Kepala Dingin

Pengambilan keputusan dengan kepala dingin, tanpa melibatkan emosi, sama halnya seperti embun pagi di atas daun (Adh)

baju-merahSeperti kita berada di persimpangan jalan dan kita tidak tahu ke mana harus pergi, tetapi kita harus mengambil keputusan. Di sinilah terjadi dilema, maju kena mundur kena, kadang emosi harus berbicara, marah, benci sampai sakit hati. Keputusan dengan kepala dingin dibutuhkan. Kalau anda berada dalam posisi ini, maka harus diusahakan pengambilan keputusan dengan kepala dingin, tanpa melibatkan emosi, sama halnya seperti embun pagi diatas daun.

Ada beberapa kendala dalam pengambilan keputusan dengan kepala dingin. Adanya ketidakpedulian terhadap sesama dan lingkungan. Keangkuhan dan kesombongan apa lagi menyangkut harga diri dan emosi. Di sini kepala kita jadi panas dan pengambilan keputusan lebih asal-asalan dan banyak gagal. Dukungan ketenangan hati, rasa welas asih dan cinta memberikan bantuan banyak dalam hal pengambilan keputusan. Sikap apatisme mendorong kita mendahulukan kepentingan pribadi tentu sulit untuk berkepala dingin. Kekecewaan dan kesedihan terlalu dalam dan ketakutan dapat menimbulkan kemarahan dan emosi dalam mengambil keputusan. Untuk kepala dingin kita perlu sedikit menghindar terutama rasa takut yang berlebihan. Sindrom ini sangat berbahaya.

Seharusnya setiap manusia memiliki rasa welas asih, tetapi karena ditutupi oleh suatu kepentingan egosentris, kemarahan, keserakahan dan kepentingan pribadi semuanya jadi tirai yang tidak terungkap. Seperti ungkapan Israel : “Tangan-Mu yang membuka mataku, tangan-MU yang menutup kelopak mataku”. Kepasrahan akan campur tangan Tuhan dalam pengambilan keputusan, bagai air sejuk yang dihirup di dahaga saat panas, tetapi sering kita lupa.

Sepulang dari kantor, saya alami kepenatan dalam pikiran karena banyak masalah, tetapi saya harus mengambil suatu keputusan di rumah. Sungguh berat hati ini. Rasa marah sudah memenuhi kepala saya. Dalam kondisi ini masih timbul kesadaran dan saya harus mengambil keputusan tepat. Doa kepada Tuhan sudah terlambat. Rasanya saya tinggal sendirian di dunia ini. Akhirnya emosi saya lebih banyak berbicara daripada hati nurani saya.
Tetapi sungguh suatu mujizat nyata bahwa saat saya harus mengambil keputusan, tiba-tiba mata saya gelap dan pedas sekali. Lalu, saya ke kamar mandi dan mencuci muka. Saat itu saya melihat wajah saya di cermin dan terlihat bahwa itu bukan lagi wajah saya sesungguhnya. Saya sungguh terkejut dan saya sadar ini campur tangan Tuhan sedang bekerja. Akhirnya semua keputusan sangat bijaksana bisa diambil dengan baik. Saya rasa ada benarnya kalau kita bercermin sejenak tentang diri kita sebelum bertindak lebih jauh. Tuhan pasti siap sedia. Ia setia menemani dan membantu kita dalam masalalah sepelik apapun. Jangan tinggalkan Dia. Semoga Tuhan memberkati. Salam dan doa.

38 responses to this post.

  1. Posted by Fitria Mayangsari_1701294045_01PA2 on December 5, 2013 at 6:56 am

    Kepala Dingin merupakan suatu kondisi yang sangat diperlukan dalam keghidupan terutama dalam pengambilan keputusan serta dalam menghadapi suatu permasalahan.Karena dengan kepala dingin kita dapat meredam emosi kita dan dengan begitu kita dapat menemukan titik cara bagaimana kita harus mengahadi permasalahan tersebut dan bagaimana kita harus menyelesaikannya.Oleh karena itu Kepala Dingin sangat diperlukan sekali dalam kehidupan sehari hari.

    Reply

  2. Posted by maria sefani on December 5, 2013 at 7:35 am

    kalau kita berada dalam sebuah masalah besar dan sangat mendesak kita dalam mengambil keputusan, menurut saya keputusn dengan kepala dingin akan sulit di terapkan karena keterbatasan tersebut.

    Reply

  3. Memang benar, Setiap keputusan yang kita ambil hendaknya dipikirkan dengan masak-masak serta dieksekusi dengan kepala dingin tanpa adanya emosi yang dapat menghasilkan hal buruk.. Memang tidak mudah untuk berpikir dengan kepala dingin, namun dengan dorongan rohani, segala sesuatu bisa menjadi lebih baik..

    Reply

  4. Menyelesaikan sebuah masalah dengan kepala dingin dapat membantu kita untuk lebih cepat menyelesaikan masalah dengan baik

    Reply

  5. Dalam mengambil segala keputusan kita harus berpikir dengan kepala dingin dan melibatkan Tuhan di dalamnya,

    Reply

  6. memang setiap keputusan atau tindakan yang kita ambil harus dilakukan dengan kepala dingin jika tidak kita tidak akan menyelesaikan suatu masalah yang kita hadapi jika tidak dengan kepala dingin

    Reply

  7. Kita pasti sering mengalami kelelahan dan disaat waktu yang sama kita harus melakukan hal lain atau memutuskan hal lain. Pada saat seperti ini, karena kita dalam keadaan yang lelah kita seringkali mendahulukan emosi daripada pemikiran bersih. Oleh karena itu, saya setuju apabila kita mengalami kelelahan atau telah berada di bawah tekanan namun dihadapkan kepada sesuatu yang lain ada baiknya kita mengambil waktu sendiri untuk beristirahat dan mengesampingkan segala emosi kita untuk mengedepankan keputusan yang bersih atas izin Tuhan agar kita tidak menyesalinya.

    Reply

  8. Saya setuju bahwa apabila kita dalam kesulitan dan harus memberikan keputusan yang sulit, kita harus berdoa kepada Tuhan minta pertolongan. Karena Ia tahu apa yang terbaik bagi kita. Walaupun hasilnya belom tentu sesuai dengan yang kita ingini, akan ada hikmah di balik semua itu yang membawa kita ke jalan yang lebih baik.

    Reply

  9. Saat kita mau mengambil keputusan ada baiknya kita untuk berpikir dengan kepala dingin agar keputusan yang kita ambil itu tepat dan tidak mengambil keputusan karena emosi.

    Reply

  10. Manusia memang tidak bisa lepas dari emosi. Tidak mungkin ada manusia yang bisa menghilangkan emosi. Memang hal itu tidak perlu dilakukan, emosi adalah hal indah yang dimiliki manusia. Yang perlu dilakukan adalah mengaturnya sedemikian rupa agar tidak merugikan atau menimbulkan penyesalan bagi hidup kita. Kesadaran bahwa emosi adalah pedang bermata dua perlu ada dalam diri setiap kita.

    Reply

  11. pada dasarnya kritik itu ada untuk membangun atau mengomentari yang bersifat membangkitkan sebuah motivasi. Namun banyak sekali kita lihat jaman sekarang, yang mengkritik dan yang dikritik sama-sama kurang dewasa dalam menanggapinya. Yang mengkritik terkadang tidak melihat sikon sehingga akhirnya membuat yang dikritik merasakan apa yang namanya “mental breakdown” dan justru tidak mendapatkan motivasi. Hal-hal yang seperti ini yangsebenarnya haru dihindari.

    anggraini – 01pno – 1701342220

    Reply

  12. Kepala dingin adalah satu satunya cara menyelesaikan masalah berat yang ada di dalam hidup kita , agar masalah dapat terselesaikan dengan cepat maka kita harus bisa tenang dan memikirkan jalan keluar nya dengan kepala dingin

    Joel Timothy/01PA2/1701290141

    Reply

  13. menghadapi sesuatu dengan kepala dingin memang susah, apalagi jika yang dihadapi merupakan suatu masalah yang sangat sulit diatasi atau hati yang sedang berkecamuk. Namun semuanya harus kembali pada diri sendiri, bagaimana kita bisa mengontrol hati dan pikiran kita agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan ketika sedang mengambil keputusan atau memecahkan sebuah masalah. Maka dari itu sebenarnya kepala dingin memang sangat dibutuhkan saat sedang dihadapi permasalahan.

    anggraini – 01pno – 1701342220

    Reply

  14. Posted by Kennardi Raharjo Nugroho (01PA2) on December 5, 2013 at 11:58 am

    memecahkan suatu permasalahan memang seharusnya dipecahkan dengan kepala dingin. dengan kepala dingin maka logika serta emosi kita dapat berjalan dengan sinkron. berbeda halnya dengan kepala panas dimana logika dinomorduakan dan emosi menjadi yang utama.

    Reply

  15. saya sependapat dengan penulis bahwa suatu masalah hendaknya diselesaikan dengan ketengan bukan dengan emosi dalam diri yang pada akhirnya kita tidak akan berpikir dengan bijak.

    01PA2-Ivan Hermawan

    Reply

  16. Posted by Thalia on December 5, 2013 at 2:06 pm

    setuju dengan artikel diatas karena biasanya keputusan yang diambil saat sedang marah akan menimbulkan efek tidak baik. akan memilih keputusan yang cenderung gegabah atau terbawa emosi. maka itu setiap kita merasa penat dan harus mengambil suatu keputusan lebih baik membiarkan otak untuk rehat sebentar. refreshing agar dapat berpikir dengan baik dan bijak

    Reply

  17. ya , ketika menanggapi sesuatu tanpa kepala dingin , itu amatlah sia-sia dan membuang waktu

    Reply

  18. Posted by 01PNO_Fulgensius on December 5, 2013 at 2:46 pm

    Ya saya sangat setuju… Kepala dingin adalah sifat seorang yang bijaksana… Dan menurut saya, kepala kita memang harus selalu dingin. Karena jika kepala kita panas karena emosi, kebijaksanaan akan dikesampingkan dan hilang… Akibatnya, keputusan yg kita ambil akan cenderung salah…

    Reply

  19. Saya masih berumur 18 tahun dan agak sulit bagi saya untuk mudah menyelesaikan sesuatu hal dengan kepala dingin. Bawaannya panik dan mudah emosi. Tetapi posting ini menjadi refleksi saya dan merupakan hal yang sangat baik untuk diterapkan.

    Reply

  20. Saya setuju dengan artikel Kepala Dingin ini. Kepala Dingin memang dibutuhkan dalam suatu masalah. Kita tidak boleh terburu-buru akan masalah yang kita hadapi. Sarannya tarik nafaslah terlebih dahulu dan coba lihat introspeksi diri sejenak lalu kita hadapi masalah tersebut. Dan juga jangan lupa berdoa karena Tuhan 24jam nonstop mendengarkan curhatan masalah kita lewat doa kita. Sertakanlah Tuhan kapanpun dan dimanapun.

    Reply

  21. Posted by 01PNO-Andrien on December 5, 2013 at 3:32 pm

    Kita memperlukan kepala dingin dalam mengambils suatu keputusan, karena jika emosi yang mendominasi maka keputusan itu tidak akan menjadi keputusan yang baik.

    Reply

  22. Posted by stella lie gunawan on December 5, 2013 at 3:34 pm

    ya atau tidak, bagi saya adalah satu kata yang sangat sulit diucapkan karena saat mengucapkan itu berarti saya harus menerima semua resiko yang saya dapat dari pilihan saya. karena itu saat mengucapkan itu saya harus berpikir secara dingin.

    Reply

  23. menghadapi sesuatu dengan kepala dingin tanpa melibatkan emosi itu sangat bagus, karena dengan demikian pikiran kita tidak akan terlalu tertekan dan kita dapat mengambil keputusan dengan benar.

    Reply

  24. Posted by Aristo Leonardo on December 5, 2013 at 4:34 pm

    Refreshing dapat membantu mendinginkan kepala dikala sedang penat menghadapi masalah, agar dapat berpikir lebih jernih.

    Reply

  25. Posted by hudson on December 5, 2013 at 4:43 pm

    menurut saya semua yang kita lakukan pasti melibatkan emosi, hanya saja kita perlu megendalikan emosi kita dan tidak bertindak mengikutinya
    tetapi bersikap tenang dan berpikir rasional

    Reply

  26. Posted by septi indah christina on December 5, 2013 at 4:46 pm

    menurut pendapat saya, kepala yang dingin sangat dibutuhkan karena hal itu sangat membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. tetapi terkadang perasaan kemarahan, egoisme, keserakahan justru membuat kita tidak dapat berpikir dengan baik apalagi mengontrol diri sendiri. maka itu manusia membutuhkan kondisi rileks sejenak selama pekerjaan atau aktivitas yang padat yang banyak dilakukan.

    Reply

  27. Posted by Sutikno Maysen on January 16, 2014 at 10:55 am

    Kita dapat menghadapi masalah apapun dengan kepala dingin, karena kita sudah dapat mengendalikan emosional kita atau mengambil keputusan dengan ragu-ragu.

    Reply

  28. Posted by sarfina adani/01PNO on January 16, 2014 at 3:29 pm

    menyelesaikan masalah dengan kepala dingin memang sangat diperlukan karena apabila kita memutuskan suatu keputusan dengan diliputi emosi maka hanya akan menyebabkan penyesalan dikemudian hari. pemikiran yang matang menurut saya sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu masalah

    Reply

  29. Posted by Defreia on January 16, 2014 at 4:20 pm

    Mengendalikan emosi, mengontrol emosi sangat penting karna apabila kita tdk bisa melakukannya, itu akan merugikan diri kita sendiri

    Reply

  30. Posted by Olivia Rusli on January 16, 2014 at 4:28 pm

    Dalam mengambil keputusan menghadapi masalah memang sedapat mungkin kita harus dalam keadaan berkepala dingin, tenang, tanpa emosi. Karena pengambilan keputusan dengan emosi hanyalah akan berujung pada penyesalan

    Reply

  31. Posted by sarfina adani/01PNO on January 16, 2014 at 4:34 pm

    menyelesaikan masalah memang harus dengan kepala dingin agar tidak ada penyesalan di kemudian hari, bila memutuskan suatu jalan keluar berdasarkan emosi hanya akan menambah rumit masalah dan menimbulkan pertengkaran

    Reply

  32. Posted by andiani herlina on March 24, 2014 at 9:22 am

    saya setuju jika ketika ingin mengambil sebuah keputusan harus dengan kepala dingin.disaat ada orang yang emosinya lagi kacau baiknya jangan ngambil keputusan terlebih dahulu,karena hanya akan membawa dampak yang lebih buruk. karena hanya dipengaruhi emosi sesaat saja.

    Reply

  33. Posted by Fikri on March 24, 2014 at 3:54 pm

    Ada saat kita akan menghancurkan suatu hal hanya karena keputusan kita yang berdasarkan emosi, dalam hal ini cobalah untuk diam sejenak (dan mungkin menarik napas), biarkan “bara api” dalam diri kita mendingin/memadam, jangan mengambil keputusan dalam kondisi ini karena dalam kondisi ini kita dapat “membakar” sesuatu dan menghancurkan segalanya, maka ambillah keputusan kita saat pikiran kita mulai rasional, kondisi di mana kita dalam kondisi berkepala dingin.

    Reply

  34. Posted by santoso on March 26, 2014 at 12:04 pm

    saya setuju dengan artikel ini, saya pernah mengambil keputusan yg sangat buruh hanya gara2 saya sedang emosi saat itu.
    kepala dingin hal yg hanya sedikit org dimiliki dalam kondisi stres,

    Reply

    • Posted by santoso on March 26, 2014 at 1:43 pm

      saya setuju dengan artikel ini, saya pernah mengambil keputusan yg sangat buruh hanya gara2 saya sedang emosi saat itu.
      kepala dingin hal yg hanya sedikit org dimiliki dalam kondisi stres, padahal ini sangat penting

      04PKF_santoso

      Reply

  35. Posted by Kezia on March 26, 2014 at 1:39 pm

    menyelesaikan sebuah masalah memerlukan kepala dingin. kalau kita menyelesaikan saat kepala panas(marah) semua masalah yang kita hadapi tidak akan selesai. emosi yang berlebihan hanya akan menghancurkan suasana. maka itu sebisa mungkin menyelesaikan msalah dengan kepada dingin.

    Reply

  36. Posted by Gita Purnama Sari on March 26, 2014 at 4:42 pm

    Memang dalam menyelesaikan suatu masalah kita harus dengan kepala dingin dan tenang jasmani dan rohani agar masalah daat terselesaikan dengan hasil yang baik dan menemukan jalan lancar . kalau menggunakan emosi yang ada kita malah semakin sulit untuk berfikir serta hasil keputusan menjadi kacau balau.

    GITA PURNAMA SARI
    1601283684
    04PKF

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: