas itu benar-benar penting dan berharga? Barang yang bernilai tidak selalu penting dan berharga. Menurut saya semua tergantung pada si pemilik. Begitu pula dengan hati. Untuk apa punya tas bermerk dan mahal jika si pemilik tidak bisa merawatnya, menggunakannya dengan baik, memilah barang yang akan dibawa toh akhirnya akan rusak, dan sama seperti tas-tas murahan lainnya.
    Sama seperti hati dimana dikatakan sebagai tempat menyimpan segala sesuatu yang berharga dalam diri kita, semua perasaan. Tetapi jika kita tidak pintar dalam merawatnya, memilah barang apa yang akan dimasukkan, dan tidak menggunakan hati dengan bimbingan dan tuntunan TUHAN, kita akan merusaknya. Mungkin kita bisa memperbaiki. Tetapi ada harga yang sangat mahal untuk memperbaiki sebuah tas branded, begitu pula dengan hati. Ada waktu yang sangat mahal pula untuk perbaikannya.

    Reply

  2. Setelah saya mendengar kata-kata bapak, sepertinya hati dan tas memang hampir mirip karena kegunaannya yang bisa membawa banyak hal sekaligus. Ini berarti tidak hanya tas kita yang memiliki harga mahal dan penampilan menarik namun juga hati kita yang harus kita isi dengan hal-hal baik.

    Reply

  3. Posted by mariantochandra@gmail.com on May 25, 2013 at 7:57 am

    dalam hidup ada barang yang dapat memudahkan kerja kita, seperti tas yang dapat membantu kita dalam membawa barang dalam jumlah banyak….

    Reply

  4. Jaga lah hati anda seperti anda menjaga tas anda dimanapun

    Reply

  5. perumpamaan hati diibaratkan dengan tas adalah hal yang sangat menarik. Secara spontan orang yang tidak mengerti akan makna tersebut akan bingung, mengapa hati disamakan dengan tas. ternyata hati manusia kana selalu membawa hal-hal yang berharga pada dirnya, begitu pula tas, yang akan membawa barang berharga dan menaruh nya di dalam. Tas pun menjadi daya tarik orang, jika tasnya baik dan bagus, maka reputasi dia pun akan tinggi d mata orang lain. Hati pun demikian, jika kita memiliki hati yag bersih dan bags, maka secara otomatis orang-orng akan menghargai kita.

    Reply

  6. karena saya juga wanita jadi saya sangatlah menyukai tas… karena seperti yang kita ketahui ketika wanita berpergian keluar rumah barang2 yang mereka bawa banyak.. jadi mereka membutuhkan tas yang bisa membawa barang2 mereka secara aman, dan tentunya membuat penampilan mereka menjadi modis.. menurut saya tas juga cerminan kepribadian kita.. dan terkadang memang tas merupakan tolak ukur dari kelas sosial kita…

    Reply

  7. Posted by Dimas Abdul Aziz on May 25, 2013 at 4:02 pm

    tas banyak di gemari oleh wanita2 fashion yang akan di koleksi nya , mereka akan mengincar tas2 bermerek seperti di atas

    Reply

  8. Posted by Alfaty Rachmania on May 26, 2013 at 5:03 am

    tas banyak di gemari oleh wanita2 fashion yang akan di koleksi nya , mereka akan mengincar tas2 bermerek seperti di atas

    Reply

  9. Tas disini digambarkan sebagai wadah bagi kita untuk menaruh sesuatu yang penting dalam hidup kita. Kiranya kita diajarkan untuk memperindah dan memperbagus tas itu agar kelaknya kita dapat menaruh sesuatu yang berharga dalam wadah yang berharga juga dalam hidup kita.

    Reply

  10. Artikel yang sangat bagus. manusia bisa diibaratkan seperti sebuah tas yang bermerek. sangat setuju karena manusia dapat dikatakan sebuah ‘barang berharga’ apabila mereka setiap hari membawa harga diri, kebanggaan, cinta, kerinduan bahkan amarah dan benci. dari tas sendiri kita bisa belajar bagaimana agar menjadi ‘tas bermerek’ yang diincar dan diikuti atau bahkan digilai orang lain karena nilai dan manfaat yang kita miliki.

    Reply

  11. Posted by priscilamarcelina on May 26, 2013 at 3:30 pm

    Ide yang menarik menyamakan tas dengan hati. Isi dari ‘hati’ dapat menentukan baik apa buruknya kualitas hati tersebut dan dapat terpancar dari bagaimana kita menjalani dan menanggapi hidup kita sehari2

    Reply

  12. Hati manusia bisa di ibaratkan dengan tas yang menampung semua kepribadian kita didalamnya. karena kepribadian seseorang merupakan harta bagi diri sendiri. sebab kepribadian hanya kita hanya ada dalam kita sendiri dan akan selalu bersama kita.

    Reply

  13. Posted by andre 04PHJ on June 20, 2013 at 10:04 am

    tas memang dapat digunakan untuk menyimpan banyak hal. Saya tertarik membaca artikel ini karena tas disamakan dengan hati, Menurut saya sebaiknya tas itu diisi dengan hal hal yang baik begitu juga dengan hati kita sendiri dan hati kita hendaknya sebagus tas yang bermerk itu

    Reply

  14. Posted by Luna Claria Febri on December 5, 2013 at 1:24 pm

    Rasanya kalau keluar rumah tanpa membawa tas, ada yang kurang. Di dalam tas banyak barang-barang berharga kita taruh, kalau ada barang berharga yang hilang seperti HP dan dompet, rasanya semangat langsung menurun. Jagalah tas kita selalu dimanapun kita berada.

    Reply

  15. tas yang diibaratkan ebagai hati betul sekali mau berapa mahalpun tas kita jika isinya tidak berkualitas akan ssama saja dengan tas murahan

    Reply

  16. tas dapat juga disamakan dengan hati, jika tidak diisi dengan hal-hal baik maka dengan segala keunikan dan permukaannya yang bagus tidak akan tampil spesial dan bahkan akan merusak keindahannya, maka ada baiknya jika kita mengisi hati kita dengan hal-hal baik.

    Reply

  17. Hati adalah tas termahal yang kita punya. Hati selalu dapat membawa emosi kita. Hati tak dapat dicopet orang lain. Hati lebih aman dari pada tas-tas bermerk lainnya. Tuhan menganugerahkan tas terbaik bagi kita, jadi jagalah hati kita.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: