Mahal

Kata orang “uang” tidak bisa bohong!

Roman Abranovich menguras rekeningnya 50 juta poundsterling atau 770 milyard untuk membayar akuisisi Fernando Torres yang sampai sekarang hanya menyumbangkan 9 gol Premiere League buat Chelsea. Di Kiev, ada seorang pemuda membeli gaun untuk pacarnya senilai 3.5 juta poundsterling atau 54 milyard rupiah, untuk sebuah gaun malam yang mungkin hanya dipakai sekali (kalau gaun murah bisa dipakai berkali-kali wong ga ada yang tanya)
Sepintas kita bisa berbicara tentang uang, maka semakin besar uang itu dipakai kita sebut “Mahal” atau semakin sedikit kita sebut “Murah” tergantung seberapa besar kita menilainya. Menempati sebuah kamar di hotel bintang 5 di Jakarta kita harus membayar 250 USD atau 2.3 juta rupiah. Harga jadi sangat murah jika dibandingkan kelas yang sama di Singappura dengan membayar 1000 USD semalam atau di Ramena Bali dengan 5000 USD semalam.
Tetapi hotel bisa dengan 20 USD menginap di Tune Hotel (iklan nee) tinggal sesuaikan dengan budget kita. Demikian kita makan malam di Grill dengan 5 juta per orang untuk 1 menu atau makan di Steak Factory (iklan) dengan 50 ribu rupiah untuk menu yang sama. Coca Cola di Alfamart dibeli dengan harga 3000 rupiah, tapi di Mulia Hotel jadi 70 ribu rupiah per botol. Aqua 500ml seharga 1500 rupiah di tepi jalan, bisa dibeli 35.000 rupiah di lapangan golf. Banyak sekali perbandingan nilai uang dimana kita menyebut mahal dan dimana kita sebut murah.
Ada beberapa ketergantungan soal alasan mahal dan murah sesuatu, yakni : Pertama, jumlah uang tersisa di kantong kita, kalau kita punya uang 1 juta maka membeli barang 1000 rupiah adalah murah. Kedua, kebutuhan dimana semakin kita membutuhkan sesuatu semakin murah nilainya walau semakin besar nilai uangnya. Misalnya, kita masuk universitas ternama di Jakarta dengan 100 juta rupiah adalah murah. Ketiga, gengsi, misalnya memakai fulpen Montblank senilai 5000 USD, atau Handphone Vertu senilai 35,000 USD atau gaun malam 54 milyard rupiah.
Masih banyak alasan mengapa kita katakan mahal atau murah itu karena uang. Bagaimana dengan uang Rohani? Dengan apa kita harus membayar? Bagaimana tawar menawar? Sebagai contoh seorang suami atau ayah akan membayar sebuah kebahagiaan rumah tangganya. Berapa besar yang harus dibayarnya?
Kalau saja kebahagiaan itu diibarat kan gaun malam yang mahal, atau kamar Hotel di Remana, atau makan di Grill, ataukah sebuah kebahagiaan hanya diibaratkan makan di pinggir jalan. Kebahagiaan harus dibayar mahal. Harga termahal adalah dengan pengorbanan sebuah nyawa, harga diri dan masa depan seperti diatas kayu salib. Mari kita hargai berapa besar nilai pengorbanan di atas kayu salib, yang semuanya untuk kita.
Bisa dibayangkan kita dibayar senilai Fernando Tores 770 milyard. Bagaimana kita dibayar dengan darah dan air dari lambungnya?
Nilai kehidupan termahal dalam hidup kita adalah kebahagiaan, tetapi akan menjadi sangat murah kalau kita berkelebihan dalam berkat, berkelebihan dalam suka cita, berkelebihan dalam damai sejahtera.
Bisa dibayangkan kalau sedang lapar dan haus kasih sayang atau miskin akan cinta, melarat akan damai, maka kebahagiaan akan sangat mahal, seperti ibarat kita mau membeli gaun 54 milyard.
Mari kita memperkaya diri kita terutama dalam cinta dan hidup dalam damai dengan berbagi kasih dan perhatian. Nicaya kebahagiaan itu bisa dinilai gratis!

29 responses to this post.

  1. Saya setuju dengan artikel anda. Menurut saya, kebahagiaan tidak dapat diukur dengan uang. Bahkan orang sekaya apapun, tidak bisa membeli kebahagiaan dengan uang.
    Kebahagiaan dapat kita raih dengan cara bersyukur atas berkat yang diberikan Tuhan untuk kita, bersukacita dan damai sejahtera.
    Buat apa kita membeli barang mahal, tetapi di dalam hati kita, kita tidak bahagia. Memiliki keluarga,sahabat,pacar, dan Tuhan juga merupakan kebahagiaan yang sangat mendalam. Tanpa mereka, kita seperti berjalan dalam lorong yang gelap dan tidak ada orang disekitar kita. Jadi bersyukurlah atas apa yang kita miliki.

    Reply

  2. Uang bukanlah segalanya. Uang dapat membeli buku tetapi tidak dapat membeli pengetahuan, uang dapat membeli obat-obatan tetapi tidak dapat membeli nyawa, uang dapat membeli rumah tetapi tidak dapat membeli kebahagiaan didalam rumah tersebut. Jadi uang bukanlah segalanya.

    Reply

  3. uang memang bukan segalanya dapat membeli kebahagiaan .kita dapat mendapat kebahagiaan itu dengan menghemat terus kita tidak boleh memakai uang berlebihan karena uang menentukan hidup kita di masa yg akan datang dan uang tidak gampang dicari maka berhemat-hematlah dalam memakai uang

    Reply

  4. uang meman bukan segalanya, tapi segalanya memang butuh uang. tapi jagan sampai kita diperbudaki oleh uang

    Reply

  5. kemahalan bisa terjadi saat barang yang kita beli memiliki kualitas yang nomer 1 atau bagus, jadi jangan pernah protes saat kita membeli barang dengan harga mahal, karena barang yang kita beli memiliki kualitas nomer 1. karena duit engga bohong😛

    Reply

  6. mahal adalah kualotas yang sangat bagus ,, di karnakan barang yang begittu mahal itu karena kualitas brg yg begitu tinggi ^^

    Reply

  7. semua orang memerluhkan uang, baik terpaksa mau pun tidak. kini semua ini memerluhkan uang. barang-barang yang bermutu tinggi biasanya di hargai dengan harga yang mahal namun itu sebanding kualitas yang di berikan.

    Reply

  8. Posted by Dewi Jayanti on December 14, 2012 at 7:41 am

    terkadang orang menilai bahwa sesuatu yang mahal itu adalah yang paling bagus, namun barang yang berkualitas baik tidak semua mahal. Kita harus bisa melihat dan menilai barang tersebut dengan harga yang diberikan, terjangkau atau tidak.

    Reply

  9. semua orang memang memerlukan uang namun jangan menjadikan uang menjadi patokan hidup kita.
    uang tidak akan bisa memberikan kebahagiaan pada kita
    uang hanya sebuah alat prasarana yang bisa membuat kita bahagia

    Reply

  10. uang ,tanpa uang kita akan menjadi orang yang tidak dipandang..
    semua orang pasti sangat mempunyai uang yang banyak untuk mencapai suatu keinginan,,tapi bukan lah kebahagian,karna kebahagian tidak dapat diukur dengan uang..bagi saya uang bukan segalanya melainkan hanya kebutuhan .

    Reply

  11. Posted by Dyah Indah Pratiwi on December 17, 2012 at 5:35 am

    Uang . Menurut saya uang itu adalah segalany . Uang juga dapat membuat kita merubah hidup . Memang semua kebutuhan di jaman sekarang serba mahal . Uang juga dapat membuat kita sombong . Tetapi untuk mendapatkan kebahagiaan tidak lah harus dengan uang🙂

    Reply

  12. Posted by mariani purnama on December 17, 2012 at 1:09 pm

    saya terkesan membaca artikel ini, benar memang mahal nya sesuatu kita nilai dari jumlah uang yang keluar, sedangkan dalam hidup orang hanya mengeluh tentang kesusahan hidupnya, mereka lupa dengan harga hidup yang begitu mahal yang dibayar dengan darah Yesus. marilah kita memaknai hidup ini, berpikir positif, bertindak positif, dan melakukan hal yang positif, niscaya kebahagiaan hidup akan datang.

    Reply

  13. uang bukanlah segalanya. tapi uang sangat di butuhkan demi memeuhi kebutuhan sehari hari. untuk meanjutkan kehidupannya uang memang sangat di perlukan. sampay banyak penjahat berkeliaran di jalan demi melanjutkan kehisupanya karna uang. mahal murahnya suatu barang yang kita butuhkan tergantung dari seberapa besar nominal yang ada di dompet kita !
    saya sangat setuju dengan kata kata itu😀

    Reply

  14. Posted by steffanus sasteradinata on December 18, 2012 at 5:08 pm

    uang memang segalanya, tapi segala sesuatu butuh uang, tapi hidup yang sebenarnya adalah hidup tanpa uang. buktinya.. banyak mana, orang kaya atau orang miskin yang mati gara-gara sakit stroke?😀

    Reply

  15. Harga memang tidak bisa bohong. Harga mahal dapat kualitas bagus dan oke. Harga murah, barangnya pun tak menjanjikan. Biasanya brang mahal yang kita beli, hany ingin kita dipandang orang dan gengsi kita. Namun, ada satu hal yang tak bisa dibayar dengan harga semahal apapun yaitu pengorbanan. Waktu, tenaga kita selama ini tak ternilai oleh apapun.

    Reply

  16. saya setuju dengan artikel ini. Menurut saya, kebahagiaan tidak dapat dibeli dengan uang. dan belum tentu orang kaya itu bahagia dan orang miskin itu tidak bahagia
    karena bahagia itu dapat di rasakan dengan sukur degan bersukur.

    Reply

  17. Didunia yang sekarang ini semua yang berlaku hanya uang. Uang memang tidak pernah berbohong. Harga selalu menentukan kualitas suatu benda. tetapi jangan lah anda lupa Cinta dan Kebahagiaan tidak pernah bisa dibeli dengan uang. menikahi seseorang dengan menyertakan uang dengan nominal yang banyak belum tentu setelah menikah keluarga tersebut akan bahagia sampai akhir. yang harus kita tau bahwa suatu kebahagian dan pengorbanan tidak akan pernah bisa dibeli dengan uang yang sebanyak apapun.

    Reply

  18. uang memang bisa membeli apapun di dunia tapi uang juga bisa merusak diri kita sendiri bila kita salah menggunakan uang tersebut

    Reply

  19. saya sangat setuju dengan artikel diatas karena uang bukan segalanya juga.cinta dan kebahagia tidak bisa dibeli dengan uang.

    Reply

  20. saya sangat setuju denganartikel ini.
    uang bisa membeli rumah tapi tidak bisa membeli keluarga
    uang bisa membeli darah tapi tidak bisa membelinyawa
    uang bisa membeli senyum tetapi tidak bisa membeli kebahagiaan

    Reply

  21. suatu hal yang harus kita terima di dunia ini adalah uang,banyak orang yang mengiginkan uang,tetapi uang tidak bisa membelikan kebahagiaan seseorang,mereka bisa memberikan kebahagiaan tetapi tidak bertahan lama dan sangat semu, cinta pun tidak bisa di beli dengan uang, maka itu janganlah tertipu dengan uang,

    Reply

  22. namun tidak semua dapat kita beli dengan uang.. seperti kelak jika kita di panggil pulang..uang tidak dapat membeli keselamatan kita😦

    Reply

  23. Posted by MICHAEL 04PHJ on June 20, 2013 at 10:17 am

    ada suatu quote dari tung desem waringin yaitu “uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang”. Memang hidup di dunia ini semakin keras, seakan-akan orang hidup untuk uang bukan uang untuk hidup, sehingga uang akan dicari dengan cara apapun tanpa lagi memikirkan kebahagiaan sebenarnya. Sebaiknya ketika membeli barang , kita seharusnya melihat kegunaan barang tersebut tanpa memikirkan gengsi harga yang tertera

    Reply

  24. uang bukanlah menjadi pengukur apakah bahagiia seseorang atau tidak uang hanya menjadi alat jangan jadikan uang sebagai allah karena menurut alkitab akar dari segala kejahatan adalah cinta uang

    Reply

  25. Uang bukanlah segalanya, mengapa sesuatu bisa menjadi mahal? Karena kualitas atau merek yang ditawarkan oleh produk tersebut. Atau bisa juga dikarenakan kelangkaan. Uang memang bukan segalanya tetapi kita membutuhkan uang, tetapi jangan sampai kita dikperbudak oleh uang.

    Reply

  26. Posted by Christine Myrafirmin on December 5, 2013 at 3:14 pm

    Kebahagiaan memang mahal, tetapi bila kita selalu bersyukur atas situasi hidup apapun kepada Tuhan,kebahgiaan pasti ada dalam namaNya

    Reply

  27. Posted by Thalia on January 16, 2014 at 10:06 am

    Uang bukan segalanya.. Uang hanyalah material.. Memang uang dapat membuat kita senang karena bisa jalan jalan keliling dunia, membeli baju baju mahal, membeli rumah dengan perabotan mahal tapi itu hanya sementara… Kesenangan yang sesungguhnya adalah dimana anda bisa berkumpul bercanda tawa dengan keluarga, memiliki orang yang dicintai dan dicintai oleh orang yang kita cintai, anugrah kesehatan.. itu semua tidak akan dapat dibeli dengan uang. ada juga kata kata “Orang yang paling bahagia di dunia ini bukanlah orang kaya namun orang yang bersyukur” dengan mensyukuri apa yang Tuhan telah berikan akan menghindari seseorang dari stres dan pasti akan bahagia.. Percuma kaya raya sakit sakitan. Percuma kaya raya tapi tidak ada keluarga untuk dibagi kebahagiaan. semua percuma.. harta hanya titipan ALLAh

    Reply

  28. Nilai merupakan tolak ukur dari masing-masing individual maupun kelompok. Kembali lagi ketika mengatakan mahal atau murah. Seberapa mahal? Seberapa murah? Mahal atau murah tidak dilihat dari value nominal barang atau jasa tersebut, tetapi dari berdasarkan how much and how valuable we NEED it and how we VALUE it, seberapa penting dan seberapa berharga kita membutuhkannya dan bagaimana kita menilainya.
    Namun, juga perlu diketahui, bahwa uang bukan segalanya. Namun tanpa uang, kita juga bukan apa-apa. Money is not everything. But without money, you are NOTHING.
    Ada juga pepatah “It is better to cry in a back of a car-seat rather than regretting on top a bicycle seat.” Lebih baik bersedih dibalik kursi mobil daripada menyesal kelak diatas kursi sepeda.

    Reply

  29. It was hard to find your page in google. I found it on 15 place, you
    should build some quality backlinks , it will help you to get more visitors.

    I know how to help you, just search in google – k2 seo tips and tricks

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: