Perseteruan

Setiap perseteruan antara suatu negara dan negara lainnya pasti ada negara lain yang mengambil keuntungan. Seperti mengail di air keruh, demikian kita harus belajar waspada. (Mc Arthur)

Jamane jaman edan, sing penting eling lan waspodo (Soeharto)

images (10)Korea Utara mengumumkan agar semua Duta Besar negara-negara bersahabat agar dalam waktu 14 hari harus meninggalkan PyongYang karena pemerintah DPRK tidak dapat menjamin keselamatan para Duta Besar dan anggota keluargamya jika terjadi peperangan.
Saya rasa ancaman ini cukup serius walaupun negara ini paling suka gertak sambal (kalau sambal pedas lain cerita). Lawannya Amerika dan sekutunya Korea Selatan boleh senyum tapi bisa jadi semuanya akan jadi masalah. Saya kenal benar dengan Pyong Yang dan persiapan perangnya selama hampir 50 tahun. Mereka tahan susah, setia kawan, kompak dan sehidup semati. Beberapa sahabat saya mulai dari duta besar dan berkuasa penuh di Indonesia dan beberapa menteri dan pejabat penting yakin bisa mengalahkan Korea Selatan dalam waktu hitungan jam.
Mengapa dua negara serumpun sebangsa sebahasa ini bisa perang terus (istilah saya adu jangkrik). Pendapat saya kalau dua negara ini bersatu maka negara ini bisa menjadi negara terkuat di dunia. Utara jago berantem, selatan jago dagang, maka habislah negara-negara yang tanggung kaya kita ini. Tapi perseteruan ini yang untung siapa ?
Lona dan Adi sudah menikah 20 tahun, suatu hari karena hujan deras sekali mereka mampir di restoran makan malam disebrang Jalan Tol Tanjung Priok Cawang. Karena naik motor, mereka tidak konvinien kalau melanjutkan perjalanan.
Saat ingin menelpon ternyata HP Adi tidak ada pulsa, lalu pinjam HP Lona, tapi ketika memegang HP itu Adi terkejut luar biasa, karena HP ini bukan milik Lona, tapi di layar tampilan foto Lona, ternyata ini HP milik Girin, sahabat Lona yang juga dikenal Adi. Lona yang tanpa sadar membuka kedok perselingkuhannya, yang sudah dilakukannya dengan Girin. Seribu alasan dikeluarkan Lona, tapi buat Adi setiap kata-kata Lona bagai badai luar biasa. Makan pun sudah tidak bisa ditelan, akhirnya pulanglah mereka berdua. Walaupun masih hujan, bagi Adi rasanya mau menabrakkan motor agar mati berdua. Kini rumah tangga ini berubah menjadi neraka karena perseteruan berkelanjutan.
Baik Negara maupun pribadi perseorangan sama saja kalau terjadi peperangan, maka rakyatlah atau anak-anak yang menderita, tetapi di sisi lain penyebab perseteruan hanya tersenyum saja, bahkan menikmati dan jika perlu mengail di air keruh.
Untuk itu marilah kita menyadari bahwa jika ada perseteruan bisa kita duduk sama-sama. Jangan hitung untung-rugi atau jangan hitung menang -kalah, jangan hitung sakit atau tidak sakit tapi lihatlah berapa besar korban yang akan menanggung penderitaan dan mereka sama sekali tidak bersalah.
Semoga kita semua diberkati dan dilindungi oleh Kasih Tuhan supaya kita mengerti apa yang kita perbuat dan apakah bisa menimbulkan perseteruan! Tuhan memberkati.

11 responses to this post.

  1. Posted by Sugianto on May 25, 2013 at 2:21 am

    Sesuai dengan artikel diatas perseteruan haruslah di selesai dengan baik – baik, kita dapat membicarakannya dan menemukan jalan keluar dari perseteruan tersebut sehingga perseteruan tersebut berakhir🙂

    Reply

  2. perseteruan sangat tidak menyenangkan karena kita akan saling tidak nyaman karena ada masalah dimana mana apalagi apabila kita diancam sana sini karena mempunya masalah, beh ga enak beut

    Reply

  3. Posted by mariantochandra@gmail.com on May 25, 2013 at 8:02 am

    perseteruan dapat dikatakan seperti suatu perkelahian… perseteruan dapat diatasi dengan kepala dingin….

    Reply

  4. perseteruan bukanlah hal yang diinginkan oleh tuhan dalam pemecahan masalah

    Reply

  5. berseteru dengan orang lain nampaknya hanya akan berdampak bagi dirinya pribadi dan lawannya. padahal tanpa diantara mereka pasti ada orang yang besamanya, di bawah lindungannya. Dampak tersebut justru akan lebih mengena terhadap mereka-mereka yang berada di dalamnya. Maka ketka akhir dari perseteruan tersebut, akan terlihat bagaimana hasinya bagi mereka-mereka yang terlibat secara tidak lansung. Maka alangka baiknya untuk berjaga-jaga atau meminmalisrka perseteruan yang ada wlau tidak dapat dihandari secara total

    Reply

  6. betul sekali.. apabila kita berseteru dengan orang lain, kita harus menyelesaikan masalah tersebut dengan cepat yaitu dengan cara membicarakan dengan baik2 tanpa memikirkan siapa yang benar dan siapa yang salah.. karena dalam perseteruan tersebut yang di rugikan bukan hanya mereka saja tetapi orang-orang yang di sekitarnya bisa mendapatkan dampak yang buruk juga..

    Reply

  7. Perseteruan memang terjadi dalam hidup kita. Tetapi akan lebih baik jika kita menjauhi atau secepatnya menyelesaikan perseteruan itu dengan cara yang baik dan benar. Benar dikatakan bahwa jika kita berseteru dengan yang lain maka akan ada orang yang memanfaatkan itu. Kiranya kasih Tuhan menyertai kita agar kita dijauhkan dari perseteruan.

    Reply

  8. Korea selatan dan Korea Utara. dua bangsa serumpun yang tak ada habisnya. saya setuju sekali jika dikatakan kedua negara ini bersatu, akan menjadi negara terkuat di dunia. pasti ada yang mengambil untung dari perseteruan tersebut dan juga pasti ada banyak yang dirugikan. begitu juga dengan hubungan manusia. jika, sebagai contoh, sepasang suami bertengkar, makaakan ada yang diuntungkan dan ada banyak yang dirugikan. anak-anak khusunya adalah yang paling banyak dirugikan dari perseteruan kedua orang tuanya, dan yang diuntungkan adalah orang-orang yang tak bertanggung jawab, yang senang melihat rumah tangga orang lain hancur. alangkah baiknya jika kita menjaga dan merawat hubungan baik dengan siapa saja. jika ada masalah,segera selesaikan dengan duduk bersama.

    Reply

  9. apapun masalahnya, apapun konteksnya…apapun bidangnya, marilah kita berusaha untuk tidak menimbulkan perseteruan..
    janganlah perbuatan kita menimbulkan perseteruan..
    jangan juga mulut kita menimbulkan perseteruan..
    berusahalah memelihara kondisi dengan baik dan bijak.

    Reply

  10. Posted by priscilamarcelina on May 26, 2013 at 3:30 pm

    Banyak perkelahian dan perseteruan yang berkepanjangan terjadi karena tingginya ego seseorang.. entah ia tidak mau mengalah, tidak mau menyerah, atau tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. Ini menutup kesilahturahmian antar banyak orang dan juga menghambat perdamaian dan pencarian solusi untuk terjadi.

    Reply

  11. “Jangan hitung untung-rugi atau jangan hitung menang -kalah, jangan hitung sakit atau tidak sakit tapi lihatlah berapa besar korban yang akan menanggung penderitaan dan mereka sama sekali tidak bersalah” saya setuju dan ini memang benar, semoga dengan ini kita mengerti apa yang kita perbuat dan apakah bisa menimbulkan perseteruan!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: