Milestone

Setiap peristiwa penting akan menjadi tonggak sejarah (milestone).

milestone02Ada sebuah novel lama sekali dengan judul Milestone ditulis oleh Margareth Michel dan yang menginspirasi dibuatnya film Gone with The Wind, yang ditulis oleh Sydney Howard dengan durasi 4 jam. Film itu diluncurkan pada tanggal 17 Januari 1940 dan diputar perdana pada tanggal 8 Pebruari 1940 atau 73 tahun lalu. Film yang dibintangi oleh Clark Gable sebagai Rhett Butler, Vivian Leigh sebagai Scarlett, Thomas Mitchel sebagai Gerald O’hara, dan Barbara O’ Neil sebagai Ellen O’ Hara. Kisah Cinta semasa perang dunia memang paling banyak ditulis orang.
Saya sendiri sudah membaca novel tersebut dan sangat terkesan sekali tentang cerita yang diingat sepanjang masa. Itu sebuah kisah cinta yang penuh romantika. Kisah yang indah ini mengukir sejarah dengan memenangkan 10 academy award.
Sesungguhnya dengan mencatat suatu peristiwa penting apa saja yang kita alami, kita sudah mengucap syukur kepada Tuhan, salah satunya adalah tanggal kelahiran kita. Ini adalah potongan dialog dalam Film GWTW dan indah sekali. Pernyataan itu membuat saya harus mencatat bahwa mengenang orang tua kita adalah pencatatan peristiwa kelahiran maupun kenangan indah bersama mereka. Apalagi peristiwa-peristiwa berharga, baik manis, pahit atau asam sejauh itu diletakkan dalam Kasih Tuhan maka akan menjadi ungkapan syukur bagi kasih Tuhan yang dicanangkan buat kita.
Ada suatu peristiwa yang saya alami secara pribadi antara tahun 1962 sampai dengan 1967. Selama lima tahun lebih kami sekeluarga mengalami sangat sulit terutama dalam hal makan. Kami sekeluarga kakak adik 10 orang dengan orang tua kami hanya makan sekali kenyang dalam sehari. Itupun duduk sama sama seluruh anak-anak dan papa mama kami lalu makanan ditakar. Peristiwa ini terukir di hati kami kakak adik semua. Dari sana menjadi suatu milestone kami untuk berjuang menjadi anak-anak yang penuh dengan tantangan untuk survive dalam kehidupan. Keadaan ini juga membuat kami semua yakin bahwa Tuhan tidak menyiksa kami melainkan memberikan kekuatan bagi kami semua untuk bertahan.
Bagaimana sebuah Gereja bisa bertahan? Salah satunya adalah nama yang disandang seperti Santo Kristoforus, karena sejarah yang dilalui, baik suka dan duka, susah dan senang, sukses dan gagal tapi semua memberikan nilai kekuatan untuk tetap bertahan. Demikian juga kita semua menyandang nama-nama santo dan santa yang melindungi kita. Di sini kita catat sebagai suatu peristiwa yang begitu indah.
Semoga kita bisa mencatat kembali setiap peristiwa penting yang terjadi dalam diri kita. Mari kita menjadikannya sebuah milestone atau catatan sejarah dalam kehidupan kita. Dengan mencatatnya saja berarti kita sudah menyatakan syukur kepada Tuhan, yang telah begitu baik dan begitu mencintai kita sebagai anak-anak-Nya. Semoga Tuhan memberkati kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: