Idola

Memiliki idola sama dengan memiliki pengharapan (Adh).

Pertandingan tenis Australian Open 2013 sudah selesai dengan Novak Djkovic sebagai juara tunggal putra mengalahkan Andy Murray dari iInggris. Tentu Djokovic menjadi idola banyak orang apalagi sekarang dia berada dalam rangking nomor satu dunia. Kalau dahulu banyak ibu-ibu hamil sudah mengidamkan agar bisa dipakai untuk nama anaknya.
Memang pemberian nama tidak terlepas dari idola orang tua. Bagaimana mengartikan nama tersebut juga penuh pengharapan agar kelak anak tersebut bisa seperti apa yang diharapkan orang tua. Karena hal tersebut saya suka sekali memperhatikan nama orang, karena setiap nama memberikan arti, walau Shakespeare mengatakan “apalah arti sebuah nama” tapi nama tetap nama yang pasti memiliki sebuah arti.
Berpijak dari pengertian Idola, kita khususnya orang Katolik memiliki tiga nama sekaligus. Pertama adalah nama pemberian. Kedua nama baptis atau permandian. Ketiga adalah nama penguatan. Sekilas nama-nama itu mungkin sudah kita lupakan, tetapi nama yang melekat pada diri kita tidak pernah melupakan kita.
Ini sebuah kisah nyata di Jerman. Seorang ayah memberikan nama anaknya Lukas. Suatu hari anak itu sakit keras sekali dan hampir tidak tertolong karena mereka hidup di desa yang jauh dari kota. Saat-saat kritis itu lewatlah serombongan tim Palang Merah yang menolong korban perang. Alkisah Lukas si kecil mendapat pertolongan seorang dokter yang juga bernama Lukas.
Setelah dewasa Lukas menjadi seorang admiral terkenal dari Jerman karena lobi perdamaiannya. Pada suatu saat beliau bertemu dengan Bapa Suci Paus dan kisah pertama diceritakan. Beliau mendapat pertolonngan Santo Lukas. Lalu, Bapa Suci mengatakan bahwa nama itu adalah idola setiap Manusia, terutama pengharapannya dan hidup. Seperti kita meletakkan nama Yesus Kristus, sebagai idola kita, maka dia akan hidup dan memberikan pertolongan kepada kita. Kisah ini diangkat saat penanda tanganan perdamaian di mana Jerman dibagi dua dan selalu menjadi ingatan bahwa nama memang penuh arti.
Mari saya ajak semua sahabat untuk menulis namanya di atas sebuah kertas putih. Lalu coba kita tulis dibawahnya apa arti nama kita. Kalau tidak ada arti apa pengharapan di balik pemberian nama itu, setelah itu gulung kertas tersebut dan kita tunggu 2 hari. Kemudian kita buka gulungan kertas itu lalu kita tulis dibawahnya lagi apa yang kita peroleh dari nama kita dan setelah itu kita simpan. Seminggu kemudian kita coba buka kertas itu lagi dan kita resapi makna nama itu. Anda akan terpesona dengan permainan ini dan luar biasa. Apa lagi selama menulis letakkan dalam doa dan pengharapan.
Saya mengidolakan nama seorang pujangga besar William Shakespeare karena banyak tulisan-tulisan dan kisah-kisah yang bagus, terutama kisah kisah cinta yang bagus bagus. Saya juga mengidolakan para pahlawa terkenal seperti Mc Arthur. Juga pahlawan di dalam negeri seperti Jendral Sudirman yang berjuang melawan penjajah sekaligus berjuang melawan kanker paru-paru dan harus wafat di usia 30 tahun tapi sudah menjadi Jendral besar.
Idola memang memberikan semangat. Nama Permandian saya Fransiskus Xaverius dan nama penguatan saya Antonius yang memberikan pengharapan saya akan pertolongan mereka dalam diri saya sehari-hari. Nama saya Adharta (yang punya Google Tranlate bisa lihat dari nama Irish) yang artinya Ibadah. Nama ini hasil pemberian seorang Pastor Irlandia (namanya sudah lupa) saat saya masih SD, karena saya masih pakai nama China, Ong KoK I yang tentu punya makna sendiri dari pengharapan papa mama saya.
Semoga idola-idola yang hidup dalam hati kita bisa menjadi hidup lebih hidup terutama nama Yesus Kristus sebagai idola utama kita.

28 responses to this post.

  1. nama saya andre, yang kata ibu saya diberikan oleh suster di rumah sakit bersalin tempat saya dilahirkan karena ibu saya sudah kehabisan ide untuk menamai anaknya..:,)

    Reply

  2. Posted by Leonard Arden ubm on March 8, 2013 at 9:52 am

    menurut saya juga begitu, setiap nama memang memiliki arti, namun sebenarnya saya juga sependapat dengan kalimat yang terucap dari shakespeare, dimana ia mengatakan “apalah arti sebuah nama”, dimana mungkin ada seseorang yang memiliki nama yang kurang bagus atau mungkin tidak memiliki arti yang berarti sama sekali namun perbuatannya baik dan namanya dikenang oleh orang lain, jadi semua itu kembali ke dalam diri masing-masing. nama hanyalah sebuah judul pada sebuah buku, dan perbuatan kita adalah isinya.

    Reply

  3. saya tertarik ketika membaca tentang idola..Karena saya beranggapan dengan adanya tokoh idola ini seseorang menjadi lebih semangat dan terpacu dalam hidupnya untuk mengikuti idolanya tersebut..Apalagi jika kita memiliki idola yaitu Yesus sendiri, saya percaya bahwa di dalam diri kita sudah timbul kasih, sukacita, kesabaran dan mau berkorban bagi orang lain seperti teladan yang diberikan oleh idola kita tersebut..GBU..

    Reply

  4. Pengidola adalah Seorang yang memberikan kita semangat dan harapan di masa yang akan datang, orang itu bisa menjadi Idola kita karena dia mempunyai kemampuan dan bakat yang lebih dari diri kita. idola adalah inspirasi kita dan membuat kita mencapai tujuan.

    Reply

  5. Posted by meyliani on March 13, 2013 at 4:02 am

    idola biasanya di jadikan patokan seseorang semoga anaknya bisa dapat seperti idolanya yang di harapkan dalam bayangannya….tetapi belum tentu kedepannya akan seperti itu…so kita hanya berharap saja..

    Reply

  6. Saya tidak pernah tahu arti dari nama saya, karena orang tua saya tidak pernah kasih tahu, tapi walaupun begitu saya tahu bahwa nama yang diberikan kepada saya adalah hal yang sangat berarti. karena pastinya mereka bukan asal-asalan memilih nama dan mereka memilih nama saya ini tentu saja untuk menunjukkan identitas saya lewat nama yang mereka berikan. Jadi, ketika nama saya dipanggil, maka itulah saya, identitas saya.

    Reply

  7. memiliki idola berarti memiliki pengharapan minimal sama dengan orang yang kita idolakan. bagus juga untuk treatment mental

    Reply

  8. Idola bisa di jadikan sebagai patokan , untuk bisa menjadi seperti mereka ,
    contoh kita mengidolakan seorang jokowi , mungkin kedepanya
    kita bisa menjadi seperti jokowi .

    Reply

  9. Posted by emilia agustina on May 26, 2013 at 6:08 am

    benar sekali artikel diatas karna dengan seseorang yang kita diidolakan membuat kita ingin seperti yang kita idolakan tanpa kita sadari dia menjadi motivasi kita agar kita bisa seperti dia

    Reply

  10. Posted by emilia agustina on May 26, 2013 at 6:09 am

    oleh karna itu marilah menjadi pengidola yang cerdik dan mau menjadi pengidola yang akan bisa berhasil seperti yang kita idolakan

    Reply

  11. positifnya memiliki idola adalah menjadikan idola sebagai patokan yang tentunya kita berbicara idola yang positif bukan mengidolakan sesuatu yang negatif ya..

    Reply

  12. Setiap orang tentunya mempunyai idola masing-masing. Idola yang dimiliki seseorang bisa dijadikan contoh untuk orang tersebut untuk bisa berkembang ke arah yang lebih baik lagi. Dan biasanya orang-orang menjadikan idolanya sebagai sumber motivasi.

    Reply

  13. Posted by cheri meirani on June 14, 2013 at 5:41 pm

    iyaaa aminnn pak Yesus kristus it juga idola saya pak saya banyak beljar dari Tuhan kita Yesus Kristus yang luar biasa tp di dalam dunia saya juga menyukan persepakbola messi pak sehingga terkadang saya sering memakai baju barcelona yang memberikan semangat positif

    Reply

  14. saya sangat setuju dengan artikel diatas, ketika membaca tentang idola saya beranggapan dengan adanya tokoh idola ini seseorang menjadi lebih semangat dalam hidupnya untuk mengikuti idolanya tersebut.kita memiliki idola yaitu Tuhan kita, saya percaya bahwa di dalam diri kita sudah timbul kasih, sukacita, dan kesabaran pada diri kita.

    Reply

  15. Posted by stefano agung allorante on June 15, 2013 at 12:21 pm

    saya tertarik dengan kata idola,karna mamah saya bilang dulu nama saya bukan stefano tapi setelah nama saya di ganti menjadi stefano saya pun menjadi idola para wanita.

    Reply

  16. seseorang sangat menginginkan apa yang ada di dalam diri idolanya sendiri,karena mereka merasa bahwa jika merasa mempunyai kesamaan terhadap idolanya maka akan terasa keren dan tentu saja akan mningkatkan keprcayaan diri,tetapi kita harus sadar bahwa tidak semua yang ada di idola kita kita paksakan untuk menyamainya karena tidak semua sikap atau sifat seseorang sama,lebih baik idol kita jadikan penyemangat dalam melakukan aktivitas dan mungkin menjadikannya moodbooster kita

    Reply

  17. Posted by Justman Tan - 1601266186 on June 16, 2013 at 11:47 am

    Justman Tan /02PNT/ 1601266186

    Idola memang manjadi patokan hidup kita. Kita sering kali menjadikan idola kita sebagai contoh yang ingin kita capai dalam hidup yang ingin kita capai. Seperti idola saya Lee Chong Wei, saya buka ingin menjadi pemain badminton hebat seperti dia, tetapi saya ingin bisa tampil berusaha keras seperti dia untuk mencapai tujuan.

    Reply

  18. Posted by MICHAEL 04PHJ on June 20, 2013 at 1:02 pm

    Saya sendiri memiliki idola yaitu atlit sepakbola Cristiano Ronaldo. Meskipun saya di bidang programming , tetapi ada beberapa hal yang bisa saya petik dari ronaldo yaitu kegigihannya dalam latihan. Berdasarkan pengakuan teman satu klubnya , setelah selesai latihan intensif bersama dan semua pemain sudah mau pulang , ternyata ronaldo masih berlatih sendirian di gym. Ia adalah pemain yang paling awal datang dan paling akhir pulang.

    Reply

  19. Posted by Hendri on December 5, 2013 at 6:59 am

    Idola bisa di katakan sebuah panutan bagi diri kita. salah satu contoh saya memiliki sebuah idola band Nirvana. Karena saya mengidolakan band tersebut, itu membuat saya meminati musik musik yang memiliki aliran selaras dengan nirvana.

    Reply

  20. Menurut saya memiliki seorang idola bukanlah hal yang buruk jika kita menanggapinya dengan positif. Kita tidak perlu menjadi si idola, kita cukup mencontoh hal baik atau kerja keras sang idola sehingga kita mengidolakannya.Dengan begitu kita akan lebih bijak dalam mengidolakan seseorang.

    01PA2-Ivan Hermawan

    Reply

  21. Posted by Henricko Randy Setiawan on December 5, 2013 at 12:04 pm

    Menurut saya, setiap manusia seharusnya memiliki idolanya masing – masing. Tujuannya adalah agar kita memiliki semangat untuk menjadikan idola tersebut sebagai patokan hidup kita, dan juga menjadikan idola kita sebagai motivasi untuk diri kita sendiri.

    Reply

  22. Posted by Christine Myrafirmin on December 5, 2013 at 2:07 pm

    Saya setuju dengan artikel di atas, kita pasti mengidolakan seseorang karna ada sesuatu yang membuat kita ingin menirunya ato karena hidup dia adlah cita-cita kita,jadi kalau memberi nama anak sesuai dengan idolanya, sah-sah saja karena pasti ada hal positif dari sang idola yang ingin dimiliki dari anak itu

    Reply

  23. menurut saya artikel di atas sangat bagus.Karena tokoh idola dapat memberikan kita semangat dan memotivasi diri kita.menurut saya tokoh idola yang paling tepat adalah Tuhan Yesus karena ia memberikan banyak pengajaran dan teladan yang baik.

    Reply

  24. Tokoh idola memang dapat menjadi penyemangat diri kita.. Sosok seorang idola dapat menjadi panutan / patokan hidup kita.. Namun seorang idola adalah manusia yang tidak luput dari kesalahan.. oleh karenanya, kita harus meniru sikap positif dan belajar dari kesalahan idola kita agar kita menjadi pribadi yang lebih baik, Ya..bahkan lebih baik dari idola kita

    Reply

  25. benar kita mengidolakan seseorang pasti karena kita melihat sesuatu nilai yang lebih pada dirinya. hal itu harusnya dapat memotivasi kita untuk jadi lebih baik, karena kita menyukainya kita ikuti gaya hidupnya dan menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.

    Reply

  26. memberi nama anak dengan nama sang idola, adalah hal yang bagus. karena saat besar nanti sang anak akan menyadari nama idola orang tuanya sama dengan nama anak tersebut, dan kemungkinan anak tersebut akan mempunyai cita-cita menjadi seperti idola orang tuanya.

    Reply

  27. Posted by hudson on January 16, 2014 at 3:46 pm

    idola sangat memang sangat penting dalam kehidupan. selain untuk membentuk kepribadian kita juga akan mempengaruhi jalan pikiran dan tingkah laku kita. maka itu sangat lah perlu memiliki idola positif yang akan mengarahkan kita kepada kehidupan yang positif.

    Reply

  28. Posted by 04PKF_Hendro.Taufik on March 26, 2014 at 1:54 pm

    memang benar idola menjadi panutan bagi kita. hampir kita tidak sadari kita juga mengikuti kebiasaan atau gaya dari idola kita. tapi kita juga harus pastikan orang yang kita idolakan menjadi pantan yang baik bagi kita dan juga kita harus bisa menjadi yang lebih baik dari idola kita

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: