Kolekte

Tuhan sudah tahu semua permintaan kita, tapi Dia lebih senang kalau kita meminta-Nya

Pada tahun 2002, Lingkungan Keluarga Kudus membuat sebuah Gerakan namanya Gerakan Sadar Kolekte (GSK). Program tersebut direnacanakan berjalan 3 tahun. Tahun pertama diisi dengan seminar-seminar dan penjelasan tentang manfaat kolekte :
• Tata cara melayani Misa (sekarang dipakai Tugas Tata Laksana)
• Kotak kolekte dan petugas
• Seminar tentang kolekte
• Survey tentang kolekte
• Menerbitkan buku GSK

Saat itu kolekte di Gereja Kristoforus kecil sekali (bisa baca buku GSK). Tahun kedua direncanakan pembuatan model tentang meningkatkan kolekte, memperbesar daya guna dan kemampuan kolekte sampai ke nilai ekonominya. Tahun ketiga termasuk penggunaan kolekte untuk membangun Gereja, membangun lingkungan dan membangun umat yang memiliki nilai strategis.
Sayangnya program yang bagus ini harus dibatalkan karena dianggap kurang etis dalam hal kolekte. Program setahun sebenarnya berjalan bagus dan bisa dinikmati umat sekarang ini.
Memang saat kita memberi dengan tangan kanan, usahakan tangan kiri tidak tahu, tetapi Tuhan tahu bahkan cepat atau lambat terang itu akan dilihat banyak orang. Kolekte buat kita adalah suatu hal yang berguna, bukan hanya sekedar persembahan, tetapi kolekte adalah bagian komunikasi kita dengan Tuhan melalui perantaraan Gereja. Bukan hal besar kecilnya, tapi kesadarannya. Demikian seorang janda memberi dari kekurangannya, tetapi kita memberi dari kelebihan.
Dalam rentang Ekaristi, boleh saya sebut kedekatan kita dengan Tuhan adalah pada saat kita berhadapan dengan kantong kolekte, karena di situ terjadi dialog langsung dari hati kita dan Tuhan. Berbeda dengan Komuni dimana kita menerima Tuhan, tetapi saat kolekte adalah kita memberi seluruh diri kita kepada Tuhan.
CINTA Tuhan dinyatakan kepada kita habis-habisanan melalui karya penciptaan-Nya. Tuhan menyayangi, melindungi dan memberkati kita semua. Sebaliknya kita “baru” mau berusaha bahkan ada yang belum memikirkan untuk menjawab kasih Tuhan itu. Kita diberi kesempatan melalui kolekte untuk menyatakan cinta kita. Jangan dilihat dari uangnya karena akan kecil artinya tapi dilihat dari semangatnya, maka CINTA akan berkarya.
Selamat berhari Minggu untu menjalankan Ekaristi Kudus. Mari kita terus berdoa jangan putus-putus agar kita selalu berada dalam lingkaran Cinta.

40 responses to this post.

  1. Posted by lianeu suci francizca on November 29, 2012 at 3:36 am

    tuhan memang maha pemberi dan penyang tuhan telah memberikan kita kehidupan yang serba gratis dan kita hanya menikmatinya saja tuhan tidak pernah meminta balasan dari apa yang telah ia beri kepada kita umatnya , seharusnya kita sebagai mahkluk yang selalu di beri berkah bisa membalas semua pemberianya dengan beribadah

    Reply

  2. Dalam rentang Ekaristi, boleh saya sebut kedekatan kita dengan Tuhan adalah pada saat kita berhadapan dengan kantong kolekte, karena di situ terjadi dialog langsung dari hati kita dan Tuhan. Berbeda dengan Komuni dimana kita menerima Tuhan, tetapi saat kolekte adalah kita memberi seluruh diri kita kepada Tuhan.
    kolek itu kita memberikan persembahan kepada tuhan secara iklas. karena persembahan itu juga di gunakan untuk kegiatan gereja yang berlagsung. contohnya seperti kegiatan paskah, gereja pasti akan merias gereja dan itu memerlukan dana yang tidak sedikit

    Reply

  3. kolekte harus dengan ikhlas dan tulus supaya persembahan kita bisa diterima Tuhan. Kalau kolekte dengan bermaksud untuk membanggakan diri sesuatu yang harus dihindarkan. Oleh karena iru mulai sekarang memberilah kolekte dengan ikhlas dan tulus agar persembahan kita diterima oleh Tuhan.

    Reply

  4. Dalam memberikan kolekte, harus dilandaskan dengan perasaan yang tulus dan ikhlas, Memberikan kolekte bukan lah saat dimana kita gunakan untuk menyombongkan kekayaan yang dimiliki dengan berlomba-lombaan memberikan uang yang lebih banyak agar mendapatkan nama baik setinggi-tingginya, karena pastinya Tuhan tidak mengharapkan kolekte dari orang-orang yang memiliki sifat tersebut. Berapapun jumlah uang yang dapat kita berikan dalam kolekte asalkan kita ikhlas dan tulus, Tuhan pasti akan dengan senang hati menerimanya.

    Reply

  5. Kedekatan kita kepada Tuhan bukan dilihat dari seberapa besar kolekte atau uang yang kita berikan tapi,seberapa ikhlas kita memberikan kolekte tersebut untuk kemajuan gereja ataupun kebutuhan gereja karena Tuhan tidak pernah memaksakan kita harus memberikan sebanyak-banyaknya tapi,Tuhan mengajarkan kita untuk ikhlas dan tulus dalam memberi sesuatu.

    Reply

  6. Posted by linda on December 5, 2012 at 4:36 pm

    Kolekte atau persembahan adalah suatu akivitas atau kegiatan rutin yang kita lakukan saat kita beribadah. Bagi sebagian orang tidak memahami betul makna kolekte atau persembahan yang mereka tahu hanya kolekte adalah memberikan sebagian uang kita ke dalam kantung persembahan untuk tempat ibadah. Sebenar nya makna kolekte adalah untuk melihat bagaimana cinta,ketulusan,dan pengorbanan kita untuk Tuhan bukan hanya sekedar memberikan uang karena Tuhan tidak membutuhkan uang kita karena Tuhan kita sangat luar biasa dan sempurna dan memiliki semua yang ada di dunia ini termasuk diri kita karena Tuhan kita sudah memiliki kekayaan yang berlimpah maka Tuhan tidak melihat seberapa banyak uang yang kita berikan untuk kolekte tapi Tuhan ingin melihat seberapa dalam cinta kita kepada-Nya dan seberapa tulus dan besar nya pengorbanan yang mau kita berikan untuk-Nya.

    Reply

  7. Kolekte atau persembahan saat misa di gereja bukan hanya sekedar uang yang kita masukan ke dalam kantong atau kotak kolekte. Tetapi juga saat kita “bertemu” dengan Yesus, saat kita menyerahkan diri kita. Menyerahkan diri di sini bukan menyerahkan diri untuk mati, tetapi menyerahkan diri kita kepada kehendak Tuhan.

    Biar Tuhan yang bekerja dalam diri kita.

    Reply

  8. Posted by Dyah Indah Pratiwi on December 7, 2012 at 2:54 pm

    Menurut saya kolekte itu harus dengan ikhlas . Melakukan kolekte itu tidak harus uang yang banyak tetapi melakukan kolekte itu menyerahkan segala kekurangan dan kelebihan yang kita miliki dan juga harus dengan ikhlas . Kolekte disini bukan berarti harus dengan uang tapi bisa dengan jasa seperti membantu acara-acara di gereja .
    God bless you😀

    Reply

  9. Ketika kita pergi ke Gereja, kita suka mempertanyakan mengapa kita perlu memberi kolekte. Kolekte adalah persembahan yang kita beri kepada Tuhan melalui perantara Gereja dalam bentuk uang. Jika kita tak mengerti makna kolekte yang sesungguhnya, maka kita akan merasa sayang dengan uang yang kita cari susah payah. Namun, Tuhan tidak pernah memikirkan maupun mempertanyakan balasan kita pada-Nya atas semua yang Ia beri. Padahal, kita tidak pernah memberi apa-apa pada-NYa, tapi selalu kita yang mengeluh. Sedangkan Dia yang memberi kita hidup-Nya selalu menyayangi kita. Kolekte hanyalah perantara balasan kita bagi Dia, jadi berilah dengan tulus dan ikhlas, karena sebanyak apapun kita memberi kolekte, tak akan pernsh cukup dibandingakan dengan kasih-Nya.

    Reply

  10. Setiap saya ke gereja, saya diberi uang oleh mama saya untuk dimasukkan ke kotak kolekte. Saya lebih suka memasukkan kolekte ke kotak untuk sosial daripada kotak untuk gereja, karena saya pikir saya akan bisa beramal. Tapi terkadang saya memberi ke kotak untuk gereja juga, karena saya pikir gereja juga membutuhkan dana untuk berkembang.

    Reply

  11. kolekte yang dipersamhkan dari kita dan untuk sesama dan juga Tuhan. ketulusan hati yang membuat kolekte tersebut menjadi lebih bermanfaat, apa yang kita dapatkan selama kita hidup diberikan kepada Tuhan seperti memberikan diri kita kepada Tuhan kita selalu mengingat Tuhan dan tidak lupa kita mengucap syukur kepada Tuhan. kolekte suatu kegiatan rohani yang sangat bermanfaat untuk diri kita dan orang lain, yang dimana bisa digunakan untuk bakti sosial kepada yang membutuhkan, sedangkan diri kita memberi kedamaian ang dapat membuat orang lain bisa tertolong dari masalah lewat kasih karunia Tuhan dari diri kita.

    Reply

  12. artikel yang sangat bagus, menyadarkan kepada kita bertapa pentinggnya memberikan kolekte dengan kesadaran dan keiklasan karena kolekte merupakan bagian komunikasi kita dengan Tuhan melalui perantaraan Gereja dan memberi seluruh diri kita kepada Tuhan. Besar kecilnya kolekte yang kita berikan bukanlah suatu hal yang penting, yang terpenting adalah niat, ketulusan dan keilklasan kita untuk memberi

    Reply

  13. Kolekte merupakan persembahan kepada Tuhan dimana berguna untuk pelayanan Gereja. melalui artikel ini kita kembali disadarkan betapa pentingnya kolekte itu.
    terkadang kita sering menyepelekan kolekte dengan memberikan uang kecil ( maaf ) seperti 2000 , 5000 atau 10.000 tanpa kita sadari bahwa memberikan kolekte dengan bayar makanan justru terkadang lebih besaran uang untuk makan.
    oleh sebab itu marilah kita sadar betapa pentingnya persembahan itu.

    Reply

  14. kolekte adalah memberikan persembahan yang terbaik untuk Tuhan, Tuhan selalu memberikan segalanya untuk kita namun Tuhan ingin kita juga memberi untuk-Nya. ketika kita mau memberi untuk Tuhan, Tuhan pasti akan mau memberikan yang terbaik untuk kita🙂 berilah maka kau akan diberikan juga.

    Reply

  15. Posted by patricia tangkumahat on December 15, 2012 at 5:02 am

    “Banyak memberi, banyak menerima”,
    kita jangan pernah sungkan-sungkan memberikan persembahan pada waktu hari minggu, karen Tuhan selalu memberikan apa yang kita minta tanpa bersungkan-sungkan,

    Reply

  16. Tuhan memang maha pemberi dan penyayang
    Tuhan memberikan kita kehidupan yang indah
    Tuhan mengerti segala kondisi kita
    walaupun cara nya terkadang membingungkan tapi ia akan menyiapkan segala yang terbaik untuk kita

    Reply

  17. Posted by mariani purnama on December 16, 2012 at 8:58 am

    kesadaran memberi kolekte memang baik, dan sangat diperlukan dewasa ini. kolekte sendiri akan digunakan untuk hal hal yang berguna pula, jadi apa salahnya memberi kolekte sama dengan menunjukan kasih kita kepada Tuhan dan sesama.

    Reply

  18. hidup sederhana adalah selalu mensyukiuri apa yg Qt miliki. dan tidak menuntut untuk lebih kalo pada kenuyataan nya tidak memungkinkan
    kolekte sangat bagus juga bila di terapkan di kehidupan kita sehari hari memberi lebih indah dari pada menerima. memberi dengan ikhlas insya allh akan mendapat berkah yang berlimpah untuk kita nantinya

    Reply

  19. Cinta dan Tuhan adalah dua hal paling indah dan paling di butuhkan Tuhan menilai bukan dalam bentuh harta atau uang tapi Tuhan memberikan cintanya dari seberapa cinta kita pada Tuhan itu sungguh berarti

    Reply

  20. kolekte = persembahan, Tuhan tidak meminta uang kita, karna Tuhan bukan lah seorang yang perlu diberi karna semua berkat yang kita dapat berasal hanya dari padaNYa. Yang Ia mau adalah persembahan yang sejati, yaitu tubuh dan hati kita yang seutuhnya hanya untuk Dia.

    Reply

  21. Posted by steffanus sasteradinata on December 18, 2012 at 4:57 pm

    kolekte pada konteks alkitabiah hanya untuk menfasilitasi kebutuhan gereja, bukan menganggap Tuhan membutuhkan uang kita. pada kenyataannya tetap. kita harus memberikan seluruh hidup kita . bukan hanya sebatas nominal yg diberikan dalam persembahan..

    Reply

  22. kantong kolekte di gereja yang disediakan untuk mempersembahkan dari sedikit uang dari kita yang diberikan kepada TUHAN dan akan digunakan untuk kegiatan rohani gereja.

    Reply

  23. kolekte harus nya dilakyukan dengan ikhlas dan tulus ,, agar dapat berbalik baik buat kita

    Reply

  24. Posted by hedwig gerardine calvin on December 20, 2012 at 2:35 am

    Kebiasaan mempersembahkan persepuluhan ini diteruskan juga oleh para pengikut Kristus. Banyak Gereja mempraktekkan cara persembahan ini. Besarnya persembahan itu bisa tepat sebagai persepuluhan, tetapi ada juga pemberian yang kurang atau bahkan lebih dari persepuluhan. Ada yang memberikannya di luar perayaan liturgis tetapi ada yang melakukannya sebagai bagian utuh dari perayaan liturgis. Kita mengenal bentuk pemberian sebagian dari hasil karya atau pendapatan kita pada saat perayaan liturgis dengan nama kolekte.

    Reply

  25. Kolektek hrus dilakukan dengan hati yg ikhlas dan tulus agar karma baik kita bisa berbuah

    Reply

  26. Posted by martinus on May 21, 2013 at 8:38 pm

    Kita memberikan persembahan kita di Gereja bukan di lihat dari besar atau kecil nya uang yang kita kasih tapi di lihat dari hati kita apakah kita memberikan kolekte dengan hati kita apa hanya sebagai rutinitas saja. Tuhan ga akan melihat berapa jumlah uang yang kita kasih tapi Tuhan mau melihat hati seorang pemberi supaya apa yang kita persembah kan dapat berkenan di hadapan Tuhan dan menjadi berkat buat kita berlipat kali ganda. Yuk kita mau memberikan persembahan kolekte kita yang terbaik buat Tuhan kita.

    Reply

  27. pemberian kolekte bukan hanya sekedar untuk pamer saja. harus kita ketahui tidak ada gunanya anda memberikan hanya untuk dilihat orang saja bukan dari hati nurani. jangan hanya sebuah kedok dan ingin diketahui orang bahwa dia mempunyai kekayaan yang banyak dengan memberikan jumlah nominal yang besar, semua itu akan dinilai oleh yang di atas dan semua yang diperbuat akan mendapatkan ganjalan yang setimpal.

    Reply

  28. dengan kata lain kita jangan lupa bersyukur dan berdoalah kepada tuhan agar semua yang kita inginkan dapat kita raih dan kita capai percayalah tuhan punya rencana yang baik untuk kita

    Reply

  29. Ada sebuah perumpamaan, kita memiliki sebuah gelas penuh yang berisi dengan air, lalu kita meminta agar gelas tersebut terus diisi dengan air. Yang terjadi adalah air menjadi tumpah. Bagaimana bisa kita terus meminta untuk diisi? Seorang bijak mengatakan kosongkanlah gelas tersebut terlebih dahulu baru dapat diisi. Sama halnya seperti kita, apa bila kita ingin meminta untuk diisi terus kantong kita, kosongkanlah terlebih dahulu kantong tersebut. Bisa dengan memberikan sumbangan, ataupun kolekte.

    Reply

  30. Posted by Maorel on June 15, 2013 at 3:42 pm

    Kolekte atau persembahan tidak dilihat dari berapa banyak yang kita beri melainkan dari hati kita yang tulus untuk memberi. Dan lebih baik kita memberi daripada menerima.Seperti alkitab berkata berilah maka kamu akan di beri

    Reply

  31. ada pepatah yang mengatakan jika seseorang yang tidak pernah berdoa meminta dan memohon kepada tuhan maka orang tersebut adalah orang yang sombong. tuhan sangat tidak suka orang yang sombong terhadapnya yang tidak pernah meminta atau memohon dengan berdoa,itu mencerminkan bahwa dy tidak pernah menggangap tuhan ada dan selalu lupa dengan keberadaannya. sebaliknya tuhan sangat senang jika seseorang selalu meminta dan memohon dengan berdoa karena orang tersebut selalu mengingat tuhan walaupun permintaannya tersebut tidak pernah dikabulkan,tetapi tuhan sudah tau apa yang diinginkannya,sebagai umat kita hanya bersabar dan beserah diri apabila sudah berusaha meminta dan memohon dengan berdoa kepada tuhan percaya lah suatu saat tuhan akan mengabulkan pinta kita,dengan waktu yang tepat

    Reply

  32. Posted by Melisa / 02PNM / 1601232166 on June 16, 2013 at 2:01 pm

    Setiap kali ada perayaan misa, hampir selalu ada saat kita diberi kesempatan untuk mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, dalam bentuk praktis atau yang disebut dengan kolekte. Tuhan tidaklah memperhatikan jumlah uang yang kita berikan, melainkan isi hati batin orang yang memberikan kolekte itu. Di dalam kolekte, kita harus secara total mengembalikan segala yang kita peroleh di dalam hidup kepada Tuhan. Karena segala yang kita peroleh bersumber dari Tuhan, maka sebagai ungkapan rasa syukur, kita harus mempersembahkan semua kembali kepada Tuhan.

    Reply

  33. seberapa besar kolekte kita ,bukan itu yg dilihat Tuhan..namun hati kita saat memberi yang dilihat😀

    Reply

  34. Setuju dengan artikel diatas. Sayang sekali program tersebut tidak dapat dilanjutkan ya.
    Saya suka dengan kata-kata saat kita memberi dengan tangan kanan, usahakan tangan kiri tidak mengetahuinya.
    Kolekte menurut saya adalah hal yang wajib bagi umat kristiani. Pendapatan yang kita punya harus kita sisihkan untuk kolekte.
    dengan kolekte tersebut artinya kita telah menolong sesama. Karena biasanya didalam gereja, kolekte tersebut disumbangkan lagi kepada kaum papa, yatim piatu, lansia, dan juga sumbangan untuk pembangunan gereja.

    Reply

  35. apa yang kita beri baik perpuluhan maupun kolekte janganlah jadikan itu semua sebagai beban jadikanlah itu semua sebagai rasa ucapan syukur kita kepada tuhan atas segala yang telah kita terima tuhan bukan melihat jumlah melaikna melihat hati

    Reply

  36. kolekte mertupakan wujud syukur kita atas apa yang diberikan Tuhan. kita juga harus dfengan tulkus hati memberikan kolekte karena Tuhan melihat hati bukan seberapa besar yang kita berikan

    Reply

  37. Kolekte merupakan ucapan syukur kita kepada Tuhan yang Maha Esa atas kasihnya kepada kita selama ini.. Oleh karena itu janganlah memberi kolekte secara terpaksa, berilah dengan sukacita, ikhlas dan penuh kasih.. Percayalah bahwa saat kamu memberikan kolekte, hal itu dapat memperluas kerajaan Allah di bumi..

    Reply

  38. Posted by Thalia on January 16, 2014 at 9:39 am

    Kolekte itu tidak menuntut nilai tapi menuntut kerelaan anda untuk memberi kembali apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita… mau berapapun jumlah yang kita berikan saat kolekte kalau hati tidak ikhlas percuma

    Reply

  39. Posted by Alfred Handoko on March 24, 2014 at 3:18 pm

    kolekte secara duniawi memang dipakai untuk pembangunan gereja, namun dibalik hal itu kolekte merupakan suatu persembahan kita kepada Tuhan, dimana nilai bukannya suatu hal yang menjadi inti dari kolekte ini, namun sikap dan hati yang rela memberikan semua yang kita punya kepada Tuhan, lebih baik kita tidak meliaht nilai yang kita berikan karena bukanlah hal itu yang Tuhan inginkan dari kita, namun hati yang berserah dan rela mempersembahkan diri kepada Tuhan

    Reply

  40. Posted by amelia chatrin on March 27, 2014 at 1:42 pm

    Kolekte adalah kewajiban setiap manusia memberikan dari setiap kekurangan yang IA punya,Tuhan tidak pernah dan Gereja tidak menentukan berapa besar nilai yang harus kita sisihkan,namun seharusnya kita sebagai manusia sadar akan kelebihan dan kekurangan yang kita punya,seharusnya kita malu dengan janda yang memberikan lebih sedangkan ia adalah janda miskin dengan serba keterbatasan,apalagi kita misalnya yang mempunya kelebihan banyak,bekerja,mempunya perusahaan atau mendapat uang jajan lebih dari orang tua,sebaiknya kita sadar akan kolekte,karena Tuhan saja memberikan rezeki tanpa memikirkan berapa nilainya,mengapa kita yang berlebihan memberikan hanya sebagian kecil yang kita punya padahal kita mempunya lebih,TUHAN tidak menuntut itu tetapi kita sebagai makluk TUHAN harusnya menyadari.
    Dengan begitu kita bisa membantu kebutuhan gereja dll.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: