Bersambung

Kehidupan itu seperti novel yang belum selesai ceritanya, “bersambung”. Atau nonton film seri “to be continued”

images (4)Sehabis nonton film “the legend of the fall” di HBO yang di bintangi Brad Pitt. Filmnya berdurasi panjang tapi dipenggal-penggal, namun penonton bisa berlinang air mata. Kisah dramatis keluarga yang memiliki 3 anak lelaki Alfred, Tristan dan Samuel. Sungguh indah ditonton (boleh beli VCD-nya). Karakter yang diperankan oleh bintang-bintang ternama juga bagus sekali.
Sehabis saya dan istri nonton, saya menerima BBM di group. Seorang ibu bilang film ini sudah ditonton berulang-ulang tapi anehnya setiap diputar kepingin nonton lagi dan air mata selalu mengalir. Saya memiliki 3 anak laki-laki juga dengan karakter berbeda-beda dan tentu saja Tuhan telah mengaturnya semuanya baik adanya.
Hidup memang ibarat film seri, yang saat kita tidur terbaca “to be continued” atau “bersambung” dan kita tidak tahu apa kelanjutan ceritanya, tapi kita pemainnya.
Mengapa hidup itu demikian menarik? Tuhan menciptakan hidup manusia juga menjaga melindungi dan memikirkan apa yang terbaik buat hidup. Salah satunya adalah menciptakan rahasia alam dan tentu saja karena Rahasia ini membuat suatu pengharapan yang luar biasa. Ambil saja kisah kebahagiaan. Ada yang berkata kalau kebahagiaan itu bisa dibeli, maka yang memiliki hanya orang kaya saja. Sedangkan orang miskin gigit jari. Sebaliknya kalau kebahagiaan memilih tempat maka bumi akan berat sebelah! Jadi, sumber suka cita justru datang karena Tuhan begitu adilnya. Hanya kepada orang di mana Dia berkenan, di sanalah kebahagiaan ada dan hanya bisa dimiliki oleh hati yang penuh syukur, jujur, dan bersih serta hidup dalan terang Tuhan.
Seandainya saja kita tahu kelanjutan cerita kehidupan kita, mungkin akan terjadi penderitaan yang besar sekali, bisa keluar keringat dan darah seperti yang terjadi di Taman Getsemani, tapi Kasih Tuhan membimbing kita untuk sementara dulu, besok akan disambung lagi.
Lalu, apa yang kita persiapkan untuk cerita lanjutan besok? Semuanya terserah sutradara. Sebagai pemain atau pemeran utama kita hanya bisa mempersiapkan diri bermain sebaik baiknya. Semakin baik peran kita, ceritanya akan semakin indah ditontonnya. Dan siapa saja yang terlibat dalam cerita ini akan penuh suka cita.
Tuhan memberkati kita semua. Mari kita semua mengambil peran terutama kisah keselamatan umat manusia. Kita semua adalah peran utamanya. Salam dan doa.

21 responses to this post.

  1. Kehidupan itu ibarat sebuah film seperti yang dikatakan oleh penulis seperti diatas yang didalamnya bisa kita buat cerita yang indah, namun kita hanya pemain dalam film ini, Tuhan adalah sutradaranya.
    Yang perlu kita lakukan adalah bersyukur dan ikhlas dalam menjalani kehidupan ini, sesuatu tidak akan terasa berarti didalamnya jika tidak pernah ada kata mensyukuri.
    Apa yang akan kita lakukan esok hari merupakan perbaikan dari apa yang kita sudah lakukan hari ini. (Robert Yohanes,11120207,2MAK2)

    Reply

  2. sesuai dengan kata kata di atas,,,, kehidupan itu bagaikan sebuah drama,,,, dimulai dari awal kisah,,,, habis satu buku, akan ada buku lanjutan,,, sampai akhirnya the end dengan ending yang bagus,,, begitulah kehidupan manusia

    Reply

  3. harusnya kita harus bisa merencanakan buku kehidupan apa yang akan kita jalanin untuk hari hari kedepan…. membuat biografi akan masa depan, yang menulis biografi masa lalu dalam sebuah buku

    Reply

  4. I like this..🙂 memang kehidupan ini penuh dengan teka teki kita tidak tahu apa cerita selanjutnya di hidup kita,,saat kita tertidur pun kita tidak tahu apa yang akan terjadi saat kita tidak sadarkan diri dan saat besok pagi entah kita masih bisa bernafas lagi atau tidak semua hanya Tuhan yang tahu.

    ada bagian kata yang saya suka yaitu “Sebagai pemain atau pemeran utama kita hanya bisa mempersiapkan diri bermain sebaik baiknya. Semakin baik peran kita, ceritanya akan semakin indah ditontonnya. Dan siapa saja yang terlibat dalam cerita ini akan penuh suka cita.
    God bless you🙂

    Reply

  5. selamat malam. great artikel.
    Tuhan telah memberikan kehidupan yang luar biasa. sya sangat setuju dengan kata-kata bahwa apabila kita mengetahui hariu esok pastilah kita akan sangat takut dan menderita sekali. tapi Tuhan membuat itu bersambung supaya kita perlahan-lahan belajar dari setiap yang terjadi dan percaya padaNYA disetiap keadaan DIA ada untuk kita.
    menurut saya kebahagian tidak akan pernah diukur dengan harta namun kebahagaian itu pilihan bagi diri kita. saya pernah membaca buku joel osten yang dari intinya dia berkata bahwa bahagia itu piliha diri kita sendiri kita memilih bahagia / tidak ??!!
    jadi mulailah belajar mensyukuri apapun kehidupan kita dan miliki sukacita disetiap harinya. anda pasti akan menemukan kebahagian anda.
    dan terlebih lagi kita sudah mendapatkan kebahagian tersebut melalui karyaNYa yang mati dikayu salib.

    Reply

  6. Hiduplah untuk hari ini saja, maka pikiran pun akan tenang. Lakukan terbaik untuk hari ini.

    Reply

  7. Perjalanan hidup setiap orang berbeda-beda. Setiap orang bisa saja mengalami pengalaman yang berbeda. Tuhan yang mengatur semua namun kita tetap dapat memilih apa yang akan kita perbuat baik itu perbuatan baik atau yang tidak baik. Semua itu tergantung kepada orang yang menjalaninya. Mengalami pengalaman yang berbeda-beda dapat membuat seseorang menjadi yang lebih baik untuk mempelajari pengalaman itu sendiri supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan atau orang itu akan terus gagal apabila orang tersebut tidak menghiraukan pengalaman diri nya sendiri atau orang lain. Maka perbuatlah yang baik untuk kehidupan kita supaya kita dapat menjalani hidup dengan penuh kepercayaan kepada Tuhan bahwa Dia selalu menemani hidup kita.

    Reply

  8. kutipan ini sangat benar. kehidupan memang seperti sebuah film atau novel yang bersambung. terkadang disaat kita tidur di malam hari, sempat terpikir di benak kita, “bagaimana hari esok”. tapi kita tidak akan tahu esok akan bagaimana. kita hanya bisa menjalankan peran kita dgn baik di keesokan hari. walau begitu, kita tetap dapat memohon kepada Tuhan supaya esok hari akan slalu baik dgn berdoa. dan tetaplah bersyukur setelah kita melihat smua itu baik ataupun buruk. karena kehidupan tidak akan berjalan mulus. pasti ada baiknya dan buruknya. yang terpenting “TETAPLAH BERSYUKUR DI BERBAGAI KEADAAN”. GBU Always.

    Reply

  9. Dari bacaan ini saya mendapatkan bahwa .didalam film ada sutradanya dan pemeran utama, jika dikaitkan dengan kehidupan nyata maka Tuhan lah sutradanya dan kita pameran utamanya san cerita bersambung yang tidak tau kehidupan nantinya akan Gimana . Apa itu baik atau buruk ?? Tapi kita harus tau bahwa Tuhan kita itu baik,Dia selalu merencanakan segala sesuatu yang kita butuhkan. Maka jika saat ini kita sedang dalam keadaan terpuruk janganlah berhenti untuk berjuang sebab kehidupan kita seperti film tersebut…kapan buruk n baik siapa yang tau!! Thanks

    Reply

  10. Perjalanan hidup kita pasti akan terus berlanjut sampai Tuhan berkehendak untuk menghentikan kehidupan kita didunia ini. Tetapi banyak sekali orang yang menjalankan sebagian dari kehidupannya bernasib buruk, hal itu terjadi karena adanya tindakan kita sebagai pemeran utama dalam kehidupan kita yang tidak menjalankan kehidupannya dengan baik. Hari besok akan terus berlanjut tergantung kehendak Tuhan karena manusia hanya dapat berencana dan Tuhan yang berkendak atas hidup kita.

    Reply

  11. Hidup itu seperti sebuah film yang terus bersambung dan berlanjut sampai peran utamanya meninggal dunia. Karena hidup setiap orang berbeda-beda, memiliki perannya masing-masing dan tidak dapat digantikan dengan yang lain.
    Karena setiap orang berbeda dan memiliki peran masing-masing begitu juga pandangan mereka akan makna kebahagian juga berbeda. Ada orang yang mengukur kebahagian dari materi ada juga dari kedamaian hati.
    Tetapi kasih antara kita dengan Tuhan, kepada sesama juga merupakan kebahagian, karena dasar kasih adalah kedamaian dan cinta kasih sehingga menimbulkan kebahagian dan ketentraman dalam hidup.
    Jadi seperti apa kehidupan kita selanjutnya ditentukan dari apa yang telah kita lakukan hari ini. Karena hukuman sebab akibat berlaku dalam kehidupan kita.

    Reply

  12. Hidup? ada takdir ada nasib. Takdir sudah tidak bisa diubah namun nasib dapat diubah. Hidup itu indah jika kita mensyukuri segala sesuatu yang kita miliki. Tidak menuntut terlalu banyak kepaa Tuhan, selalu merasa tercukupi. Hari depan adalah harapan dan hari ini adalah perumpamaan, gunakanlah hari-harimu sebaik mungkin agar tidak menyesal di kemudian hari🙂

    Reply

  13. Posted by Linda on March 14, 2013 at 5:50 am

    learn from yesterday, live for today and hope for tomorrow.. jangan lupa mengucap syukurr ..

    Reply

  14. Ya benar . Perjalanan hidup itu menurut saya seperti olimpiade lari . Sampai saatnya Pemimpin olimpiade itu menghentikan olimpiade , kita baru akan selesai . Menurut saya , kita harus mengucap syukur setiap hari . Karena ketika kita masih di beri kepercayaan untuk menyambung hari esok itu bertanda masih ada kesempatan yang di kasih Tuhan Untuk kita agar kita masih lebih baik . Jangan pernah khawatir dengan hari esok , karena hari esok punya kesusahan sendiri . Selalu lakukan yang terbaik buat hari ini karena kita ga akan bisa mengulang waktu . jadilah history maker yang baik sampai kita menyelesaikan hidup ini🙂

    Reply

  15. saya setuju dengan artikel diatas kadang kehidupan itu seperti novel yang bersambung… karna kita sering berpikir apa yang akan terjadi esok hari …tapi .tuhan sudah mengatur semuanya yang terbaik untuk kita semua ..karna tuhan yang berkuasa untuk semuanya … dan kita hanya bisa bersyukur dan menikmati semuanya yang sudah diberikan oleh tuhan….

    Reply

  16. Posted by Yunita on March 14, 2013 at 1:47 pm

    Memang lebih baik kita tidak mengetahui apa yang terjadi di masa yang akan datang. Karena jika kita mengetahui baik buruknya kehidupan kita di masa yang akan datang maka kehidupan kita akan berubah. Misalnya seperti ini misalkan kita diramal dikemudian hari kita akan kaya. Karena mengetahui nasib kita akan baik maka kita menjadi malas untuk melakukan kegiatan dan tidak berusaha. Padahal dgn melakukan kegiatan dan berusaha itu kita bisa membuat diri kita kaya. Tetapi karena kita malas kita jadi merubah nasib kita sendiri. Ataupun jika kita mengetahui kita akan bernasib sial kita malah merasa takut dan melakukan hal” yang aneh yang malah akan membawa kita ke arah kesialan tersebut. Biarkan hidup ini menjadi teka teki yang harus kita perjuangkan baik buruknya

    Reply

  17. Saya jadi teringat lagu misteri ilahi yang saya lupa siapa yang menyanyikannya “segala yang terjadi dalam hidupku ini, adalah sebuat misteri ilahi. Terima cobaan sebagai ujian, kehidupan…….”
    Benar sekali dikatakan bahwa hari esok itu tidak ada yang tahu tetapi persiapkanlah diri untuk menyambutnya dengan suka cita.
    Sesulit apapun yang akan terjadi esok hari, harus diterima dengan ikhlas. Karena mau tidak mau, suka tidak suka itu pasti akan datang dan terjadi.
    Saya selalu percaya bahwa semua yang terjadi pada manusia di masa lalu, masa sekarang, dan dimasa yang akan datang, sudah diatur dan direncanakan oleh Tuhan. Dan saya juga percaya, Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya. Terimakasih.

    Reply

  18. bersambung “didalam kehidupan ini kita sebagai pemeran utama yang mengikuti perintah dari allah sebagai sutradara, tapi kita juga bisa menginprove agar peran kita menjadi yang terbaik, dalam cerita tersebut”

    Reply

  19. Posted by Anindea A. on March 24, 2014 at 12:06 pm

    nice… so, yesterday is history and tomorrow is mystery. Kita harus terus bersyukur dan berusaha. karena baik atau buruknya kehidupan kita, kita yang dapat merubahnya sendiri tak hanya sekedar mengandalkan atau memohon Tuhan.

    Reply

  20. Posted by dwi wahyu jatmiko on March 26, 2014 at 2:18 pm

    kehidupan yang kita jalani hari ini sudah men jadi kenyataan, dan hari esok masih menjadi bayanagan dan angan-angan, maka syukurilah kehidupan yang sedang berjalan dan kita harus mampu mengimbanginya

    Reply

  21. Posted by auditiaharival on March 26, 2014 at 3:39 pm

    kehidupan bagaikan sebuah film atau novel yang bersambung ,diamana kita sebagi pemeran utamanya dan tuhan sebagai sutradaranya, penuh misteri dengan tambahan bumbu drama dan konflik pribadi, sebagai pemeran utama kita dituntut berperan sebaik-baiknya, semakin baik peran maka akan semakin indah pula film ini untuk disaksikan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: