Memilih

Hidup adalah pilihan, tetapi memilih adalah janji terutama antara janji kita dengan diri kita sendiri (Adharta)

Happiness-is-a-choiceSebuah lagu yang dilantunkan oleh Fatin Shidqia dengan judul Memilih Setia. Beberpa komentar di media maya terutama kata memilih, sampai saya pun ikut memberikan komentar dalam sebuah tulisan “setia “. Hidup memang adalah pilihan dan tidak bisa dipungkiri bahwa itulah tanda cinta Tuhan yang begitu besar memberikan kebebasan kepada manusia di mana manusia bisa memanfaatkan kebebasannya untuk kebangkitan manusia sendiri, kehidupan dan mengatur kehidupannya.

Demikian banyak cara Tuhan menyampaikan cinta kepada manusia dan manusia harus memilih dan saat memilih kita sudah membuat janji. Demikian sebuah ungkapan bahwa hidup adalah pilihan, tetapi memilih adalah janji terutama antara janji kita dengan diri kita sendiri. Sebagai contoh kita memilih seorang perempuan menjadi istri kita. Demikian kita meletakkan janji bahwa kita harus setia untuk sehidup semati dalam untung dan malang dalam suka dan duka.

Saya ingin menggaris bawahi tentang kata memilih sebagai sebuah ungkapan cinta. Kita memilih mempunyai arti yang sangat luas. Dalam kehidupan politik ada pemilihan umum. Di sekolah ada pemilihan ketua kelas. Di alumni ada pemilihan ketua alumni. Di gereja ada pemilihan Wakil Ketua Dewan Paroki, karena pastornya dipilih oleh uskup (Bapak Uskup tinggal milih dari usulan komunitas dan menjadi hak prerogatifnya). Semua proses memilih sungguh merupakan suatu ungkapan cinta yang diikuti pengharapan, seperti halnya Bapak Jokowi dipilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Begitu banyak pengharapan diletakkan dipundak beliau. Sebaliknya proses memilih menimbulkan sebuah janji dan janji diikuti oleh komitment yang tinggi. Sungguh indah sekali begitu kita dalam kehidupan sehari-hari juga harus memilih.

Bisa dibayangkan kalau kita tidak memiliki hak atau kesempatan memilih sama halnya dengan orang di dalam penjara, yang dirampas kebebasannya dan di sana dia tidak memiliki hak memilih. Betapa sedih kondisi demikian, sedangkan Tuhan sendiri tidak pernah mau memberi hukuman, selalu ada pengampunan. Siapakah yang akan kuat kalau Tuhan memberi hukuman!

Ada tiga hal menarik dari kebebasan manusia untuk memilih, yang diikuti dengan janji dan pengharapan. Pertama saat kita memilih timbulah suatu egoisme yang tinggi untuk mementingkan dirinya sendiri, tetapi di sisi lain ada orang yang demikian besar cintanya. Dia memilih bukan untuk kepentingan atau egoismenya melainkan untuk kepentingan orang lain. Ia rela memberikan nyawanya kepada sahabat-sahabat-Nya. Bagaimana dengan kita saat kita memilih? Ambil contoh saat saya memilih seseorang menjadi pendamping saya, lalu ditaruh kriteria harus baik, cantik, pintar dan segalanya untuk saya. Bagaimana kalau dapatnya terbalik, apakah saya tetap memilih lalu kecewa dikemudian hari?

Kedua, saat memilih kita mendapat berkat untuk menyampaikan cinta kita, karena apa yang telah kita pilih pasti kita sayangi. Ia tidak dapat direset ulang. Misalnya kita memilih mobil baru warna merah, setelah dibeli kita harus menyayanginya, membersihkannya dan merawatnya. Saya dan istri sering berdebat karena ada satu hal yang kita tidak bisa memilih tetapi bisa menggantinya, yakni nama kita. Itu dipilih oleh orang tua, tetapi kalau agama kita yang memilih, kita boleh tidak suka dengan nama kita misalnya MARIA, kita mau ganti menjadi JENIFFER boleh saja, tetapi bagaimana kita telah memilih Katolik (untuk baptisan dewasa). Bagaimana setelah memilih tentu kita juga memiliki kewajiban untuk menyayanginya, mengikuti tata cara dan aturannya. Demikian konsekuensi setelah memilih. Bisa juga agama ikut suami atau agama ikut istri, tetapi sekali kita memilih kita juga harus menyayanginya.

Ketiga, memilih mendatangkan hasil baik. Apapun yang kita pilih pasti menghasilkan kebaikan buat kita, kecuali memang kita sengaja memilih untuk mendatangkan ketidakbaikan. Kita mendengar bahwa seorang jahat pun tidak akan memberikan ular kalau anaknya minta roti, karena dia sudah memilih pasti menghasilkan hal-hal yang baik, kecuali salah memilih kata sahabat saya. Itu adalah bagian dari kebebasan. Berdiskusi dengan seorang sahabat suster saat memilih menjadi biarawati begitu besar konsekwensi harus diambil termasuk harus meninggalkan pacar. Apalagi harus pasrah menerima tugas, tetapi saat menyadari bahwa pilihannya menghasilkan buah kebaikan di sana sumber suka cita besar sekali. Demikian seorang sahabat saya beliau beragama Budha dan memilih meninggalkan anak istri lalu menjadi pendeta Budha. Semua sahabat menentangnya karena pengorbanan yang begitu besar. Anak, istri dan keluarga harus kehilangan cinta akibat risiko dia memilih menjadi pendeta, tetapi sekian puluh tahun kemudian begitu besar karya beliau dalam penyelematan manusia dan berbuah kebaikan. Akhirnya memang harus diakui banyak cara Tuhan menyajikan Cinta.

Mungkin kita semua sudah melihat Paus Fransiskus memeluk seorang Kusta atau penyakit Lepra. Ada resiko kemungkinan besar dia ketularan, karena kondisi fisik orang tua sangat lemah dan rentan terhadap penyakit, tetapi CINTA yang begitu besar menembus rentan hubungan manusia, sungguh luar biasa.

Demikian kita semua diberi anugerah dan berkat memilih. Pilihlah segala sesuatu yang menghasilkan kebaikan terutama menyajikan CINTA dan pengharapan bagi kehidupan manusia. Memang egoisme akan berperan dalam kehidupan kita saat memilih, tetapi saya percaya sepenuhnya bahwa Cinta bisa mengatasi segala hal yang membelakangi kebaikan dan bisa membalikkannya menjadi kebaikan, kebahagiaan dan indah pada waktunya. Semoga Tuhan memberkati.

91 responses to this post.

  1. Posted by Octavianus on January 16, 2014 at 10:07 am

    Pilihan kita menentukan jalan yang akan kita tempuh,tapi saya percaya pilihan apapun yang saya ambil,jika saya yakini dengan iman maka itu pilihan itu selalu yang terbaik.

    Reply

  2. kadang kita sendiri yang menentukan pilihan-pilihan apa yang kita lakukan akan tetapi pilihan yang tak dapat kita mau pun dan harus dijalani memang ada. namun lakukan lah yag terbaik dalam setiap pilihan yang ada. karena apa yang kita mau memang belum tentu apa yang kita butuhkan tetapi dengan melakukan sebaik-baiknya kita dapat mengukur sejauh mana diri kita dan biarkan lah tuhan yang menentukan takdir kita selanjutnya.

    Reply

  3. semua manusia pasti mempunyai pilihan, dan harus memilih. di saat itulah , coba pikirkan baik-baik pilihan anda. karena Pilihan ada yang baik, dan ada yang buruk.

    Reply

  4. Posted by sarfina adani/01PNO on January 16, 2014 at 1:30 pm

    saya setuju, hidup adalah pilihan. kita harus mempunyai pilihan terhadap apapun yang terjadi di hidup kita, namun memilih juga harus dipikirkan matang2 sebelumnya dan dipikirkan segala konsekuensi yang mungkin timbul dari pilihan tersebut

    Reply

  5. Posted by Aditya Arya Ramadhan on January 16, 2014 at 2:44 pm

    Menurut saya yg namanya pilihan tidak semuanya berujung baik, kadang ada yg berakhir pahit juga. Karena kita tidak tahu apa yg akan terjadi jika kita memilih pilihan yg kita ambil.

    Reply

  6. Posted by sutan hekhmatyar defasan on January 16, 2014 at 3:36 pm

    sutan hekhmatyar defasan 1701350121

    memilih itu harus dengan pemikiran yg matang dan serius, jangan tergoda oleh rayuan-rayuan orang lain, namun semua pilihan ada ditangan anda.

    Reply

  7. Posted by Olivia Rusli on January 16, 2014 at 3:48 pm

    Terdengar klasik, tapi saya sangat setuju bahwa hidup adalah pilihan. Begitu banyak faktor yang dapat mempengaruhi kita untuk memilih, namun saat kita telah menjatuhkan pilihan, berarti kita sudah siap dengan resiko apapun, entah baik maupun buruk dan dalam hal ini bila hasilnya buruk, kita tidak bisa menyalahkan orang yg mempengaruhi kita. Karena bagaimanapun juga itu sudah keputusan kita untuk memilih. Maka berhati-hatilah sebelum memilih langkah-langkah dalam hidup.

    Reply

  8. Posted by sarfina adani/01PNO on January 16, 2014 at 5:15 pm

    saya setuju bahwa hidup adalah pilihan. namun ketika kita akan memilih suatu pilihan ada baiknya pilihan tersebut kita pikirkan terlebih dahulu secara matang dan pikirkan juga apa konsekuensi dari pilihan tersebut agar ketika konsekuensi tersebut kita hadapi, kita sudah merasa siap dan tidak akan ada penyesalan apapun dari pilihan tersebut

    Reply

  9. Posted by Branov Gerson on January 16, 2014 at 8:30 pm

    memang hidup itu pilihan, kita mau terus maju atau kita jalan di tempat tanpa melakukan apa2. itu semua tergantung pada diri kita sendiri

    Reply

  10. Posted by andiani herlina on March 24, 2014 at 9:16 am

    setiap pilihan menentukan seperti apa kita kedepannya.sebelum memilih,pikirkanlah 1000x terhadap setiap kemungkinan yang. segala sesuatu boleh kita pilih,tetapi segala sesuatu tidak selalu baik

    Reply

  11. Posted by ellen on March 24, 2014 at 10:48 am

    Hidup itu penuh pilihan. Mau makan apa hari ini?pakai baju apa?naik kendaraan yang mana? Semuanya pilihan. Tetapi jawabannya tergantung dari kita sendiri, bukan orang lain! Memilih bukan hal yg mudah,banyak pertimbangan yg menjadi faktor sebab akibat. Oleh sebab itu, kita harus memilih yabg terbaik dari yang terbaik. Apabila kita kesulitan dalam memilih,tanyalah pada Tuhan karena dia yg sediakan jalannya.

    Reply

  12. Posted by kelwin1995 on March 24, 2014 at 11:58 am

    sebenarnya hidup itu kita yang memilih sendiri.Mau hidup dengan tenang enak dan legah atau hidup dengan sengsara dan susah.Dalam satu sisi tertentu maksudnya.Dalam kata lain tentang masalah emosi atau dalam diri kita sendiri.Jadi,mulailah untuk berpikir positif dan pilihlah hidup yang tenang daripada sembarangan pikir dan membuat hidup anda menjadi kacau

    Reply

  13. Posted by Verdio on March 24, 2014 at 12:24 pm

    terkadang dalam hidup kita, kita selalu di berikan banyak pilihan, dan setiap pilihan itu pasti ada resikonya, dan di balik resiko itu kita harus bertanggung jawab dengan apa yang telah kita pilih, pilihan hidup akan menuntukan segalanya, mau kemana kita, dan akan di bawa kemana hidup kita ini nanti, setelah kita memilih maka kita harus bertanggung jawab atas apa yang kita pilih.

    Reply

  14. Posted by Ciany Limka on March 24, 2014 at 2:44 pm

    Dalam hidup kita diharuskan untuk memilih dan mengambil setiap keputusan yang ada. tidak mungkin kita hidup dalam pilihan orang lain dan menjalani hidup dengan pilihan seadanya. kita dituntut untuk dewasa dalam mengambi setiap keputusan yang ada untuk menjadikan kita sosok yang dewasa.bagaimana pilihan hidup kita apakah kita akan stay di jalan hidup yang sama dan datar atau kita move untuk kelangkah yang lebih baik. yang merupakan contoh kecil dalam kehidupan kita sehari-hari dalam memilih.

    Reply

  15. Posted by hilmi hidayati on March 24, 2014 at 3:14 pm

    memilih, sesuatu yang takkan pernah lepas dari yang namanya hidup dan akan terus melekat dalam kehidupan kita hingga akhir

    Reply

  16. Posted by Fikri on March 24, 2014 at 3:32 pm

    Memilih bukanlah hal yang mudah untuk kita perlu belajar untuk berpikir lebih luas dan memandang dari segala sudut, dengan begitu kita dapat memahami konsekuensi pilihan kita dan apakah kita siap mengambil konsekuensi tersebut, kita juga jangan hanya memikirkan konsekuensi pada diri kita tapi juga konsekuensi pada orang lain karena pilihan kita.

    Reply

  17. Posted by Agnasia Fetris S on March 24, 2014 at 4:00 pm

    Dalam hidup selalu ada pilihan. dari pilihan yang kita pilih, kita bertanggung jawab untuk menanggung resiko yang akan terjadi. Tapi apapun yang kita pilih dalam hidup, bila kita memilih dengan berfikir panjang dan menjalani pilihan tersebut dengan suka cita dan bijaksana, kelak hasil dari pilihan kita akan berbuah baik.

    Reply

  18. Posted by fariz on March 24, 2014 at 4:14 pm

    Kita harus memilih dalam satu momen di hidup kita. Kita harus yakin akan pilihan yang kita pilih, tidak boleh menyesal akan itu. Maka dari itu setiap akan memilih, harus dengan pertimbangan yang matang.

    Reply

  19. memilih mungkin merupakan sesuatu yang sulit.. tetapi setiap pilihan yang kita pilih, pasti masing-masing memiliki manfaat tersendirinya..
    jadi kita harus dapat bertahan dengan pilihan yang kita pilih tersebut..

    Reply

  20. Posted by Ian Wesley Simanungkalit on March 26, 2014 at 7:15 am

    terkadang pilihan melelahkan kita. Akan tetapi ingatlah selalu, Pilihanlah yang mendewasakan kita. Karna itu jangan lah sampai “penyeselan” terjadi karna Pilihan yang terbaik, tidak akan dataang kedua kalinya.

    Reply

  21. Posted by Novi Talim on March 26, 2014 at 9:51 am

    orang banyak mengatakan bahwa hidup itu adalah pilihan. dengan adanya pilihan kita dapat membawa diri kita ke keadaan yang lebih baik sesuai dengan apa yang kita mau, karena kita sudah memilih maka tanggung jawab terhadap pilihan yang kita pilih adalah penuh. jika kita memilih dan berhenti ditengah jalan maka kita sama sekali tidak menghargai pilihan yang telah kita pilih dan yang telah Tuhan berikan kepada kita. semangat karena hidup adalah pilihan🙂

    Reply

  22. Posted by santoso on March 26, 2014 at 11:18 am

    hidup memang pilihan karna itu lah tujuan kita di berikan akal oleh yg kuasa, tetapi memiliki pilihan sama dengan memiliki pedang, jika kita tak pandai2 mengunakanyan maka kitalah yg akan tertusuk, membuat pilihan menang tak semudah yg dikatakan tpi juga tak sesulit yg di bayangkan, maka dari itu gunakanlah logika dan perasaan yg benar agk tak terjebak oleh pilihan yg kita buat

    Reply

    • Posted by santoso on March 26, 2014 at 1:37 pm

      hidup memang pilihan karna itu lah tujuan kita di berikan akal oleh yg kuasa, tetapi memiliki pilihan sama dengan memiliki pedang, jika kita tak pandai2 mengunakanyan maka kitalah yg akan tertusuk, membuat pilihan menang tak semudah yg dikatakan tpi juga tak sesulit yg di bayangkan, maka dari itu gunakanlah logika dan perasaan yg benar agk tak terjebak oleh pilihan yg kita buat

      04PKF_santoso

      Reply

  23. Posted by Yoseph Leonardo on March 26, 2014 at 12:15 pm

    saya setuju sekali dengan pernyataan bahwa hidup adalah pilihan. tetapi jadikanlah setiap
    pilihan-pilihan yang kita ambil adalah sebagian dari apa yang akan kita jalani di kehidupan selanjutnya.
    oleh karena itu, bijak-bijaklah dalam memilih.

    Reply

  24. Posted by Kezia on March 26, 2014 at 12:27 pm

    setiap manusia diberikan kebebasan untuk memilih, memilih bukan hal yang mudah bagi setiap kita, terkadang banyak pertimbangan yang harus dipikirkan,sehingga terkadang manusia sering salah memilih. tapi itu akan membuat dia belajar dari kesalahan nya.

    Reply

  25. Posted by merry on March 26, 2014 at 1:16 pm

    Sebagai manusia yang mempunyai kehendak bebas pastinya sangat mementingkan pilihan. Tuhan saja memberikan pilihan kepada manusia untuk mengasihiNya ap tidak. Dalam setiap hal kita pasti dihadapkan 2 pilihan dan kita tidak dapat memilih keduanya.Saat menentukan pilihan kita perlu memikirkannya masak-masak agar kelak tidak menyesal dan juga perlu doa. Sebab pilihan yang kita ambil itulah yang menentukan jalan hidup kita berikutnya.

    Reply

  26. Posted by novitalim on March 26, 2014 at 1:27 pm

    kata orang hidup adalah pilihan. memilih apa yang baik dan buruk. pilihan kita sendiri menentukan bagaimana tingkat kedewasaan kita. dengan memilih kita dapat menentukan jalan mana yang kita tempuh dan kita tidak boleh menyesalinya karena semua pilihan ada baik dan buruknya tergantu bagaimana orang tersebut menghadapinya.

    Reply

  27. banyak sekali pikiran kita ingin memilih ini atau itu, semuanya. tapi Tuhan berjanji akan memberi waktuNya yang indah pada waktunya. semua jalan kita diatur Tuhan. apapun itu, Tuhan pasti menemani dan membimbing agar kita tidak menyesal atas pilihan kita walaupun salah, jangan jadikan sebagai penyesalan tapi menjadikan pelajaran.

    Reply

  28. Memilh adalah proses yang paling menguji kesabaran, keputusan serta tekad yang kuat untuk memenuhi pemilihan yang telah ktia lakukan. Dalam hidup pastilah kita menjumpai suatu proses pemilihan yang sulit, misalnya seorang calon mahasiswa harus memilih tempat kuliah, jurusan, tempat tinggal, dimana dia kuliah, dan lain sebagainya. Contoh kecil diatas telah menunjukkan bahwa hidup manusia itu sesungguhnya terdiri atas pilihan-pilihan kecil. Sewaktu pagi, hendak bangun atau tunggu 5 menit lagi? Perlu pergi ke sekolah atau bolos? Perlu makan siang atau tidak? Tentunya harapannya setiap orang bisa memilih dengan baik dan setiap pilihan yang diambil dapat dipertanggunjawabkan dengan baik. Sekian dan salam sukses!

    Reply

  29. Posted by Frenky on March 26, 2014 at 2:04 pm

    memilih kadang memang susah dengan memikirkan apa yang akan kita dapatkan dan apa yang akan hilang jika kita memilih suatu pilihan. namun jika kita mlih sesuai hati kita tanpa memikirkan sisi positif dan negatifnya itu akan lebih mudah. semua pilihan ada dampak masing – masingnya

    Reply

  30. Posted by Fadil Zayandra on March 26, 2014 at 2:21 pm

    “Hidup adalah sebuah pilihan. Dan sebaik pilihan adalah mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan Allah”. Banyak manusia sekarang terpengaruh oleh gaya hidup bebas dan hedonis, yang mereka tidak pikirkan kedepannya

    Reply

  31. Posted by 04PKF_Dwi Indah Mentari on March 26, 2014 at 2:37 pm

    Memilih sesuatu yang baik memang terhitung sulit. Dalam memilih sesuatu kita harus benar – benar teliti, karena apapun yang kita pilih akan berdampak pada kehidupan kita maka pilihlah sesuatu yang baik. Memilih sesuatu yang baik untuk kehidupan kita dapat menjauhkan kita dari hal – hal yang merugikan diri kita sendiri.

    Reply

  32. Posted by Haryanto on March 26, 2014 at 2:47 pm

    Saya setuju. Terkadang kita tidak tahu mana yang terbaik buat kita, atau kita tahu apa yang sebenarnya baik untuk kita tapi kita lebih terpengaruh untuk memilih hal lain (ego). Memilih dengan kasih adalah jalan yang terbaik.

    Reply

  33. Posted by Jimmy on March 26, 2014 at 3:11 pm

    Saya setuju dengan bagaimana penulis mengatakan bahwa tanda sayang Tuhan kepada manusia adalah manusia diberikan hak dan kesempatan untuk memilih dalam hidupnya. Namun sayangnya tidak semua orang memanfaatkan hak untuk memilihnya dengan baik sehingga ada yang mencuri, merampok, korupsi, dan melakukan hal buruk lainnya. Sehingga seolah-olah tanda sayang Tuhan telah disia-siakan.

    Reply

  34. Posted by Edi on March 26, 2014 at 3:48 pm

    Setiap hari kita dihadapkan dengan pilihan yang harus kita pilih.
    Memang kita bebas untuk memilih tetapi bebas bukan berarti tanpa batas, kita harus memikirkan konsekuensi atas pilihan kita juga.
    tidak untuk 1 detik kedepan, tetapi jauh kedepan.

    “hidup adalah pilihan,pilihlah yang harus dipilih”

    regards
    Edi

    Reply

  35. Posted by Gita Purnama Sari on March 26, 2014 at 4:13 pm

    hidup adalah pilihan . pilihan dimana kita harus memilih jalan yang benar atau tidak . untuk memilih jalan yang benar memang berat atau banyak sekali ujiannya . sehingga sebelum kita memilih kita jangan lupa dengan tuhan, memintalah untuk memilih jalan yang terbaik karna tuhanlah yang menentukan kehidupan manusia.

    GITA PURNAMA SARI
    1601283684
    04PKF

    Reply

  36. Posted by fahrul rizky aulia on March 26, 2014 at 4:39 pm

    dalam menjalani kehidupan pasti kita akan dihadapkan oleh berbagai macam pilihan yg akan menentukan masa depan kita. maka dari itu dalam melangkah kita tidak boleh salah dalam memilih.

    Reply

  37. Posted by Handi Steven on March 27, 2014 at 11:26 am

    Kita diberikan kebebasan memilih oleh Tuhan kita karena Tuhan kita menghargai keberadaan diri kita. Oleh karena itu kedewasaan dalam memilih sangat penting dalam diri kita. Pilihlah jalan yang benar agar engkau tidak celaka dikemudian hari

    Reply

  38. Posted by Rinaldy Zulkarnain / 04 PJT / 1601277044 on March 27, 2014 at 2:46 pm

    “Semua pilihan tidak ada yang salah”. Apapun yang kita pilih pastinya sudah kita pertimbangkan sebaik mungkin, karena pada nyatanya “Semua pilihan tidak ada yang benar-benar ‘benar’ ” Lalu kapan bisa dibilang kita telah memilih pilihan yang tepat? Menurut saya, pilihan yang tepat bukanlah Pilihan Sempurna. Tapi pilihan yang kita anggap dan yakini Sempurna

    Reply

  39. Posted by Nabila Citra Angguna on March 27, 2014 at 3:44 pm

    hidup itu memang pilihan, akan tetapi ada baiknya jika kita ingin memilih atau memutuskan sesuatu untuk dapat memikirkan terlebih dahulu. bisa mengerti sebab dan akibatnya jika kita telah mengambil keputusan tersebut. dengan tujuan kedepannya agar tidak menyesal atas pilihan yang telah diambilnya.

    Reply

  40. Posted by Paulus on March 28, 2014 at 7:41 am

    Pilihan ? merupakan bentuk kedewasaan karena kita sudah mengetahui kondisi dan resiko yang akan kita terima bila memilih pilhan tersebut

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: